Anda di halaman 1dari 33

Sejarah Processor Dari Pertama Di Temukan Sampai

Sekarang
Posted on Okt 23 2009 by reefmaulana

Sejarah Prosesor
Bicara komputer tentu tak lepas dari prosesor, yag umumnya dikenal sebagai otaknya komputer.
Dialah yang mengatur dan mengolah semua kerja komponen dalam komputer.
Meskipun hanya sebentuk chip silikon tunggal nan kecil, peranti ini memegang peranan sangat
penting. Jika komponen PC lainnya berfungsi sebagai pentransmisi data, maka prosesorlah yang
berfungsi menentukan dan menghitung semua aktivitas tersebut.
Prosesor, atau tepatnya mikroprosesor, memang beragam merek dan tipenya. Namun, kesemuanya
boleh dibilang memiliki fungsi yang sama.
Pusat unit pemroses komputer sederhana generasi pertama pada tahun 1940-an, masih berupa
sekumpulan tabung kedap udara yang mirip botol. Botol-botol ini sama dengan yang yang biasa
ditemukan di televisi model yang sangat kuno sekali.
Setiap CPU (Central Processing Unit) membutuhkan ribuan botol, dan daya tahannya hanya beberapa
jam saja. Pula, ia boros tenagan listrik dan peregkat pendinginnya pun berukuran besar.
Komputer angkatan pertama yang menggunakan CPU model ini adalah ENIAC (Electronic Numerical
Integrator and Computer), yang dikembangkan oleh J.P. Eckert dan J.W. Maughly di Amerika Serikat.
ENIAC terdiri atas 18.000 tabung kedap udara, yang membutuhkan ruangan seluas 188 meter
persegi untuk pengoperasiannya.

Dari model tabung, di tahun 1948, proses komputasi mulai masuk ke komputer generasi kedua yang
menggunakan transistor. Penggunaannya didemonstrasikan pertama kali oleh Bell Telephone
Laboratories. Dengan transistor, kebutuhan listrik jadi lebih rendah dan tingkat panasnya bisa
dikurangi.
Pada komputer generasi ketiga mulai digunakan semikonduktor, yang menggabungkan lusinan
transistor dalam sebuah chip silikon kecil. Dengan cara ini, sebuah sirkuit elektronik yang berisi
komponen-komponen yang saling terkoneksi bisa disatukan dalam sebuah sirkuit tunggal. Dari
sinilah, mikroprosesor berawal.
Di awal 1970-an, sirkuit semikonduktor sudah mula dikembangkan dengan klompleksitas 1.000
transistor per sirkuitnya. Selanjutnya, pada tahun 1971, komponen yang benar-benar disebut
sebagai mikroprosesor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik
Intel. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan
Mazor.
Prosesor chp silikon tunggal ini berukuran sekitar 0,6 cm yang berisi sekitar 2.250 transistor.
Komponen yang prototipenya dikembangkan sejak 1969 ini punya kemampuan memproses 4 bits
informasi, dengan kecepatan sekitar 0,06 MHz saja.
Untuk harga, mikroprosesor yang pernah digunakan untuk pesawat luar angkasa Pioner 10 ini dijual
seharga US$ 200. Tehitung mahal saat itu. Selanjutnya, pada tahun 1972, Intel merilis prosesor Intel
8008 debgab 3.500 transistor di dalamnya.
Pada tahun 1974, Motorola tidak mau ketinggalan. Ia merilis prosesor berjuluk Motorola 6800. Chip
ini dirancang oleh Charlie Melear dan Chuck Peddle, yang dikhususkan penggunanya untuk mesin
bisnis dan pengontrol otomotif. Inovasi baru prosesor untuk pengembangan PC (Personal Computer)
kemudian diawali dengan dirilisnya Intel 386 pada tahun 1985, yang membuka babak baru teknologi
komputer. Prosesor ini berdesain 32 bit, 4GB ruang untuk data dan 250.000 transistor.
Komponen keluaran Intel ini juga menjadi chip pertama yang mendukung pengalokasian data secara
linier (linier addressing). Hal ini diikuti dengan dirilisnya Intel Pentium pada tahun 1993 dengan 3,1
juta transistor, dan menjadi chip yang terus berkembang baik baik hingga sekarang.
Tak perlu dipungkiri, sejak awal (Intel 4004) Intel merajai dunia mikroprosesor. Dalam
perkembangan teknologi ini, Intel merintis sutau arsitektur sistem prosesor yang dikenal sebagai
X86, yang kemudian banyak diikuti oleh produk prosesor lainnya. Sistem ini dimulai dari prosesor
Intel 8086.
Bagaimana pun, bicara soal mikroprosesor tentu bukan Intel saja yang bisa disebut. Setelah akhir
tahun 1980-an, beberapa pengembang chipset, sperti AMD (Anvaced Micro Devices) dan Cyrix mulai
menantang Intel, dengan memproduksi sendiri chip prosesor Intel-competibel.
Chip tersebut mendukung rangkaian instruksi yang ada di prosesor Intel. Harganya lebih murah, dan
kadang mempunya kemampuan yang lebih dibandingkandengan produk Intel.
AMD mulai menggebrak pasaran dengan prosesor buatan sendiri tahun 1996, degan merilis AMD
K5. Sebelumnya, AMD sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486,
namun masih di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yang baik.
Kemudian ada AMD K6 yang dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor
ini memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari prosesor-prosesor
AMD adalah kemempuannya untuk di overclock.
Sama dengan AMD, setelah memproduksi prosesor X86 untuk Intel pada masa Intel 286 dan 386,
Cyrix memutuskan untuk memebuat sendiri dengan merilis Cyrix 486 DX-4 untuk pertama kalinya di
awal 90-an. Dilanjutkan pada tahun 1995, Cyrix merilis Cyrix 6X86, prosesor dengan kecepatan
tinggi di angkatannya, yang sayangnya punya masalah pada kompatibilitas dan panas. Pada tahun
1999 Cyrix dibeli oleh VIA, perusahaan chipset asal Taiwan.
Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia
microprosesor. Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh
Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada
integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah
transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi
panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan
kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun
pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan. Banyak ahli
teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat
bertahan paling tidak sampai dua dekade mendatang (sejak tahun 2008).
Sejarah Prosesor Menurut Tahun
Mikroprosesor adalah sebuah IC (Integrated Circuit) yang digunakan sebagai otak/pengolah utama
dalam sebuah sistem komputer.
Mikroprosesor merupakan hasil dari pertumbuhan semikonduktor.
Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp,
yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit.
Dengan penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah
menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080
(berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit).
Dilaen pihak perusahaan semikonduktor laen juga memperkenalkan dan mengembangkan
mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya.
Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86,
akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan
nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka.
Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar.
Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan
generasi 286 16-bit.

Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-
bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih
jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah
x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).
Untuk melihat sejarah perkembangan komponen elektronik bisa dilihat dibawah ini:
1904: Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir
John Ambrose Fleming (1849-1945)
1906: ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang
bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah
ditemukannya komponen semikonduktor.
1947: Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
1965: Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik
mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih
dari tiga dekade.
1968: Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis
INTegrated ELectronics.
1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS)
pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
1971: Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico
Faggin.
1972: Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba
mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
1974: Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10
kali pendahulunya.
1975: Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC.
Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft
Basic, untuk 8080.
1976: Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan
Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502.
1978: Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada
tanggal 8 Juni.
1979: Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-
bit bus.
1980: Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
1981: IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian
mengatakannya sebagai Kemenangan besar pertama Intel.
1982: IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk
mikroprosesor 8086 dan 8088.
1982: Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor.
1984: IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-
DOS,
kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
1985: Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia
mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan
menjalankan berbagai macam program sekaligus.
1986: Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386.
1987: VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
1989: 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
1990: Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
1993: Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
1994: AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan
mikroprosesor Am486.
1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium
untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara.
1998: Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April.
1999: VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-
processor.
2000: Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
2003: AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set.
2004: AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip.
2005: Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya.
2006: Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD.
2006: Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli.
2007: Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari.
Jenis Jenis Prosesor
Berdasarkan pada banyaknya bit yang dikerjakan oleh ALU (Arithmatic Logic Unit), CPU dibedakan
menjadi 4 jenis, yaitu :
1. Bit Slices Processor
Perancangan cpu dengan menambahkan jumlah irisan bit (slices) untuk applikasi-applikasi tertentu.
CPU jenis ini dapat pula dikatakan dengan CPU Custom.
2. General Purpose CPU
CPU serbaguna atau mikrokomputer dengan semua kemampuan dari mini komputer terdahulu.
3. I/O Processor
Prosesor khusus yang berfungsi menangani input/output request membantu prosesor utama.
4. Dedicated/Embedded Controller
Membuat mesin menjadi smart, seperti : mesin cuci, microwave, oven, mesin jahit, sistem pengapian
otomotif. Prosesor jenis ini lebih dikenal dengan mikrokontroller.

