Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2

DI MAN 1 MAGELANG

Disusun oleh:
Nama : Nining Puji Astuti
NIM : 4401414063
Program Studi : Pendidikan Biologi

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

TAHUN 2017
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan PPL 2 ini telah disusun sesuai dengan Pedoman PPL Unnes
Hari : Kamis
Tanggal : 28 September 2017

Disahkan oleh:
Koordinator Dosen Pembimbing

Ir. Nur Rahayu Utami, M.Si.


NIP. 196210281988032002

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat, taufik, dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan Praktik
Pengalaman Lapangan (PPL) 2 di MAN 1 Magelang dengan tanpa halangan yang
berarti. Keberhasilan dan kesuksesan dalam pelaksanaan PPL 2 ini tidak terlepas
dari dukungan, bantuan, dan bimbingan dari pihak yang terkait. Penulis
menyampaikan terima kasih kepada:
1. Drs. H. Khoironi Hadi, M.Ed., selaku Kepala MAN 1 Magelang yang telah
memperkenankan kami untuk mengadakan Praktik Pengalaman Lapangan
(PPL),
2. Drs. Bambang Priyono, M.Pd., selaku Kepala Pusat Pengembangan PPL
UNNES,
3. Ir. Nur Rahayu Utami, M.Si., selaku Dosen Koordinator sekaligus Dosen
Pembimbing PPL,
4. Drs. Syarif Agus Wijonarko, selaku Koordinator Guru Pamong,
5. Drs. Muh Mahasin, selaku guru pamong Biologi
6. Bapak/Ibu guru serta karyawan dan peserta didik MAN 1 Magelang yang
telah bersedia memberikan bantuan, waktu, dan kesempatan dalam
pelaksanaan PPL ini,
7. Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan PPL 2 dan penyusunan
laporan ini.
Penulis juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan PPL, penulis
melakukan banyak hal yang kurang berkenan di hati, yang semata-mata karena
kesalahan dan kekhilafan penulis. Besar harapan penulis, laporan PPL ini dapat
bermanfaat.
Magelang, 22 September 2017

Nining Puji Astuti

iii
DAFTAR ISI
Halaman Judul ................................................................................................... i
Lembar Pengesahan ........................................................................................... ii
Kata Pengantar .................................................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................................... iv
Daftar Lampiran ................................................................................................. v
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
B. Tujuan .................................................................................................. 1
C. Manfaat ................................................................................................ 1
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengertian Praktik Pengalaman Lapangan ........................................... 2
B. Dasar Pelaksanaan ................................................................................ 2
C. Ruang Lingkup PPL ............................................................................. 4
D. Tujuan, Fungsi, dan Sasaran PPL ........................ 4
E. Persyaratan Mahasiswa ........................................................................ 4
F. Kewajiban Mahasiswa Praktikan ......................................................... 4
BAB III PELAKSANAAN
A. Waktu dan Tempat ............................................................................... 6
B. Tahapan Kegiatan.................................................................................. 6
C. Materi Kegiatan .................................................................................... 7
D. Proses Bimbingan ................................................................................. 7
E. Faktor Pendukung dan Penghambat ...................................................... 8
BAB IV PUNUTUP
A. Simpulan ............................................................................................... 9
B. Saran ...................................................................................................... 9
Refleksi Diri ...................................................................................................... 10

iv
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Jadwal Mengajar ....................................................................... 13


Lampiran 2. Rencana Kegiatan Praktikan di MAN 1 Magelang ................... 14
Lampiran 3. Silabus ....................................................................................... 18
Lampiran 4. Contoh Perangkat Pembelajaran ................................................ 28
Lampiran 5. Rencana Program Semester ....................................................... 35
Lampiran 6. Rencana Program Tahunan ........................................................ 38
Lampiran 7. Daftar Hadir Praktikan ............................................................... 41
Lampiran 8. Daftar Hadir Dosen Pembimbing .............................................. 42
Lampiran 9. Daftar Hadir Dosen Koordinator ............................................... 43
Lampiran 10. Kartu Bimbingan ..................................................................... 44
Lampiran 11. Kalender Pendidikan ............................................................... 45

