Anda di halaman 1dari 1

Pancasila memeiliki sifat terbuka fleksibel dan tidak kaku sehingga dapat diterapkan di setiap

generasi. Pancasila sebagai suatu ideology terbuka telah memunuhi persyaratan kualitas 3 dimensi.

Pengertian Pancasila sebagai ideology terbuka :

1. Pancasila senantiasa mampu menyesuaikan perkembangan zaman tanpa harus mengubah


nilai dasarnya
2. Pancasila memiliki makna bahwa nilai-nilai dasar Pancasila mampu dikembangkan sesuai
tuntuan perkembangan zaman dan dinamika bangsa Indonesia
3. Pancasila mampu memberikan orientasi ke depan dengan menghendaki bangsa Indonesia
untuk menyadari situasi dan kondisi dalam menghadapi era globalisasi dan keterbukaan
dalam segala asppek kehidupan.

Pancasila sebagai ideology terbuka mengandung tiga hal fleksibilitaasi :

1. Nilai dasar
Nilai dasar adalah asas-asas yang diterima sebagai dalil yang mutlak. Nilai dasar bersuber
dari nilai-nilai budaya dan masyarakat Indonesia itu sendiri
2. Nilai Instrumen
Nilai Instrumen merupakan pelaksanaan umum dari nilai-nilai dasar.
3. Nilai Praktis
Nilai praktis merupakan nilai yang sebenarnya dilakukan dalam kehidupan sehari-hari