Anda di halaman 1dari 13

Pengoperasian AutoCAD

1) Penginstruksian
Penginstruksian pada AutoCAD ada beberapa cara diantaranya:
Pada command promt melalui keyboard. Untuk melakukan pembatalan, gunakan tombol
Esc.
Atau dengan mengklik floating toolbar sesuai dengan symbol dan keterangannya dengan
menggunakan mouse.
2) Pengamatan Obyek Gambar
Pengamatan obyek gambar dapat dilakukan mengunakan empat macam sarana yang
biasanya sudah terkelompok di dalam toolbar standar, seperti

1. (Pan) yaitu untuk menggeser tampilan, dengan menekan tombol kiri mouse sambil
menggeser kearah tertentu.
2. (zoom realtime) yaitu untuk memperbesar atau memperkecil tampilan, dengan menekan
tombol kiri mouse sambil menggeser keatas atau ke bawah.
3. (zoom window) yaitu untuk memperbesar tampilan, dengan cara mengkotaki gambar yang
akan diperbesar.
4. (zoom previous) yaitu untuk mengembalikan ke tampilan sebelumnya.

3) Perlengkapan Gambar

A. Snap
Adalah perintah untuk mengunci gerakan. Instruksi snap ini biasanya bekerja sama dengan
instruksi grid saat menggambar obyek yang mempunyai jarak tetap. Tekan tombol F9 pada
keyboard untuk mengaktifkannya.
B. Grid
Adalah perintah untuk memunculkan titik-titik koordinat. Perintah ini sangat membantu
dalam menentukan titik acuan. Tekan tombol F7 pada keyboard untuk mengaktifkannya.
C. Ortho
Adalah perintah untuk mengunci gerakan kursor. Sehingga gerakannya searah vertical dan
horizontal. Dengan instruksi ini kita bisa menarik garis tegak lurus (90 derajat). Untuk
mengaktifkan fasilitas ini anda menggunakan tombol F8 pada keyboard.
D. Osnap
Merupakan singkatan dari object snap. Perintah yang digunakan untuk mengunci gerakan
kursor pada ujung-ujung perpotangan. Untuk mengaktifkan fasilitas ikon grup osnap yang
lain, klik menu View Toolbars Customise Object Snap. Tekan tombol F3 pada
keyboard untuk mengaktifkannya. Ada juga beberapa instruksi dari osnap yaitu

ENDpoint
Fungsi obyek snap ini digunakan untuk menemtukan titik ujung dari obyek garis/busur.

CENter
Digunakan untuk mendapatkan titik pusat dari suatu lingkaran atau arc.
INTersect
Digunakan untuk mendapatkan titik potong dari sebuah garis, arc atau lingkaran.
MIDpoint
Digunakan untuk mendapatkan tengah-tengah sebuah garis atau arc.
NEArest
Digunakan untuk mendapatkan titik terdekat dari sebuah garis.

1
NODe
Digunakan untuk mendapatkan posisi dari sebuah titik bebas.
PERpend
Digunakan untuk mendapatkan sebuah titik pada obyek gambar yang tegak lurus pada
sebuah titik yang telah ditentukan.
QUAdrant
Digunakan untuk mendapatkan titik quadrant pada sebuah lingkaran atau titik sudut 0, 90,
180, 270.
TANgent
Digunakan untuk mendapatkan sebuah titik singgung pada lingkaran dari sebuah titik yang
telah ditentukan.
EXTension
Dipakai untuk mencari suatu titik pertemuan disepanjang suatu garis atau busur.
PARallel
Dipakai untuk membuat segmen garis lurus yang sejajar dengan segmen garis yang sudah
ada.
FROM
Dipakai untuk menentukan titik acuan dari sebuah garis yang terdekat.
Obyek snap setting
Dipakai Untuk menyeting obyek snap yang letaknya di drafting settings atau ketikkan (ds)
pada command promt,sehingga akan muncul

E. Polar
Merupakan perintah yang digunakan untuk menggambar garis-garis panjang yang arahnya dapat
dikontrol melalui tooltip yang tampil setiap saat secara otomatis di dekat cross-hairs berada.
Untuk mengaktifkannya tekan F10 pada keyboard atau dengan mengklik Tools-Drafting Settings
atau dapat juga diketik ds pada command.