v
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sebagai sebuah universitas, UNNES salah satu fungsi utamanya adalah
mendidik calon guru dan tenaga kependidikan yang profesional. Untuk menjadi
guru yang profesional, calon guru harus mampu menunjukkan keprofesionalannya
yang ditandai dengan penguasaan kompetensi pedagogik, profesional,
kepribadian, dan sosial. Dalam rangka menyiapkan diri menjadi calon guru
profesional, maka mahasiswa perlu melakukan kegiatan Praktik pengalaman
Lapangan (PPl) sebagaiman diamanatkan dalam kurikulum.
Program PPL adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk
mempersiapkan lulusan S1 kependidikan agar menguasai kompetensi guru secara
utuh sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sehingga dapat
memperoleh pengakuan sebagai tenaga pendidik profesional, yang mampu
beradaptasi dan melaksanakan tugas profesi pendidik yang unggul dan
bermartabat.
B. Tujuan
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan membentuk mahasiswa
praktikan menjadi calon tenaga tenaga kependidikan yang profesional, sesuai
dengan prinsip-prinsip pendidikan berdasarkan empat kompetensi, yaitu
kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan
kompetensi sosial.
C. Manfaat
Manfaat dari kegiatan PPL secara umum yaitu memberi bekal untuk
mempersiapkan lulusan S1 kependidikan agar menguasai kompetensi guru secara
utuh sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sehingga dapat
memperoleh pengakuan sebagai tenaga pendidik profesional, yang mampu
beradaptasi dan melaksanakan tugas profesi pendidik yang unggul dan
bermartabat.
Kegiatan PPL juga memberikan manfaat bagi mahasiswa praktikan,
sekolah, dan UNNES.

1
BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)


Program PPL adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk
mempersiapkan lulusan S1 kependidikan agar menguasai kompetensi guru secara
utuh sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sehingga dapat
memperoleh pengakuan sebagai tenaga pendidik profesional, yang mampu
beradaptasi dan melaksanakan tugas profesi pendidik yang unggul dan
bermartabat.
Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan meliputi: praktik mengajar,
praktik administrasi, praktik bimbingan dan konseling serta kegiatan yang
bersifat kokurikuler dan atau ekstrakurikuler yang berlaku di sekolah atau tempat
latihan.
B. Dasar Pelaksanaan
Dasar dari pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah:
1. Undang-undang:
a. Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran
Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor
4301)
b. Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara RI
Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4586)
c. Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembar Negara
Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5336)
2. Peraturan Pemerintah:
a. Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Tahun 2009
Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5007)
b. Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan
Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor
16, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5500)
c. Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan

2
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah
dirubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
Tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2015
Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5670)
3. Keputusan Presiden:
a. Nomor 271 Tahun 1965 tentang Pengesahan pendirian IKIP Semarang
b. Nomor 124 Tahun 1999 tentang Perubahan IKIP Semarang, Bandung
dan Medan menjadi Universitas
4. Peraturan Menteri
a. Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2001 tentang Statuta Universitas
Negeri Semarang
b. Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 23 Tahun 2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Universitas Negeri Semarang
5. Keputusan Menteri:
a. Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan
Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar mahasiswa
b. Nomor 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi
c. Keuangan Nomor 362/KMK.05/2008 tentang Penetapan Universitas
Negeri Semarang pada Departemen Pendidikan Nasional sebagai
Instansi Pemerintah yang Menetapkan Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum
d. Riset, tekonologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 260/MPK.A4/KP/2014
tentang Pengangkatan Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. sebagai
Rektor Universitas Negeri Semarang Periode Tahun 2014-2018
6. Peraturan Rektor:
a. Nomor 18 Tahun 2010 tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar
Mahasiswa UNNES
b. Nomor 4 Tahun 2010 tentang Status dan Etika Mahasiswa Universitas
Negeri Semarang
7. Keputusan Rektor Nomor 162/O/2004 tentang Penyelenggaraan Pendidikan
di Universitas Negeri Semarang

