Anda di halaman 1dari 8

BUSINESS PLAN COFFEE CUP

IT & ENTREPRENEURSHIP

Oleh:

JENJANG STUDI : STRATA SATU (S1)


PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI

SEKOLAH TINGGI
MANAJEMEN INFORMATIKA DAN TEKNIK KOMPUTER
(STMIK) STIKOM BALI
2017
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kopi adalah jenis minuman yang penting bagi sebagian besar masyarakat
di seluruh dunia. Bukan hanya karena kenikmatan konsumen peminum kopi
namun juga karena nilai ekonomis bagi negara-negara yang memproduksi dan
mengekspor biji kopi (seperti Indonesia). Bagi beberapa orang produk ini, dibuat
dari biji tanaman kopi yang dipanggang (tanaman berbunga dari famili
Rubiaceae), disebut sebagai komoditi kedua yang paling banyak
diperdagangkan secara legal dalam sejarah manusia.

Dunia perkopian berkembang dengan pesatnya akhir-akhir ini. Mereka


yang mulanya hanya sekedar menikmati kopi instan dan (paling-paling) kopi
tubruk di rumah kini telah beranjak ke kedai kopi dan menikmati aneka kopi dari
mesin espresso. Kabar baiknya banyak penikmat kopi pemula yang menikmati
kopi dengan level lebih tinggi. Yang dulunya mungkin hanya mampu menikmati
frappe dan kopi-kopi bercampur gula dan krim kini bergeser menikmati
cappuccino tanpa gula dan menikmati jenis kopi yang lain.

Beberapa zat kimia aktif yang terkandung di dalam kopi adalah kafein, zat
kafein merupakan antagonis dari adenosine yang diketahui memiliki efek
stimulan. Kopi juga mengandung monoamine oksidase inhibitor -karbolin dan
harmane, zat-zat ini berperan dalam psikoaktivitas. Menurut para peneliti
beragam manfaat dari kopi yaitu Menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer,
penyakit demensia (pikun), penyakit Parkinson, penyakit diabetes mellitus tipe 2,
penyakit perlemakan hati non-alkohol, sirosis hati, dan asam urat. Beberapa
laporan mengenai efek dari kopi tanpa kafein untuk menurunkan risiko kanker
prostat dan diabetes mellitus tipe 2 menunjukkan bahwa manfaat kopi tidak
berasal dari kafein saja, tetapi juga dari kandungan kopi lainnya.

Dengan membuka kedai kopi akan sangat bermanfaat pagi kaum pecinta
kopi dan bagi orang yang pemula yang suka dengan kopi, dari trend di era
sekarang kedai kopi sangat banyak diminati banyak orang dengan hanya untuk
bersantai. Dengan begitu kedai Coffee CUP ini akan menjadi tempat
tongkrongan yang sangat bagus bagi kaum penikmat kopi.
1.2 Tujuan Usaha

Usaha kedai kopi ini adalah usaha yang paling mudah untuk
dikembangkan karena masyarakat khususnya target sasaran saya yaitu
mahasiswa tentunya membutuhkan barang konsumsi dan suasana yang kondusif
untuk melakukan aktivitas seperti rapat ataupun belajar terutama dimalam hari.
Selain itu mahasiswa membutuhkan tempat menarik di sekitar kampus sebagai
sarana hiburan ataupun tempat berkumpul.

Dengan melihat sebuah peluang ini Coffee CUP ingin memberikan


sebuah solusi untuk kalangan pencinta kopi khususnya bagi mahasiswa yang
membutuhkan tempat yang nyaman dan barang konsumsi.
BAB II
DESKRIPSI USAHA

2.1 Deskripsi Bidang Usaha


Pendaftaran Kedai Kopi (Coffee Cup) sebagai usaha pariwisata, telah
diatur dalam Pasal 14 UU 10/2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan
Menteri Kebudayaan juncto Pariwisata Nomor PM.87/HK. 501/MKP/2010 tentang
Tata Cara Pendaftaran Usaha Jasa Makanan dan Minuman. Dimana salah satu
usaha pariwisata adalah jasa makanan dan minuman. Dan dalam penjelasan UU
10/2009 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan "usaha jasa makanan dan
minuman" adalah usaha jasa penyediaan makanan dan minuman yang
dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan dapat
berupa restoran, kafe, jasa boga, dan bar/kedai minum.
Kedai Coffee CUP buka setiap hari dari pukul 10.00 WITA 22.00 WITA
yang beralamat kan di daerah Hayam Wuruk Denpasar. Kedai Coffee CUP
memiliki berbagai varian jenis kopi dengan harga yang terjangkau. Fasilitas yang
diberikan dari kedai Coffe CUP yaitu tempat yang nyaman dan santai, hotspot
WiFi dan Televisi berlangganan. Kedai Coffe CUP mengusung design tempat
yang memiliki unsur industrial.