Drawing 2D

1) Metode untuk menggambar 2D


Untuk menggambar 2D terdapat 3 cara metode yang sering digunakan, yaitu:
1. Metode dengan prinsip Cartesian 2D
Anggap saja titik acuan berada di titik koordinat 40,200 dan titik tujuan berada di
titik koordinat 400,60. maka untuk mengetikan perintah pada command promtnya, seperti
:
Command : line (enter)
Specify first point : 40,200 (enter)
Specify next point or (Undo) : 400,60 (enter)
2. Metode dengan prinsip Polar 2D

2
Anggap saja titik acuan berada di sembarang titik koordinat yaitu dengan
menempatkan kursor dan klik. Misalnya:
Command : line (enter)
Specify first point : 40,200 (enter)
Specify next point or (Undo) : @ 200<-50 (enter)
Dimana :
@ untuk menyatakan angka 200 yang ada di depannya adalah jarak pergerakan. <
untuk menyatakan bahwa angka -50 yang ada di depannya adalah besar sudut dari
Sumbu 0. sedangkan tanda minus yang mendahului angka 50 tersebut
menunjukan
Bahwa perputaran sudut searah jarum jam.
3. Metode dengan prinsip Relatif 2D
Anggap saja titik acuan berada di sembarang titik koordinat sedangkan
pergerakan titik tujuan, searah sumbu X sejauh x dan searah sumbu Y sejauh y.
misalkan x = 200 dan y = 150, maka
Command : line (enter)
Specify first point : 40,200 (enter)
Specify next point or (undo) : @200,-150 (enter)

2) Instruksi Pada Gambar 2D

Gambar toolbar draw

Gambar toolbar modify

Gambar toolbar dimension

Line
Merupakan perintah membuat garis. Untuk penginstruksian pada command promt ketikkan (line).
Construktion Line
Merupakan garis-garis pembantu agar memudahkan kita dalam menggambar obyek yang sejajar
dan lurus. Ketikkan (xline) untuk mengaktifkannya.
Rectangle
Perintah yang digunakan untuk membuat segi empat. Untuk penginstruksian pada command
promt ketikkan (rec).
Circle
Perintah yang digunakan untuk membuat lingkaran. Untuk penginstruksian pada command promt
ketikkan (circle), selanjutnya akan muncul menu sambung diantaranya:
Center radius
Pada menu ini anda harus menentukan titik pusatnya dan mengisi besarnya radius/jari-jari dari
lingkaran tersebut.
Center diameter
Anda diharuskan menentukan titik pusatnya dan mengisi besarnya diameter dari lingkaran
tersebut.
2 Point
Menu ini digunakan untuk menggambar lingkaran yang dilewati oleh dua titik.
3 Point
Pada menu ini anda diharuskan menentukan tiga titik yang dilewati oleh lingkaran tersebut.
3
Tan, Tan, Rad
Menu ini digunakan jika diketahui lingkaran tersebut menyinggung 2 obyek dengan radius
yang telah ditentukan.
Tan, Tan, Tan.
Hampir sama dengan tan, tan, rad tetapi menu digunakan jika diketahui lingkaran tersebut
meyinggung 3 obyek.
Arch
Perintah yang digunakan untuk membuat busur/lengkung. Untuk penginstruksian pada command
promt ketikkan (arc).
Ellipse
Perintah yang digunakan untuk membuat elip. Untuk penginstruksian pada command promt
ketikkan (ellipse).
Polygon
Perintah yang digunakan untuk gambar segi banyak beraturan. Untuk penginstruksian pada
command promt ketikkan (polygon).
Polyline
Perintah yang digunakan untuk menggambar garis lurus dan lengkung tanpa terputus. Untuk
penginstruksian pada command promt ketikkan (pline).
M text
Perintah yang digunakan untuk memberikan keterangan pada gambar berupa tulisan. Untuk
penginstruksian pada command promt ketikkan (mtext), dan akan muncul kotak dialog sehingga
kita dapat menentukan jenis huruf dan ukuran huruf yang kita gunakan.
Region
Perintah yang digunakan untuk membatasi area kerja. Perintah ini sangat membantu bila
digunakan untuk memberi arsiran pada gambar.

