Anda di halaman 1dari 1

Pernyataan Sikap

Menyikapi adanya dugaan tindak kekerasan terhadap dokter yang menimpa dr. sulistyawati,
ketika sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sampang Jawa Timur pada hari
Minggu, 22 Oktober 2017 pada pukul 22.22 WIB. Bahwa dalam Pasal 50 ayat (a) Undang-
undang No.29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran menyebutkan bahwa Dokter atau
dokter gigi dalam melaksanakan praktik kedokteran mempunyai hak memperoleh
perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dan
standar prosedur operasional. Maka atas dasar hukum ini, kami perwakilan IDI Cabang
Mataram menyatakan sikap :

1. Mengecam keras kasus tindak kekerasan yang menimpa sejawat kami dr. Sulistyawati
ketika sedang bertugas di RSUD Sampang Jawa Timur.
2. Mengusulkan kasus ini untuk di evaluasi oleh IDI Cabang Jawa Timur, khususnya Komite
Medis RSUD Sampang apabila terdapat penyalahgunaan SOP pelayanan terhadap
pasien.
3. Mengusulkan kasus ini untuk di selesaikan secara kekeluargaan oleh pihak RSUD
Sampang, jika tidak dapat dilaksanakan kasus ini bisa di ajukan ke ranah hukum pidana.
4. Menghimbau kepada Pemerintah baik pusat dan daerah atau kepala institusi pelayanan
untuk dapat menjamin dan memberikan perlindungan keaamanan terhadap petugas
yang sedang menjalankan tugas.

Dengan ini kami juga menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus besar IDI, wilayah
maupun cabang, Ikatan Alumni seluruh Fakultas Kedokteran se-Indonesia untuk ikut serta
melakukan pernyataan sikap mengecam segala jenis kekerasan kepada petugas kesehatan.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat untuk sungguh-sungguh menjadi perhatian semua
pihak, dan semoga kasus tindak kekerasan yang terjadi pada dr. Sulistyawati merupakan
kasus terakhir dan tidak terulang kembali.