Anda di halaman 1dari 10

RYO SATRIO 1

15.12.1493
TUGAS PELABUHAN

1. Jelaskan tentang Perkembangan Pelabuhan


2. Uraikan macam-macam Pelabuhan disertai contoh gambar
3. Uraikan definisi Pelabuhan
4. Jelaskan arti penting suatu Pelabuhan bagi suatu Negara
5. Jelaskan mengenai pengelolaan pelabuhan di Indonesia
6. Sebutkan jenis-jenis kapal dan bagian-bagiannya
7. Perlengkapan apa saja yang ada di kapal, jelaskan
8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
Deadweight Tonnage (DWT)
Displacement Tonnage
Gross register tons (GRT)
Draft
Length Overall, LRoa

Jawab:
1. Sejalan dengan kemajuan zaman, Pelabuhan sebagai sarana dan prasarana angkutan
laut tidak lagi di perairan yang terlindungi secara alamiah, tetapi bisa berada di laut
terbuka sebagai Pelabuhan Samudra dengan perairan yang luas dan dalam. Arti penting
Pelabuhan bagi suatu daerah atau negara dapat ditinjau dari beberapa aspek, yaitu :
Dari aspek transportasi
Pelabuhan sebagai :
interface atau titik Temu antara moda transportasi laut dan moda transportasi
darat,
Gateway atau pintu gerbang utama untuk arus keluar masuknya barang
perdagangan dari atau ke daerah belakang pelabuhan (hinterland) yang
bersangkutan,
industry estate atau Industri estat untuk pengembangan industri di daerah
pelabuhan yang berorientasi ekspor.

Dari aspek pelayanan


Pelabuhan akan melayani, antara lain :
kebutuhan perdagangan terutama perdagangan internasional dari daerah
belakang Pelabuhan tersebut,

membantu berjalannya roda perdagangan dan pengembangan industri Nasional,

menampung pangsa pasar yang semakin meningkat guna melayani perdagangan


Internasional baik transhipment maupun transit traff,
RYO SATRIO 2
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
menyediakan fasilitas transit untuk tujuan daerah belakang atau daerah / negara
tetangga,
menyediakan fasilitas pengembangan industri di sekitar Pelabuhan bagi industri
yang berorientasi eksport.

Dari aspek HINTERLAND CONNECTION

Antara Pelabuhan dan hinterland terjadi hubungan yang saling mempengaruhi


dan saling ketergantungan. Seperti, Pelabuhan tidak akan ada artinya bila tidak
didukung oleh hinterland yang berpotensi untuk berkembang,
Perkembangan selanjutnya, Pelabuhan sekarang merupakan : salah satu segmen mata-
rantai Transportasi dari kegiatan bisnis yang terlibat dalam proses Transportasi. prasarana yang
dapat menunjang dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri didaerah
belakang pelabuhan ( hinterland ). Sebaliknya, pada daerah yang merupakan hinterland dari
suatu Pelabuhan akan terhambat perkembangan industri, pertanian dan perdagangannya jika
tidak ditunjang oleh suatu Pelabuhan dengan fasilitas yang memadai dengan tingkat keefesiensi
yang tinggi.

2. Pelabuhan dapat dibedakan menjadi beberapa macam tergantung dari sudut tinjauannya,
yaitu dari :
segi penyelenggaraannya,
segi kegunaannya
segi geografisnya.
Ditinjau dari segi penyelenggaraannya

Pelabuhan Umum
Diselenggarakan untuk kepentingan pelayaran masyarakat umum,
Penyelenggaraannya dapat dilakukan oleh Pemerintah, Badan Usaha Milik
Negara atau Swasta.

Pelabuhan Khusus
Diselenggarakan untuk kepentingan sendiri dalam menunjang kegiatan tertentu.
Pelabuhan ini tidak boleh digunakan untuk kepentingan umum, kecuali dalam
keadaan tertentu dengan ijin Pemilik Pelabuhan.

Ditinjau dari segi kegunaannya

Pelabuhan Ikan
Pelabuhan Barang
Pelabuhan Penumpang
Dll
RYO SATRIO 3
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
Berikut contoh beberapa pelabuhan

3. Pelabuhan adalah suatu tempat di perairan (di muara sungai, teluk atau pantai) yang
secara alamiah terlindung dari gempuran gelombang, sehingga kapal-kapal dan perahu-
perahu dapat merapat dan membuang jangkar untuk melakukan kegiatan bongkar muat
barang maupun menaik turunkan penumpang dengan aman. Defenisi Pelabuhan menurut
Peraturan Pemerintah No. 69 tahun 2001 tentang Kepelabuhan, adalah tempat yang
terdiri dari daratan dan perairan disekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat
kegiatan Pemerintah dan kegiatan Ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal
bersandar, berlabuh, naik/turun penumpang dan atau bongkar muat barang yang
dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan
serta sebagai tempat berpindahnya intra dan antar moda transportasi.

