Anda di halaman 1dari 3

Pengetahuan

Hasil penelitian Untari (2013) 65,8% pengetahuan ibu dalam ketegori sedang dalam penelitian di
rawat inap Puskesmas Gatak Sukoharjo. Menurut Notoadmojo (2012) faktor yang dapat
mempengaruhi pengetahuan seseorang adalah faktor informasi. Informasi yang kurang diperoleh
dapat mengakibatkan perbedaan pengetahuan responden satu dengan responden lainnya.
Pengetahuan kategori cukup dalam penelitian ini menunjukkan bahwa responden sebagian sudah
benar dalam menjawab pertanyaan tentang pencegahan kejang demam, namun secara keseluruhan
hanya 29.8% responden dengan pengetahuan baik. 19 (udah ada dalam tinpus)
Sikap
Perilaku

Berdasarkan hasil penelitian 50,9% responden dalam kategori baik dan 49,1% dengan perilaku
buruk, responden dengan kategori perilaku buruk menanangi balita demam disebabkan karena
faktor kurangnya pemahaman secara benar bagaimana talaksana perawatan demam pada anak.1

1. Handanu Rasinta. Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang demam dengan cara
penanganan demam pada balita di desa bedoro kecamatan sambungmacan sragen.
Surakarta; 2007

Perilaku perawatan anak demam oleh ibu pada penelitian ini lebih rendah dibandingkan dengan
temuan Setyani (2013). Hasil penelitian menemukan bahwa pada saat pretest sebagian besar atau
27,3% responden ibu-ibu pada kelompok kontrol memiliki perilaku dalam merawat anak demam
pada kategori sedang dan 72,7% ibu-ibu memiliki perilaku dalam merawat anak demam pada
kategori kurang.46 (udah di tinpus)

Temuaqn penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Riyandita(2012) ditemukan
sebanyak 36,4% dari total responden 44 orang setuju bahwa kompres demam dilakukan dengan
menggunakan air hangat, dan 25 responden setuju dengan menggunakan air dingin sisanya 1 orang
(2,3%) menggunakan alkohol.2

2. Riyandita, A. 2012. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Demam dengan
Pengelolaan Demam Pada Anak. Skripsi tidak dipublikasikan Universitas Diponegora.
Semarang.