Anda di halaman 1dari 4

PAROTITIS PADA BAYI DAN BALITA

No. :
Dokumen SOP/UKP/VII/MTBS/011
No. Revisi :1
SOP
Tgl. Terbit : 1 Mei 2016
halaman : 1/2

PUSKESMAS dr. Budiyono, MPH


GARUNG NIP.
196405071998031004

1. Pengertian Parotitis adalah peradangan pada kelenjar parotis. Parotitis dapat


disebabkan oleh infeksi virus, infeksi bakteri, atau kelainan
autoimun, dengan derajat kelainan yang bervariasi dari ringan hingga
berat. Salah satu infeksi virus pada kelenjar parotis, yaitu parotitis mumps
(gondongan)
Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum dapat bervariasi dari tampak sakit ringan hingga
berat
2. Suhu meningkat pada kasus parotitis infeksi
3. Pada area preaurikuler (lokasi kelenjar parotis), terdapat edema,
eritema dan nyeri tekan
Pada kasus parotitis bakterial akut, bila dilakukan masase kelanjar
parotis dari arah posterior ke anterior, nampak saliva purulen keluar dari
duktur parotis.
2. Tujuan Sebagai pedoman dalam penanganan dan pengobatan Parotitis
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas nomor : 001/UKP/VII/SK/2016 tentang Kebijakan
Pelayanan Klinis
4. Referensi Kemenkes RI Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015
Tentang Panduan Praktik klinis bagi Dokter di Fasilitas pelayanan
kesehatan Primer
5. Prosedur 1. Petugas paramedis menerima personal folder/PF dari ruang rekam
medik
2. Petugas paramedis memanggil pasien dengan menggunakan mesin
antrian nomor pasien, apabila 3 kali pemanggilan pasien tidak datang
selanjutnya memanggil nama dan alamat pasien
3. Petugas paramedis mempersilahkan pasien untuk duduk,
4. Petugas paramedis mengecek nama, dan alamat pasien,
5. Petugas paramedis melakukan anamnesa/pengkajian :
a. Riwayat penyakit sekarang/Keluhan,
b. Riwayat penyakit dahulu,
c. Riwayat penyakit keluarga,
d. Riwayat alergi (makanan,obat),
6. Petugas paramedis melakukan pemeriksaan fisik
a. Berat badan,
b. Respiratori rate/RR,
c. Nadi,
d. Suhu badan,
7. Petugas paramedis mendokumentasikan hasil pengkajian awal dan
pemeriksaan awal ke personal folder/PF pasien,
8. Petugas paramedis mengkolaborasikan ke petugas medis/Dokter
piket pada hari itu,
9. Petugas medis/Dokter menerima personal folder pasien,
10. Petugas medis melakukan pemeriksaan lanjutan,
11. Petugas medis membuat rujukan intern ke pelayanan tindakan bila
pasien harus dilakukan perawatan tindakan,
12. Petugas medis menulis dan memberikan resep obat di lembar resep
obat dan memberikan konseling Yaitu
PAROTITIS PADA BAYI DAN BALITA
No. :
PUSKESMAS Dokumen SOP/UKP/VII/MTBS/011
dr. Budiyono, MPH
GARUNG SOP No. Revisi :1
Tgl. Terbit : 1 Mei 2016
halaman : 2/2

1. Parotitis mumps
a. Nonmedikamentosa
o Pasien perlu cukup beristirahat
o Hidrasi yang cukup
o Asupan nutrisi yang
bergizi
b. Medikamentosa
Pengobatan bersifat simtomatik (antipiretik, analgetik)
2. Parotitis bakterial akut
a. Nonmedikamentosa
o Pasien perlu cukup beristirahat
o Hidrasi yang cukup
o Asupan nutrisi yang bergizi
b. Medikamentosa
o Antibiotik
o Simtomatik (antipiretik, analgetik)
13. Petugas medis melakukan rujukan apabila :
1. Parotitis dengan komplikasi
2. Parotitis akibat kelainan sistemik, seperti HIV, tuberkulosis,
dan Sjogren syndrome.
14. Petugas memberikan konseling dan mempersilahkan pasien untuk
mengambil obat ke pelayanan obat,
15. Petugas menganjurkan pasien untuk kontrol setelah 2 hari
16. Petugas paramedis mengisi hasil pemeriksaan ke aplikasi Pcare
BPJS (bila pasien peserta BPJS) dan mengisi ke aplikasi SIK.