3
8. Peraturan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 23 Tahun 2017
tentang Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Program
Kependidikan Universitas Negeri Semarang
C. Ruang Lingkup PPL
Kegiatan PPL meliputi: peer-teaching, pembekalan, observasi dan orientasi,
praktik mengajar, praktik administrasi, praktik bimbingan dan konseling yang
bersifat kokulikuler dan atau ekstra kulikuler yang berlaku di sekolah/lembaga
terkait.
D. Tujuan, Fungsi, dan Sasaran PPL
PPL bertujuan membentuk mahasiswa praktikan agar menjadi calon guru
dan calon tenaga kependidikan yang profesional, sesuai dengan prinsip-prinsip
pendidikan berdasarkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan
sosial.
PPL berfungsi memberi bekal kepada mahasiswa paraktikan agar memiliki
kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.
Sasaran PPL adalah mahasiswa program kependidikan yang memenuhi
syarat SKS untuk melaksanakan PPL, mempunyai seperangkat pengetahuan,
sikap, dan keterampilan utnuk menunjang tercapainya penguasaan kompetensi
pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.
E. Persyaratan Mahasiswa
Mahasiswa yang akan mengikuti PPL harus memenuhi syarat:
1. Menempuh minimal 110 SKS dibuktikan dengan KHS dan KRS pada
semester enam
2. Mendaftarkan diri sebagai calon peserta PPL secara online
3. Lulus mata kuliah micro teaching/mata kuliah belajar-mengajar
4. Praktikan PPL 2 harus telah melaksanakan PPL 1.
F. Kewajiban Mahasiswa Praktikan
Kewajiban PPL 1:
a. Mengikuti peerteaching yang diselenggarakan oleh Pusat
Pengembangan PPL dan Labschool yang dilaksanakan di jurusan
masing-masing dan dinyatakan lulus dengan nilai peer teaching
minimal 71

4
b. Mengikuti Pembekalan PPL yang diselenggarakan oleh Pusat
Pengembangan PPL dan Labschool dengan kehadiran minimal 90% dan
dinyatakan lulus dengan nilai hasil tes pembekalan minimal 71
c. Mengikuti upacara penerjunan PPL di kampus
d. Mengikuti upacara penerimaan di sekolah/lembaga terkait
e. Melaksanakan observasi dan orientasi di sekolah/lembaga terkait
selama 10 hari efektif
f. Mendiskusikan hasil observasi dan orientasi dengan Koordinator Guru
Pamong/Pamong Belajar
g. Melakukan pengamatan model-model pembelajaran yang dilaksanakan
guru pamong/pamong belajar dalam proses belajar mengajar dan
mendiskusikan hasilnya dengan guru/pamong belajar yang
bersangkutan
Kewajiban dalam PPL 2:
a. Berkoordinasi dengan sekolah/lembaga terkait tentang pembagian tugas
dan fungsi pengurus kelompok mahasiswa praktikan
b. Masing-masing mahasiswa praktikan berkoordinasi dengan guru
pamong mengenai rancangan kegiatan yang disusun dalam PPL 1
c. Melakukan latihan pengajaran terbimbing atas bimbingan guru pamong
d. Melaksanakan pengajaran mandiri minimal 7 kali (tidak termasuk
ujian) atas bimbingan guru pamong
e. Melaksanakan ujian mengajar sebanyak 1 kali tampilan yang dinilai
oleh guru pamong dan dosen pembimbing
f. Melaksanakan semua tugas PPL yang diberikan oleh guru pamong,
kepala sekolah/lembaga, baik yang menyangkut pengajaran maupun
non pengajaran
g. Menyusun laporan PPL 2 secara individual dan meng-upload ke SIM
PPL

5
BAB III
PELAKSANAAN

A. Waktu dan Tempat


Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 1 di MAN 1 Magelang yang berlokasi
di Jalan Sunan Bonang Nomor 17 Karet, Jurangombo, Magelang dilaksanakan
mulai tanggal 24 Juli 5 Agustus 2014, sedangkan Praktik Pengalaman Lapangan
(PPL) 2 dilaksanakan mulai tanggal 7 Agustus 14 Oktober 2017.
B. Tahapan Kegiatan
Tahap-tahap kegiatan PPL 1 dan PPL 2 meliputi:
1. Kegiatan di kampus, meliputi:
a. Pembekalan
Pembekalan dilakukan di kampus selama 2 hari berisi materi-materi
mengenai PPL dan di hari terakhir terdapat ujian/tes
b. Upacara Penerjunan
Upacara penerjunan dilaksanakan di depan gedung Rektorat UNNES
pada tanggal 24 Juli 2017 pukul 07.00 WIB sampai selesai.
2. Kegiatan inti
a. Pengenalan lapangan
Kegiatan pengenalan lapangan atau observasi di MAN 1 Magelang
pada PPL 1 yaitu tanggal 25 Juli 7 Agustus 2017. Data pengenalan
lapangan tidak dilampirkan kembali karena sudah dilampirkan pada
laporan PPL 1.
b. Pengajaran terbimbing
Pengajaran terbimbing dilakukan oleh mahasiswa praktikan di bawah
bimbingan guru pamong. Artinya guru pamong ikut masuk kelas untuk
melihat praktikan mengajar. Sebelum melakukan pembelajaran di kelas
praktikan sudah menyiapkan perangkat pembelajaran seperti silabus dan
rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah dikonsultasikan terlebih
dahulu kepada guru pamong.