4. Pelabuhan merupakan salah satu prasarana transportasi yang cukup penting bagi sebuah
negara, terutama pada negara maritim seperti Indonesia sebab pelabuhan dapat
membantu meningkatkan ekonomi negara. Dengan adanya pelabuhan maka kegiatan
ekonomi suatu negara akan dapat menjadi lebih lancar, karena berdasarkan pada fakta
yang ada pada beberapa negara, barang barang ekspor impor sebagian besar dikirim
melalui jalur laut (menggunakan kapal) yang berarti membutuhkan pelabuhan atau tempat
untuk bertambat, meskipun rute perjalanan yang dituju dapat dilalui oleh alat transportasi
lain. Hal tersebut dapat terjadi mengingat jumlah barang yang dapat diangkut oleh kapal
lebih banyak dibandingkan dengan jumlah barang yang dapat diangkut oleh armada lain
seperti pesawat (seperti contohnya kapal P. Guillaumat yang dapat mencapai 555.000
DWT (Bambang Triatmodjo, 1986)).
RYO SATRIO 4
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
Dalam pengembangan bidang ekonomi, pelabuhan memiliki beberapa fungsi yang
sama sama dapat meningkatkan ekonomi suatu negara. Pelabuhan bukan hanya
digunakan sebagai tempat merapat bagi sebuah kapal melainkan juga dapat berfungsi
untuk tempat penyimpanan stok barang, seperti contohnya sebagai tempat penyimpanan
cadangan minyak dan peti kemas (container), karena biasanya selain sebagai prasarana
transportasi manusia pelabuhan juga kerap menjadi prasarana transportasi untuk barang
barang. Menurut R. Bintarto (1968),dalam segi kepentingan suatu daerah pelabuhan
memiliki arti ekonomis yaitu karena pelabuhan mempunyai fungsi sebagai tempat ekspor
impor dan kegiatan ekonomi lainnya yang saling berhubungan sebab akibat. Dengan
adanya kegiatan di pelabuhan, maka keuntungan secara ekonomi yang langsung dapat
dirasakan adalah terbukanya banyak lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, karena
dalam segala bidang kegiatan di pelabuhan tenaga kerja manusia akan sangat dibutuhkan
seperti contohnya tenaga kerja sebagai kuli (untuk mengangkat barang barang),
pengatur lalu lintas pelabuhan (terutama pengatur lalu lintas kendaraan yang akan masuk
ke kapal), dan petugas kebersihan pelabuhan.

5. Pelabuhan-pelabuhan di Indonesia saat ini diatur dalam UU Pelayaran tahun 1992 dan
peraturan-peraturan pendukung lainnya. Di Indonesia terdapat sekitar 1000 pelabuhan
khusus atau pelabuhan swasta yang melayani berbagai kebutuhan suatu perusahaan
saja (baik swasta maupun milik negara dalam sejumlah industri meliputi pertambangan,
minyak dan gas, perikanan, kehutanan, dan lain sebagainya. Beberapa dari pelabuhan
tersebut hanya memiliki fasilitas yang sesuai untuk satu atau sekelompok komoditas dan
memiliki kapasitas terbatas untuk mengakomodasi kargo pihak ketiga. Saat ini, Pelindo
menikmati monopoli pada pelabuhan komersial utama yang dilegislasikan serta otoritas
pengaturan terhadap pelabuhan-pelabuhan sektor swasta. Pada sebagian besar
pelabuhan utama, Pelindo bertindak sebagai operator sekaligus otoritas pelabuhan
tunggal, mendominasi penyediaan pelayanan pelabuhan utama seperti perairan
pelabuhan untuk pergerakan lalu lintas kapal, pelayaran dan penarikan kapal (kapal
tunda), fasilitas-fasilitas pelabuhan untuk kegiatan bongkar muat, listrik, persediaan air
bersih, pembuangan sampah, layanan telepon untuk kapal, ruang lahan untuk kantor dan
kawasan industri serta pusat pelatihan dan medis pelabuhan. Legislasi saat ini
menjauhkan sektor swasta dari persaingan secara langsung dengan Perum Pelabuhan
Indonesia yang berwenang. Di dalam Perum Pelabuhan Indonesia, pelabuhan-pelabuhan
yang menguntungkan diwajibkan memberikan subsidi kepada pelabuhan-pelabuhan yang
merugi sehingga semakin mengurangi insentif kerja. Selain itu tarif-tarif yang berlaku di
pelabuhan dikenakan secara standar dengan pemberlakuan yang sama oleh pemerintah
pusat sehingga mengurangi persaingan. Hal ini sangat signifikan apabila dua Perum
Pelabuhan Indonesia berbagi daerah yang bersaing seperti Tanjung Emas di Semarang
dan Tanjung Perak di Surabaya, yang keduanya dijalankan oleh Perum Pelabuhan
Indonesia III.

