Anda di halaman 1dari 2

ISI LAPORAN

1.1 Pengertian

Batch production (produksi partaian) adalah proses produksi yang berlangsung


secara tidak berkelanjutan, dan umumnya dilakukan pada skala kecil dan
menengah. Proses produksi ini pada dasarnya tidak berlangsung efisien jika
dibandingkan dengan produksi secara berkelanjutan. Produksi ini cocok untuk
industri yang memproduksi produk musiman atau produk yang tuntutan pasarnya
sulit diprediksi. Produksi partaian adalah produksi diantara jobbing shop dan mass
production.

1.2 Karakteristik

Setiap produksi dalam dunia manufaktur memiliki ciri dan karakteristiknya


masing-masing. Karakteristik yang dimiliki produksi partaian diantaranya adalah:

Peralatan yang digunakan lebih umum atau lebih mudah diperoleh.


Kurang efisien (tepat guna).
Perlunya penjadwalan pada setiap alat produksi.
Peralatan yang digunakan harus disesuaikan kembali ketika dipakai untuk
produksi lain.
Memproduksi dalam jumlah yang relatif sedikit.
Produk dibuat untuk periode produksi jangka pendek.
Urutan produksi biasanya relatif sama.
Kemungkinan terdapat perbedaan dalam hal bahan baku, set-up mesin, dan
tampilan akhir.

1.3 Kelebihan & Kekurangan

No. Kelebihan Kekurangan


1. Dapat mengurangi pengeluaran Adanya inefisiensi yang terkait
modal awal. dengan produksi.
2. Cocok untuk industri yang
memproduksi produk musiman Perlu biaya tambahan untuk menggaji
atau produk yang tuntutan karyawan.
pasarnya sulit diprediksi.
3. Produksi dapat dihentikan tanpa Waktu proses lebih lama.
menimbulkan kerugian besar.
4. Pengendalian dilakukan secara Hanya bisa dilakukan bagi industri
manual, sehingga lebih teliti. dengan kapasitas produksi yang kecil.
5. Hasil analisa terhadap suatu
produk bisa dipantau dengan baik.
1.4 Aktifitas Dalam Batch Production

Dalam kegiatannya, batch production (produksi partaian) memiliki aktifitasnya


tersendiri dalam menjalankannya. Aktifitas itu diantaranya adalah:

Loading (pembebanan) bertujuan mengkompromikan antara kebutuhan


yang diminta dengan kapasitas yang ada.
Sequencing (penentuan urutan) bertujuan membuat prioritas pengejaan
dalam pemrosesan order-order yang masuk.
Dispatching yaitu pemberian perintah-perintah kerja ke tiap mesin atau
fasilitas lainnya.
Pengendalian kinerja penjadwalan dengan cara;
memonitor perkembangan pencapaian pemenuhan order dalam
semua sektor,
merancang ulang sequencing bila ada kesalahan atau ada prioritas
utama baru.
Updating schedule adalah pelaksanaan jadwal biasanya selalu ada masalah
baru yang berbeda dan disaat pembuatan jadwal, maka jadwal harus segera
diupdate bila ada permasalahan baru yang memang perlu diakomodasi.

1.5 Perbedaan Batch Production Dengan Produksi Tipe Lainnya

Jobbing
Continuous Batch Mass Project
Shop
Flow Production Production Production
Production

Volume
Produksi
Tinggi Rendah Sedang Tinggi Rendah
Variasi Jenis
Produk
Rendah Tinggi Sedang Rendah Tinggi
Keterampilan
Tenaga Kerja
Tinggi Sedang Rendah
Standarisasi
produk
Rendah Sedang Tinggi
Spesialisasi
Peralatan
Tinggi Rendah Sedang Tinggi Rendah