Anda di halaman 1dari 18

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT,bahwa berkat Taufik dan
Hidayah-Nya kami dapat menyusun Proposal /usulan kegiatan Rehab UPTD
Puskesmas KLangenan dalam rangka upaya memperbaiki performent puskesmas
guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat serta meningkatkan
derajat kesehatan msyarakat.
Penulis menydari dalam pembuatan proposal ini masih banyak terdapat
kekurangan untuk itu kritik dan saran diharapkan guna perbaikan dimasa yang
akan datang .
Akhirnya penulis berharap mohon kirannya proposal ini dapat dikabulkan
oleh Dinas kesehatan Kabupaten Cirebon untuk usulan Tahun Anggaran 2008.

Penulis

i
DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR .. i
DAFTAR ISI .. ii
BAB I PENDAHULUAN .. 1
1.1 Latar Belakang. 1
1.2 Tujuan ..... 4
BAB II. GAMBARAN UMUM UPTD PUSKESMAS KLANGENAN 5
ANALISA SITUASI .. 6
BAB III. IDENTIFIKASI MASALAH . 9
BAB IV. RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN.. 10
Rencana Anggaran Biaya ( RAB ).. 11
BAB V. PENUTUP.. 12
LAMPIAN-LAMPIRAN ... 13-14

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang.

Puskesmas Klangenan merupakan salah satu puskesmas yang ada di


Kabupaten Cirebon dari 54 puskesms yang ada sekarang ini.
UPTD Puskesmas sesuai dengan pengertiannya yaitu Unit Pelaksana Teknis Dinas
kesehatan yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di
wilaya kerjanya yang bertanggunggjawab langsung kepada Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon . Adapun wilayah kerja UPTD Puskesmas
Klangenan membawahi 5 desa .
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No.128/2004 tentang
kebijakan dasar puskesmas ,puskesmas mempunyai tugas pokok melakukan upaya
kesehatan wajib (Basic six ) yaitu : upaya kesehatan Ibu dan Anak /KB, promosi
kesehatan, kesehatan lingkungan,pemberntasan penyakit menular,Gizi serta Balai
Pengobatan.
Adapun fungsi puskesmas meliputi hal-hl sebagi berikut ; Puskesmas
sebagai pusat pembangunan berwawasan kesehatan,sebagai psat pemberdayaan
keluarga dan masyarakat serta sebagai pelyanan kesehatan strata I. Bentuk
pelayanan kesehatan yang dilaksanakan puskesmas berupa pelayanan kesehatan di
dalam gedung dan di luar gedung baik itu bersifat preventif,kuratif dan promotif.
Pelayanan yang dilakukan di dalam gedung puskesmas menggunakan
sarana pra sarana yang ada di puskesmas seperti gedung/bangunan beserta
peralatan medis dan non medis .
Sarana gedung yang ada di UPTD Puskesmas KLangenan terdiri dari 1.gedung
utama pelayanan dasar khusus pasien seperti ruang KIA,BP,MTBS,Obat ,Karcis,
Imunisasi. 2.Gedung Perkantoran terdiri dari ruang administrasi/tata usaha
,promosi kesehatan,survaiance, Klinik sanitasi serta gizi. 3.Gedung penunjang
seperti : ruang Kepala UPTD Puskesmas,BP.Gigi,Gudang obat dan laboratorium.

iii
Keadaan fisik bangunan UPTD Puskesmas Klangenan secara kasat mata
nampak dari luar masih cukup baik akan tetapi pada bagian bagian tertentu
khususnya atap bangunan mengalami rusak berat. Hal ini disebabkan sejak
dibangunnya puskesmas klangenan dari tahun 1985 sampai sekarang belum
mengalami upaya perbaikan/rehab total tetapi rehab kecil yang dilakukan oleh
puskesmas dengan menggunakan dana rehab dan swadaya puskesmas.
Pada tahun ini tepatnya bulan oktober 2007 tanggal 3-10-2007 pada pukul
12.30 siang bangunan puskesmas klangenan pada gedung perkantoran mengalami
ambruk atapnya . Hal ini disebabkab oleh kondisi bangunan kayu/kaso penyangga
atap yang sudah lapuk dikrenakan factor usia bangunan tersebut yang sudah lama
belum mengalami upaya perbaikan/rehab.
Oleh sebab itu kirannya melalui usulan proposal ini melalui Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon dapat terrealisaikan untuk tahun angaran 2008-
2009.

