Anda di halaman 1dari 8

A.

Tes Cepat dan Teliti (D4)

Merupakan salah satu dari set tes Differential Aptitude Test (DAT).Disusun oleh : George K.

Bennet, Harlold G. Seashore, dan Alexandra G. Wesman. Differential Aptitude Test pertama kali

dipublikasikan pada tahun 1947, dan telah direvisi secara berkala. DAT edisi ke - 5 tersedia

dalam 2 level : level 1, dirancang terutama untuk siswa di kelas 7 9 dan orang dewasa

DAT terdiri dari 7 set, antara lain :

1. Verbal Reasoning.

2. Numerical Ability - Tes Berhitung (A5).

3. Abstract Reasoning - Tes Penalaran (A3).

4. Space Relation Tes Pola (C5).

5. Mechanical Reasoning Tes Pengertian Mekanik (C4).

6. Clerical Speed and Accuracy Tes Cepat dan Teliti (D4).

7. Language usage

Part I : Spelling
Part II: Sentence

DAT dapat diberikan satu seri atau hanya sebagian saja, sesuai dengan tujuan dan aspek apa yang

akan diukur. Dan dapat digunakan untuk pendidikan atau pemilihan pekerjaan. Pada saat ini baru

5 tes dari 7 tes yang baru digunakan setelah melalui proses menerjemahkan

petunjuk/instruksinya ke dalam bahasa Indonesia, yaitu A5, A3, C5, C4 dan D4. Verbal

Reasoning dan Language Usage tidak diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan alasan adanya

1
perbedaan susunan bahasa dan pengaruh budaya yang berbeda antara tes asli dengan bahasa dan

budaya Indonesia.

a) Nama

Nama Asli : Clerical Speed and Accuracy

Nama Indonesia : Tes Cepat dn Teliti (D4)

b) Bentuk Yang Tersedia

Berupa buku cetakan dalam ukuran kuarto. Terdiri dari satu halaman petunjuk pada halaman

pertama. Dua halaman soal bagian 1 dan 2 halaman soal bagian II. Masing masing bagian

terdiri dari 100 butir soal. Lembar jawaban terpisah terpisah dari buku soal.

c) Aspek yang diukur

Tes ini mengukur respon subjek terhadap tugas tugas atau pekerjaan yang menyangkut

kecepatan persepsi (dari stimulus yang bersifat sederhana), kecepatan respon terhadap kombinasi

huruf dan angka, ingatan yang sifatnya tidak lama (momentary relation).

d) Sajian

Penyajian tes ini dapat dilakukan secara individual maupun klasikal

e) Waktu Penyajian

Waktu yang ditentukan untuk mengerjakan tes ini ialah 5 menit untuk bagian I dan 3 menit

untuk bagian II. Sedangkan waktu untuk instruksi sekitar 5 10 menit. Karena tes ini merupakan

2
tes kecepatan maka sebelum testi mengerjakan tes, tester harus yakin bahwa testi telah tahu apa

yang harus dikerjakan.

f) Tujuan

Tes ini dapat digunakan untuk konseling sekolah (siswa yang mendapatkan skor rendah

dalam tes ini kemungkinan mengalami kesulitan dalam kecepatan dan presisi misalnya) atau

untuk seleksi para pelamar pekerjan tertentu.

Karena tes ini dapat meramalkan produktivitas seseorang dalam mengerjakan pekerjaan

pekerjaan rutin yang melibatkan masalah persepsi dan pemberian tanda tanda maka yang

terutama tes ini dibutuhkan untuk pekerjan pekerjaan clerical.

Misalnya Filing, Coding, Stock Room Work.

g) Validitas dan Reliabilitas

Menurut manual DAT validasi tes ini dilakukan dengan menggunakan prestasi belajar sebagai

kriterium yaitu Bahasa Inggris, Matematika, Science, Ilmu Sosial, dan Sejarah, Bahasa selain

Bahasa Inggris. Dalam validasi ini dipisahkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan grade 8 12.

Reliabilitas tes ini dicari dengan menggunakan metode belah dua. Untuk pria diperoleh antara

0,77 0,93 dan untuk wanita antara 0,84 0,91.

h) Skoring

Skor hanya diberikan pada bagian II saja, bagian I tidak diskor (dianggap sebagai latihan). Skor

total ialah jumlah soal yang dikerjakan dengan benar.

i) Norma

3
Norma dibuat berdasarkan nilai presentil. Di Biro Konsultasi Fakultas Psikologi UGM ada dua

macam norma yaitu : norma asli dan norma hasil adaptasi. Norma hasil adaptasi ini khusus untuk

siswa kelas III SMA baik laki laki maupun perempuan dan dibuat berdasarkan 5 kategori dari

baik sekali sampai dengan kurang sekali.

B. Tes Ungkapan (A6)

FACT disusun oleh J C Flanagan, seseorang professor psikologi pada Universitas Pittsburgh dan

direktur American Institute for Research. Tes ini dikembangkan dalam usaha untuk mendapatkan

suatu system klasifikasi baku dalam penentuan bakat dan kemampuan dasar seseorang pada

tugas-tugas tertentu. Dikembangkan untuk mendapatkan suatu sistem klasifikasi baku dalam

penentuan bakat dan kemampuan dasar seseorang dalam tugas tertentu.