Sumber: http://masthoms16.wordpress.com/2008/08/

Sejarah Perkembangan HARDDISK


30 Oktober 2012

ndorogurumutan Komputer Cara kerja harddisk, HDD, Kapasitas Harddisk, Media


Penyimpanan Harddisk, Pengertian harddisk, Perkembangan Harddisk, Sejarah
Harddisk Tinggalkan Komentar

Rate This

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan


menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya
program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga
membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi
Harddisk

HDD mempunyai nama lain yang secara umum disebut recording media yang
berfungsi untuk menyimpan data. Banyak dari kita yang menggunakan harddisk,
tetapi mungkin sedikit sekali orang yang mengetahui asal usul dari harddisk. Hard
Disk Drive pertama kali dibuat dan diproduksi oleh perusahaan IBM pada tahun 1956
yang kemudian disebut sebagai HDD Generasi pertama. HDD pertama ini ditemukan
dan diciptakan oleh Reynold Johnson. HDD ini berlabel RAMAC 305 yang
mempunyai kapasitas 5 Mega Bits atau 5.000.000 bits dan berukuran 24 inch dan
menggunakkan single head dalam pengaksessaanya. Pada tahun 1961 IBM
menciptakan HDD dengan menggunakkan head yang terpisah dalam setiap komponen
datanya. Yang disebut juga Disk Storage Unit Control System Meganical
International System. Dan HDD pertama yang dapat removable ( dapat dicopot atau
dipasang lagi ) adalah IBM 1311, yang menggunakan IBM 1316 untuk menyimpan 2
juta karakter.
Di tahun 1973, IBM mengenalkan IBM 3340, yang merupakkan HDD pertama yang
menggunakan sistem disk Whincester , yang pertama menggunakan sealed
head/disk assembly ( HDA ). Teknologi ini didesign oleh Kenneth Haughton.
Sebelum tahun 1980-an, kebanyakkan HDD berurukuran 8 INCH atau 14 INCH,
sehingga membutuhkan banyak tempat untuk menyimpan HDD tersebut. Sampai pada
tahun 1980, ketika Seagate teknologi mengenalakan ST-506 yang merupakan HDD
pertama yang berukuran 5,25 inch dengan kapasitas 5 megabites.
Dan sekarang ini bahkan, HDD sudah mencapai capasita Terrabites dalam ukuran 3,5
inch, untuk itu dibawah ini saya menyediakan timeline yang saya dapat dari suatu web
tentang perkembangan HDD sampai saat ini. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan
juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan
dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai
mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada
disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus
disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan
program aplikasi.

Hal ini
tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila
menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

A. Sejarah Perkembangan Harddisk

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang


menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-
perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet
Packards di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis,
antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh.
Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini
yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari
piringan tersebut.
Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM

Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang,
perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran
mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC
Desktop.
Trend Perkembangan HardDisk

Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :

1. Kerapatan Data/Teknologi Bahan

Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang
mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal
sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya
kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada
sekitar 35.3 Gbits/in2.

Tetapi menurut http://www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang


dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang
digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak
digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak
menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang
lebih awet.

2. Struktur head baca/tulis

Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat
head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan
mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada
proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Gambar
2 Desain karakteristik kebanyakan head baca/tulis

Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu
mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat
perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan
metal penyimpan.
Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan
dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head
yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar
harddisk sudah sangat cepat.
Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head
baca/tulis harddisk :

Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic)
Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan
sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads.
Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang
berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini
diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251.
Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap
(MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada
harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads,
berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya.
Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada
pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini
digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film.
Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant
Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter
Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan
kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.

Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai
penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).

B. Kecepatan Putar Disk

Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya
teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena
kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan
kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.

Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface
yang berbeda!
Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini
dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi.
Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB
dengan kecepatan 7200RPM.
Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB
dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang
lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga
per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh
para pemakai komputer biasa.
Gambar 3 Sistem kontrol head Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head.

Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.

C. Teknologi Harddisk

Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan
kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik
harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi
digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde
MHz bahkan GHz.
Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam
bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini
diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan
akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC
Server untuk melayani request dari client akan meningkat.

D. Referensi Singkat Mengenai Hard Disk ;

INTERFACE HARD DISK IDE (Integrated Drive Electronics) ;

standar lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan MB merupakan alasan
teknologi ini teta p ada.Jumlah IDE ada 4 buah tiap MBKoneksi dengan kabel pipih
80 pininterface yang bottleneck dan menghambat panas

1. SCSI (Small Computer Standard Interface)

Kecapatan 160 mb/detik Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide)Menggunakan
card tersendiriMB teknologi baru sudah menyertakan card SCSInya .
SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi Sistem
SCSI dikenal dengan teknologi RAID,sistem penyusunan, penulisan, keamanan
dengan beberapa HD.
RAID (Redudancy Array of Independent Disk), merupakan sekumpulan diskdrive
yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal.Recovery dan security menjadi prioritas.

2. Pemasangan Harddisk

Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau
sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan
bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS

3. Proses Baca Hardisk

Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive
tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang
kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak
memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut
memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang
disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut.Kemudian, drive
tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu
untuk menggerakkan head tersebut dinamakan seek time. Saat berada di atas track
yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan
berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan drive latency.
Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut
menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa
sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan
pulsa elektrik pada head tersebut.

Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan


magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data.
Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman.
Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan
kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum
magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada
tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil
pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai
mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan
data tersebut pada sistem operasi.
Sectors dan Tracks

Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke
dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang
sudah diatur.
Ada ribuan sector dalam HD 1 sectors normalnya menyimpan 512 byte informasi.
Bahan Pembuat Hardisk
Saat ini hd dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih
rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide

4. Mekanisme Kerja Hard Disk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk
melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan
mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki Hard
platter yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet. Pada dasarnya cara kerja
hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja
teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric
oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat
ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara
permanen oleh zat tersebut.

Secara garis besar perkembangan media penyimpanan harddisk dapat dikelompokkan


menjadi :

Hard disk pertama yang lahir ke dunia ini adalah Hard disk yang ditawarkan
oleh IBM pada tahun 1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan
kapasitas sebesar 5MB. Media penyimpanan seperti ini membutuhkan sebuah
kompressor udara bertekanan dan masih jauh untuk penggunaan dirumah.
Hard disk ini biasanya di sewakan kepada perusahaan, untuk jangka waktu
tertentu. dengan biaya penyewaan $5000 US dollar/bulan.
Spec : IBM 350 (5MB, 24 Inchi, access time 600ms, 1200rpm, 500KG, 10W)

Open Hard Disk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan
pada tanggal 11 oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter
pada disk pack yang diganti. Ketebalan HD mencapai 4 Inchi, berat 4,5Kg, dan
memiliki 6 disk yang berukuran 14 inchi dan 10 permukaan yang dapat ditulis.
Winchester 73, IBM memulai program Winchester dengan piringan
berputaryang terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya,
demikian juga kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata
(Winchester), sehingga sempat diperdebatkan.

Winchester 8 inci, pada tahun 1979, diperkenalkan Harddisk Winchester


pertama untuk industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, sekitar
1000 euro/Mb.
Pada tahun 1980 Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran
yang bernama ST506,(6mb, 3600rpm, harga :1000 US dollar)
Pada tahun 1989 Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive
Electronics) untuk semua ukuran Harddisk

Perkembangan Harddisk yang sangat pesat dimulai pada tahun 1997 dengan
adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg,
dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.
Pada tahun 2001 perusahaan Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40
32049h2, dengan kapasitas 20 GB (masih sangat besar kala itu)

Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan
Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB.

Pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci,
HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory
yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.
Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus
5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik
vertical recording

Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 HD Terabyte pertama


ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte.
2010-.? Solid State Drive, tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal,
inilah kriteria HD masa depan, SSD dengan kapasitas paling besar saat ini
berukuran 256GB, kekurangannya terletak pada masalah harga, Flash Memory
masih sangat mahal, Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5
tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HD konvensional dengan harga
yang sama.

Sumber : http://www.gudangmateri.com
http://suiryuk.wordpress.com

Sejarah Perkembangan Keyboard Komputer


Sejarah keyboard Komputer
Bagi kalian yang sering menggunakan komputer, pernahkah mengamati susunan huruf yang tertera pada keyboard?
Coba deh kalian amati susunan hurufnya. Ternyata tidak tersusun secara berurutan dari A sampai Z, melainkan
tersusun secara acak. Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa susunan hurufnya seperti itu? Bagaimana awal mulanya
hingga terbentuk susunan huruf yang acak seperti itu? Lalu apakah susunan keyboard seperti ini digunakan di
seluruh negara di dunia? Yuk kita telusuri sejarahnya.
Susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini diistilahkan dengan Qwerty. Istilah Qwerty ini diambil dari
enam huruf pada susunan teratas dari sebuah keyboard. Sebenarnya susunan tersebut adalah salah satu susunan yang
paling tidak efisien. Karena susunan tersebut sengaja dibuat seperti itu agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih
lambat. Loh? Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh
Christopher Latham Sholes (1868).
Pada awalnya susunan keyboard yang asli rancangan Christopher Latham Sholes ini tidaklah Qwerty. Susunan awal
ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Namun karena terlalu cepatnya dalam mengetik, sampai
sampai sering timbul masalah. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita
itu saling mengait/tersangkut antara satu dengan yang lainnya.
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan huruf
itu sedemikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik.
Tujuannya untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. Hal ini berarti susunan
Qwerty adalah susunan yang paling tidak efisien karena ditujukan agar kita dapat mengetik dengan lebih lambat.
Akhirnya pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer
dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).
Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American
Simplified Keyboard), yang umumnya disebut Dvorak yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.
Susunan Dvorak menggunakan kelima vokal dan lima konsonan yang paling umum digunakan yaitu
AOEUIDHTNS. Susunan Dvorak ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin
karena terlambat, akhirnya Dvorak harus kalah dengan susunan huruf Qwerty yang sudah banyak digunakan di
dunia pada saat itu.
Susunan keyboard lainnya yang merupakan perkembangan dari susunan Qwerty adalah Qwertz yang dipakai di
negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dan lain-lain. Azerty yang dipakai oleh negara Prancis dan Belgia, serta
Qzerty, dan lain-lain.
QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri kita overload terutama ketika menulis
dalam bahasa Inggris. QWERTY juga membuat jari telunjuk dan kelingking kita menjadi overload dan cenderung
mengalami kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus
menyeberang dari baris ke baris dan bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari
dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.
Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan)