6
c. Pengajaran mandiri
Pengajaran mandiri dilakukan oleh praktikan dimana guru pamong
sudah tidak ikut mendampingi masuk ke kelas yang diajar. Tetapi
sebelumya semua perangkat pembelajaran sudah dikonsultasikan kepada
guru pamong.
d. Penilaian PPL 2
Penilaian PPL 2 pada mata pelajaran Biologi merupakan kewenangan
guru pamong mata pelajaran dan dosen pembimbing. Penilaian
berdasarkan pengamatan guru pamong dan dosen pembimbing ketika
kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas.
e. Bimbingan penyusunan laporan
Dalam menyusun laporan, praktikan mendapat bimbingan dari berbagai
pihak yaitu guru pamong, dosen pembimbing, dosen koordinator, dan
pihak lain yang terkait sehingga laporan ini dapat disusun tepat pada
waktunya.
C. Materi Kegiatan
Materi kegiatan dalam praktik pengalaman lapangan (PPL) ini adalah:
1. Membuat perangkat pembelajaran atas bimbingan guru pamong.
2. Melaksanakan praktik mengajar atas bimbingan guru pamong dan dosen
pembimbing.
3. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan sekolah.
4. Mengikuti kegiatan lain yang diselenggarakan sekolah, misalnya
pemilihan ketua OSIS baru
D. Proses Bimbingan
Selama melakukan PPL 2, praktikan mendapatkan bimbingan dari guru
pamong dan dosen pembimbing. Sebelum latihan mengajar di kelas, praktikan
terlebih dahulu mengkonsultasikan perangkat mengajarnya kepada guru pamong.
Guru pamong selalu memberi masukan dan arahan kepada praktikan baik yang
menyangkut penyusunan perangkat pembelajaran maupun latihan mengajar di
kelas. Hal ini dilakukan supaya nantinya ketika praktikan berada di dalam kelas,
praktikan sudah benar-benar siap menyampaikan materi pelajaran dan mengelola
kelas. Biasanya guru pamong menceritakan pengalamanpengalaman mengajarnya,

7
bagaimana kondisi siswa di kelas, dan bagaimana baiknya cara menyampaikan
materi-materi itu. Guru pamong memberikan saran dan kritik yang membangun
kepada praktikan yang tentu sangat bermanfaat. Ketika ada kekurangan, guru
pamong menyampaikan dengan terbuka kemudian memberi solusi untuk
memperbaikinya. Praktikan menjadi lebih tahu apa saja kekurangan praktikan dan
akan terus berusaha untuk memperbaikinya agar kegiatan latihan mengajar
menjadi optimal. Sama halnya dengan guru pamong, dosen pembimbing juga
memberikan bimbingan bagi praktikan. Dosen pembimbing menanyakan apa saja
kesulitan praktikan selama latihan mengajar, kemudian memberikan pesan-pesan
dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Komunikasi dengan dosen
pembimbing berjalan baik dan lancar.
E. Faktor Pendukung dan Penghambat PPL
Pendukung Pelaksanaan PPL
1. Guru pamong selalu siap dan berkenan membantu praktikan tanpa
mengekang dan menuntuk praktikan
2. Siswa yang kooperatif dan antusias dengan kehadiran praktikan
3. Guru pamong membebaskan praktikan dalam kegiatan latihan
mengajar agar praktikan bisa berkreasi dalam mengajar namun tetap
terarah pada materi dan tujuan pembelajaran.
4. Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai sudah tersedia,
sehingga kegiatan pembelajaran berjalan lancar dan tertib.
Penghambat Pelaksanaan PPL
1. Kurangnya komunikasi dengan dosen pembimbing.
2. Kemampuan praktikan dalam mengelola kelas masih kurang baik.
3. Kesabaran praktikan dalam mengayomi siswa masih kurang.
4. Ketelatenan praktikan dalam mengajar siswa masih kurang
5. Siswa kurang tertarik apabila ada kegiatan kerja atau diskusi
kelompok