Fact Merupakan seperangkat tes yang terdiri atas 14 tes yang dapat dipergunakan secara

keseluruhan atau sebagian-sebagian. Tes ini dapat digunakan sebagai :

Alat bantu untuk memprediksi kerja dan perencanaan program latihan dalam rangka

konseling pekerjaan.
Alat seleksi dan penempatan karyawan.
Alat bantu memprediksi keberhasilan kerja.
Sarana pembantu konseling pekerjaan.

Tes FACT terdiri atas 14 set item soal, dapat digunakan keseluruhan atau sebagiannya saja. Tes

tes tersebut terdiri dari :

a. Inspection. Mengukur kemampuan seseorang untuk meneliti adanya ketidaksempurnaan

dari sebuah benda secara tepat dan teliti.


b. Coding. Mengukur kemampuan untuk memahami kode-kode yang diberikan, kemudian

menggunakan kode itu dalam tugas yang sesungguhnya.

4
c. Memory. Mengingat kembali kode yang telah dipelajari dalam coding.
d. Precission. Mengukur kecepatan dan ketepatan untuk membuat tingkat-tingkat kecil

dengan menggunakan satu tangan atau dua tangan bersama-sama.


e. Assembly. Untuk mengukur kemampuan seseorang di dalam melihat sesuatu bentuk

benda apabila bagian-bagian benda itu disusun sesuai dengan instruksi.


f. Scales. Mengukur kecepatan dan ketelitian untuk membaca scala dan grafik.
g. Coordination. Yaitu koordinasi gerakan tangan dan lengan dan untuk mengadakan kontrol

terhadap gerakan yang terus menerus mengikuti suatu arah.


h. Judgment and Comprehension. Mengukur sesuatu melalui yang dibaca, kemudian untuk

berfikir secara logis dan mengadakan penilaian secara praktis.


i. Arithmatic. Mengukur kecakapan bekerja dengan angka-angka secara cepat dan tepat.
j. Patterns. Kemampuan mengutip pola-pola baik dalam posisi yang sama maupun terbalik.
k. Compenents. Kemampuan untuk mengetahui bagian benda yang ada di dalam suatu

keseluruhan benda.
l. Tables. Kecepatan dan ketelitian membaca tabel dari angka dan huruf.
m. Mechanics. Kemampuan untuk memahami prinsip-prinsip mekanika dan menganalisa

gerakan-gerakan mekanis.
n. Expression. Diungkap mengenai pengetahuan bahasa terutama menyusun bahasa.

FACT yang telah diadaptasi di Indonesia terdiri atas 8 tes:

1. Tes kode dan ingatan (D2).

2. Tes merakit objek (C1).

3. Tes skala dan grafik (C8).

4. Tes pemahaman (A1).

5. Tes mengutip (B4).

6. Tes komponen (C2).

7. Tes table (D3).

5
8. Tes ungkapan (A6).

a) Nama Asli : Expression


b) Nama Indonesia : Tes Ungkapan (A6)
c) Bentuk yang tersedia :

Materi tes ini terdiri dari sebuah buku soal. Ada 19 buah soal, tipe soal terdiri dari 3

pertanyaan yang baik dan satu pertanyaan yang dianggap jelek pada tiap tiap soal.

d) Aspek yang diukur

Tes ini mengukur perasaan dan pengetahuan tentang bahasa. Selain itu juga dapat untuk

mengungkap kemampuan untuk berkomunikasi melalui tulisan dan kemampuan

berkomunikasi secara verbal.

e) Sajian

Tes Ungkapan merupakan salah satu bagian dari tes FACT yang bisa disajikan secara

individual maupun klasikal.

f) Waktu penyajian
Waktu yang dipergunakan untuk mengerjakan tes Expression menurut buku petunjuk

adalah 35 menit dan 5 menit untuk memberikan instruksi (jadi waktu seluruhnya 40

menit).
g) Tujuan
Tes ungkapan ini untuk keperluan :
- Vocational Counseling sebagai alat bantu untuk memprediksi keberhasilan

seseorang dalam bekerja sesuai dengan kemampuannya.


- Educational Guidance sehingga membantu dalam pengarahan (sebagai tes bakat

penjurusan).
- Seleksi dan penempatan karyawan.
Validitas dan Reliabilitas

6
Sejauh ini belum pernah diadakan penelitian yang mengukur validitas dan reliabilitas.

Sedangkan di buku petunjuk yang asli juga tidak tercantum.


Skoring
Subjek mempunyai jawaban dalam setiap soal (baik dan jelek). Kalau hanya satu yang

betul dalam satu soal juga tetap dihitung (jadi tidak harus betul kedua duanya).

Kemudian diberi skor 1 untuk masing masing pilihan. Kemudian dijumlahkan serta

dikonsultasikan dengan tabel untuk mengetahui klasifikasi subjek. Jumlah nilai tertinggi

yang biasa diperoleh = 38.


Norma

Norma yang ada adalah norma dari tes Ungkapan (hasil daptasi). Norma ini hanya biasa

dipakai untuk subjek yang sebaya dengan anak anak Kelas III SMA (karena sampel

normanya adalah siswa kelas III SMA). Dan norma ini dibuat untuk anak laki laki

sendiri dan anak perempuan sendiri.

Tabel Norma Tes A6

Pria Wanita Kategori

32 38 29 38 Baik Sekali

26 31 24 28 Baik

20 26 18 23 Sedang

13 19 13 17 Kurang

0 12 0 12 Kurang Sekali

N Putra : 310 orang

7
N Putri : 215 orang