Hatch
Perintah yang digunakan untuk memberikan arsiran pada suatu bidang. Untuk penginstruksian
pada command promt ketikkan (hatch) dan akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini

Erase
Perintah yang digunakan untuk menghapus. Untuk penginstruksian pada command promt ketikkan
(erase).
Copy

4
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu benda. Untuk penginstruksian pada
command promt ketikkan (copy).
Mirror
Perintah yang digunakan untuk mencerminkan suatu benda. Untuk penginstruksian pada
command promt ketikkan (mirror).
Offset
Perintah memodifikasi untuk menciptakan sebuah obyek gambar yang sejajar dan menyerupai
obyek aslinya dengan mengatur jarak tertentu.

Break
Perintah break digunakan untuk memutuskan atau menghapus bagian yang terletak diantara dua
titik yang dipilih.
Skala
Perintah yang digunakan untuk merubah ukuran suatu obyek.
Fillet
Perintah yang digunakan untuk melengkungkan dua garis yang berpotongan atau untuk
melengkungkan ujung suatu polygon.

Array
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu obyek secara teratur. Untuk penginstruksian
pada command promt ketikkan (array). Setelah itu akan muncul kotak dialog array seperti yang
terlihat dibawah ini.

Pada kotak dialog diatas ada dua pilihan yaitu:


Rectangular array
Merupakan perintah yang dipergunakan untuk memperbanyak suatu obyek secara vertical atau
horizontal. Anda harus mengisi jumlah baris dan kolom serta jarak baris dan kolom.
Polar array
Perintah yang digunakan untuk memperbanyak suatu obyek yang mengelilingi obyek lain anda
harus mengisi jumlah obyek serta sudut putarnya.
Explode
Perintah yang digunakan untuk memecah sifat polyline tertutup menjadi garis. Ketikkan explode
pada command promt untuk mengaktifkan perintah ini.
5
Extend
Perintah untuk memperpanjang obyek garis ke suatu obyek lain.
Trim
Perintah yang digunakan untuk menghapus sebagian obyek dengan batas-batas obyek lain yang
berpotongan, seperti contah dibawah ini

Stretch
Perintah yang digunakan untuk memperpanjang obyek polyline tertutup ketikkan (stretch) untuk
mengaktifkannya.
Edit Polyline
Digunakan untuk menggabungkan kembali polyline yang terpecah. Untuk mengaktifkannya
ketikkan (pedit) pada command promt.
Toolbar properties

1.
Kotak ini digunakan untuk mengganti warna dari sebuah obyek.

Jika tanda panah kebawah diklik maka akan muncul seperti gambar diatas(sebelah kiri),
tetapi jika menginginkan warna lain klik select color sehingga akan muncul seperti gambar
(sebelah kanan).

2.
Pada kotak ini anda dapat merubah jenis garis, seperti garis sesungguhnya, garis putus-
putus, garis sumbu, dll.

6
Gambar disebelah kiri merupakan tampilan gambar standard, jika menginginkan jenis garis
yang lain maka klik Other.. sehingga muncul gambar diatas(tengah), dan untuk memunculkan
jenis-jenis garis klik Load dipojok kanan atas sehingga muncul gambar (sebelah kanan).

3.
Kotak ini digunakan untuk menentukan tebal tipisnya sebuah garis, perlu diingat bahwa
tebal tipisnya sebuah garis tidak akan muncul pada layer window, tetapi akan terlihat jika hasil
kerja diprint.

