Anda di halaman 1dari 2

1. Bahan Kimia Beracun (Toxic) Air : murah, mudah didapat, tidak beracun.

Cegah korosi : diperlukn kemauan, pngthuan


Dpt menyebabkan bahaya terhdap kesehatan kekurangannya mrpkn penghantar listrik, tdk dan fasilitas agar korosi bs dcgh dgn baik. (1)
manusia/menyebabkan kematian apabila dpt dipakai utk logam yg reaktif, tdk mmlh bhn logam / paduan logam yg lbh tahan
terserap ke dalam tubuh bercampur dgn bbrp zat organik korosi (2) mlkn perlindungan katoda dgn
2. Bahan Kimia Korosif (Corrosives) Busa :dipakai utk kebakrn cairan mdh trbkr, melapisinya dgn logam lain yg lbh aktif,
Yang karena reaksi kimia dapat mengakibatkan akan menutup permukaan sgg mengurangi misalnya Mg. (3) proses galvanisasi dgn zink.
kerusakan apabila kontak dengan jaringan penguapan dan menghambat pembakaran (4) menghindrkn kontak dgn oksigen/air dgn
tubuh atau bahan lain Bubuk Kering (Dry Chem: Efektif untuk pengecatan/pelapisan dgn oli (5) modifikasi
3. Bahan Mudah Terbakar (Flammable). H2, memadamkan kebakaran dari tumpahan media mnbhkn inhibitor ke dlm media air
asetilen. Yang mudah bereaksi dengan oksigen cairan. Dpt memadamkan api yg sgt bsr, ttp (6)mgrg zat agresif dlm media (Co2 O2)
dan menimbulkan kebakaran mggu pandangan pr anggota pemadaman.
Karbon dioksida : bisa dipakai utk kebakaran 1. Safety Helmet sebagai pelindung kepala
4. Bahan Explosives, TNT, amm nitrat. jenis C (listrik bertegangan), namun demikian dari benda yang dapat
2. Safety Belt
karena suatu reaksi kimia dpt menghasilkan tidak cocok untuk pemakaian kebakaran yang
Safety belt berperan sebagai pelindung diri
gas dlm jml dan tekanan yg bsr serta suhu yg sudah meluas atau di tempat terbuka. saat pekerja bekerja/ada diatas ketinggian.
tgg, shg mnmblkn kerusakan disekelilingnya 3. Safety Shoes
5. Bahan Kimia Oksidator. Permanganat, Cegah kebakaran : Safety shoes berperan untuk menghindar
perklorat. dpt menghasilkan oksigen yang dpt Seluruh material yang digunakan kecelakaan fatal yang menerpa kaki karena
menyebabkan kebakaran bahan-bahan lainnya Seluruh proses yang digunakan benda tajam atau berat, benda panas, cairan
Slrh ruangan (tmsk ruangan yg tersembunyi) kimia dsb.
6. Bahan Kimia yang Reaktif Terhadap Air.
Semua yang berpotensi menimbulkan api 4. Sepatu Karet
CaO, sulfur kloria. Yg sgt mdh bereaksi dgn air Sepatu safety karet (sepatu boot) yaitu sepatu
shg mengeluarkan pns dn gas yg mdh terbkr (1)pengendalian setiap bentuk energi; (2)
yang di desain spesial untuk pekerja yang ada
penyediaan sarana deteksi, alarm, di ruang basah (becek atau berlumpur).
7. Bahan Kimia yang Reaktif Terhadap Asam memadamkan kebakaran dan sarana evakuasi;
Yg amat mdh bereaksi dgn asam mgslkan (3) pengendalian penyebaran asap, panas dan 5. Sarung Tangan
panas dan gas yg mdh terbakar atau gas2 yg gas; (4) pembentukan unit penanggulanan Berperan sebagai alat pelindung tangan ketika
kebakaran di tempat kerja bekerja ditempat atau kondisi yang bisa
beracun dan korosif. KMNO4, KClO3
menyebabkan cedera tangan.
8. Gas Bertekanan (Compressed Gases) 6. Masker (Respirator)
Gas yang disimpan di bawah tekanan, baik gas Peledakan debu ialah pembakaran yang cepat
Berperan sebagai penyaring hawa yang dihirup
yang ditekan, maupun gas cair atau gas yang dari partikel debu yang berterbangan di udara saat bekerja ditempat dengan kwalitas hawa
dilarutkan dalam pelarut di bawah tekanan Suhu tinggi yang terjadi di pembakaran jelek (contoh berdebu, beracun, dll).
9. Bahan Radioaktif (Radioactive Substance) menyebabkan perkembangan (ekspansi) yang 7. Jas Hujan (Rain Coat)
Yg mempnyi kemampn memancarkan sinar2 cepat dari gas yang mengelilingi, sehingga 8. Kaca Mata Pengaman (Safety Glasses)
radioaktf dgn aktvs jenis > 0,002 microcurie/gr terjadi peningkatan tekanan pada dinding dari 9. Penutup Telinga (Ear Plug)
10. Pelindung Muka (Face Shield)