Meskipun begitu, ternyata banyak orang yang enggan berpaling dari desain QWERTY meski desain tersebut
bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang stuck dan
jammed, orang tetap bertahan dengan desain QWERTY bukannya desain lain yang lebih superior dan
memudahkan. Akhirnya QWERTY pun dinobatkan menjadi standar internasional pada tahun 1966 dan terus
digunakan hingga saat ini. Meskipun dengan tampilan yang beda-beda, harga ataupun model yang berbeda-beda,
orang-orang di dunia hampir bisa dipastikan menggunakan keyboard dengan tipe QWERTY seperti yang sekarang
tengah gunakan

Asal Mula Sejarah Mouse


Posted by Anggiat Panjaitan Posted on 07.25

Mungkin kita sudah sangat akrab dengan benda yang namanya Mouse komputer. Mouse atau dalam Bahasa
Indonesia disebutTetikus, merupakan salah satu alat masukan atau alat input yang berfungsi untuk memudahkan
kita dalam memilih dan memilah menu yang ada pada monitor selain menggunakan papan ketik/keyboard. Namun
tahukah kamu, bagaimana asal mulanya mouse ini ditemukan?

Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa dinamakan mouse ya? Menurut sejarah, disebut mouse karena kabel yang
berada pada mouse tersebut mirip seperti ekor tikus. Coba deh perhatikan..benar kan? Oh iya, dulu belum banyak
orang yang menggunakan komputer. Jadi hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menggunakan komputer karena
memerlukan keahlian khusus. Oleh karena itu, mouse sangat membantu para pengguna komputer ketika itu karena
kenyamanan yang diperoleh saat menggunakannya yaitu dengan menggunakan tangan.
Mouse diperkenalkan pertama kali oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Insitute pada tahun 1963. Pada
waktu itu, mouse terbuat dari bahan dasar kayu dan hanya mempunyai satu tombol. Kemudian model kedua muncul
dan sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Pada tahun 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan mouse yang diberi
nama X-Y Position Indicator (indikator posisi X-Y). Mouse ini berukuran sangat besar, dan menggunakan dua
buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y pada komputer.

Perkembangan mouse selanjutnya dilakukan oleh Bill English pada awal tahun 1970. Mouse ini menggunakan bola
berputar kesegala arah yang melahirkan mouse tipe trackball, yaitu mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan
bola dengan jari. Mouse bola ini harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya yang
dapat menghambat pergerakan dari bola tersebut.

Kemudian mouse berkembang menjadi lebih modern dengan menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan.
Mouse optikal pertama kali dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse optikal lebih unggul
dari mouse bola karena ringan, mudah dalam perawatan dan penggunaannya. Mouse optikal pertama hanya dapat
digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biruabu-abu. Namun mouse optikal
saat ini dapat digunakan hampir disemua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya.

Dan jenis mouse yang paling modern adalah yang berteknologi laser. Mouse ini pertama kali diperkenalkan
olehLogitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004,
dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengaku bahwa mouse laser ini memiliki tingkat ketepatan 20 kali lebih
besar dari mouse optikal. Meskipun sudah sangat canggih, namun mouse jenis ini belum banyak yang
mempergunakan, mungkin karena harganya yang masih relatif sangat mahal.

Dari awal ditemukannya yang berbahan dasar kayu hingga saat ini yang telah berteknologi modern, jumlah tombol
mouse tidak pernah berubah. Semua mouse memiliki tombol satu sampai tiga buah. Beberapa mouse modern juga
memiliki sebuah roda (wheel) untuk memudahkan scrolling. Mouse modern juga sudah banyak yang tanpa kabel,
yaitu dengan menggunakan teknologi wireless seperti infra merah, gelombang radio ataupun bluetooth.
Mouse Komputer berperan besar dalam kemajuan perkembangan komputer terutama dalam hal efisiensi bagi
pengguna komputer. Bersamaan dengan tulisan ini, usia Mouse komputer telah hampir berumur 38 tahun semenjak
pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960an.