Drawing 3D

Gambar 1

Metode Penulisan Untuk Menggambar Bentuk 3D


Koordinat Absolut
Metode ini digunakan dengan kita memasukkan langsung koordinat sesuai dengan koordinat
bidang gambar, yaitu nilai koordinat x,y,z.
Command: line
Specify first point: 0,0,0
Specify next point or [Undo]: 10,20,30
Specify next point or [Undo]:
Line dimulai dari koodinat 0,0,0 dan diakhiri pada koordinat 10,20,30.

Koordinat Relatif
Metode ini digunakan dengan memasukkan nilai awal koordinat pada sembarang koordinat (klik
sembarang) dan koordinat selanjutnya menggunakan koordinat akhir sebagai acuan.
Command : line
Specify first point: 0,0,0
7
Specify next point or [Undo]: @100,75,50
Specify next point or [Undo]:
Misalkan pergerakanya seperti pada Gambar 1 dengan X= 100, Y= 75 (searah jarum jam), dan Z=
50. jawaban yang harus anda masukkan melalui keyboard untuk menyatakan gerak ke titik tujuan
dari titik acuan adalah @100,75,50 (enter).

Polar Cylindrical
Menentukan koordinat suatu titik dengan cara menggabungkan jarak, sudut, dan koordinat z.
Bentuk : (jarak)<(sudut),(z) koordinat absolute
@(jarak)<(sudut),(z) koordinat relative
Command : line
Specify first point: 0,0,0
Specify next point or [Undo]: @100<30,80
Specify next point or [Undo]:
Misalkan pergerakanya seperti pada Gambar 1 dengan L=100, o (dari sumbu X positif),
dan Z= 80 Jawaban yang harus anda masukkan melalui keyboard untuk menyatakan gerak ke titik
tujuan dari titik acuan adalah @100<30<80 (enter).

Polar Spherical
Menentukan suatu titik dengan cara menggabungkan jarak, sudut antara koordinat X dan Y serta
sudut antara bidang XY dan koordinat Z.
Bentuk : (jarak)<(sudut)<(sudut) koordinat absolute
@(jarak)<(sudut)<(sudut) koordinat relative
Command : line
Specify first point: 0,0,0
Specify next point or [Undo]: @100<30<80
Specify next point or [Undo]:
Misalkan pergerakanya seperti pada Gambar 1 dengan L=100, o (dari sumbu X positif),
dan =80 o Jawaban yang harus anda masukkan melalui keyboard untuk menyatakan gerak ke
titik tujuan dari titik acuan adalah @100<30<80 (enter).

Dasar-Dasar 3D
Perlu diingat bahwa dalam penggambaran bentuk 3D ada dua cara yang bisa digunakan, pertama
membuat obyek dalam bentuk 2D terlebih dahulu kemudian bentuk 2D tersebut kita tinggikan
dengan menggunakan perintah ext yang diketik pada command atau pada menu bar (draw-solid-
extrude). Cara yang kedua dengan menggunakan bentuk 3D secara langsung melalui floating
toolbar solid.

View
Dalam menggambar 2D selama ini yang tampil adalah cara pandang atas (Top View).
Sebetulnya ada cara pandang lain selain tampak atas yaitu tampak belakang, depan, samping
kanan dan kiri, dan tampak bawah. Untuk mengubah pandangan anda harus mengaktifkan toolbar
View

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. Top View = adalah cara pandang tegak lurus dari atas benda.
2. Bottom View = adalah cara pandang tegak lurus dari bawah benda.
3. Left View = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah kiri benda.
4. Right View = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah kanan benda.
5. Front View = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah depan benda.
6. Back View = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah belakang benda.

8
7. SW Isometric = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah selatan barat benda.
8. SE Isometric = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah selatan timur benda.
9. NE Isometric = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah utara timur benda.
10. NW Isometric = adalah cara pandang tegak lurus dari sebelah utara barat benda.