bejana yang memuat awan debu
Berperan sebagai pelindung muka dari
1.Logam/metaloi Pb ,Hg (Syaraf, ginjal ) Cr, Cegah : (1) Cegah debu terpapar oleh benda- percikan benda asing saat bekerja
Arsen (kanker) benda yang panas (2)Gunakan peralatan yang
kanker. tidak menimbulkan percikan api. (3) Pasang Higiene Kerja : membatasi paparan hazard
2. Bahan Pelarut : bensin (Pusing), kloroform, ventilasi yg baik. (4) Jaga kebersihan/pasang yang diterima pekerja di tempat kerja. upaya
filter debu yang baik (5) control dn pengendalian thd faktor (fis, kim,
glikol (hati , ginjal), alcohol (syaraf),
bio) thdp kondisi di tempat kerja yang dapat
3. Gas Beracun : argon, helium, asam siania,
menimbulkan injury maupun penyakit akibat
H2S, CO. kekurgn O2, pusing, sesak nafas Ruang Tertutup:
Kerja. Proses dalam higiene industri meliputi :
4. Karsinogen. Benzene(Leukemia), (1) Identifikasi bahaya serta mitigasinya (1) Antisipasi:Kemampuan utk mmperkirakan,
asbes(paru2) , vinil kloria (hati,syaraf) dengan membuat Job Safety Analysis (JSA) dan memprediksi bahaya yang mungkin terdapat
5. Pestisia. Organoklorin, organofosfat. Pusing, Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) (2) Cek pada tempat kerja. (2) Rekognisi: Mengenal
hilang saar, kejang, kematian kandungan gas yg ada (3) Mengnkn alat bantu bahaya lingkungan yang berhubungan dengan
penapasan jika kadar oksigen rendah (4) pekerjaan dan pemahaman dari efek atau
akibatnya terhadap para pekerja maupun
Perencanaan. Mntkn potensi bahaya, mggnkn APD (5) Ketika bekerja, pastikan
masyarakat disekitarnya.
mntpkan rncn utk menangni bhy yg bs timbul. minimal ada 1 orang yang berjaga di luar
Membatsi paparan bhn kimia, mghndr brsthn untuk mengawasi para pekerja (6) selalu siap
lgsg dgn bhn kimia berbahaya. regu penyelamat dn alat evakuasi jk tjdi bhy3. (3) Evaluasi : Proses pengambilan keputusan
Mmth prosdr keselamatan spt memakai alat2 dalam menentukan tindakan pengendalian
pelindg diri, jgn meremehkan resiko bhy. Dampak kerugian dari korosi antara lain : yang akan diambil, membandingkannya
Memahami konsep bhy, hrs dpt mgidentify 1. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dengan standar. (4) Pengendalian : proses utk
membengkak karena penggantian material. menurunkan tingkat risiko yg mgkn diterima
bhy sblm bhy tsb bs tjd.
2. Produktivitas/ kapasitas produksi industri pekerja.dibagi menjadi 3 kategori. (A) Eng Ctrl
menurun akibat produksi berhenti atau total
(pd saat desain awal/pembangunan) (B) Adm
shut-down.
3. Menimbulkan kontaminasi pada produk Ctrl (pengdlian melalui penjadwalan dn
4. Pencemaran lingkungan hidup prosedur). (c) APD : pgndalian yg dipakai saat
5. Gangguan kesehatan dan keselamatan kerj bkrj scr lgsg
Jenis Bejana Tekan : bejana penampng, Jenis Bejana Tekan : bejana penampng, Jenis Bejana Tekan : bejana penampng,
pngkut, botol2 baja, pesawat pendgn. pngkut, botol2 baja, pesawat pendgn. pngkut, botol2 baja, pesawat pendgn.
Alat kelengkpn : semua bagian2 dr bejana Alat kelengkpn : semua bagian2 dr bejana Alat kelengkpn : semua bagian2 dr bejana
tekan (shell, roof, manhole, leg, nozzle). Alat tekan (shell, roof, manhole, leg, nozzle). Alat tekan (shell, roof, manhole, leg, nozzle). Alat
pengaman alat yg dgnkn bila tekanan dlm pengaman alat yg dgnkn bila tekanan dlm pengaman alat yg dgnkn bila tekanan dlm
bjn mlbh bts maksimum. Plat nama bjn mlbh bts maksimum. Plat nama bjn mlbh bts maksimum. Plat nama
(identitas lgkp yg berkaitan dgn bejana dn (identitas lgkp yg berkaitan dgn bejana dn (identitas lgkp yg berkaitan dgn bejana dn
ditempel pd dindg bjn) ditempel pd dindg bjn) ditempel pd dindg bjn)
Bahaya : kebakaran, ledakan, Bahaya : kebakaran, ledakan, Bahaya : kebakaran, ledakan,
kercunan/iritasi, aspisia, cairan yg sangat kercunan/iritasi, aspisia, cairan yg sangat kercunan/iritasi, aspisia, cairan yg sangat
dingin dingin dingin