Pada tahun itu, Douglas Englebart seorang penemu yang tidak dikenal menciptakan sebuah ide pemikiran
bagaimana caranya agar masyarakat yang menggunakan komputer dapat berinteraksi dengan layar komputer pada
masa itu.
Pada perkembangan sejarah mouse berikutnya, dengan bantuan Bill English -yang kemudian menjadi pionir
perkembangan interaktif antara komputer dengan manusia- melakukan terobosan dengan ide / pemikirannya
mengenai bentuk desain perangkat (red.Mouse) yang akan diciptakannya pada masa itu.
Perkembangan Mouse Dari Jaman ke Jaman

Perkembangan Powersupply
Perkembangan

Power Supply biasa orang menyebutnya dengan Power Supply Unit(PSU).


Dimana PSU mempunyai fungsi sebagai komponen yang memasok listrik ke
komponen lain dalam komputer untuk mengkonversikan arus listrik AC(yang
biasa berada di setiap rumah-rumah 110-220volt) menjadi arus listrik DC(arus
listrik yang dihasilkan 3,3volt,5volt,12volt)yang menjadi daya untuk komponen
internal komputer.

PSU biasa berada dibagian dalam belakang sebuah Personal Computer(PC) dan
dengan fungsinya sebagai pengkoversi arus listrik AC ke arus listrik DC. PSU
sendiri memiliki komponen-komponen didalamnya, komponen-komponen
tersebut diantaranya adalah transformator dan fan(kipas angin) untuk
membantu proses pendinginan pada PSU.

Komputer telah berkembang begitu jauh dari generasi ke generasi,


perkembangan yang sangat signifikan terlihat dari bobot, fungsi, dan efisiensi.
Perkembangan komputer dapat kita lihat mulai dari komputer diciptakan,
dimana komputer berukuran sangat besar dan mempunyai berat sekitar 30 ton,
hanya dapat berfungsi dengan cara kerja analog dan sangat lambat, juga
membutuhkan daya 160kilowatt. Sekarang komputer berukuran jauh lebih kecil,
dapat berfungsi dengan cara kerja hybrid(dapat berfungsi secara analog
maupun digital) dan dapat melakukan proses yang sangat cepat, serta
pangunaan listrik yang jauh lebih efisien. perkembangan komputer tersebut
tentunya diikuti dengan perkembangan dari komponen-komponen
pendukungnya, seperti halnya PSU. PSU sendiri mengalami perkembangan dari
model dulu yang masih mengunakan cara kerja manual pada saat mematikan
komputer(turn off) dan sekarang dapat mematikan komputer secara otomatis.

Ada beberapa jenis dari PSU :

1. Battery Power Supply adalah power supply yang biasa digunakan pada
portable computer(laptop)

2. AT Power Supply adalah power supply model dulu yang menggunakan cara
kerja manual untuk mematikan komputer

3. ATX Power Supply adalah model power supply yang masih dipertahankan
sampai sekarang yang menggunakan cara kerja otomatis mematikan komputer

4. Uninterruptible Power Supply(UPS) adalah power supply yang mempunyai


fungsi lebih yaitu sebagai penyimpan cadangan listrik. Apabila terjadi mati
listrik, komputer tidak akan langsung mati untuk sementara waktu sehingga
data yang belum disimpan(save) tidak langsung hilang

Perkembangan RAM
RAM adalah singkatan dari Random Access Memory. Sebuah bagian dari sistem komputer
yang sangat penting. Tidak hanya pada komputer PC maupun notebook saja yang
membutuhkan RAM, PDA dan banyak perangkat elektronik lain pun ikut membutuhkan bagian
ini.

Dan untuk setiap peralatan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda. Misalkan saja
sebuah komputer yang masih menggunakan operating system lama contohnya Windows 98,
maka RAM yang dibutuhkan tidak akan sebesar komputer yang menggunakan Windows XP
sebagai operating system-nya.

Selain operating system, aplikasi yang dijalankan pun sangat bergantung kepada RAM.
Semakin berat aplikasi yang akan dijalankan, maka bobot RAM akan semakin besar. Karena
pada RAM-lah untuk sementara aplikasi atau data yang tengah Anda akses tersimpan.

Sedangkan untuk membeli sebuah RAM, bukan bobot saja yang akan menjadi pertimbangan
utama. Tapi juga ada aspek lain yang tidak kalah pentingnya harus ikut dipikirkan. Seperti
kecepatan, tipe, jenis soket, dan motherboard yang digunakan.

Karena saat ini, selain setiap aplikasi memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda, kehadiran
RAM pun sudah sangat beragam. Sedangkan harganya semakin hari semakin terjangkau.
Teknologi yang ada pada RAM pun terus berkembang. Mulai ditemukannya DDR, sistem dual-
channel,DDR2,dll.

