Anda di halaman 1dari 5

RINGKASAN MATERI KULIAH

SAP 7
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Proses Bisnis Pengelolaan Pesanan Pelanggan

Kelompok 1
Dewi Raditya Mutyarini Putri (1506305007)
Tebuana Agung Putra (1506305063)
I Gede Ambara Cita (1506305076)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS UDAYANA
PROGRAM REGULAR
2016/2017
1. PROSES BISNIS PENGELOLAAN PESANAN PELANGGAN
1.1 Tinjauan
Permintaan informasi dan pembuatan kontrak adalah aktivitas pilihan, karena
terkadang aktivitas ini terjadi atau diperlukan dalam proses bisnis pengelolaan
pesanan pelanggan pada beberapa organisasi, tetapi pada beberapa organisasi
aktivitas ini tidak penting. Proses bisnis pengelolaan pelanggan terdiri dari:
1. Permintaan Informasi, Proses bisnis pengelolaan pesanan pelanggan sering
dimulai dengan suatu pemintaan informasi dan pelanggan atau permintaan
suatu quotation.
2. Pembuatan Kontrak, Beberapa perusahaan memerlukan kontrak yang
disiapkan sebelum menjual kepada pelanggan sebagai suatu kebijakan
perusahaan.
3. Memasukkan Pesanan, Memasukkan pesanan atau order entry menyiapkan
dokumen pesanan penjualan. Sistem informasi enterprise resource
planning (ERP) memungkinkan implementasi prosedur penentuan harga yang
canggih dan fleksibel antara pelanggan dan barang spesifik.
4. Pengiriman, Aktivitas pengiriman diawali dengan penyiapan dokumen
pengiriman yang disebut delivery.
5. Penagihan, Dokumen delivery dimasukkan dalam jadwal penagihan dan
difakturkan.
1.2 ERP (Entreprise Resource Planning)
Sistem ERP mampu menyimpan dan memproses sejumlah informasi yang sangat
besar yang berkaitan dengan proses bisnis pengelolaan pesanan pelanggan. Ilustrasi
data yang disimpan dan diproses menggunakan SAP (System Application and Product
in data processing) R/3.
2. PENGENDALIAN SIKLUS TRANSAKSI PADA PEMROSESAN PESANAN
Pengendalian siklus transaksi didasarkan pada fungsi yang dipisahkan dalam suatu
proses bisnis. Fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut:
2.1 Memasukkan Pesanan, Fungsi memasukkan pesanan (order entry) memulai
proses pesanan pelanggan dengan cara menyiapkan dokumen pesanan
penjualan.

2
2.2 Kredit, Kredit pelanggan yang masih ada sebaiknya diverifikasikan terlebih
dahulu ke bagian pengiriman barang. Untuk pelanggan regular, pemeriksaan
kredit meliputi menentukan jumlah total kredit yang disetujui tidak melebihi
otorisasi dari manajemen secara umum atau khusus.
2.3 Barang Jadi, Barang jadi diambil sesuai dengan yang ada pada picking list.
Picking list disiapkan dari dokumen pengiriman yang disiapkan dengan
database pesanan untuk memproses pesanan yang telah disetujui.
2.4 Pengiriman
Bagian pengiriman menerima perintah pengiriman setelah cocok dengan
pesanan yang ada pada picking list bersama dengan barang yang dipesan
seperti yang ada pada daftar pengepakan barang.
2.5 Penagihan, Penagihan merupakan proses terakhir dari proses pesanan dengan
menyiapkan faktur untuk pesanan yang tampak pada daftar penagihan.
2.6 Piutang Dagang dan Buku Besar, Bagian penagihan bertanggung jawab
untuk membuat faktur pesanan secara individual dan piutang dagang
menangani informasi rekening pelanggan dan secara periodik mengirimkan
laporan piutang dagang kepada pelanggan.
3. PROSES BISNIS MANAJEMEN AKUN PELANGGAN
Proses bisnis pengelolaan pesanan pelanggan mencakup pemrosesan piutang dagang
sampai pengumpulan pembayaran pelanggan pada rekening, membahas secara singkat
proses bisnis penjualan tunai karena kerap kali terintegrasi dengan proses pengumpulan
pembayaran pelanggan.
3.1 Piutang dagang
Piutang dagang mewakili uang yang dimiliki oleh pelanggan untuk barang dan
jasa yang telah dijual yang dimasukkan dalam rekening,karena kebanyakan bisnis
dilakukan secara kredit,pitang dagang sering kali mewakili sejumlah besar modal
kerja organisasi yang sangat penting pada proses bisnis pengelolaan pesanan
pelanggan. Ada dua pendekatan dasar pada aplikasi piutang dagang yaitu :Proses
Open Item dan Proses balance forward.
4. PENGENDALIAN TRANSAKSI PADA PROSES BISNIS PIUTANG
DAGANG.
Terdapat pengendalian transaksi pada proses ini diantaranya :

3
Penerimaan kas, Penagihan, Piutang dagang, Kredit, Buku besar, Retur dan potongan
penjualan, Penghapusan piutang dagang
5. PROSES BISNIS KAS YANG DITERIMA PADA REKENING
5.1 Tinjauan
Proses bisnis kas yang diterima pada rekening digunakan ketika pelanggan
masih memiliki saldo. Penerimaan kas pada rekening biasanya berasal dari
pengiriman surat atau dibayarkan seseorang ke kasir pusat atau cash window.
5.2 Sistem Pengumpulan Lock-Box
Dalam pengumpulan piutang dagang, waktu adalah uang. Jika suatu perusahaan
tidak dapat memengaruhi pelanggan untuk membayar piutang dagangnya secara lebih
cepat, ia dapat menggunakan sistem lock-box deposit untuk mengurangi float-waktu
antara penandatanganan pembayaran cek oleh pelanggan dan ketika perusahaan
menggunakan dana tersebut.
6. PROSES BISNIS PENJUALAN TUNAI
Perbedaan signifikan antara proses bisnis penjualan tunai dan proses bisnis kas yang
diterima pada rekening adalah tidak adanya pencatatan asset sebelumnya (saldo rekening
pelanggan) pada proses bisnis penjualan tunai. Penjualan tunai dicatat pada register kas
untuk menyediakan dokumentasi. Terdapat beberapa teknik untuk pencatatan ini.
Audit pelanggan merupakan istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan
prosedur dimana tindakan pelanggan sebagai pengendalian pada dokumentasi awal
transaksi. Teknik ini berkaitan dengan faktur penjualan. Mengirimkan laporan bulanan
agar pelanggan memeriksa rekeningnya dan menyediakan bukti pembayaran merupakan
contoh teknik ini.
Supervisi bertugas mengobservasi kinerja stafnya. Teknik supervisi mencakup
penggunaan profesional shopper, yaitu orang yang disewa untuk membeli barang pada
perusahaan eceran dengan tujuan mengobservasi pencatatan transaksi. Teknik imprest
digunakan untuk mengendalikan penerimaan kas dengan cara yang sama yang digunakan
dalam pengendalian pengeluaran kas kecil. Petugas klerikal diberi sejumlah tiket
bernomor urut dan harus mempertanggung jawabkan nilai penjualannya atau tiket yang
dimilikinya.

4
DAFTAR PUSTAKA

Bodnar, George H dan William S Hopwood. 2006. Sistem Informasi Akuntansi Edisi 9.
Yogyakarta: ANDI Yogyakarta