Anda di halaman 1dari 40

GAMBAR MESIN & CAD-CAM

TEORI:
1. TOLERANSI LINIER
2. TOLERANSI BENTUK
3. KONFIGURASI
PERMUKAAN
4. GAMBAR SUSUNAN
5. SIMBOL PENGELASAN
GAMBAR MESIN & CAD-CAM
PUSTAKA:
G. Takeshi Sato, N. Sugiarto H., Menggambar
Mesin Menurut Stansar ISO, Pradnya Paramita,
Jakarta.
TOLERANSI LINIER

Toleransi (dalam pengertian


Gambar Teknik) adalah
besarnya penyimpangan yang
masih diperbolehkan untuk
suatu dimensi atau ukuran
benda kerja.
TOLERANSI LINIER
Kenapa perlu TOLERANSI ?? :
Kondisi dan kemampuan ketelitian mesin
Ketelitian alat ukur
Kemampuan operator (metoda
pengerjaan)
Benda yang berpasangan
TOLERANSI LINIER
Pertimbangan dalam Penentuan Toleransi:
o Fungsi benda kerja (hubungan dengan benda
lain dalam suatu pasangan benda rakitan)
o Peralatan yang dipakai (kondisi, kemampuan)
o Biaya pengerjaan
Toleransi sebaiknya diberikan seperlunya
sesuai dengan kebutuhan (semakin presisi
suatu ukuran, biaya pengerjaannya akan
semakin tinggi)
PENYIMPANGAN
Toleransi mengakibatkan ukuran mempunyai
batas penyimpangan, yaitu batas
penyimpangan atas dan batas penyimpangan
bawah.
Contoh: 30 0,5
Ukuran batas penyimpangan atas : 30,5 mm
Ukuran batas penyimpangan bawah : 29,5 mm
Ukuran diperbolehkan terletak di antara
rentang 29,5 mm dan 30,5 mm
Toleransi = 1 mm
PENULISAN TOLERANSI
PENGGOLONGAN TOLERANSI
TOLERANSI UMUM
TOLERANSI KHUSUS
TOLERANSI SUAIAN
TOLERANSI UMUM
Toleransi yang berlaku secara umum untuk semua
ukuran dasar yang ada pada gambar kerja, kecuali
pada ukuran yang diberi toleransi lain.
Toleransi umum biasanya TIDAK PRESISI,
peletakannya di dekat nomor bagian atau di
tempat catatan umum di kepala gambar.
Penulisan:
Angka dengan batas penyimpangan: 0,5; 0,3
Kata-kata (kualitas): kasar, sedang, halus.
TOLERANSI UMUM
TOLERANSI SUAIAN
Digunakan untuk pasangan dalam suatu
benda rakitan.
Untuk menjamin bahwa benda yang
berpasangan dapat berfungsi sesuai dengan
yang diinginkan.
Hubungan kelonggaran dan kesesakan antar
pasangan tersebut sangat presisi
membutuhkan pengerjaan yang teliti.
Penulisan sesuai dengan standar (ISO)
PENULISAN SUAIAN
CONTOH:
30 H9 angka 30 adalah UKURAN DASAR
huruf H adl DAERAH TOLERANSI
indeks angka 9 adl KUALITAS TOL.

20 s6
DAERAH TOLERANSI
LUBANG: digunakan huruf BESAR A s.d. Z (kecuali
I, L, O, W)
POROS: digunakan huruf KECIL a s.d. z (keculi I, l,
o, w)
Lubang adalah lubang dengan penampang
bulat atau bentuk lain yang dianggap sebagai
lubang (celah)
Poros adalah benda silindris pejal
berpenampang bulat atau bentuk lain yang dapat
dianggap sebagai poros (balok)
POSISI TOLERANSI
POSISI TOLERANSI
PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL
POSISI TOLERANSI
PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL
POSISI TOLERANSI
PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL
POSISI TOLERANSI
PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL
POSISI TOLERANSI
DIAGRAM DAERAH TOLERANSI
JENIS-JENIS SUAIAN
SUAIAN LONGGAR MENGHASILKAN
KELONGGARAN
SUAIAN PAS (TRANSISI) MENGHASILKAN
KELONGGARAN ATAU KESESAKAN
SUAIAN PAKSA (SESAK) MENGHASILKAN
KESESAKAN
BASIS SUAIAN
BASIS LUBANG lubang ditentukan lebih
dahulu dengan memakai daerah toleransi H.
Daerah toleransi poros (pasangannya)
menyesuaikan dengan jenis suaian yang
digunakan.