Belum lagi kecepatannya yang juga semakin lama semakin cepat. Dari hanya 66 MHz sampai
kini telah mencapai 600 MHz. Begitu pula dengan kapasitas. Sepuluh tahun yang lalu RAM 8
MB masih sangat mudah ditemukan, tetapi sekarang RAM ini sangat sulit ditemui. Para penjual
perangkat komputer lebih banyak menawarkan RAM dengan memory minimal 128 MB per
kepingnya. Betapa langkah yang sangat jauh telah dilalui RAM dalam perkembangannya.

Perkembangan RAM

1. Pada tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Page Mode) diperkenalkan. FPM merupakan bentuk
RAM yang paling kerap digunakan dalam system komputer pada masa itu. FPM juga turut
dikenali sebagai DRAM (Dynamic Random Access Memory) sahaja. FPM menggunakan modul
memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.
2. Pada tahun 1995, perkembangan teknologi maklumat telah menghasilkan modul memori
yang seterusnya iaitu EDO (Extended Data Out). EDO mirip dengan FPM, cuma ia diubahsuai
sedikit untuk membolehkan akses memori berturutan berlaku dengan labih pantas. Ini
bermakna pengawal memori boleh menjimatkan masa dengan mengurangkan beberapa
langkah dalam proses pengalamatan (addressing). EDO juga membolehkan CPU mengakses
memori 10% hingga 15% lebih pantas berbanding dengan FPM.

3. Pada tahun 1997 SDRAM diperkenalkan, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz,
SDRAM ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring
dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun menjadi
semakin cepat.Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz, data yang dihantarkan dapat
mencapai 1,066 GB/det.

4. Pada tahun 1999 RDRAM diperkenalkan, RDRAM lebih banyak ditujukan untuk atau user
lain yang memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.Kualitas yang dimiliki oleh
RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak semudah
SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda dengan modul
yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara paralel pada data bus
64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial pada data bus 16-bit.RDRAM yang
paling umum digunakan adalah RDRAM yang memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih
dikenal dengan sebutan RIMM1600.Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit
saat ini sudah dapat mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).Sedangkan untuk jenisnya,
RDRAM ada dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang
kedua adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada data
bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk sistem single-
channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki jumlah pin sebanyak 242
pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta satu lagi yang menjadi ciri khas dari
RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat menjaga agar memory tidak panas.Sebenarnya
dari performa mungkin tidak jauh berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan
RDRAM akan sangat mendukung terlebih lagi server. Oleh sebab itu, yang paling banyak
menggunakan RDRAM adalah server.

5. Pada tahun 2000, DDR-SDRAM diperkenalkan. RAM ini merupakan inovasi daripada
SDRAM di mana ia menjanjikan DDR yang kali pertama muncul, memang memiliki clock speed
yang sama dengan SDRAM yaitu 100 MHz, tetapi meskipun sama kecepatan pengantaran
datanya jauh lebih besar DDR. Hal ini disebabkan dalam satu putarannya DDR melakukan
sekaligus dua pekerjaan (pengoperasionalan). Berbeda pada SDRAM yang hanya melakukan
satu pengoperasionalan. Hasilnya: pada DDR dengan clock speed 100 MHz, data yang
dihasilkan dapat mencapai 2,1 GB/det. Nilai inilah yang menjadi alasan mengapa DDR ini
disebut DDR dengan tipe PC2100.

Sampai saat ini, nilai maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology
Association, sebuah asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai
yang dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa produsen
RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi. Seperti Corsair,
Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada yang berani menawarkan DDR
dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing sanggup menghantarkan data dengan
kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya, DDR ini masih sulit dicari di pasaran,
khususnya di Indonesia.

DDR dengan kecepatan tinggi tersebut sangat cocok digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan
para gamers dan untuk para pengguna yang sangat sering menggunakan sistem overclock.
Karena DDR dengan kecepatan tinggi ini mampu menangani pengoperasian yang
membutuhkan panas tinggi, seperti penerapan overclocking.

6. Pada tahun 2004 di perkenalkanlah DDR2 SDRAM, Energi: DDR2 membutuhkan energi
setengah lebih kecil dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapat
mengurangi panas pada komputer. Apalagi pada notebook yang secara otomatis juga akan
lebih menghemat baterai.

High clock speed: DDR2 menggunakan clock speed awal sebesar 400 MHz. Nilai ini juga masih
bisa di tingkatkan menjadi 800 MHz. Ketahanan: Dengan DDR2, Anda dapat memiliki satu
keeping 2 GB dan dipasangkan pada single bank module.

