Anda di halaman 1dari 4

VARISELLA PADA BAYI DAN BALITA

No. :
Dokumen SOP/UKP/VII/MTBS/013
No. Revisi :1
SOP
Tgl. Terbit : 1 Mei 2016
halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Budiyono, MPH


GARUNG NIP.
196405071998031004

1. Pengertian Infeksi akut primer oleh virus Varicella zoster yang menyerang kulit dan
mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit polimorf, terutama
berlokasi di bagian sentral tubuh. Masa inkubasi 14-21 hari. Penularan
melalui udara (air-borne) dan kontak langsung.
Tanda Patognomonis:
Erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam waktu beberapa
jam berubah menjadi vesikel. Bentuk vesikel ini khas berupa tetesan
embun (tear drops). Vesikel akan menjadi keruh dan kemudian
menjadi krusta. Sementara proses ini berlangsung, timbul lagi vesikel-
vesikel baru yang menimbulkan gambaran polimorfik khas untuk varisela.
Penyebaran terjadi secara sentrifugal, serta dapat menyerang selaput
lendir mata, mulut, dan saluran napas atas.
2. Tujuan Sebagai pedoman dalam penanganan dan pengobatan Varisela
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas nomor : 001/UKP/VII/SK/2016 tentang Kebijakan
Pelayanan Klinis
4. Referensi Kemenkes RI Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015
Tentang Panduan Praktik klinis bagi Dokter di Fasilitas pelayanan
kesehatan Primer
5. Prosedur 1. Petugas paramedis menerima personal folder/PF dari ruang rekam
medik
2. Petugas paramedis memanggil pasien dengan menggunakan mesin
antrian nomor pasien, apabila 3 kali pemanggilan pasien tidak datang
selanjutnya memanggil (nomor antrian, nama dan alamat paien)
menggunakan pengeras suara yang disalurkan ke speakers diluar
ruang pelayanan umum,
3. Petugas paramedis mempersilahkan pasien untuk duduk,
4. Petugas paramedis mengecek nama, dan alamat pasien,
5. Petugas paramedis melakukan anamnesa/pengkajian :
i. Riwayat penyakit sekarang/Keluhan,
ii. Riwayat penyakit dahulu,
iii. Riwayat penyakit keluarga,
iv. Riwayat alergi (makanan,obat),
6. Petugas paramedis melakukan pemeriksaan fisik
i. Berat badan,
ii. Respiratori rate/RR,
iii. Nadi,
iv. Suhu badan,
7. Petugas paramedis mendokumentasikan hasil pengkajian awal dan
pemeriksaan awal ke personal folder/PF pasien,
8. Petugas paramedis mengkolaborasikan ke petugas medis/Dokter
piket pada hari itu,
9. Petugas medis/Dokter menerima personal folder pasien,
10. Petugas medis melakukan pemeriksaan lanjutan,
11. Petugas medis membuat rujukan intern ke pelayanan tindakan bila
pasien harus dilakukan perawatan tindakan,
VARISELLA PADA BAYI DAN BALITA
No. :
PUSKESMAS Dokumen SOP/UKP/VII/MTBS/013
dr. Budiyono, MPH
GARUNG SOP No. Revisi :1
Tgl. Terbit : 1 Mei 2016
halaman : 2/2

12. Petugas medis menulis dan memberikan resep obat di lembar resep
obat dan memberikan konseling yaitu :
a. Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak mengakibatkan pecahnya
vesikel. Selain itu, dilakukan pemberian nutrisi TKTP, istirahat dan
mencegah kontak dengan orang lain.
b. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi. Aspirin dihindari
karena dapat menyebabkan Reyes syndrome.
c. Losio kalamin dapat diberikan untuk mengurangi gatal.
d. Pengobatan antivirus oral, antara lain:
1. Asiklovir:Anak-anak 4 x 20 mg/kgBB (dosis maksimal 800
mg),
2. Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif
diberikan pada 24 jam pertama setelah timbul lesi.
13. Petugas medis melakukan rujukan apabila diperlukan,
14. Petugas memberikan konseling dan mempersilahkan pasien untuk
mengambil obat ke pelayanan obat,
15. Petugas memberitahukan untuk control setelah 2 hari
16. Petugas paramedis mengisi hasil pemeriksaan ke aplikasi Pcare
BPJS (bila pasien peserta BPJS) dan mengisi ke aplikasi SIK.