Kinerja Pengelolaan Pelabuhan


Pengelolaan pelabuhan di Indonesia bisa dikatakan masih belum terorganisir dengan
baik. Masih banyak pengelelolaan yang kurang professional dari para pengelola
pelabuhan, dalam hal ini adalah pemerintah. Masih banyak kekurangan yang bisa
diidentifikasi oleh para stakeholders di bidang pelabuhan ini. Di samping itu ada masalah
RYO SATRIO 5
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
yang tak baru lagi dalam pengelolaan pelabuhan dari tahun ke tahun, masalah itu antara
lain :

1. Lamanya proses bongkar muat di pelabuhan pelabuhan di Indonesia;


2. Lamanya pengurusan kepabeanan di Indonesia;
3. Fasilitas pelabuhan yang berkualitas buruk;
4. Lamanya waktu tunggu di pelabuhan pelabuhan di Indonesia;
5. Kedalaman pelabuhan di Indonesia yang tidak memenuhi syarat.
Faktanya masih banyak masalah yang dapat diidentifikasi dari pengelolaan
pelabuhan. Tetapi 5 masalah masalah yang ada di atas merupakan masalah masalah
umum yang sering terjadi dalam hal pengelolaan pelabuhan di Indonesia. Para
pengusaha selaku pihak yang paling sering memanfaatkan jasa pelabuhan ini pun kerap
kali mengeluh mengenai buruknya sarana dan prasarana dari pelabuhan pelabuhan di
Indonesia. Fasilitas fasilitas pelabuhan di Indonesia banyak yang sudah tua dan juga
kurang berfungsi dengan baik karena tidak di maintain dengan baik. Hal ini tentu saja
sangat mempengaruhi operasional dan citra pelabuhan di Indonesia. Salah satu fasilitas
pelabuhan Indonesia yang kurang memadai adalah kedalaman pelabuhan atau deep see
port yang ada di Indonesia. Sebagian besar pelabuhan di Indonesia tidak bisa menjaga
tingkat kedalaman lautnya sampai 14 meter atau lebih sehingga tidak dapat memenuhi
kriteria deep sea port. Akibatnya, pelabuhan-pelabuhan di Indonesia hanya menjadi
pengumpan bagi pelabuhan milik beberapa negara tetangga. Masalah lain yang kerap
muncul dalam hal pengelolaan pelabuhan di Indonesia adalah lamanya waktu
kepngerusan kepabeanan di Indonesia. Hal ini menyebabkan rendahnya minat para
investor yang sebagian besar aktivitasnya berhubungan dengan pelabuhan untuk masuk
ke Indonesia. Mereka enggan untuk berurusan dengan birokrasi Indonesia yang sangat
berbelit belit. Alas an lainnya ialah karena mereka sadar, dengan birokrasi yang semakin
berbelit belit, hal itu akan mempengaruhi stabilitas dari produk mereka. Karena mereka
mau tidak mau mereka pasti akan memperhitungkan biaya biaya birokrasi Indonesia
kedalam produk mereka, yang sudah pasti merupakan sebuah pemborosan dan tidak
menambah nilai apa apa kepada produk yang mereka jual. Masalah masalah diatas
menyebabkan pengelolaan pelabuhan menjadi tidak efektif. Hal ini berujung pada
lamanya waktu tunggu bagi kapal kapal untuk bersandar di pelabuhan pelabuhan yang
ada di Indonesia. Pemerintah saat ini dituntut untuk segera memperbaiki masalah ini.
Karena pelabuhan mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting dalam pergerakan
dan pertumbuhan perekonomian suatu negara.