8
BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
Berdasarkan pengalaman praktikan selama melaksanakan kegiatan PPL 2 di
MAN 1 Magelang, praktikan memperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Pelaksanaan PPL sangat diperlukan oleh mahasiswa kependidikan
sebagai bekal pengalaman menjadi calon tenaga pengajar di masa depan.
2. Agar mampu menjadi pengajar yang kompeten guru harus punya empat
kompetensi yaitu Kompetensi pedagogik, Kompetensi kepribadian,
Kompetensi sosial dan Kompetensi profesional.
3. Praktikan harus berkonsultasi dengan guru pamong atau dosen
pembimbing setiap kali ada masalah yang berhubungan dengan materi
pembelajaran atau keadaan siswa, semata-mata agar tindakan praktikan
lebih terarah dan terkontrol.
B. Saran
Untuk sesama mahasiswa praktikan:
Hendaknya mahasiswa PPL selalu menjaga kekompakan, kerjasama, dan
juga toleransi kepada sesama mahasiswa PPl, guru, siswa dan juga pegawai MAN
1 Magelang baik selama dan sesudah PPL.
Untuk pihak sekolah:
Hendaknya pihak sekolah mmberikan teguran ataupun arahan langsung
kepada praktikan agar bila praktikan salah segera bisa memperbaiki kesalahan dan
kegiatan yang praktikan lakukan dapat berjalan dengan lancar.
Untuk pihak UPT PPL UNNES:
Hendaknya tetap dipertahankan adanya Praktik Pengalaman Lapangan bagi
mahasiswa kependidikan agar mahasiswa sebagai calon tenaga pengajar
memperoleh tempat berlatih yang memadai dan kondusif.

9
REFLEKSI DIRI
Nama : Nining Puji Astuti
NIM : 4401414063
Jurusan/Fakultas : Biologi/MIPA
Prodi : Pendidikan Biologi

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan karuniaNya
sehingga Praktik Pengalaman Lapangan 2 di MAN 1 Magelang dapat terlaksana
pada tanggal 7 Agustus sampai tanggal 14 Oktober 2017. Ucapan terima kasih
praktikan haturkan kepada pihak MAN 1 Magelang yang telah memberikan
kesempatan dan kemudahan kepada praktikan dalam pelaksanaan Praktik
Pengalaman Lapangan 2.
Melalui kegiatan PPL 2 praktikan dapat belajar dan memiliki bekal dalam
pencapaian kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian serta sosial.
1. Kekuatan dan Kelemahan Pelajaran Biologi
Biologi merupakan mata pelajaran yang objeknya nyata, dimana kajiannya
adalah hal-hal yang sangat dekat dengan keseharian siswa. Hal ini tentunya
memudahkan siswa dalam mempelajari materi biologi. Selain itu, banyak masalah
dalam keseharian siswa yang mampu dikaji melalui biologi, sehingga akan
meningkatkan ketertarikan siswa dalam menerima pembelajaran biologi.
Setelah observasi kelas di PPL 1 kemudian dilanjutkan PPL 2, kelemahan
biologi masih sama yaitu masih banyak siswa yang kurang berminat untuk
mengikuti pembelajaran biologi terutama saat kegiatan diskusi kelompok atau
ketika ada tugas tambahan (PR). Siswa lebih suka dan lebih memilih
pembelajaran biologi di laboratorium, bukan di dalam kelas.sehingga kedepannya
akan lebih baik kalau pembelajaran biologi di kelas IIS MAN 1 Magelang lebih
banyak dilakukan di laboratorium agar menarik perhatian siswa.
2. Ketersediaan Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang ada di MAN I Magelang cukup memadai dan
sudah dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sebagian besar kelas sudah dilengkapi
dengan LCD proyektor. Selain itu sarana dan prasarana yang lain adalah
perpustakaan, aula, majid, laboratorium IPA (biologi, kimia, fisika), laboratorium