Elevation
Elevation atau bidang kerja adalah daerah gambar pada bidang xy. Kita dapat mengatur
ketinggian elevation sesuai dengan keinginan kita. Penggunaan elevation sangat berguna dalam
menggambar misalnya struktur rangka frame. Dalam bidang teknik, sering dijumpai gambar yang
terdiri dari frame-frame, misalnya tower. Gambar seperti itu akan sangat mudah diatur dengan
menggunakan elevation. Arah elevasi adalah ke sumbu z.
Command: rectang
Specify first corner point or [Chamfer / Elevation / Fillet / Thickness / Width]: 0,0
Specify other corner point or [Dimensions]: @40,50
Untuk memberi elevation atau ketinggian gunakan :
command: change
Select objects: 1 found
select objects:
Specify change point or [Properties]: p
Enter property to change
[Color/Elev/LAyer/LType/ltScale/LWeight/Thickness]: e
Specify new elevation <0.0000>: 30
Enter property to change
[Color/Elev/LAyer/LType/ltScale/LWeight/Thickness]: t
Specify new thickness <0.0000>: 20
Enter property to change
[Color/Elev/LAyer/LType/ltScale/LWeight/Thickness]:

Boolean
Boolean juga merupakan salah satu fasilitas 3D Solid, di mana dengan fasilitas ini kita
dapat membuang suatu permukaan obyek padat atau menggabungkan dua atau beberapa obyek
padat. Ada 3 perintah Boolean :

1 2 3
1.Union
Perintah Union digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih obyek padat hingga
menjadi suatu obyek padat dengan kondisi obyek tersebut berpotongan.
Contoh
Buat kotak dengan lingkaran saling berpotongan, lalu beri ketebalan dengan Extrude. Setelah itu
gabungkan dengan cara sebagai berikut :
Klik ikon Union
Command : _union
Select object: klik kotak
Select object: klik silinder
Select object: enter
Hasil dapat dilihat.

2.Substract

9
Perintah Substract digunakan untuk membuang suatu obyek padat sesuai dengan obyek
padat lain yang berpotongan pada obyek padat tersebut.
Contoh
Buat kotak dengan lingkaran saling berpotongan, lalu beri ketebalan dengan Extrude. Setelah itu
gabungkan dengan cara sebagai berikut :
Klik ikon Substract
Command : _substract (enter)
Select solid and region to substract from
Select object: klik kotak
Select object: enter
Select solid and region to substract
Select object: klik lingkaran kecil
Select object: enter
Hasil dapat dilihat.

Catatan:
Obyek yang pertama dipilih adalah obyek yang akan dipotong kemudian enter dan kedua pilih
obyek yang memotong kemudian enter, seperti contoh diatas obyek kotak terpotong sebagian oleh
obyek lingkaran.

3.Intersect
Perintah Intersect adalah perintah untuk membuat obyek padat dari irisan 2 buah obyek
padat. Sebagai contoh, buat 2 buah obyek padat misalnya, lingkaran dan kotak yang berpotongan.
Beri ketebalan dengan Extrude. Jika kita menginginkan suatu obyek padat yang berbentuk irisan
kedua obyek caranya adalah sebagai berikut.

Klik ikon Intersect


Command : _intersect (enter)
Select object: klik 2 obyek (enter)
Hasil dapat dilihat.

Drawing 3D Solid

Dalam membuat bangun 3D padat, ada beberapa cara :


Dengan pemodelan padat bentuk dasar (primitive)
Dengan ekstrusi (Extrude)
Dengan pemutaran (Revolve)
Dengan penggabungan maupun pengurangan (Boolean)

PRIMITIVE
Primitive adalah fasilitas perintah dari AutoCAD yang juga menyediakan bentuk-bentuk
pemodelan dasar seperti membuat bola, kerucut silinder dan lain sebagainya.

Cara mengaktifkan toolbar Solids:


1. klik menu View

10
2. Pilih Toolbar sehingga keluar kotak dialog Customize
3. Silang kotak disebelah kiri Solids

Akan keluar toolbar Solids.

