Anda di halaman 1dari 6

Lampiran

KIMIA HALOGEN

A. Sintesis ICl3
No. Prosedur Kerja Hasil Pengamatan (Berupa Gambar)
1 Sebanyak 2,5416 gram KClO3
dicampur dengan 5,1396 gram
I2

Gambar 1. Padatan putih KIO3 (kiri) dan


padatan hitam I2 (kanan)

Gambar 2. Penghalusan KIO3 dan I2


2 Dicampurkan KClO3 dengan I2
yang sudah merata dimasukkan
ke dalam 14 mL aquades dan
diaduk selama 1,5 jam

Gambar 3. Larutan hasil pencampuran KClO3


dan I2
3 Ditambahkan 11 mL HCl pekat
kemudian melanjutkan
pengadukan. Dalam hal ini
tidak boleh melebihi suhu 300C

Gambar 4. Larutan hasil pencampuran KClO3


dan I2 ditambahkan HCl pekat
4 HCl pekat ditambahkan
kembali apabila iod belum
semua bereaksi, kemudian
dilanjutkan pengadukan

Gambar 5. Iod semua telah bereaksi dengan


HCl pekat terbentuk larutan orange jernih
5 Larutan didinginkan dalam
penangas es 00C apabila sudah
terbentuk larutan orange jernih

Gambar 6. Larutan orange jernih dimasukkan


ke dalam penangas es suhu 00C
6 Kristal dipisahkan dengan cara
didekantasi dari larutannya
tanpa melalui pencucian.
Kemudian kristal dikeringkan
dalam desikator yang berisi
CaCl2 selama 2 jam

Gambar 7. Kristal ICl3

Gambar 8. Kristal ICl3 yang sudah di


dekantasi dan dikeringkan

B. Sintesis Asam Iodat (HIO3)


No. Prosedur Kerja Hasil Pengamatan (Berupa Gambar)
1 Kristal ICl3 hasil sintesis
dicampurkan dengan aquades 20 mL
dan dipanaskan

Gambar 9. Kristal ICl3 yang sudah


dilarutkan dengan aquades
2 Ditambahkan HNO3 pekat sebanyak
5 mL kemudian dipanaskan sampai
pelarutnya hampir habis. Dilakukan
penguapan di ruang asam dan
menangkap gas yang terbentuk
dengan larutan NaOH. Sisa hasil
penguapan berupa endapan

Gambar 10. Penambahan HNO3

Gambar 11. Rangkaian alat sintesis


HIO3
3 Endapan putih yang terbentuk
dilarutkan dengan sedikit air
(aquades) hangat, kemudian
didinginkan dalam penangas es 00C,
sehingga asam iodat terkristalisasi

Gambar 12. Endapan putih HIO3


4 Mendekantasi dan mengeringkan
kristal dalam lemari pengering pada -
suhu 500C kemudian menimbangnya
5 Disimpan filtrat yang dihasilkan dan
menggunakannya untuk praktikum
selanjutnya

Gambar 13. Filtrat dari penyaringan


endapan HIO3

C. Sintesis I2 Kembali dan Penanganan Sisa Reaksi


No. Prosedur Kerja Hasil Pengamatan (Berupa Gambar)
1 Filtrat hasil dekantasi dicampurkan
dengan asam iodat, kemudian
diencerkan dengan 20-30 mL
aquades

Gambar 14. Filtrat HIO3 ditambahkan


dengan endapan putih HIO3 dan aquades
25 mL
2 Seujung spatula Na2SO3
dimasukkan ke dalam larutan
tersebut sampai terbentuk endapan
yang awalnya mengembang dan
pada akhirnya mengendap di dasar
wadah. Na2SO3 tidak boleh
dimasukkan berlebih ke dalam
larutan karena iod yang terbentuk
bisa direduksi lagi menjadi iodida

Gambar 15. Penambahan Na2SO3 pada


larutan HIO3 terbentuk endapan hitam I2
3 Campuran disentrifugasi dan
didekantasi

Gambar 16. Larutan orange dan endapan


hitam I2 didekantasi
4 Endapan iod diambil dan
dikeringkan dalam desikator tanpa
vaselin. Iod dapat dimurnikan
lebih lanjut secara sublimasi

Gambar 17. Endapan hitam I2