6. 1. KAPAL TANKER
Kapal Tanker adalah kapal yang sudah dirancang khusus untuk mengangkut cairan
atau minyak dalam jumlah begitu besar. Adapun jenis kapal tanker yang sering kita
dengar antara lain kapal tanker minyak, Pembawa gas alam cair. Kapal Tanker ini
mempunyai desain khusus tersendiri sesuai apa yang akan diangkut nantinya, sehingga
kapal Tanker ini mempunyai sistem keselamatan yang canggih demi keselamatan para
awak yang berada dikapal tersebut.
RYO SATRIO 6
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
2. KAPAL RO-RO ( Roll-on dan Roll-off )
Kapal yang dikenal dengan Ro-Ro ini merupakan kapal yang biasanya untuk
mengankut mobil. Sehingga kapal ini mempunyai rancangan khusus agarkan mapu
membawa kargo roda seperti mobil, truk, trailer. Kapal ini tentu berbeda dengan istilah lo-
lo (lift on-lift off) kapal ini menggunakan derek dalam memuat atau membongkar muatan.
Kapal Ro-Ro ini memiliki built-in landai agarkan kargo bekerja secara efisien (berguling
di) dan (berguling dari ) kapal saat di berada di pelabuhan. Sementara itu kapal feri yang
mempunyai ukuran kapal lebih kecil dari kapal Ro-Ro yang biasanya beroperasi di sungai
dan hanya pada jarak pendek masih sering dijumpai memiliki built-in landai.
3. KAPAL FERI
Kapal feri adalah kapal untuk transportasi untuk mengankut penumpang serta
kendaraanya melewati jalur air. Selain digunakan untuk mengankut penumpang banyak
juga kita jumpai digunakan untuk angkutan barang misalnya dalam bentuk box, Beras,
dan bahkan kontainer. Kapal Feri sudah termasuk kapal cepat saat ini dan akan selalu
singgah di pulau-pulau lainnya untuk mengambil penumpang selayaknya mobil taksi jika
berada didarat.

4. KAPAL PESIAR
Kapal pesiar adalah kapal penumpang yang digunakan untuk pelayaran, yang
dilengkapai dengan fasilitas kapal. Kapal Pesiar ini untuk melakukan jelajah atau untuk
pariwisata yang mampu membawa jutaan penumpang setiap tahun untuk berwisata dan
biasanya kapal pesiar ini melakukan perjalan lama. Dan biasanya penumpang akan
melakukan perjalanan dari suatu tempat ketempat lain dengan perjalanan yang panjang.

5. KAPAL KARGO KONTAINER


Kapal kargo kontainer adalah kapal khusus untuk membawa semua beban atau
muatan dalam bentuk/ukuran kontainer intermodal. Dan kapal ini mempunyai teknik yang
disebut dengan containerization. Dengan membentuk sarana umum angkutan komersial
sistem intermodal containerization transport. Maka dengan cara ini
pemuatan/pembongkaran barang lebih cepat kira-kira membutuhkan waktu 3-6 jam saja
dan kapal tersebut siap untuk berlayar kembali.

6. KAPAL BULKER
Kapal Bulker adalah kapal untuk dagang yang dirancang untuk mengangkut kargo
curah unpackaged, seperti contoh batu bara dan semen Adapun kelebihan dari kapal
BULKER ini adalah mempunyai daya angkut yang besar.

7. KAPAL TONGKANG
Kapal Tongkang adalah kapal yang dibuat yang mempunyai kegunaan utama untuk
transportasi sungai dan kanal barang berat. Adapun tongkang yang tidak self-propelled
sehingga harus ditarik oleh kapal tunda.

8. KAPAL HOPPER TONGKANG


Kapal Hopper tongkang adalah kapal yang tidak bisa bergerak dengan sendirinya dan
tidak seperti dengan beberapa jenis tongkang lainnya. Kapal Hopper ini dirancang khusus
RYO SATRIO 7
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
untuk membawa bahan seperti batu, pasir, tanah dan sampah yang nantiny akan dibuang
ke laut dan danau untuk dilakukan reklamasi tanah.

9. KAPAL ANGKAT BERAT


Kapal angkat berat adalah kapal ini dirancang khusus dan berfungsi untuk
memindahkan beban yang tidak dapat dilakukan oleh kapal yang biasanya mengankut
barang atau muatan. semi-submersible kapal yang dirancang untuk mengangkat kapal
atau barang keluar dari air dan mengangkutnya.