Karena daya tahan DDR2 masih lebih baik dari DDR biasa.
* Ukuran: Dari segi ukuran, DDR2 juga masih lebih kecil dibandingkan DDR biasa.
* Teknologi koneksi: DDR2 menggunakan teknologi koneksi yang dinamakan Ball Grid Array
(BGA), yang belum digunakan pada DDR biasa.

7. Dual Core adalah penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan
prosesor konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk
meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan
clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut.

Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat perhitungan algoritma yang


dikerjakan sebuah sistem PC. Diibaratkan, berpikir sebuah pekerjaan dengan menggunakan
dua otak, tentunya pekerjaan itu akan lebih cepat selesai. Produsen prosesor terkemuka di
dunia (Intel dan AMD), mengembangkan teknologi dual core ini karena tuntutan aplikasi-aplikasi
yang semakin tinggi atas prosesor yang memiliki tingkat komputasi yang tinggi. Karena
pengembangan prosesor dengan menggunakan satu inti sudah mulai stagnan, maka mulai
dikembangkan prosesor yang memiliki inti prosesor lebih dari satu.

8. CORE 2 DUO Pada tahun 2006 di luncurkanlah Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode
nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan
untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel
mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium
D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya
yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang
sudah disebutkan di atas.

Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan E600. Beberapa jenis
Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86
GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed
sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor
dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe
yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB
(Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar
65 Watt TDP (Thermal Design Power).

9. Quad core Altair FX perlu F1207+ (29 Nov Inquirer)


AMD QuadCore akan diberi nama Altair FX, mengunakan paket F1207+ dan board baru. Fitur
CPU mengunakan dual 48 dengan HT3.0. Procesor juga memiliki L3 2MB, DDR2 sampai
1066Mhz. Fitur HT3.0 memiliki peak 20.8GB/s sebagai generasi ke 2 dari I/O di PCIe Gen2
Pada awalnya, perangkat tersebut diciptakan dalam bentuk yang cukup ekstrim yaitu berbentuk perangkat yang
dilengkapi dengan bola metal berukuran besar dan perlengkapan elektronik dan kayu-kayu yang dioperasikan
dengan cara mengerakkan lutut yang mungkin lebih terlihat seperti alat penyiksaan ketimbang perangkat mouse saat
ini yang hanya berukuran segenggam tangan. Selain itu perangkat besar tersebut masih terdapat banyak kelemahan
terutama dari sisi sensitifitas dan keakuratan pergerakan mouse yang dipengaruhi oleh pergerakan tubuh.
Pada bulan September 1972, English dan Englebart mengembangkan proyeknya dengan menyederhanakan
perangkat mouse nya dengan menciptakan bola metal kecil (yang dikenal saat ini dengan istilah Trackball). Bola
kecil ini berfungsi dengan baik sebagai alat untuk menavigasikan pointer pada layar komputer dengan lebih mudah.
Mouse jenis Trackball inilah yang kemudian banyak dipakai hingga awal tahun 2000.
Seiring dengan perkembangan jaman, bentuk mouse komputer mulai mengalami perkembangan. Pada awal
mulanya, mouse komputer hanya terdapat 2 buah tombol tanpa tombol scroll. Kini bentuk mouse mulai
dikembangkan lebih jauh dengan dimaksimalkannya teknologi optikal sensor pada awal tahun 2000.
Pada tahap ini, mouse model trackball mulai ditinggalkan (meskipun masih ada hingga saat ini) namun pada
umumnya pengguna lebih memilih mouse komputer model optikal yang dapat membaca pergerakan pointer dengan
lebih halus dan presisi juga tidak memerlukan perawatan rutin seperti halnya mouse model trackball yang harus
dibersihkan secara rutin.
Bersamaan dengan perkembangan sejarah mouse lebih lanjut, aneka tipe mouse komputer yang bermunculan
semakin bervariasi, seperti munculnya mouse laser, mouse bluetooth, mouse led yang merupakan penyempurnaan
dari mouse optik. Kesemuanya memiliki kemampuan baca sensor yang lebih sempurna meskipun dipermukaan yang
tidak rata.
Saat ini fungsi mouse komputer tidak terbatas untuk keperluan komputer saja, bahkan jenis-jenis mouse yang dibuat
secara khusus untuk keperluan gaming sangatlah beragam dan canggih.
Salah satu mouse komputer yang menggunakan teknologi terkini adalah Mouse Gyroscopic yang memungkinkan
penggua untuk mengubah aplikasi pada Windows dengan menggerakkan lengan anda sehingga mouse tersebut
bersifat remote yang memanfaatkan teknologi sensorik seperti halnya konsol game pada Wii.
Tentu saja teknologi pada komputer berikut peripheralnya terus mengalami perkembangan yang sangat pesat dari
tahun ke tahun. Anda akan melihat betapa tertinggal jamannya artikel ini bila anda baru saja menemukan artikel ini
3 atau 4 tahun kedepan.