Persyaratan Teknis : konstruksinya, alat Persyaratan Teknis : konstruksinya, alat Persyaratan Teknis : konstruksinya, alat
pengamannya (kap pntp, alat anti guling, pengamannya (kap pntp, alat anti guling, pengamannya (kap pntp, alat anti guling,
manometer), tanda pengenal. manometer), tanda pengenal. manometer), tanda pengenal.
Penanganan Botol Baja atau Tabung Gas Penanganan Botol Baja atau Tabung Gas Penanganan Botol Baja atau Tabung Gas
(1)Identitas dengan pewarnaan, label dan plat (1)Identitas dengan pewarnaan, label dan plat (1)Identitas dengan pewarnaan, label dan plat
nama :botol baja /tabung gas dpt diklompkan nama :botol baja /tabung gas dpt diklompkan nama :botol baja /tabung gas dpt diklompkan
mnrt : jenis, sifat dan potensi bahaya yang mnrt : jenis, sifat dan potensi bahaya yang mnrt : jenis, sifat dan potensi bahaya yang
dapat ditimbulkan dapat ditimbulkan dapat ditimbulkan
Pemeriksaan Wajib (1) Fabrikasi (saat Pemeriksaan Wajib (1) Fabrikasi (saat Pemeriksaan Wajib (1) Fabrikasi (saat
pembuatan (2) P. Pertama (mlpt pmrksn pembuatan (2) P. Pertama (mlpt pmrksn pembuatan (2) P. Pertama (mlpt pmrksn
konstruksi dn alt pengaman, pehtgn kekuatan, konstruksi dn alt pengaman, pehtgn kekuatan, konstruksi dn alt pengaman, pehtgn kekuatan,
pengujian keamanan) (3) P.Berkala (tiap 5 thn, pengujian keamanan) (3) P.Berkala (tiap 5 thn, pengujian keamanan) (3) P.Berkala (tiap 5 thn,
jika chlorine 2 thn) (4) P.Khusus (apabl tdpt jika chlorine 2 thn) (4) P.Khusus (apabl tdpt jika chlorine 2 thn) (4) P.Khusus (apabl tdpt
kerusakan, modif atau pldkn) kerusakan, modif atau pldkn) kerusakan, modif atau pldkn)

Persyaratan Admn : (1) Prosedur Pmbuatan Persyaratan Admn : (1) Prosedur Pmbuatan Persyaratan Admn : (1) Prosedur Pmbuatan
Bjn Tkn (hrd didahului dgn pgshn gmbr olh Bjn Tkn (hrd didahului dgn pgshn gmbr olh Bjn Tkn (hrd didahului dgn pgshn gmbr olh
badan, slm pembuatan diawasi trs olh pgws). badan, slm pembuatan diawasi trs olh pgws). badan, slm pembuatan diawasi trs olh pgws).
(2) Prosedur Penerbitan Pengeshn Pemakaian (2) Prosedur Penerbitan Pengeshn Pemakaian (2) Prosedur Penerbitan Pengeshn Pemakaian
(hrs mgjukan permohonan) (3) Pros. Reparasi (hrs mgjukan permohonan) (3) Pros. Reparasi (hrs mgjukan permohonan) (3) Pros. Reparasi
(untuk rprs brt, prlu adany gmbr rencana) (untuk rprs brt, prlu adany gmbr rencana) (untuk rprs brt, prlu adany gmbr rencana)
Pemeriksaan Visual Rutin Pemeriksaan Visual Rutin Pemeriksaan Visual Rutin