longgar Pas/transisi paksa


BASIS SUAIAN
BASIS POROS poros ditentukan lebih
dahulu dengan memakai daerah toleransi h.
Daerah toleransi lubang (pasangannya)
menyesuaikan dengan jenis suaian yang
digunakan.

longgar Pas/transisi paksa


BASIS DAN JENIS SUAIAN
SUAIAN LONGGAR: sangat longgar, jalan
longgar, jalan, jalan teliti, dan lepas. (A s.d. G
atau a s.d. g) tidak perlu tenaga
SUAIAN TRANSISI : sorong dan jepit (H s.d. M
atau h s.d. m) perlu tenaga secukupnya
SUAIAN PAKSA : tekan dan kempa (N s.d. X
atau n s.d. x) perlu tenaga ekstra
BASIS DAN JENIS SUAIAN
BASIS DAN JENIS SUAIAN
TABEL SUAIAN (LUBANG)
TABEL SUAIAN (LUBANG)
TABEL SUAIAN (POROS)
TABEL SUAIAN (POROS)
TABEL SUAIAN
Tentukan ukuran nominal poros atau lubang
(hati-hati dengan range/rentang ukuran), tarik
garis ke kanan.
Tentukan daerah dan kualitas toleransinya,
tarik garis ke bawah.
Pertemuan kedua garis tersebut adalah
nilai/angka toleransinya dalam satuan m
(mikrometer/mikron) penyimpangan
fundamental (batas) atas dan bawah
TABEL SUAIAN
Contoh: Carilah toleransi (suaian) untuk lubang
dengan ukuran 40 H7:
TABEL SUAIAN
Contoh: Carilah toleransi (suaian) untuk lubang
dengan ukuran 40 H7:
batas atas = 25 m = 0,025 mm
batas bawah = 0

Ukuran sebenarnya:
40 mm + 0,025 mm = 40,025 mm
40 mm + 0 mm = 40 mm
TABEL SUAIAN
Contoh: Carilah toleransi (suaian) untuk poros
dengan ukuran 50 g6:
TABEL SUAIAN
Contoh: Carilah toleransi (suaian) untuk poros
dengan ukuran 50 g6
batas atas = - 9 m = - 0,009 mm
batas bwah = - 25 m = - 0,025 mm

Ukuran sebenarnya:
50 mm 0.009 mm = 49,991 mm
50 mm 0.025 mm = 49,975 mm
CONTOH SUAIAN
X +0.033
0

f6 X
X f6

Pasangan lubang poros ini mempunyai hubungan suaian


longgar, karena lubang lebih besar dari poros.
Kelonggaran minimumnya adalah 0.020mm.
Kelonggaran maksimumnya adalah 0.066mm
Terjadi kelonggaran minimum bila yang terjadi adalah
lubangnya terkecil dan porosnya terbesar.
Terjadi kelonggaran maksimum bila yang terjadi adalah
lubangnya terbesar dan porosnya terkecil.
CONTOH SUAIAN

Pasangan ini mempunyai hubungan suaian transisi, karena


kemungkinan bisa terjadi kesesakan atau kelonggaran.
Kesesakannya adalah 0.0065mm.
Kelonggarannya adalah 0.0395mm
Terjadi kesesakan bila yang terjadi adalah porosnya
terbesar dan lubangnya terkecil.
Terjadi kelonggaran bila yang terjadi adalah porosnya
terkecil dan lubangnya terbesar.
CONTOH SUAIAN

Pasangan ini mempunyai hubungan suaian sesak,


karena ukuran lubang (1) lebih kecil dari poros (2).
Kesesakan minimumnya adalah 0.002mm.
Kesesakan maksimumnya adalah 0.048mm.
Terjadi kesesakan minimum bila yang terjadi adalah
lubangnya (1) terbesar dan porosnya (2) terkecil.
Terjadi kesesakan maksimum bila yang terjadi adalah
lubangnya (1) terkecil dan porosnya (2) terbesar.
LATIHAN SUAIAN
LATIHAN SUAIAN
LATIHAN
Gambarkan 3 (tiga) pandangan dengan konsep proyeksi AMERIKA, gunakan
prinsip pemotongan dan lengkapi dengan ukurannya. Untuk suaian,
tuliskan nilai nominal dan toleransinya. Lubang dengan diameter 60 mm
mempunyai suaian H7, sedangkan tiga lubang dengan diameter 30 mm
mempunyai suaian H6.