1.2. TUJUAN
Tujuan Umum : Meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat di
wilayah kerja
UPTD Puskesmas Klangenan guna percepatan
peningkatan derajat
kesehatan masyarakat.
Tujuan Khusus : Memperbaiki bangunan puskesmas bagian atap pada
bangunan/gedung
perkantoran dan BP.Gigi.
Manfaat : Puskesmas mampu memberikan pelayanan yang terbaik
dan memadai.

iv
BAB II

GAMBARAN UMUM
UPTD PUSKESMAS KLANGENAN KEC.KLANGENAN KAB.CIREBON

UPTD Puskesmas Klangenan merupakan bagian dari Dinas Kesehatan


Kabupaten Cirebon merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas yang di pimpin oleh
seorang Kepala UPTD yang merupakan unsur pimpinan langsung berada dibawah
dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas Kesehatan yang mempunyai tugas
pokok yaitu; memimpin,mengkoordinasikan dan mengendalikan UPTD di bidang
kesehatan di wilayah kerjannya.
Wujud dari pelayanan yang dilakukan puskesmas berupa upaya pelayanan
kesehatan yang bersifat preventif,kuratif dan promotif baik di lakukan di dalam
gedung dan di luar gedung. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut puskesmas
senantiasa berkoordinasi dengan instansi terkait seperti desa ,Muspika dengan
tetap menjalin kerja sama lintas program dan sektor di tingkat kecamatan.
Puskesmas Klangenan sebagai suatu organisasi mempunyai visi yaitu :
Terwujudnya puskesmas klangenan yang berkualitas dalam memberikan
pelayanan kesehatan didukung oleh sumber daya manusia yang professional
dalam rangka tercapainya Kabupaten sehat 2008.
Adapun misi UPTD Puskesmas Klangenan dalam rangka tercapainya visi tersebut
dengan melakukan upaya-upaya :
1. Meningkatkan kemampuan,kualitas dan professional pegawai.
2. Mengoptimalkan pelayanan kesehatan tingkat pertama pada masyarakat
dengan tersediaanya sarana pelayanan kesehatan yang terjangkau oleh
masyarakat.
3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan keluarga dalam pembangunan
kesehatan.
Strategi yang dilakukan untuk mencapai visi,misi tersebut Puskesmas
Klangenan menggunakan strategi sebagi berikut :

v
1. Meningkatkan profesionalisme pegawai agar dapat mewujudkan
pelayanan yang efektif,efisien, dan berkualitas melalui pendidikan dan
pelatihan.
2. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan program agar tercapai target
program yang sudah ditentukan.
3. Mengembangkan dan menerapkan azas kemitraan serta pembersdayaan
masyarakat dan keluarga dalam pembangunan kesehatan.
4. Mengembangkan kemandirian puskesmas sesuai dengan kewenangan yang
diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

Analisis strategi UPTD Puskesmas Klangenan dalam rangka menentukan


visi,misi serta tujuan yang akan dicapai dengan memperhatikan kondisi
lingkungan baik internal maupun ekternal.
Hal-hal yang menjadi kekuatan ( strength ) , kelemahan ( weakneses ),
peluang (opportunities ) dan hambatan ( treatment ) atau sering disebut analisis
SWOT.
Faktor - faktor internal yang menjadi kekuatan.
- Sarana prasarana.
Sarana yang dimiliki oleh Puskesmas berupa: Bangunan puskesmas yang
terdiri dari 3 lokasi yaitu :
1. Bangunan Utama untuk pelayanan medis yakni : ruang KIA/KB.
2. Bangunan Perkantoran : ruang Tata Usaha,Promosi
Kesehatan,Gizi dan Klinik Sanitasi.
3. Bangunan Penunjang : ruang Ka.PKM, BP.Gigi, Gudang Obat,
Laboratorium.
4. Bangunan Rumah Dinas.
- Untuk melaksanakan pelayanan di luar gedung Puskesmas Klangenan
memiliki sarana transportasi berupa mobil Pusling sebanyak 1 buah, motor dinas :
4 buah dengan jumlah Posyandu sebanyak 36 buah dan Posbindu sebanyak 6
buah.

vi
- Letak UPTD Puskesmas KLangenan yang sangat strategis sehingga
mempermudah akses pelayanan kesehatan.

- Tenaga
Karyawan/pegawai yang ada di Puskesmas Klangenan berjumlah 30
orang terdiri dari PNS sebanyak 20 orang, PKD/PTT sebanyak 4 orang ,
Sukwan/Honor sebanyak 6 orang. Secara kuantitas jumlah tenaga di
Puskesmas Klangenan belum mencukupi. Hal ini dapat dilihat masih
adanya pegawai/karyawan yang memegang program rangkap.

- Dana
Sumber dana yang digunakan dalam kegiatan operasional puskesmas
bersumber dari dana pengembalian retribusi, JPKMM dan Askes.

Faktor yang menjadi kelemahan.


Bila ditinjau dari aspek ketenagaan secara kuantitas jumlah tenaga masih
kurang dan banyak yang merangkap pemegang program sehingga dapat
berdampak pada kinerja pegawai itu sendiri.

