Anda di halaman 1dari 4

Tugas Final Metodologi Penelitian Akuntansi

Nama : Konstantinus Salmon Beu

Kelas : Akuntansi C

Stambuk : 14 13 045

1. Topik riset
a. Topik : Green Accounting
b. Fokus : Pengelolaan limbah pada perusahaan
c. Alasan pemilihan topik
Karena perusahaan tidak harus fokus pada perolehan laba saja, tetapi juga harus
juga memperhatikan ligkungan sekitar perusahaannya, seperti pengelolaan
sampah perusahaannya. Dengan demikian citra perusaahaan tersebut menjadi
lebih baik di mata masyarakat sekitar karena baik dalam pengelolaan sampah.
Dalam upaya pelestarian lingkungan, ilmu akuntasi berperan melalui
pengungkapan sukarela dalam laporan keuangannnya terkait dengan biaya
lingkungan atau environmental costs.
d. Fenomena yang mendukung
Isu kerusakan lingkungan, penyebab dan dampaknya terhadap kehidupan
manusia di masa sekarang maupun dampak di masa yang akan datang
menyebabkan seluruh masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga
kelestarian lingkungan. Saat ini perusahaan dituntut tidak hanya mengutamakan
pemilik dan manajemen, tetapi juga seluruh pihak yang terkait, seperti karyawan,
konsumen, serta masyarakat dan lingkungan. Hal ini karena keberadaan
perusahaan tidak terlepas dari kepentingan berbagai pihak, salah satunya adalah
dukungan lingkungan. Dalam upaya pelestarian lingkungan, ilmu akuntasi
berperan melalui pengungkapan sukarela dalam laporan keuangannnya terkait
dengan biaya lingkungan atau environmental costs. Sistem akuntansi yang di
dalamnya terdapat akun-akun terkait dengan biaya lingkungan ini disebut
dengan environmental accounting (Aniela, 2012).
Akuntansi lingkungan memberikan peran dalam tiga perwujudan akuntansi, yaitu:
Pertama, akuntansi keuangan, akuntansi lingkungan berperan untuk memberikan
tambahan informasi melalui pengungkapan (disclosure) wajar atau dalam data
kuantitatif pada komponen laporan keuangan yang diterbitkan secara berkala serta
menunjukkan kegiatan dan hasil operasional perusahaan yang mencakup dimensi
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kedua, akuntansi biaya, akuntansi lingkungan
digunakan untuk alokasi biaya yang wajar dan pengendalian segala aktivitas
perusahaan yang berkaitan dengan perusahaan. Ketiga, akuntansi manjemen,
akuntansi lingkungan berperan dalam pengambilan keputusan manajemen.
2. Alur penelitian terdahulu
Penelitian terkait penerapan akuntansi lingkungan sudah pernah dilakukan oleh
beberapa peneliti, seperti pada penelitian Haryanto (2013) yang bertujuan untuk
mengetahui penerapan akuntansi lingkungan dalam RSU Muhamadyah Jogjakarta
menunjukan bahwa RSU Muhamadyah Jogjakarta menggunakan model normatif
dalam perlakuan biaya lingkungan yaitu dengan menggabungkan rekening biaya-
biaya dalam satu pos biaya. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Susanti (2014)
yang bertujuan untuk mengjkaji penerapan akuntansi lingkungan pada RK Charitas
Palembang menunjukan bahwa perlakuan akuntansi biaya yang dilakukan oleh RK
Charitas Palembangdilakukan dengan pengakuan biaya lingkungan yang dicatat oleh
Bagian Sanitasi Lingkungan yang diakui sebagai salah satu aset tetap.
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perlakuan akuntansi lingkungan
pada Unit Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di BUM Desa Mandala Giri
Amertha. Definisi Operasional Variabel dalam penelitian ini adalah Akuntansi
lingkungan atau green accounting merupakan akuntansi yang di dalamnya terdapat
identifikasi, pengukuran, dan alokasi biaya lingkungan, dimana biaya-biaya
lingkungan ini akan diintegrasikan dalam pengambilan keputusan bisnis, dan
selanjutnya akan dikomunikasikan kepada para stakeholders di BUM Desa Desa
Tajun. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi
dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisa data
deskriptif komparatif. Dalam hal ini peneliti mendeskripsikan hasil temuan yang
berasal dari data terkumpul, kemudian dibandingkan dengan metode penerapan
akuntansi lingkungan dan teori yang berkembang di kalangan akademik mengenai
penerapan akuntansi lingkungan di BUM Desa Mandala Giri Amertha Desa Tajun.
Terkait dengan analisis perlakuan akuntansi lingkungan dilakukan berdasarkan
pembagian biaya lingkungan sesuai dengan teori Hansen & Mowen. Untuk
memperoleh data yang valid dan aktual, maka dalam penelitian ini penulis
menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, teknik observasi
dan teknik dokumentasi.
Dalam penelitian yang akan saya lakukan, saya akan tetap menggunakan
metode dan teknik pengumpulan data, seperti yang telah dilakukan oleh peneliti
sebelumnya dalam artikel acuan utama saya. Hanya saja tempat penelitiannya akan
berbeda, di mana saya akan mengambil samplenya di salah satu perusahaan yang
ada di kota Makassar.

3. Kerangka pikir atau kerangka konseptual

Pertanggungjawaban
Entitas

Limbah Biaya Lingkungan

Akuntansi
Lingkungan

Akuntansi lingkungan memudahkan dalam menganalisis komponen biaya lingkungan


terkait pengolahan limbah dan membantu dalam mengambil keputusan terkait
pemberian harga kompos, pengedalian biaya overhead dan penganggaran modal.
Adanya akuntansi lingkungan juga dapat mendorong pertanggungjawaban entitas
dan meningkatkan transparansi lingkungan.
4. Artikel acuan utama :
Penulis : Pt Anik Yuliantini., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. ., Nyoman Trisna
Herawati, SE.AK,M.Pd.
Judul : Analisis Penerapan Akuntansi Lingkungan pada Unit Pengelolaan
Tempat Sampah Terpadu di Badan Usaha Milik Desa ( Studi Kasus Pada BUM Desa
Mandala Giri Amertha Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten
Bululeleng, Provinsi Bali )
Sumber : http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/S1ak/article/view/9317