Dari ikon sebelah kiri (Box hingga Torus) merupakan kelopok Primitive. Salah satu contoh cara
menggambarnya adalah sebagai berikut:

BOX
Perintah Box digunakan untuk membuat objek kotak 3D Solid, dimana harus diisi
panjang, lebar, dan tinggi. Misalnya akan dibuat kotak dengan panjang 6, lebar 5 dan tinggi 4.
Klik ikon Box.
Command : _box
Specify corner of box or [Center] <0,0,0>: titik awal
Specify corner of [Cube/Length]: L enter
Specify length: 6 enter
Specify width: 5 enter
Specify height: 7 enter

Catatan
Jika anda memilih L maka obyek kotak akan nampakseperti balok yang panjang, lebar, dan
tingginya dapat ditentukan. Tetapi jika anda mengetik C maka kotak akan seperti kubus yang
sisinya sama.

TORUS
Perintah torus digunakan untuk membuat obyek cincin 3D solid, yang mana harus diisi
diameter torus dan diameter tube.

Klik icon torus


Command: _torus
Current wire frame density: ISOLINES=4
Specify center of torus <0,0,0>:
Specify radius of torus or [Diameter]: 10
Specify radius of tube or [Diameter]: 1.5

Hasil dapat dilihat:

Catatan
Diameter torus adalah diameter terluar dari sebuah cincin dan diameter tube adalah diameter
dalam (ketebalan) dari sebuah cincin.

EXTRUDE
Extrude adalah perintah memberi ketebalan/ketinggian pada suatu obyek 2D yang bersifat
polyline tertutup. Sebagai contoh, buat kotak ukuran panjang 4 dan lebar 2 dengan perintah
Rectangle, lalu beri ketebalan dengan Extrude.

11
Klik ikon Extrude
Command : _extrude
Current wire frame density: ISOLINES=4
Select objectS: klik kotak
Select objects: enter
Specify height of extrusion or [Path]: 5 enter
Specify angle of taper for extrusion <0>: enter

Catatan
Gambar disebelah kiri merupakan obyek rectang yang belum di extrude(ditinggikan), dan
disebelah kanan adalah hasil dari pengextrudan.

REVOLVE
Revolve adalah perintah membuat bangun 3D dengan cara memutar suatu obyek 2D, di
mana lintasan putarnya membentuk obyek 3D baru. Sebagai contoh, buat kotak dengan Rectang,
lalu klik ikon Revolve, atau dengan perintah ketik.

Klik ikon Revolve


Command : _revolve
Current wire frame density: ISOLINES=4
Select objects: 1 found klik pada obyek polyline
Select objects: enter
Specify start point for axis of revolution or define axis by [Object/X (axis)/Y (axis)]: titik
sumbu
Specify endpoint of axis :
Specify angle of revolution <360>: 360
Hasil dapat dilihat:

Catatan
Untuk menentukan
titik sumbu gunakan
endpoint agar lebih
mudah. Gambar
diatas (kiri)
merupakan obyek
polyline dan di sebelah kanan merupakan hasil dari revolve.

SLICE
Slice adalah perintah yang digunakan untuk memotong suatu obyek yang bersinggungan obyek
lain. Sebagai contoh buatlah dua obyek dalam bentuk balok, salah satu balok tersebut di rotate3d
sejauh 300 kemudian geser pada balok yang satunya. Setelah aktifkan icon slice sehingga akan
muncul perintah pada comman promt seperti di bawah ini :

Command: _slice
Select objects: Specify opposite corner: 2 found
12
Select objects:
Specify first point on slicing plane by [Object/Zaxis/View/XY/YZ/ZX/3points]
<3points>:
Specify first point on plane: (titik awal)
Specify second point on plane: (titik kedua)
Specify third point on plane: (titik ketiga)
Specify a point on desired side of the plane or [keep Both sides]: (obyek yang
dipertahankan)
Setelah dienter akan didapat hasil:

Catatan
Gambar paling atas merupakan gambar obyek yang belum di slice, sedangkan dibawahnya sudah
dislice, sehingga nampak sebagian dari balok yang miring bagian bawahnya hilang.

13