Anda di halaman 1dari 3

PELAPORAN HASIL PEMERIKSAN KRITIS

RADIOLOGI

No. Dokumen No. Revisi Halaman

01 1/3
Tanggal terbit Ditetapkan
DIREKTUR RSUD BREBES
STANDAR OPERASIONAL
PROSEDUR
Januari 2017
drg. OO SUPRANA, M.Kes
Pembina Utama Muda
NIP. 19610403 198901 1 004
Pelaporan hasil pemeriksaan radiologi kritis adalah kegiatan
PENGERTIAN
komunikasi dan koordinasi antara petugas Radiologi dengan
perawat ruangan dan DPJP apabila ditemukan hasil pemeriksaan
radiologi yang abnormal yang memerlukan tindakan segera oleh
klinisi.
TUJUAN Untuk segera diketahui oleh DPJP, agar segera diambil keputusan
untuk penanganan lebih lanjut dan sebagai pedoman pelaporan
nilai kritis Radiologi
1. Permenkes 1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan
Pasien Rumah Sakit
KEBIJAKAN
2. Keputusan Direktur Nomor 800 / /2017 tentang Kebijakan
Pelayanan Radiologi
PROSEDUR 1. Dokter Radiologi yang membaca hasil radiologi akan
TINDAKAN
menyatakan bahwa ada hasil yang abnormal dan merupakan
hasil nilai kritis
2. Dokter radiologi atau petugas radiologi akan menghubungi
dokter yang mengirim pemeriksaan, perawat ruangan tempat
pasien dirawat atau dokter jaga dalam waktu kurang dari 60
menit, tata cara pelaporannya :
a) Menelpon bangsal tempat pasien di rawat
b) Perkenalkan diri dan sampaikan tujuan menelpon
c) Tanyakan nama penerima telepon dan jabatan
(Perawat / Dokter Jaga)
d) Laporkan hasil pemeriksaan radiologi kritis
- Nama, Umur, Nomor RM pasien
- Hasil pemeriksaan radiologi yang dilaporkan
e) Minta agar petugas yang menerima pesan/laporan,
untuk mengulang pesan pelaporan hasil radiologi
PELAPORAN HASIL PEMERIKSAN KRITIS
RADIOLOGI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


STANDAR OPERASIONAL
01 2/3
PROSEDUR

kritis yang kita sampaikan (read back)


f) Ingatkan agar petugas penerima pesan/laporan
segera menghubungi DPJP
3. Dilakukan pencatatan kegiatan pelaporan tersebut oleh petugas
radiologi di buku pelaporan hasil pemeriksaan radiologi kritis,
meliputi :
a) Tanggal dan jam pelaporan
b) Nama, Umur, Nomor RM, Bangsal pasien
c) Hasil yang dilaporkan
d) Nama petugas Radiologi yang menelepon
e) Nama petugas ruangan/perawat/dokter jaga yang
menerima telepon
4. Apabila yang menerima pesan perawat atau dokter jaga, maka
perawat atau dokter jaga wajib memberitahukan segera kepada
dokter pengirim/DPJP.
5. Hasil pemeriksaan radiologi yang termasuk nilai kritis :
- Tension Pneumothoraks / Hydropneumothorax
- Infark Akut Cerebri, Perdarahan cerebri
- Herniasi Dafragmatika
- Pneumoperitonium (Hasil Abdomen 3 Posisi, CT SCAN
Abdomen)
- Cairan bebas extra lumen intra abdominal pada kasus
trauma (Hasil USG & CT SCAN Abdomen)
- Pneumopericardium
- Illius Obstructive/Paralitik
- Invaginasi
- Peritonitis
- Torsio testis ( Hasil USG)
- Hydrocephalus berat (Hasil CT SCAN)
- Aorta diseksi baru atau pertambahan dari sebelumnya.
- Kebocoran aneurisma aorta abdomen (Hasil CT SCAN)
PELAPORAN HASIL PEMERIKSAN KRITIS
RADIOLOGI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


STANDAR OPERASIONAL
01 3/3
PROSEDUR

- Appendicitis akut
- Cairan dalam paru massif (edema paru / efusi pleura)
- Fracture Basis Cranii
- Fraktur Depresi tengkorak
- Stroke Ischemia luas atau pada batang otak
- Instalasi Radiologi
UNIT TERKAIT
- IGD
- Instalasi Rawat Inap
- Intensive Care Unit ( ICU)