Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN

PROGRAM KESEHATAN KARYAWAN


KEGIATAN MEDICAL CHECK UP BERKALA KARYAWAN
RS. KARTIKA HUSADA SETU

I. PENDAHULUAN
Kesehatan kerja menurut WHO/ILO (1995) bertujuan untuk peningkatan dan pemeliharaan derajat
kesehatan fisik, mental dan sosial yang setinggi-tingginya bagi pekerja di semua jenis pekerjaan,
pencegahan terhadap gangguan kesehatan pekerja yang disebabkan oleh kondisi pekerjaan,
perlindungan bagi pekerja dalam pekerjaannya dari risiko akibat faktor yang merugikan kesehatan
dan penempatan serta pemeliharaan pekerja dalam suatu lingkungan kerja yang disesuaikan dengan
kondisi fisiologi dan psikologisnya.
Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri
yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi dan
kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih
bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Selain dituntut mampu memberikan pelayanan dan pengobatan yang bermutu, rumah sakit juga
dituntut harus melaksanakan dan mengembangkan program Kesehatan dan keselatamatan
Karyawan di RS. Kartika Husada Setu seperti yang tercantum dalam buku Standar Pelayanan
Rumah Sakit dan terdapat dalam instrumen akreditasi rumah sakit, termasuk didalamnya adalah
pelayanan kesehatan kerja yang mencakup pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, pemeriksaan
berkala dan pemeriksaan khusus.

II. LATAR BELAKANG


Sumber Daya Manusia (SDM) rumah sakit adalah orang yang bekerja di rumah sakit yang meliputi
tenaga tetap yakni tenaga medis dan penunjang medis, tenaga keperawatan, tenaga kefarmasian,
tenaga manajemen rumah sakit dan tenaga non kesehatan serta tenaga tidak tetap dan konsultan.
Pemeriksaan kesehatan berkala diperlukan untuk mempertahankan derajat kesehatan SDM rumah
sakit sesudah berada dalam pekerjaannya, serta menilai kemungkinan adanya pengaruh-pengaruh
dari pekerjaan seawal mungkin yang perlu dikendalikan dengan usaha-usaha pencegahan.
Berkaitan dengan hal tersebut perlu kiranya manajemen memberikan fasilitas untuk pemeriksaan
kesehatan karyawan (MCU karyawan) secara berkala agar karyawan senantiasa dalam kondisi sehat
yang ujungnya dapat bekerja dengan hasil optimal. Selain itu sebagai tenaga medis perlu kiranya
mempunyai karyawan yang berbadan sehat karena sangat rentannya terkena penularan penyakit
dari pasien .
III. TUJUAN
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan karyawan dan terciptanya komitmen penuh SDM
rumah sakit sebagai instrumen untuk meningkatkan kinerja, mutu layanan dan daya saing rumah
sakit.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Resiko sangat tingi dan resiko tinggi : Pemeriksaan Fisik, Pemeriksaan Radiologi (Thorax),
Pemeriksaan Laboratorium (HBSAg dan Darah rutin ) dan Pemberian Vaksin Hepatitis B, untuk
karyawan dengan hasil HBSag (-).
2. Resiko sedang : Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Radiologi (Thorax).
3. Pemeriksaan khusus (EKG), untuk karyawan yang berusia 40 Tahun.

V. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Karyawan yang akan melaksanakan pemeriksaan MCU mengisi daftar hadir di bagian
pendaftaran MCU.
2. Karyawan tersebut akan mendapatkan kupon pemeriksaan MCU.
3. Karyawan mendatangi tempat pemeriksaan MCU sesuai dengan kupon yang didapat.
4. Setelah pemeriksaan dilaksanakan, kupon ditanda tangani oleh petugas pemeriksa.
5. Setelah rangkaian pemeriksaan MCU selesai dilaksanakan, peserta mengembalikan kupon ke
bagian pendaftaran MCU.

VI. SASARAN
SDM RS. Kartika Husada Setu

VII. JADWAL PELAKSANAAN


Program MCU ini dilaksanakan kolaborasi Pokja PPI Rumah Sakit Kartika Husada Setu
Hari : Selasa dan Rabu
Tanggal : 27 dan 28 Desember 2016
Pukul : 08.00 16.00 WIB
Tempat Pelaksanaan :IGD,Instalasi Laboratorium dan Radiologi

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA


a. Pelaksanaan kegiatan MCU dilaksanakan oleh panitia tidak tetap.
b. Panitia menyusun anggaran pelaksanaan MCU.
c. Panitia membuat laporan pelaksanaan kegiatan.
d. Laporan hasil pelaksanaan MCU dilaporkan ke direktur.

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


a. Hasil MCU karyawan akan direkomendasikan untuk ditindaklanjuti.
b. Hasil pemeriksaan MCU disimpan pada file kepegawaian RS. Kartika Husada Setu

Mengetahui, Bekasi, 16 Sept 2017


Direktur RS. Kartika Husada Setu Ketua Pelaksana

dr.Titi Anggraeni Nasution, MARS Arif Rahman hakim


SUSUNAN PANITIA MCU RSU PROKLAMASI

1. Ketua pelaksana : Toto Dhanardono


2. Sekretaris : M Rehana Syarip H, SE
3. Bendahara : Nia Diniyati, Amd
4. Anggota : Komite K3RS dan PPI
5. Dokumentasi : Bangun Prasetyo, S sos
6. Konsumsi :
a. Anugrah Retna Wulandari, AMG
b. Edah Suhaedah

7. Peralatan : Rizky Imansyah, AMD


8. Petugas pemeriksa :
a. Dokter Umum (dr. Deddy dan dr. Galih)
b. Petugas Laboratorium ( Zakaria AW , Am AL dan Ermi
Susanti, Amd.AL)
c. Petugas Radiologi ( Siti Khoridatusaadah, Am R, Arie Fatria
H, Amd.Rad dan Ahyadi)
d. Perawat (Omas, S.Kep,Ners, Lela Ningsih AMK, Rusmawati,
Amd,Kep, Eka Heryana, Amd.Kep)
e. dr. Rithza Harun, Sp.PD
f. dr. Herry Helmi Rasjid, Sp.Rad
9. Petugas Pendaftaran :
a. Dien Puspita Kurnia, Amd.Rad
b. M. Rehana Syarif Hidayat, SE,
c. Nurdiana, Amd. Kep