Faktor yang menjadi peluang.


- Kebijakan desentralisasi dengan diberlakukannya UU No.22 Tahun 1999
tentang otonomi daerah dan UU No.25 Tahun 2000 tentang perimbangan
antara keuangan pusat dan daerah.
- Dukungan lintas sektoral, kultur budaya dan agama masyarakat yang
memungkinkan untuk dapat berperan aktif dalam kegiatan di bidang
kesehatan.
Faktor yang menjadi ancaman.
- Terjadinya mode of transpormation epidemiology yang dipengaruhi gaya
hidup masyarakat yang dapat menyebabkan pengaruh masalah kesehatan
dari penyakit menular atau tidak menular melainkan penyakit degeneratif.
Selain itu penyakit yang berbasis lingkungan seperti : DHF masih menjadi

vii
masalah klasik yang dihadapi sekarang, belum selesai masalah itu muncul
lagi penyakit flu burung yang menjadi ancaman baru.
- Timbulnya pencemaran yang semakin meningkat yang disebakan oleh
pembuangan limbah yang tidak ditangani secara serius konsekuensinya
timbulnya pencemaran baik limbah rumah tangga maupun limbah
industri. Hal ini dikarenakan tidak tersediaanya sarana pembuangan air
limbah dan prilaku masyarakat/pengusaha yang kurang peduli terhadap
lingkungan.
- Krisis ekonomi yang masih berkepanjangan makin memperparah dampak
terhadap kesehatan khususnya penduduk miskin seperti makin banyak
kasus kasus penyakit yang menimpa penduduk yakni penyakit Balita
gizi buruk, KEP ,busung lapar dan lain-lain.

ANALISA SITUASI
UPTD Puskesmas Klangenan mempunyai wilayah kerja yang berjumlah 5
desa yaitu :
1.Desa Klangenan
2.Desa Serang
3.Desa Danawinangun
4.Desa Jemaras Kidul
5.Desa Pekantingan.
Luas wilayah kerja UPTD Puskesmas Klangenan seluas : 718,76 Ha
dengan batas-batas wilayah yaitu:
Sebelah Utara : Wilayah kerja Puskesmas Jemaras
Sebelah Selatan : Wilayah kerja Puskesmas Palimanan
Sebelah Barat : Wilayah kerja Puskesmas Palimanan
Sebelah Timur : Wilayah kerja Puskesmas Plumbon.

viii
Keadaan Ekonomi dan Sosial Budaya Masyarakat .
Wilayah kerja UPTD Puskesmas Klangenan berdasarkan kondisi
geografisnya agraris maka mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai
petani. Adapun mayoritas sebagai petani pemilik tanah dengan irigasi dan dengan
kondisi tanah tadah hujan, maka penghasilan mereka sangat minim sehinga
berdampak pada perekonomian masyarakat umumnya di kecamatan klangenan.
Hal ini terbkuti masih banyaknya penduduk berstatus keluarga pra sejahtera.
Kondisi demikian diperparah dengan tidak adanya dukungan kawasan agrobisnis
yang mampu menyediakan lapangan pekerjaan sehingga mengakibatkan masih
banyaknya pengangguran di wilayah kerja Puskesmas Klangenan umumnya di
Kecamatan Klangenan.
Dari kenyatan tersebut dibutuhkan upaya untuk memberdayakan
masyarakat terutama untuk mengatasi lonjakan pengangguran yang akan
berdampak pada masalah keamanan dan ketertiban. Masih sering terjadi tindak
kejahatan seperti perampokan sepeda motor, pencurian maupun kriminalitas
lainnya, semua itu sebagai dampak penganggran yang belum bisa teratasi.

Keadaan Penduduk Menurut Mata Pencaharian


No Jenis Mata Pencaharian Jumlah Prosentase
1 Petanai pemilik tanah 5644 43,02%
2 Buruh Tani 850 6,48 %
3 Indstri ecil 909 6,93 %
4 Pengusaha/Perdagangan 1199 9,13 %
5 Angkutan 352 2,7 %
6 Pegawai Negeri 572 4,36 %
7 TNI/POLRI 124 0,9 %
8 Pensiunan 178 1,38 %
9 Peternakan 41 0,31 %
10 Lain-lain 3250 24,73 %
Jumlah 13119 100 %

( Sumber: Kantor Kec.Klangenan Th.2007 )

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa jenis mata pencaharian yang
terbanyak adalah sebagai petani : 5644 ( 43,02% ) dan yang terkecil bermata

ix
pencaharian sebagai : peternak (0,31%). Dengan kondisi tanah tadah hujan maka
penghasilan mereka sangat minim sehingga berdampak pada perekonomian
masyarakat di kecamatan Klangenan.

BAB III
IDENTIFIKASI MASALAH

x
Masalah yang timbul sekarang ini yaitu faktor internal yang menjadi
kekuatan yaitu gedung/bangunan Puskesmas dimana sarana gedung Puskesmas
Klangenan khususnya gedung/bangunan perkantoran dan BP.Gigi mengalami
rusak berat pada bagian atap/atas . Hal ini dikarenakan sejak dibangunan
Puskesmas Klangenan pada tahun 1985 sampai dengan sekarang belum
mengalami rehab/perbaikan total.
Akibat yang ditimbulkan dari masalah tersebut maka akan dapat
membahayakan jiwa,kecelakaan dan terganggunya pelayanan baik administrasi
maupun pelayananan pasien BP.Gigi yang berkunjung ke Puskesmas Klangenan.
Dari masalah tersebut diatas maka perlu adanya upaya perbaikan/rehab
gedung/bangunan perkantorn dan BP.Gigi untuk mengantisipasi kerusakan yang
lebih parah dan bahaya yang dapat ditimbulkan sehingga pada akhirnya pelayanan
kesehatan pada masyarakat dapat berjalan optimal.

xi
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN
REHAB/PERBAIKAN BANGUNAN UPTD PUSKESMAS KLANGENAN
TAHUN 2008

Biaya Penanggung Indikator


No Kegiatan Tujuan Sasaran Target Volume Waktu
(Rp) Jawab keberhasilan
1 Fisik Tata Usaha Meningkatkan - Gedung Terselenggaranya 13,50x6,3= 15.000.000,- Trw I,II. Ka.Pkm Meningkatkan
Rehab / perbaikan pelayanan pekantoran. pelayanan 85,03 10.000.000,- pelayanan kesehatan
bangunan Puskesmas kesehatan - BP.Gigi kesehatan yang 8x3=24 di Puskesmas.
memadai.
Jumlah 25.000.000,-

Klangenan, 22 Oktober 2007


Kepala UPTD Puskesmas Klangenan

dr. Asep Firmansyah


NIP.480 119 877

12
BAB V
RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB )
REHAB/PERBAIKAN BANGUNAN UPTD PUSKESMAS
KLANGENAN
TAHUN 2008

No Jenis Barang/Bahan Banyaknya Harga Satuan Jumlah


Rp.39.00
1 Kayu Dolog 20 btg Rp.780.000,-
0,-
2 Usuk 5 m 170 btg Rp. 6.500,- Rp. 1.105.000,-

3 Reng merbo 15 ikat Rp.220.000,- Rp.3.300.000,-

4 Kayu,15x6 akasia 2 kubik Rp.2.200.000,- Rp.4.400.000,-

5 Papan list plang 20 btg Rp. 90.000,- Rp.1.800.000,-

6 Eternit GRC 60 biji Rp.40.000,- Rp.2.400.000,-


Kusen u.ventilasi
7 18 buah Rp.250.000,- Rp.4.500.000,-
1,5x50 cm
8 Paku 5 , 10 20 kg Rp.10.000,- Rp.200.000,-

9 Kayu profil 85 btg Rp.15.000,- Rp.1.275.000,-

10 Cat tembok 2 galon Rp.250.000,- Rp.500.000,-

Jumlah I Rp.20.260.000,-

Upah pekerja

* Tukang 30 hr Rp.50.000,- Rp.1.500.000,-

* Kernek 30 hr Rp.40.000,- Rp.1.200.000,-

Jumlah II Rp.2.700.000,-
Biaya lain-lain
Rp.2.040.000,-
Jumlah III
Jumlah Total I+III Rp.25.000.000,-

13
BAB V
PENUTUP

Demikian Proposal Perbaikan/Rehab bangunan UPTD Puskesmas


Klangenan ini dibuat,mohon kiranya dapat dijadikan bahan acuan Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon dalam membuat perencanaan dan
merealisasikannya untuk tahun anggaran 2008-2009.
Akhirnya penulis mohon maaaf apabila dalam pembuatan proposal ini
masih banyak terdapat kekurangan untuk itu kritk dan saran diharapkan guna
perbaikan dimasa yang akan datang.

Klangenan, 22 Oktober 2007


Kepl UPTD Puskesms Klangenan

dr.AsepFirmansyah
NIP.480 119 877.

14
Lampiran

15
16
PROPOSAL

KEGIATAN PERBAIKAN / REHAB


UPTD PUSKESMAS KLANGENAN
TAHUN 2008

UPTD PUSKESMAS KLANGENAN


KECAMATAN KLNGENAN KAB.CIREBON
Jl.OTTO ISKANDAR DINTA NO. 07 TLP. ( 0231) 341363

17
18

Anda mungkin juga menyukai