6. Unit Terkait PKD, Pustu

7. Rekaman historis perubahan


Tgl mulai
No Yang diubah Isi perubahan
diberlakukan
VARISELLA PADA BAYI DAN BALITA
:
No. Dokumen DT/UKP/VII/MTBS/
PUSKESMAS
DAFTAR 013
GARUNG dr. Budiyono, MPH
TILIK No. Revisi :1
Tanggal Terbit : 1 Mei 2016
Halaman : 1/2

Unit : ....................................
Nama Petugas : ....................................
Tanggal Pelaksanaan : ....................................

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1. Apakah Petugas paramedis menerima personal
folder/PF dari ruang rekam medik?
2. Apakah Petugas paramedis memanggil pasien dengan
menggunakan mesin antrian nomor pasien,
apabila 3 kali pemanggilan pasien tidak datang
selanjutnya memanggil nama dan alamat
pasien?
3. Apakah Petugas paramedis mempersilahkan pasien
untuk duduk?
4. Apakah Petugas paramedis mengecek nama, dan
alamat pasien?
5. Apakah Petugas paramedis melakukan anamnesa /
pengkajian :
a. Riwayat penyakit sekarang/Keluhan?
b. Riwayat penyakit dahulu?
c. Riwayat penyakit keluarga?
d. Riwayat alergi (makanan,obat)?
6. Apakah Petugas paramedis melakukan pemeriksaan
fisik
a. Berat badan?
b. Respiratori rate/RR?
c. Nadi?
d. Suhu badan?
7. Apakah Petugas paramedis mendokumentasikan hasil
pengkajian awal dan pemeriksaan awal ke
personal folder/PF pasien?
8. Apakah Petugas paramedis mengkolaborasikan ke
petugas medis/Dokter piket pada hari itu?
9. Apakah Petugas medis/Dokter menerima personal
folder pasien?
10. Apakah Petugas medis melakukan pemeriksaan
lanjutan?
11. Apakah Petugas medis membuat rujukan intern ke
pelayanan tindakan bila pasien harus dilakukan
perawatan tindakan?
VARISELLA PADA BAYI DAN BALITA
:
No.
DT/UKP/VII/MTBS/
Dokumen
PUSKESMAS 013
DAFTAR
GARUNG No. Revisi :1 dr. Budiyono, MPH
TILIK
Tanggal
: 1 Mei 2016
Terbit
Halaman : 2/2

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
12. Apakah Petugas medis menulis dan memberikan resep
obat di lembar resep obat dan memberikan
konseling? Yaitu
a. Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak
mengakibatkan pecahnya vesikel. Selain itu,
dilakukan pemberian nutrisi TKTP, istirahat
dan mencegah kontak dengan orang lain.
b. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan
indikasi. Aspirin dihindari karena dapat
menyebabkan Reyes syndrome.
c. Losio kalamin dapat diberikan untuk
mengurangi gatal.
d. Pengobatan antivirus oral, antara lain:
1. Asiklovir:Anak-anak 4 x 20 mg/kgBB
(dosis maksimal 800 mg),
2. Pemberian obat tersebut selama 7-10
hari dan efektif diberikan pada 24 jam
pertama setelah timbul lesi.
13. Apakah Petugas medis melakukan rujukan apabila
diperlukan?
14. Apakah Petugas memberikan konseling dan
mempersilahkan pasien untuk mengambil obat
ke pelayanan obat?
15. Apakah Petugas memberitahukan untuk control setelah
2 hari?
16. Apakah Petugas paramedis mengisi hasil pemeriksaan
ke aplikasi Pcare BPJS (bila pasien peserta
BPJS) dan mengisi ke aplikasi SIK?

CR : %.
Garung,..

Observer Tindakan

(...........)