Anda di halaman 1dari 2

PERESEPAN, PEMESANAN DAN

PENGELOLAAN OBAT
No.Dokumen :

STANDAR
No Revisi :
OPERASIONAL
TanggalTerbit :
PROSEDUR

Halaman : 1-2
Ditanda tangani oleh : Kepala Puskesmas
PUSKESMAS RANCABALI
Rancabali
Jl. Taman Unyil Alamendah No. 7
dr. Misyrofah
Kab. Bandung
NIP. 19791231 201411 2 001
1. Pengertian Peresepan, pemesanan dan pengelolaan obat adalah suatu kegiatan
puskesmas dalam rangka melayani kebutuhan masyarakat akan obat
dan BMHP melalui pemberian obat berdasarkan resep serta memenuhi
kebutuhan masyarakat melalui permintaan dan pengelolaan obat dan
BMHP.
2. Tujuan Memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjamin kelangsungan
ketersediaan obat dan BMHP.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Rancabali
No. tentang Pelayanan Penunjang Klinis.
4. Referensi Permenkes No. 74 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di
Puskesmas Tahun 2016.
5. Prosedur 1. Pasien mendaftar di bagian pendaftaran.
2. Pasien datang ke poli umum/ anak/ lansia/ gigi/ KIA/ UGD.
3. Dokter melakukan pemeriksaan kemudian memberikan resep jika
diperlukan.
4. Dokter menulis resep dengan memperhatikan :
Tanggal penulisan resep
Tanda R/ pada setiap sediaan
Nama obat ditulis dengan nama generik serta kekuatannya
Bentuk dan jumlah sediaan
Aturan pakai
Nama, umur, alamat pasien
Nama dokter dan paraf dokter
5. Petugas farmasi melayani pasien yang datang ke depo obat
dengan membawa resep dari dokter.
6. Petugas farmasi menerima resep dari pasien.
7. Petugas farmasi memeriksa seluruh isi resep.
8. Petugas farmasi meminta konfirmasi resep kepada dokter apabila
ada keraguan atau bila obat yang ditulis tidak tersedia di depo obat.
9. Petugas farmasi memberikan alternatif pengganti obat yang tidak
tersedia di depo obat.
10. Petugas farmasi menyiapkan obat apabila resep telah di konfirmasi
ke dokter penulis resep
11. Petugas farmasi mengemas obat sesuai resep dokter.
12. Petugas farmasi menyerahkan hasil obat kepada pasien.
13. Petugas farmasi melakukan pengelolaan obat :
Petugas farmasi mencatat dan merekap pengeluaran obat
yang ada di depo obat dan unit layanan di buku pengeluaran
obat dan BMHP.
Petugas farmasi menghitung sisa stok akhir bulan.
Petugas farmasi menghitung stok optimum untuk mengajukan
permintaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung
dalam format LPLPO.
Petugas farmasi menyerahkan LPLPO kepada Kepala
Puskesmas untuk diperiksa dan di evaluasi
6. Unit Terkait 1. Kepala Puskesmas
2. Dokter
3. Perawat
4. Bidan

Rekaman Historis Perubahan


Tanggal Mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan