Anda di halaman 1dari 18

TUGAS MATA KULIAH

GEOKIMIA AIR TANAH

HIDROKIMA ISOTOP STABIL PADA AIRTANAH

Disusun Oleh :
David Widyanto
21100113120034

DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG
OKTOBER 2017
Hidrokima Isotop Stabil Pada Airtanah

A. Isotop Stabil Airtanah


Isotop stabil adalah sebuah isotop kimia yang tidak radioaktif. Pada isotop
jenis ini diamati tidak terjadinya peluruhan radioaktif. Meskipun demikian
beberapa di antaranya secara teoretis tidaklah stabil dengan waktu paruh yang
lama sekali. Dengan menggunakan definisi ini, dikenal ada 253 isotop stabil
dari 80 elemen. Dalam penelitian hidrologi, isotop O-18 dan deuterium (H-2
atau D) dalam jumlah kecil dan sangat spesifik digunakan sebagai sidik jari
(finger print) untuk mengetahui asal-usul air dan dapat membedakan berbagai
sumber air seperti air hujan, air tanah, air laut, air magma dan air connate.

B. Studi Kasus
Berdasakan studi kasus diambil 10 jurnal sebagai refresi untuk menentukan
aplikasi dari isotop stabil pada airtanah, berdasarkan studi kasus tersebut di
dapat hasil sebagai berikut:

Jurnal

Stable isotope composition of surface and groundwater in Baja California,


Mexico.

Hasil Studi Kasus

Pada jurnal kali ini melakukan analisis berdasarkan total 135 analisis
isotop stabil (18O, D) yang dilakukan pada sampel permukaan dan air
tanah, serta sampel air hujan yang diambil antara tahun 2004-2015 di 5
wilayah yang berbeda di Baja California.
Gambar.1.1. lokasi pengambilan sampel
Pada kelima sampel tersebut akan dilakukan evaluasi berdasarkan
elevasi sampel. Misalkan komposisi isotop stabil dari sampel menunjukkan
variasi yang signifikan pada tanda isotop-isotopnya, hali ini bergantung
pada jenis air yang dianalisis. Sampel pada sumur saat musim semi
menunjukkan nilai berkisar antara 18O antara -5,0 dan -7,0 dan untuk D
antara -31 dan -45 untuk sebagian besar sampel di area studi 1 sampai 3.

Gambar.1.2. Grafik hubungan 18O dan D


Pada gambar tersebut menunjukkan kolerasi antara 18O dan D dimana
pada perbedaan isotop stabil dapat ditemukan pada sampel Mesa de
Andrade menunjukan airtanah yang paling banyak habis dengan nilai 18O
sekitar -105 dan D -13. Lahan basah yang berdekatan berbeda secara
signifikan dari nilai ini (18O -6.6, D -70) yang menunjukkan efek
penguapan yang kuat.

Gambar.1.3. Grafik hubungan 18O dan elevasi (m)


Pada gambar tersebut menunjukkan hubungan antara 18O dengan
kolerasi elevasi dalam meter, dimana menunjukkan gradien deplesi -0,25
18O per kenaikan 100 meter. Sedangkan pada mata air panas tidak
menunjukkan adanya kenaikan pada 18O.

Sehingga dapat di tarik kesimpulan komposisi isotop stabil untuk contoh


air tanah dan permukaan di Baja California menunjukkan tanda isotop
isotop yang relatif homogen (kecuali pada sampel Mesa de Andrade) yaitu
menunjukkan gradien deplesi -0,25 18O pada per kenaikan 100 m. Air
panas menunjukkan sistem aliran lokal di daerah aliran sungai juga adanya
aliran air regional. Selanjutnya lingkungan gersang tercermin dalam adanya
tren penguapan yang ditemukan di air permukaan serta beberapa sampel air
sumur.
Judul jurnal

Isotope Analyses Of Groundwaters Of The North African Plmn

Hasil Studi Kasus;

Pada jurnal ini dilakukan analisis dari 36 sampel airtanah pada daerah
Tripolitania, Libya. Setelah di analisis dapat di tentukan intepretasi dari
umur aquifer

Gambar.1.4. Grafik hubungan 18O dengan 2H


Pada tabel tersebut dapat di tentukan umur dari aquifer berdasarkan
hubungan antara 18O dengan 2H dimana misalkan pada akuifer
berumur eosen yang terdapat pada sampel 1-8 memiliki nilai 18O antara -
9 sampai -10 sedangkan nilai 2H antara -70 sampai -80.

Judul jurnal
Stable isotopes of deep groundwater in the Xiongxian geothermal field

Hasil Studi Kasus;

Pada jurnal kali ini membahas tentang analisis meningkatnya isotop


oksigen dan isotop hidrogen yang terjadi pada daerah geothermal.

Gambar.1.5. Grafik hubungan 18O dengan 2H


Gambar tersebut hubungan 18O dengan 2H pada daerah
Xiongxian, pada pergeseran oksigen disebabkan oleh interaksi antara
dolomit dengan air. Berdasarkan analisis, di dapat data 18O dan 2H. Nilai
isotop oksigen (-8,4 sampai -8,6 ) dan hidrogen (-72,4 sampai -73,0
) isotop ditemukan meningkat hingga nilainya (-9,4 sampai -11,7
untuk 18O dan -76 sampai -85 untuk 2H,) di bandingkan pada saat
Pleistosen akhir saat airtanah karst telah recharge. Meningkatnya isotop
oksigen dikaitkan dengan interaksi dolomit air di lapangan panas bumi
dengan suhu menengah ke bawah. Rasio dolomit air dihitung 0,3,
berdasarkan pertukaran isotop oksigen. Isotop hidrogen yang semakin
bertambah disebabkan oleh pengurangan bakteri SO42.

Judul jurnal

Chlorine stable isotope and helium isotope studies contributing to the


understanding of the hydrogeochemical characteristics of old groundwater

Hasil Studi Kasus;

Pada jurnal kali ini dilakukan analisis isotop klorin stabil dan data isotop
helium untuk mempelajari karakteristik kimia dan isotop airtanah tua di
Cekungan Pannonian.

Gambar.1.6. Grafik hubungan 87Sr/86Sr dengan 37Cl dan hubungan antara CL-
dengan 37Cl
Pada grafik tersebut menunjukkan jalur arah aliran airtanah tua pada
Pannonian. Pada grafik hubungan 87Sr/86Sr dengan 37Cl dan hubungan
antara CL- dengan 37Cl, arah aliran semakin lama menunjukan penurunan
nilai 37Cl. Penurunan ini lebih terlihat pada Formasi Zocyva Miocene
Atas, formasi Nagyalfld dan dalam Formasi jfalu.
Gambar.1.7. Grafik hubungan Helium dan R / Rac
Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar air tanah sampel
mengandung kadar helium tinggi, menunjukkan helium berasal dari kerak
bumi, kandungan 3He juga tinggi. Rasio 3He / 4He (dinyatakan dalam R /
Rac) dengan nilai antara 0,4 dan 1,2 menunjukkan bahwa helium yang
berasal dari mantel juga harus menjadi komponen di air tanah di sepanjang
jalur aliran. Kehadiran helium yang berasal dari mantel bisa dideteksi tidak
hanya di bagian yang lebih dalam dari cekungan, tapi bahkan di endapan
kuarter.

Judul jurnal

Stable isotopes of soil water: Implications for soil water and shallow
groundwater recharge in hill and gully regions of the Loess Plateau, China

Hasil Studi Kasus;

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengisian air dan


pergerakan air tanah di akuifer Loess Plateau dan untuk menilai pengisian
ulang ke akuifer loak dangkal dengan menggunakan profil tanah. Hal ini
dikarenakan airtanah yang cukup melimpah di beberapa daerah perbukitan
dan perbukitan di dataran tinggi Loess Plateau. Dimana kawasan ini
memiliki iklim yang gersang sampai semi kering dengan hujan (presipitasi)
rendah dan penguapan potensial tinggi.
Gambar.1.8. Grafik hubungan kedalaman dan airtanah
Pada grafik tersebut menunjukkan perubahan nilai 2H dan 18O pada
zona vadose dan nilainya makin stabil saat memasuki zona akuifer airtanah.

Gambar.1.9. Tabel nilai rata-rata 2H dan 18O di SSHL


Berdasarkan tabel tersebut nilai rata-rata 2H dan 18O di SSHL pada
bulan November 2013 serupa dengan nilai pada bulan April 2014, namun
berbeda dari nilai selama musim kemarau di bulan Mei 2013 atau November
2014
Gambar.1.10. kurva hubungan isotop (2H, 18O dan nilai d) perbulan
Pada kurva tersebut isotop (2H, 18O dan nilai d) untuk air tanah pada
zona vadose, air tanah dan hujan (presipitasi) pada musim yang berbeda
dalam profil Longchuan. Air tanag pada zona vadose memiliki nilai rata-
rata dalam lapisan profil hidrologi (antara 1 m di bawah permukaan
penguapan dan 2m di atas permukaan air tanah) pada bulan Mei, November
2013 dan April, Juli dan November 2014. Air tanah meiliki nilai rata-rata
bulanan selama bulan November 2012 sampai April 2013, Mei sampai
September 2013, Oktober 2013 sampai April 2014, Mei sampai Juli 2014
dan Agustus sampai November 2014. Air meteorik atau hujan memiliki nilai
yang paling berpengaruh dalam perubahan dari nilai isotop stabil.

Judul jurnal

Identification of nitrate sources in groundwater using a stable isotope and


3DEEM in a landfill in Northeast China

Hasil Studi Kasus;


Isotop nitrat mengidentifikasi berbagai sumber NO3 dan mengubahnya
melalui pencampuran, penguapan dan pengurangan melalui denitrifikasi.
Spektroskopi fluoresensi matriks eksitasi-emisi adalah cara terbaik untuk
menentukan komposisi struktural DOM dan hubungannya dengan NO3- di
perairan dangkal. Kedua karakteristik isotop tersebut menunjukkan bahwa
NS dan M & S merupakan sumber NO3 yang dominan selama musim hujan
dan musim kemarau.

Tingkat perubahan NO- didominasi oleh pembekuan di bagian hilir dari


titik sampling air tanah TPA (DLGSP), namun ini sekunder akibat titik
sampling di dekat tempat pembuangan akhir (SPNL) dalam air tanah.
Metode ini harus diberi perhatian lebih untuk mengidentifikasi sumber
nitrat, dan akan membantu penanganan polusi nitrasi di darat.

Gambar.1.11. Grafik hubungan 18NNO-3 dengan 15NNO3

Pada grafik tersebut menunjukkan 18NNO-3 dengan 15NNO3


dimana terbentuknya 18NNO-3 dengan 15NNO3 yang terdapat pada
bagian hilir dari titik sampling air tanah TPA (DLGSP) dan titik sampling
di dekat tempat pembuangan akhir (SPNL) yang paling besar adalah pada
musim kemarau.
Judul jurnal

An innovative application of stable isotopes (2H and 18O) for tracing


pollutant plumes in groundwater

Hasil Studi Kasus;

Data isotop stabil (18O dan 2H) dari molekul air di lokasi industri
dapat menunjukan adanya polutan pada airtanh. Kandungan ClO3 dan ClO4
yang tinggi membuat bertambahnya 2H dalam air tanah. Proses elektrolisis
di daerah industri menyebabkan bertambahnya nilai 2H besar (+ 425 )
dalam larutan. Dengan tidak adanya masukan air hidrotermal yang
mengandung H2S, menunjukkan bahwa hubungan antara 18O dan 2H
dapat dengan mudah digunakan dengan cara melacak asal ClO3 dan ClO4
di air tanah. Isotop terbukti pertama kali bocor dari tangki penyimpanan
produk akhir atau selama proses produksi itu sendiri. Kemudian, terjadi
akumulasi dan pelepasan ClO3 dan ClO4 di dalam tanah. Pada jurnal ini
menunjukkan bahwa isotop stabil adalah alat yang sangat kuat dan sangat
murah untuk melacak polutan polutan dalam konteks industri dengan
menggunakan proses elektrolisis.

Gambar.1.12. Nilai 2H pada sat terjadi kebocoran dan pada saat setelah diperbaiki.

Pada gambar tersebut dapat dilihat bahwa menunjukan adanya


kebocoran (Mei dan September 2011, dan Mei 2012) dan setelah (Januari,
Juni dan September 2013) kebocoran sudah di perbaiki setelah dilakukan
proses elektrolisis. Dimana dapat dilihat kebocoran memiliki nilai 2H yang
tinggi, sedangkan pada zona yang tidak bocor memiliki nilai yang relatif
sama dengan airtanah.
Judul jurnal

Partitioning groundwater recharge between rainfall infiltration and


irrigation return flow using stable isotopes: The Crau aquifer

Hasil Studi Kasus;

isotop air yang stabil dapat digunakan sebagai pelacak konservatif untuk
menyimpulkan kontribusinya terhadap recharge pada permukaan.
Pengambilan sampel airtanah ekstensif dilakukan untuk mendapatkan d18O
dan d2H di seluruh akuifer. Berdasarkan peta kontur piezometrik baru,
dikombinasikan dengan geometri akuifer yang diperbarui, data isotop
diimplementasikan dalam pendekatan geostatistik untuk menghasilkan
reservoir homogen ekuivalen konseptual.
Dapat disimpulkan daerah resapan dengan irigasi 4,92 0,89 m3 s1,
yaitu 1109 202 mm/yr, dan resapan alami 2,19 0,85 m3 s1, yaitu 128
50 mm/yr . Dengan demikian, 69 9% pengisian ulang permukaan
disebabkan oleh aliran irigasi.

Judul jurnal

Using stable isotopes to characterize groundwater recharge sources in the


volcanic island of Madeira, Portugal

Hasil Studi Kasus;

Dengan melakukan perbandingan Komposisi isotop stabil (d18O dan


d2H) digunakan untuk di daerah resapan hujan utama pulau, begitu pula
sumber dan ketinggian pengisian beberapa mata air, air tanah di terowongan
dan sumur. Air di terowongan mendapatkan recharge dari air hujan yang
berasal di dataran tinggi. Meskipun demikian, beberapa sumber air dianggap
berasal dari akuifer dalam, mengisi kembali di dataran tinggi tengah, dan
komposisi isotopnya mirip dengan air di terowongan.
Judul jurnal

Strontium isotope as tracers of groundwater contamination

Hasil Studi Kasus;

Strontium adalah suatu unsur kimia dengan simbol Sr dan nomor atom
38. Sebuah logam alkali tanah, strontium adalah unsur logam lunak seperti
pada perak putih atau kekuningan yang sangat reaktif kimia. logam
membentuk lapisan oksida gelap bila terkena udara. Strontium memiliki
sifat fisik dan kimia seperti kalsium dan barium.

Dalam jurnal ini membahas bagaimana melacak kontaminasi airtanah


dengan isotop strontium (Sr). Rasio 87Sr / 86Sr digunakan untuk
mengidentifikasi sumber kontaminasi potensial, dimana semakin tinggi
unsur Sr menunjukan daerah tersebut semakin terkontaminasi. Penelitian
dilakukan dengan membuat 5 sampel lubang bor pada daerah yang dianggap
sebagai airtanah yang dapat mewakili seluruh daerah yang akan dilakukan
uji isotop strontium. Sampel tersebut terbagi menjadi sampel 0, 4, 5, 6, dan
7. Sampel 0 terletak di atas dari tempat pembuangan akhir yang merupakan
sampel tidak mengalami kontaminasi karena berada di atas lereng dari
tempat pembuangan akhir yang tidak memungkinkan adanya kontaminasi
airtanah, sampel 4 dan 7 pada lubang bor berada di parit drainase yang
mengalir dari tempat pembuangan akhir, dan sampel 5 dan 6 pada lubang
bor adalah penghalang hidrolik yang menerima rembesan apapun dari parit
drainase.
Gambar.1.13. Grafik hubungan 87Sr / 86Sr dan 1/Sr

Pada grafik menunjukkan unsur-unsur ini mencapai nilai maksimal pada


sampel 7 yang berada di parit drainage, sementara itu sampel 0 pada
menunjukkan nilai konsentrasi minimum dimana sampel 0 yang berada
diatas tempat pembuangan akhir.

C. Kesimpulan
Berdasarkan studi kasus yang ada, isotop stabil dapat digunakan di berbagai
bidang seperti untuk melakukan penentuan umur dari aquifer, karakteristik, dan
untuk menentukan polutan atau pencemaran airtanah
Isotop stabil untuk menentukan umur aquifer misalkan pada studi kasus
Tripolitania, Libya. Dengan melakukan perbandingan nilai isotop berdasarkan
hubungan antara 18O dengan 2H dapat melakukan kolerasi umur
aquifer,
Isotop stabil untuk menentukan karakteristik aquifer, karena setiap jenis air
memiliki nilai isotop sendiri seperti pada air meteorit, pada zona vadose, pada
daerah karst yang mungkin dapat di pengaruhi oleh air dan dolomit, serta pada
akuifer yang berumur jutaan tahun silam.
Isotop stabil juga dapat untuk menentukan polutan atau pencemaran
airtanah, seperti pada daerah produksi dimana terjadi kebocoran dari tangki
penyimpanan produk akhir atau selama proses produksi dimana tanki tersebut
mengandung ClO3 dan ClO4 sehingga dapat meningkatkan nilai 2H dalam
airtanah.
DAFTAR PUSTAKA

Angela N, dkk. 2017. Strontium isotope as tracers of groundwater contamination.


Procedia Earth and Planetary Science 17 ( 2017 ) 352 355.
D. Srdoc, B, dkk. 1982. Isotope Analyses Of Groundwaters Of The North African
Plmn. CATENA Vol. 9, 253-263.
Hongbing T, dkk. 2017. Stable isotopes of soil water: Implications for soil water
and shallow groundwater recharge in hill and gully regions of the Loess
Plateau, China. Agriculture, Ecosystems and Environment 243 (2017) 1-9.
Philippe N, dkk. 2016. An innovative application of stable isotopes (2H and 18O)
for tracing pollutant plumes in groundwater. Science of the Total
Environment xxx (2016) xxx xxx.
Pierre S, dkk. 2016. Partitioning groundwater recharge between rainfall infiltration
and irrigation return flow using stable isotopes: The Crau aquifer. Science of
the Total Environment xxx (2016) xxx xxx.
Susana P, dkk. 2016. Using stable isotopes to characterize groundwater recharge
sources in the volcanic island of Madeira, Portugal. Journal of Hydrology
536 (2016) 409425
Thomas G K, dan Theresa F. 2013. Stable isotope composition of surface and
groundwater in Baja California, Mexico. Procedia Earth and Planetary
Science 7 ( 2013 ) 451 454.
Teodora S, dkk. 2017. Chlorine stable isotope and helium isotope studies
contributing to the understanding of the hydrogeochemical characteristics of
old groundwater. Procedia Earth and Planetary Science 17 ( 2017 ) 877
880.
Yanlong K, dkk. 2017. Stable isotopes of deep groundwater in the Xiongxian
geothermal field. Procedia Earth and Planetary Science 17 ( 2017 ) 512
515.
Zhifei M, dkk. 2016. Identification of nitrate sources in groundwater using a stable
isotope and 3DEEM in a landfill in Northeast China. Science of the Total
Environment 563564 (2016) 593599.
LAMPIRAN