10. KAPAL FLOATING PRODUCTION


Kapal Floating Production, adalah kapal didesain khusus untuk melakukan
penyimpanan dan pembongkaran kapal. Kapal ini biasa digunakan oleh industri minyak
lepas pantai dan gas dan sudah dirancang khusus supaya mampu mengambil semua
minyak atau gas yang dihasilkan dari platform terdekat. Adapun proses untuk melakukan
penyimpanan yakni minyak atau gas yang didaptkan akan diturunkan melalui saluran pipa
khusus ke kapal tangker.

11. KAPAL SELAM


Kapal selam adalah kapal yang mempunyai kegunaan untuk meninjau kegiatan
didasar laut dan biasanya dijadikan tempat untuk mengambil gambar-gambar hewan laut
dan biasa dijadikan sebagai tempat tentara melakukan penyerangan lewat laut.

12. KAPAL PEMADAM


Kapal Pemadam adalah kapalatau perahu dan biasa mempunyai bentuk mirip dengan
kapal tunda yang dilengkapi dengan pompa dan nosel yang berfungsi untuk mengatasi
kebakaran kapal yang ada di laut.

13. KAPAL PASOKAN PLATFORM


Kapal pasokan Platform adalah kapal untuk memasok platform minyak lepas pantai.
Kira-kira kapal Kapal platform ini mempunyai panjang 70 - 350 meter. Adapun fungsi
utama dari kapal ini yaitu sebagai sarana transportasi barang dan personil menuju ke
platform minyak lepas pantai dan struktur lepas pantai lain.

14. KAPAL TUNDA


Kapal tunda ( tugboats ) adalah kapal untuk memanuver kapal dengan cara
mendorong atau menarik kapal di pelabuhan yang tidak bisa bergerak dengan sendirinya.
Kapal tunda ini mempunyai fungsi utama memindahkan kapal atau mengarahkan kapal,
apabila kapal berada dipelabuhan yang ramai atau berada di kanal yang sempit. Adapun
kapal yang bisa dipindahkan dengan kapal ini apabila tidak bisa bergerak seperti kapal
tongkang dan platform minyak. Kapal tunda ini dikenal sebagai kapal penyelamat. Kapal
ini mempunyai mesin diesel

15. KABEL KAPAL


Kabel kapal atau lapisan kabel adalah kapal laut yang dirancang khusus yang
mempunyai kegunaan untuk memasang kabel di bawah air untuk telekomunikasi, listrik,
dan lain sebagainya. Kapal ini bisa dikenal atau ditandai dengan mempunyai satu atau
lebih gulungan kabel di atas pintu jendela kapal.
RYO SATRIO 8
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN

16. KAPAL DEREK CRANE


Kapal derek crabe atau floating crane adalah kapal khusus yang berfungsi untuk
mengangkat beban berat. Kapal derek terbesar biasanya sering dijumpai dan digunakan
pada konstruksi lepas pantai, dan kapal yang lebih besar sering menggunakan semi-
submersible, tetapi juga monohulls konvensional. Adapun perbedaannya dengan
Sherrleg adalah Crane bisa berputar.

17. KAPAL DRILLSHIP


Kapal Drillship adalah kapal maritim yang dilengkapi dengan alat pengeboran. Kapal
ini sering digunakan untuk kegiatan eksplorasi pengeboran minyak baru atau sumur gas
di perairan dalam dan pengeboran ilmiah. Drillships adalah salah satu cara untuk
melakukan pengeboran eksplorasi pengeboran minyak. Drillship ini mempunyai
kesamaan fungsi yang dapat dilakukan oleh Semi-submersible, tongkang jackup dan rig
platform.

18. KAPAL PENGERUKAN


Kapal Pengerukan adalah kapal yang dirancang untuk melakukan kegiatan keruk
dibawah air dan biasanya dilakukan pada laut dangkal atau daerah air tawar dengan
maksud kumpulkan material atau sedimen dari bawah air dan membuang hasilnya
ketempat lain.Cara kerjanya yaitu mengisap/keruk material yang ada didasar laut.
Biasanya hasil pengerukan dijadikan bahan untuk reklamasi ataupun tujuan lainnya.

19. KAPAL NELAYAN


Kapal nelayan adalah kapal yang digunakan untuk kegiatan menangkap ikan di laut,
danau dan sungai. Ada beberapa tipe kapal nelayan ini diantaranya komersial, rakyat dan
rekreasi.

