Anda di halaman 1dari 6

A.

Judul

GAMBARAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI TERHADAP

STATUS GIZI PADA ANAK BADUTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

KOTA CIMAHI

B. Rumusan Masalah

perumusan masalah penelitian ini adalah: Seberapa Tinggi Gambaran

Pemberian Makanan Pendamping ASI Terhadap Status Gizi Pada Anak

Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Cimahi

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Diketahuinya gambaran pemberian makanan pendamping ASI

terhadap status gizi pada anak baduta di wilayah kerja puskesmas

Kota Cimahi.

2. Tujuan Khusus

Mengidentifikasi gambaran pemberian makanan pendamping ASI

terhadap status gizi pada anak baduta di wilayah kerja puskesmas

Kota Cimahi Meliputi;

1) Mengetahui gambaran pemberian makanan pendamping ASI pada

anak baduta terhadap kenaikan berat badan


2) Mengetahui gambaran pemberian makanan pendamping ASI pada

anak baduta berdasarkan kenaikan tinggi badan/ panjang badan


METODOLOGI PENELITIAN

A. Kerangka Konsep Penelitian

Karakteristik
BADUTA

Pemberian MP-ASI
1. BB/U
Dilihat berdasarkan pada anak baduta < -3 SD Gizi buruk
status gizi awal selama 90 hari - 3 s/d <-2 SD Gizi kurang
baduta 6-24 bulan - 2 s/d +2 SD Gizi baik
> +2 SD Gizi lebih
kurang gizi (gizi
kurang atau gizi
buruk) dinilai dari: Terdapat
BB/U perubahan status
BB/TB-PB gizi pada baduta
berdasarkan 2. BB/PB
kenaikan BB dan <-3SD sangat kurus
-3SD s/d <-2SD kurus
TB/PB dinilai dari:
-2SD s/d <2SD normal
BB/U >2SD s/d 3SD gemuk
BB/TB-PB >3SD sangat gemuk

Sumber: Modifikasi Setiadi (2007)

: diteliti

: tidak diteliti

: berpengaruh
B. Rancangan Penelitian

Pada penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif kuantitatif yang

dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena

yang terjadi di dalam masyarakat serta membuat penilaian terhadap suatu

kondisi dan penyelenggaraan suatu program di masa sekarang, dilakukan

terhadap sekumpulan objek yang cukup banyak dalam satu waktu

tertentu. Dengan menyajikan hasil data sekunder dikumpulkan berbentuk

angka dan dinarasikan dengan pengolahan statistik.


C. Definisi Operasional

Sub
Definisi Alat Skal
Variabel Variab Definisi Teori Hasil Ukur
Operasional Ukur a
el
pemberia 1. BB Makanan 1. Pemberian Lemb 1. BB/U rasio
n 2. PB pendamping makanan ar < -3 SD Gizi
makanan ASI adalah pendamping chekli buruk
pendampi makanan atau ASI yang st - 3 s/d <-2 SD
ng ASI minuman yang diberikan Gizi kurang
pada mengandung DINKES pada - 2 s/d +2 SD
BADUTA zat gizi, yang baduta gizi Gizi baik
diberikan buruk atau gizi > +2 SD Gizi
kepada bayi kurang selama lebih
atau anak usia 90 hari
6-24 bulan 2. Pemeriksaan 2. BB/PB
guna antropometri. <-3SD sangat
memenuhi responden di kurus
kebutuhan gizi ukur BB & -3SD s/d <-2SD
selain yang TB/PB selama kurus
didapatkan dari 30 hari sekali -2SD s/d <2SD
ASI normal
>2SD s/d 3SD
gemuk
>3SD sangat
gemuk

D. Populasi dan Sampel Peneitian

Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah anak baduta

usia 6-24 bulan kurang gizi di wilayah Kota Cimahi.

Pada penelitian ini menggunakan total sampling karena peneliti ingin

mengetahui status gizi seluruh anak baduta yang diberikan bantuan

makanan pendamping ASI melalui data yang diperoleh dari hasil data

sekunder sehingga peneliti mengambil semua populasi yang ada.


E. Pengumpulan Data

Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder;

yang didapat dari Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kota Cimahi

Instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar

cheklist yang disesuaikan dengan data sekunder yang telah diperoleh,

F. Analisa data

Analisa data menggunakan analisa univarat, analisa diskriptif dengan

menggunakan distribusi frekwensi yang meliputi nama, jenis kelamin,

tanggal lahir, umur, alamat, data hasil penimbangan (umur, BB, TB/PB,

status gizi). Dengan perhitungan:

P= X 100%
N
Keterangan:

P : Presentase

X: Jumlah Data

N: Seluruh Populasi

(Budiarto, 2012)