Anda di halaman 1dari 7

UJIAN AKHIR SEMESTER

STATISTIK PENDIDIKAN

Dosen Pengasuh:
F. A. S. Tupamahu, SE., MM

Oleh
Alfonsius Benamen
2013-48-012

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
A M B O N
2015
1a. Data skor uji kompetensi 60 orang guru SD di kecamatan X tahun 2015:
62 59 64 50 65 65 25 54 48 23
45 75 85 55 65 54 60 40 40 50
78 72 75 66 56 45 60 55 45 35
65 60 45 65 54 50 55 56 65 75
66 55 68 57 23 21 75 43 21 37
35 75 65 75 65 80 35 25 20 80

Penyajian data dalam bentuk distribusi frekuensi relatif


Menentukan Rentang
Rentang = Nilai Maksimum Nilai Minimum
= 85 20
= 65

Banyak Kelas Interval


Penentuan banyak kelas interval menggunakan Rumus Sturges:
K = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log (60)
= 6,982 dibulatkan menjadi 7
(K: jumlah kelas interval, n: jumlah data observasi, log: logaritma)

Panjang Kelas Interval


Panjang Kelas Interval = rentang / banyak kelas
= 65 / 7
= 9,26

Menyusun Kelas Interval


Nilai Talis f fkum frel
20 29 IIIII II 7 7 12%
30 39 IIII 4 11 19%
40 49 IIIII III 8 19 32%
50 59 IIIII IIIII IIII 14 33 55%
60 69 IIIII IIIII IIIII I 16 49 82%
70 79 IIIII III 8 57 95%
80 89 III 3 60 100%
60

Statistik skor uji kompetensi (hasil SPSS)


Statistics
Skor Uji Kompetensi Guru di Kecamatan X Tahun 2015
Valid 60
N
Missing 0
Mean 54.7000
Std. Error of Mean 2.18046
Median 56.0000
Mode 65.00
Std. Deviation 16.88977
Variance 285.264
Range 65.00
Minimum 20.00
Maximum 85.00
Sum 3282.00

Dari tabel diatas diketahui bahwa rata-rata skor uji kompetensi yakni 54,7 dan nilai
tengah sebesar 56.
Penyajian data dalam bentuk histogram

18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
Skor Uji Kompetensi

20-29 30-39 40-49 50-59 60-69 70-79 80-89

Penyajian data dalam bentuk grafik ogive

70

60

50

40

Frekuensi Relatif
30

20

10

0
20-29 30-39 40-49 50-59 60-69 70-79 80-89
1b. Data hasil uji kemampuan penulisan karya ilmiah 60 orang guru :
45 50 64 78 85 65 85 54 48 75
65 75 65 55 75 74 60 80 40 70
78 72 96 66 56 45 35 55 85 75
65 50 45 65 74 50 65 56 65 85
66 55 78 57 83 71 75 43 25 37
65 75 65 75 85 80 75 55 60 35

Penyajian data dalam bentuk distribusi frekuensi relatif


Menentukan Rentang
Rentang = Nilai Maksimum Nilai Minimum
= 85 25
= 60

Banyak Kelas Interval


Penentuan banyak kelas interval menggunakan Rumus Sturges:
K = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log (60)
= 6,867 dibulatkan menjadi 7
(K: jumlah kelas interval, n: jumlah data observasi, log: logaritma)

Panjang Kelas Interval


Panjang Kelas Interval = rentang / banyak kelas
= 60 / 7
= 8,571

Menyusun Kelas Interval


Nilai Talis f fkum frel
25 33 II 2 2 3%
34 42 IIII 4 6 10%
43 51 IIIII III 8 14 23%
52 60 IIIII IIIII 10 24 40%
61 69 IIIII IIIII II 12 36 60%
70 78 IIIII IIIII IIIII I 16 52 87%
79 87 IIIII III 8 60 100%
60

Statistik hasil uji kemampuan penulisan karya ilmiah (hasil SPSS)


Statistics
Hasil Uji Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah
Valid 60
N
Missing 0
Mean 63.0833
Std. Error of Mean 1.96110
Median 65.0000
Mode 65.00
Std. Deviation 15.19064
Variance 230.756
Range 60.00
Minimum 25.00
Maximum 85.00
Sum 3785.00

Dari tabel diatas diketahui bahwa rata-rata hasil uji kemampuan karya ilmiah yakni
63,08 dan nilai tengah sebesar 65.
Penyajian data dalam bentuk histogram

18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
Hasil Uji Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah

25-33 34-42 43-51 52-60 61-69 70-78 79-87

Penyajian data dalam bentuk grafik ogive

70

60

50

40

Frekuensi Relatif
30

20

10

0
25-33 34-42 43-51 52-60 61-69 70-78 79-87
1c. Besar hubungan antara Skor Uji Kompetensi dengan Kemampuan Ilmiah ( = 0,05)

Hasil uji korelasi (hubungan) Skor Uji Kompetensi (X) dengan Kemampuan Penulisan Karya
Ilmiah (menggunakan alat bantu SPSS) dapat dilihat pada tabel berikut

Correlations
Skor Uji Hasil Uji
Kompetensi Kemampuan
Penulisan Karya
Ilmiah
Pearson Correlation 1 .199
Skor Uji Kompetensi Sig. (2-tailed) .128
N 60 60
Pearson Correlation .199 1
Hasil Uji Kemampuan Penulisan
Sig. (2-tailed) .128
Karya Ilmiah
N 60 60

Dari tabel diatas, diketahui bahwa besar koefisien korelasi (hubungan) antara kedua
variabel yakni sebesar 0,199.

Nilai tersebut kemudian dibandingkan dengan interpretasi koefisien korelasi (hubungan)


dimana,

Dengan demikian maka kedua variabel memiliki hubungan (korelasi) yang sangat lemah.
2. Jumlah siswa SD per kecamatan di kabupaten X tahun 2010-2014

Kecamatan 2011 2012 2013 2014 2015


A 1403 1344 1534 1451 1445
B 1198 995 1202 904 1105
C 755 865 675 770 778
D 954 955 950 855 754
E 923 1125 1220 1323 1124
F 1122 1322 981 1123 1024

Kec F tahun 2015 Kec A tahun 2011


Kec F tahun 2014 3% 4%
Kec F tahun 2013 3% Kec A tahun 2012
3% 4%
Kec A tahun 2013
Kec F tahun 2012 5%
4%
Kec A tahun 2014
Kec F tahun 2011
5%
3%

Kec E tahun 2015 Kec A tahun 2015


3% 4%

Kec E tahun 2014


4% Kec B tahun 2011
4%
Kec E tahun 2013
4% Kec B tahun 2012
3%
Kec E tahun 2012 Kec B tahun 2013
3% 4%
Kec E tahun 2011 Kec B tahun 2014
3% 3%
Kec D tahun 2015 Kec B tahun 2015
2% 3%
Kec D tahun 2014 Kec C tahun
3% Kec C tahun 2012 2011
Kec C tahun 2013
Kec D tahun 2013 3% 2%
2%
3% Kec D tahun 2012 Kec D tahun 2011 Kec C tahun 2015 Kec C tahun 2014
3% 3% 2% 2%