2.2 Analisis SWOT


1. Strenghts (Kekuatan)
a. Meningkatnya permintaan untuk kedai kopi
b. Dapat lebih kuat bersaing mendapatkan stakeholder dan konsumen.
c. Tersedia berbagai jenis kopi serta berbagai minuman dan makanan
d. Memiliki ciri khas yang tidak di miliki oleh kedai lain
2. Weakness (Kelemahan)
a. Keberadaan bahan baku yang baik dan berkualitas sangat minim
3. Opportunities (Peluang)
a. Dapat bersaing kuat mendapatkan stakeholder dan konsumen.
b. Permintaan pasar yang selalu meningkat
4. Threats (Ancaman)
a. Munculnya pesaing baru yang dapat meniru.
b. Kenaikan harga bahan baku karena terbatas
c. Adanya komplen dari pengunjung / pelanggan.
2.3 Dampak Usaha Terhadap Lingkungan (Ekonomi, Sosial, Budaya)
1. Dampak terhadap Ekonomi, yaitu dengan adannya kedai Coffee CUP ini
akan berdampak sangat positif karena dapat membuka lapangan
pekerjaan bagi yang ingin bekerja di kadai tersebut dan akan berdampak
dengan meningkatnya sumber penghasilan dari tenaga kerja tersebut
karena berkurangnya angka pengangguran.
2. Dampak terhadap Sosial, yaitu dampak ini memiliki hal positif karena
perubahan demografi melalui terjadinya tingkat pengangguran, yaitu
dalam pembuatan usaha tersebut tentunya pihak pengusaha
membutuhkan tenaga kerja yang mana dapat diambil dari lingkungan
masyarakat sekitar.
3. Dampak terhadap Budaya, yaitu perubahan budaya yang dapat
berdampak pada perubahan sikap masyarakat, yaitu masyarakat akan
mendapatkan sebuah gambaran tentang berwirausaha.

2.4 Resiko Usaha


Dalam menjalankan kegiatan pembangunan dan pengembangan usaha
tentunya akan menghadapi beberapa resiko yang dapat mempengaruhi hasil
usahanya yang apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya.
Diantara resiko usaha tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun
eksternal perusahaan.
1. Resiko Internal Usaha
Dalam menjalankan usaha setiap perusahaan memerlukan perangkat
untuk mendukung jalannya usaha tersebut diantaranya adalah sumberdaya
berupa modal dan personil yang handal sesuai dengan kebutuhan. Selain itu
juga diperlukan peraturan baku (SOP) yang memuat kewajiban dan hak-hak
karyawan, sehingga dapat mengantisipasi peluang terjadinya kesalah pahaman
antara pihak manajemen perusahaan dengan para karyawannya.
2. Resiko Eksternal Usaha
a. Resiko Buyer/Supplier
Dalam melakukan pemasaran hasil produksi perusahaan harus lebih
berkonsentrasi kepada kwalitas layanan dan selalu melakukan
kegiatan peningkatan kualitas dan kontinuitas kepada buyer potensial
yang menjadi pelanggan perusahaan.

b. Resiko Perekonomian
Faktor resiko yang berasal dari luar kegiatan usaha antara lain
disebabkan oleh kondisi ekonomi, sosial dan politik baik lokal,
nasional maupun internasional dapat berakibat kurang baik terhadap
dunia usaha pada umumnya. Memburuknya kondisi perekonomian
akan dapat mengakibatkan daya beli masyarakat menurun,
disamping kondisi ekonomi makro juga cukup berpengaruh terhadap
volume kegiatan usaha
BAB III
ANALISA PRODUK

3.1 Jenis Produk


Dalam kedai atau usaha Coffee Shop ini yang kami jual dan tawarkan
adalah berbagai jenis kopi dan minuman yang tentunya terbuat dari bahan dasar
kopi dan juga beberapa makanan untuk menu pendamping.

3.2 Nama dan Karakteristik Produk


Coffee CUP adalah sebuah Coffee Shop yang memiliki karakteristik
seperti bar atau restoran tapi berbeda dengan kafetaria, Coffee CUP tidak hanya
menyediakan kopi tetapi juga the, berbagai jenis juice bersama dengan makanan
ringan, dari sisi budaya Coffee Shop menjadi pusat interaksi sosial dimana
orang-orang dapat berkumpul, berbicara, menulis, membaca, bersantai, atau
sekedar mengisi waktu.

3.3 Keunggulan Produk


Keunggulan dari Coffee CUP yaitu harga produk yang kami tawarkan
lebih murah dari kedai kopi sejenis dengan produk dan kualitas yang sama dan
tidak hanya sampai disitu, konsumen dapat melihat pembuatan dan penyajian
kopi secaran langsung, sajian kopi yang di desain sedemikian rupa agar menarik
perhatian customer, dan mengedepankan Produk yang berkualitas, rasa,
kreativitas, inovasi baru.

3.4 Keunikan Produk


Keunikan dan khas adalah kesan yang akan kami bangun dalam
melayani pelanggan yaitu Service With Love sehingga pelanggan merasa
nyaman ketika berada dalam pelayanan kami, dan membuat pelanggan selalu
ingin kembali ke kedai kopi kami karena pelayanan berkualitas yang dapat
memuaskan semua pelanggan.

3.5 Kegunaan Produk


Sebenar-benarnya Coffee CUP memiliki kegunaan yaitu tempat
pertemuan banyak kepala dan berujung pertemanan di antara mereka.Satu
daripada kegunaan asal kedai kopi, yakni sebagai tempat pertukaran maklumat
dan komunikasi.