10
bahasa (inggris, arab), laboratorium komputer, lapangan, asrama dan bengkel
keterampilan (reparasi listrik, reparasi sepeda motor, tata busana, tata boga, teknik
komputer jaringan). Praktikan selama PPL 2 dapat memanfaatkan sarana dan
prasarana yang ada untuk mendukung pembelajaran biologi di kelas. Sarana dan
prasarana yang sering praktikan manfaatkan untuk menunjang pembelajaran
adalah LCD proyektor, perpustakaan, dan juga laboratorium biologi.
3. Kulitas Guru Pamong dan Dosen Pembimbing
Guru pamong untuk mata pelajaran Biologi adalah bapak Drs. Muh
Mahasin. Beliau selama PPL 2 selalu mengingatkan praktikan agar lebih menggali
kemampuan diri sendiri dan juga lebih sabar dalam menghadapi siswa, karena
yang dibelajarkan disini bukan biologi di kelas MIA tetapi biologi di kelas IIS jadi
harus lebih telaten dan sabar.
Dosen pembimbing PPL mahasiswa biologi di MAN I Magelang adalah ibu
Ir. Nur Rahayu Utami, M.Si. Beliau mengajarkan praktikan agar ketika membuat
rencana pelaksanaan pembelajaran lebih menekankan pada apa yang benar-benar
akan praktikan lakukan yang di dalam kelas, jadi yang sekiranya tidak akan
dilakukan tidak usah dicantumkan di RPP meskipun diluar sana RPP terbaru
memiliki langkah-langkah yang biasanya dicontoh oleh guru-guru. Selain itu,
beliau selalu mengajarkan mahasiswa PPL untuk tetap menjaga hubungan baik
dengan pihak sekolah saat nantinya PPL 2 telah selesai.
4. Kualitas Pembelajaran di MAN 1 Magelang
Pembelajaran di MAN 1 Magelang berjalan dengan cukup baik. Setiap awal
pembelajaran selalui diawali dengan doa, tadarus, dan pembacaan asmaul husna
yang dipandu dari pusat. Selain dari segi keagamaan, dari segi kependidikan guru
pamong sudah menerapkan kurikulum 2013 yaitu dengan menerapkan metode
discovery learning dimana siswa dikondisikan untuk mampu menemukan
pengetahuan mereka sendiri.
5. Kemampuan Diri Praktikan
Selama PPL 2 praktikan banyak belajar dari guru pamong dan juga dari
melihat kebiasaan belajar siswa di kelas bahwa menciptakan suasana kelas yang
hidup dan aktif sangat diperlukan dalam mengajarkan biologi. Praktikan berusaha
untuk mewujudkan itu dengan menghadirkan diskusi di kelas, menghadirkan

11
media belajar yang relevan dan beragam serta memberikan tugas tambaahn yang
membantu siswa mlebih memahami materi yang diajarkan. Melihat respon siswa
ketika praktikan masuk kelas, bisa dikatakan bahwa siswa antusias dan mau
menerima kehadiran praktikan dengan cukup baik.
6. Nilai Tambahan yang Diperoleh Mahasiswa Setelah
Melaksanakan PPL
Setelah melakukan PPL 1 dan PPL 2, praktikan merasa banyak sekali
pelajaran yang dapat dipetik yang membuat praktikan sadar bahwa tugas seorang
guru tidak hanya mengajar di depan kelas, tetapi masih banyak selain itu.
Praktikan sadar banyak kekurangan yang masih harus diperbaik seperti harus
lebih sabar, lebih telaten, lebih kreatif, dan lebih mendekati secara pribadi ke
siswa karena dengan begitu praktikan akan tahu apakah selama ini siswa nyaman
dan paham ketika belajar bersama praktikan.
7. Saran Pengembangan bagi MAN 1 Magelang dan UNNES
Saran untuk sekolah latihan adalah perlunya menyediakan media
pembelajaran biologi yang lebih bervariasi agar anak lebih tertaik untuk belajar
biologi. Selain itu, pihak sekolah juga bisa memanfaatkan lingkungan sekitar,
laboratorium sekolah, dan juga tempat di luar sekolah (seperti kebun binatang,
hutan lindung, dan lain-lain) untuk mendukung pembelajaran biologi yang lebih
nyata dan dekat dengan keseharian siswa.
Saran untuk pihak Universitas Negeri Semarang adalah perlunya tambahan
penyediaan informasi mengenai pelaksanaan PPL tidak hanya saat pembekalan
agar mahasiswa praktikan mampu mempersiapkan diri dan mampu beradaptasi di
sekolah latihan dengan cepat.
Magelang, 28 September 2017
Guru Pamong Praktikan

Drs. Muh Mahasin Nining Puji Astuti


NIP. 196805041994031004 NIM. 4401414063

12