Anda di halaman 1dari 1

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyatakan bahwa, prospek

bisnis hotel di Bali tahun 2017 terlihat masih di dominasi oleh pemain lama atau
existing hotel. Selama tahun 2017 di Bali hanya ada beberapa hotel baru yang di
bangun.

Sampai dengan saat ini pemerintah Provinsi Bali masih memberlakukan moratorium
(penghentian sementara) penerbitan izin dan pembangunan akomodasi (hotel berbintang
dan non bintang) di kawasan Bali Selatan seperti di Kota Denpasar, Kabupaten
Badung, dan Kabupaten Gianyar.

Dengan keluarnya aturan di atas, maka ada banyak hotel yang tidak memiliki izin
akan tetapi tetap dapat menjalankan bisnis hotel dengan jangkauan terbatas.

Sementara itu, menurut PHRI Bali tahun 2018 masih akan sama dengan tahun tahun 2017
yakni tumbuh sekitar 5-6%. Jika dilihat dari tingkat hunian di Bali tahun ini yang
masih berkisar rata rata antara 40% samai 60%, maka pemerintah Bali akan tetap
memberlakukan moratorium tersebut.

Dan menurut beberapa sumber, saat ini pemerintah Bali lebih fokus membenahi
perizinan hotel yang masih belum memiliki izin tapi sudah menjalankan bisnis
hotelnya. Tapi sungguhpun demikian, kewenangan investasi ada di pemerintah pusat.
Jika ada perusahaan asing yang ingin beninvestasi di Bali, menurut PHRI mungkn
izinnya dapat saja di terbitkan tapi akan melalui screening yang sangat ketat.