6. Unit Terkait PKD, Pustu

7. Rekaman historis perubahan


Tgl mulai
No Yang diubah Isi perubahan
diberlakukan
PAROTITIS PADA BAYI DAN BALITA
:
No. Dokumen DT/UKP/VII/MTBS/
PUSKESMAS
DAFTAR 011
GARUNG dr. Budiyono, MPH
TILIK No. Revisi :1
Tanggal Terbit : 1 Mei 2016
Halaman : 1/2

Unit : ....................................
Nama Petugas : ....................................
Tanggal Pelaksanaan : ....................................

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1. Apakah Petugas paramedis menerima personal
folder/PF dari ruang rekam medik?
2. Apakah Petugas paramedis memanggil pasien dengan
menggunakan mesin antrian nomor pasien,
apabila 3 kali pemanggilan pasien tidak datang
selanjutnya memanggil nama dan alamat
pasien?
3. Apakah Petugas paramedis mempersilahkan pasien
untuk duduk?
4. Apakah Petugas paramedis mengecek nama, dan
alamat pasien?
5. Apakah Petugas paramedis melakukan anamnesa /
pengkajian :
a. Riwayat penyakit sekarang/Keluhan?
b. Riwayat penyakit dahulu?
c. Riwayat penyakit keluarga?
d. Riwayat alergi (makanan,obat)?
6. Apakah Petugas paramedis melakukan pemeriksaan
fisik
a. Berat badan?
b. Respiratori rate/RR?
c. Nadi?
d. Suhu badan?
7. Apakah Petugas paramedis mendokumentasikan hasil
pengkajian awal dan pemeriksaan awal ke
personal folder/PF pasien?
8. Apakah Petugas paramedis mengkolaborasikan ke
petugas medis/Dokter piket pada hari itu?
9. Apakah Petugas medis/Dokter menerima personal
folder pasien?
10. Apakah Petugas medis melakukan pemeriksaan
lanjutan?
11. Apakah Petugas medis membuat rujukan intern ke
pelayanan tindakan bila pasien harus dilakukan
perawatan tindakan
PAROTITIS PADA BAYI DAN BALITA
:
No.
DT/UKP/VII/MTBS/
Dokumen
PUSKESMAS 011
DAFTAR
GARUNG No. Revisi :1 dr. Budiyono, MPH
TILIK
Tanggal
: 1 Mei 2016
Terbit
Halaman : 2/2

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
12. Apakah Petugas medis menulis dan memberikan resep
obat di lembar resep obat dan memberikan
konseling? Yaitu
1. Parotitis mumps
a. Nonmedikamentosa
Pasien perlu cukup beristirahat
Hidrasi yang cukup
Asupan nutrisi yang bergizi
b. Medikamentosa
Pengobatan bersifat simtomatik
(antipiretik, analgetik)
2. Parotitis bakterial akut
a. Nonmedikamentosa
Pasien perlu cukup beristirahat
Hidrasi yang cukup
Asupan nutrisi yang bergizi
b. Medikamentosa
Antibiotik
Simtomatik (antipiretik, analgetik)
13. Apakah Petugas medis melakukan rujukan apabila :
1. Jika terjadi komplikasi pada kornea?
2. Bila tidak ada respon perbaikan
terhadap pengobatan yang diberikan?
14. Apakah Petugas memberikan konseling dan
mempersilahkan pasien untuk mengambil obat
ke pelayanan obat?
15. Apakah Pasien pulang?
16. Apakah Petugas paramedis mengisi hasil pemeriksaan
ke aplikasi Pcare BPJS (bila pasien peserta
BPJS) dan mengisi ke aplikasi SIK?

CR : %.
Garung,..

Observer Tindakan

(...........)