20. KAPAL PENELITIAN


kapal penelitian adalah kapal yang sengaja dirancang khusus yang dilengkapi dengan
peralatan khusus untuk melakukan penelitian di laut

21. KAPAL KARGO


Kapal kargo (kapal barang) adalah kapal yang membawa kargo, barang. Setiap
tahunnya ribuan operator kargo laut mengarungi samudra dunia. Kapal kargo ini
menangani perdangangan Internasional. Kapal kargo ini dilengkapi dengan crane dan
mekanisme lainnya bertujuan untuk lakukan kegiatan bongkar dan muat barang.

22. KAPAL PERANG


Kapal perang adalah kapal ini dirancang dan digunakan untuk pertempuran atau
peperanganlewat laut. Kapal perang ini begitu berbeda dengan kapal-kapal lainnya
seperti kapal kargo atau kapal lainnya, karena dikapal p[erang ini hanya menampung
persenjataan, amunisi dan berbagai perlengkapan khusus untuk perang beserta para
tentaranya. Dan diketahui bahwa kapal perang ini mempunyai kecepatan yang lebih cepat
dari kapa lainnya dan mempunyai pergerakan yang lumayan lincah serta pertahan kapal
yang cukup bagus. Kapal ini hanya dibuat untuk angkatan laut.
RYO SATRIO 9
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN
23. KAPAL BERLAYAR
Kapal berlayar adalah kapal yang dilengkapi dengan layar dan memanfaatkan angin
sebagai penggeraknya. Kapal ini biasanya teriri dari 3 tiang untuk dijadikan sebagai layar
diikatkan dan membutuhkan juru mudi yang berpengalaman.

Bagian-Bagian Kapal
1. Cerobong merupakan saluran tempat keluarnya asap dari dapur pembakaran
maupun dari mesin kapal itu sendiri
2. Anjungan kapal berfungsi sebagai tempat dimana ruang peralatan navigasi kapal
dan juga sebagai kamar radio informasi
3. Ruang kemudi berfungsi sebagai tempat untuk mengemudikan kapal dan segala
pemantauan lainnya.
4. Deck dan main deck merupakan bagian lantai kapal yang berfungsi untuk meletakkan
barang muatan atau penumpang sedangkan main deck merupakan lantai kedua
setelah deck yang mempunyai fungsi yang sama.
5. Haluan yaitu bagian depan kapal keseluruhan yang berguna untuk mengurangi
tahanan pada saat berlayar. haluan kapal berguna untuk membelah gelombang yang
menghantam depan kapalbiasanya konstruksinya di buat lebih tinggi guna
menghindari air laut masuk ke dalam kapal.
6. Tinggi haluan yaitu bagian depan kapal yang lancip dari atas haluan kapal sampai
bawah haluan kapal yang ditari lurus ke bawah pada bagian haluan kapal.
7. Buritan merupakan bagian belakang kapal yang berguna untuk meletakkan segala
konstruksi barang muatan pada kapal-kapal pengangkut beban berat.
8. Kulit kapal berfungsi untuk pelapis yang berguna memberikan daya kedap kapal pada
air serta memberikan kekuatan struktur semua bagian kapal hingga bagian atas
kapal.
9. Jangkar berfungsi sebagai alat penambat atau pemberat yang bertujuan untuk
menghentikan laju kapal di laut atau perairan.
10. Ruang mesin berfungsi sebagai tempat panel-panel sumber listrik mesin kapal yang
berguna sebagai kendali utama mesin dan suplay energi listrik ke semua bagian kapal
11. Baling-baling kapal berfungsi untuk mengerakkan kapal baik maju, mundur, kekanan
dan kekiri maupun berputar yang dikendalikan dari ruang kemudi
12. Daun kemudi berfungsi untuk mengatur arah kapal baik belok ke kanan maupun ke
kiri.
13. Bulbous bow atau pemecah es berfungsi untuk pemecah es atau karang yang
letaknya di bagian bawah haluan kapal juga berfungsi untuk mengurangi hambatan-
hambatan pada saat kapal berlayar.
14. Lunas atau palka merupakan bagian bawah dasar kapal yang berfungsi sebagai alas
bagian bawah kapal.
15. Sirip lunas berfungsi untuk menstabilkan kapal ketika terkena gelombang guna
menggurangi kapal oleng.
16. Skat-skat pada lambung kapal berfungsi sebagai ruangan-ruangan yang berfungsi
menyeimbangkan kapal dan juga sebagai antisipasi ketika kapal bocor supaya tidak
semua bagian lambung kapal yang bocor atau kemasukan air.
17. Tabung penyeimbang berfungsi untuk menstabilkan posisi kapal yang oleng
RYO SATRIO 10
15.12.1493
TUGAS PELABUHAN