Anda di halaman 1dari 22

PAST PARTICIPLE

Disusun Oleh:

GROUP V

MEMBER : DARNI

ILDA ZAHARA

MUHAMMAD NAUFAL

SUCI RANITA

YENNI FAKHRINA

LECTURER : NURUL FAJRI, M.Pd

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes)


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
MEDIKA NURUL ISLAM SIGLI
2017
KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah
memberikan segala rahmat dan hidayah-Nya, maka penyusun dapat
menyelesaikan tugas makalah ini dapat selesai dengan tepat waktu.
Tak lupa penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak
yang tidak dapat penyusun sebutkan disini satu per satu, yang telah membantu
penyusun dalam menyelesaikan tugas makalah ini hingga mencapai titik akhir
maksimal yang dapat penyusun sajikan.
Penyusun sangat menyadari sepenuhnya, bahwa makalah ini, sangat jauh
dari sempurna. Penyusun sangat membutuhkan segala kritik dan saran yang
membangun guna menghasilkan tugas makalah yang jauh lebih baik lagi dari yang
sekarang.
Sekian goresan pena dari penyusun. Penyusun mohon maaf yang sebesar-
besarnya apabila dalam makalah ini terdapat kata - kata yang kurang berkenan di
hati para pembaca. Billahi taufik wal hidayah.

Wassalammualaikum wr.wb

Sigli,..... Desember 2017

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR ....................................................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1


A. Latar Belakang Masalah ............................................................ 1
B. Rumusan Masalah ..................................................................... 2
C. Tujuan Penulisan ....................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN .............................................................................. 3


A. Pengertian Past Participle.......................................................... 3
B. Penggunaan Past Participle ....................................................... 4

BAB III PENUTUP ....................................................................................... 10


A. Kesimpulan .............................................................................. 10
B. Saran .......................................................................................... 10

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Past participle paling sering digunakan dalam kalimat pasif dan

perfect. Kebanyakan orang Indonesia menyebut past participle dengan kata

kerja bentuk ke tiga (Verb 3). Past participle umumnya berakhiran -ed untuk

kata kerja yang beraturan. Sedangkan kata kerja yang tidak beraturan,

umumnya berakhiran dengan -t, -en, atau -n.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana pengertian past participle?

2. Jelaskan fungsi dan contoh past participle?

C. Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui pengertian past participle.

2. Untuk mengetahui fungsi dan contoh past participle.

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Past Participle

Participle merupakan kata yang dibentuk dari verb dengan

penambahan suffix atau akhiran. Participle merupakan bagian dari pelajaran

Grammar dalam Bahasa Inggris, jadi dalam Bahasa Inggris saat kita

mempelajari grammar tidak hanya kita mempelajari tense melainkan bagian-

bagian yang melengkapi tense itu juga seperti participle. Participle dapat

dibedakan menjadi dua yaitu, present participle dan past participle. Namun

kali ini yang penulis bahas adalah Past Participle.

Past Pasrticiple merupakan perubahan bentuk dasar dari suatu verb

atau kata kerja. Pada regular verb perubahan yang dialami oleh suatu verb

dapat dibilang pasti, yaitu suatu verb akan berubah menjadi past participle

apabila diikuti oleh penambahan akhiran atau suffix d atau ed. Sementara

pada irregular verb hal ini lebih sulit diketahui karena verb irregular yang

berubah menjadi past participle dapat diikuti oleh akhiran t, -en, -d, ataupun

n. Selain penambahan suffix -t, -en, -d, dan -n pada irregular pun dapat

terjadi penambahan suffix yang tidak tetap pada past participle. Sama seperti

materi verb sebelumnya, untuk mengingat past participle sebenarnya cukup

menghafalkan verb 3 atau past participle dari sebuah kata kerja tau verb.

2
Contoh Past Participle:

Verb 1 (Bare Verb 3 (Past Keterangan


Infinitive) Participle)
Achieve Achieved Regular Verb
Add Added Regular Verb
Admire Admired Regular Verb
Admit Admitted Regular Verb
Adopt Adopted Regular Verb
Advise Advised Regular Verb
Afford Afforded Regular Verb
Bake Baked Regular Verb
Balance Balanced Regular Verb
Ban Banned Regular Verb
Be Been Irregular Verb
Bear Borne Irregular Verb
Beat Beat Irregular Verb
Begin Begun Irregular Verb
Come Come Irregular Verb
Cry Cried Regular Verb
Cut Cut Irregular Verb
Draw Drawn Irregular Verb
Drink Drunk Irregular Verb
Fly Flown Irregular Verb
Hum Hummed Regular Verb
Hunt Hunted Regular Verb
Hurry Hurried Regular Verb
Identify Identified Regular Verb
Ignore Ignored Regular Verb
Mix Mixed Regular Verb
Play Played Regular Verb
See Seen Irregular Verb

Pada dasarnya past participle dapat digunakan dalam dua hal, yaitu

sebagai verb atau kata kerja (dalam tenses termasuk passive voice dan

causative verbs) dan sebagai adjective atau kata sifat. Saat digunakan sebagai

verb, Past participle memiliki kegunaan terbatas yang meliputi perfect tense

3
dan perfect continuous tense, baik itu untuk present, past, maupun future

tense, hal ini terjadi karena dalam menyusun tense perfect tense dan perfect

continuous tense, past participle merupakan bagian dari rumusnya yang tidak

bisa dipisahkan, begitu pula pada passive voice. Passive voice sendiri

merupakan suatu bentuk kalimat dimana subjek dari kalimat tersebut

menerima aksi, bukan melakukan aksi.

B. Fungsi dan Contoh Past Participle

Secara umum, participle dapat berfungsi sebagai sebagai verb atau

(kata kerja). Selain itu, past participle juga dapat digunakan sebagai verbal

atau kata sifat yang bisa diletakan sebelum kata benda ataupun setelah kata

benda.

1. Past Participle sebagai Verb

Penggunaan past participle sebagai verb, (aux + perlu

disandingkan dengan auxiliary verb (kata kerja bantu) past participle).

Past participle digunakan dalam perfect tense dan passive voice (kalimat

pasif).

Contoh past participle dalam present perfect tense:

a. We have eaten all of the pizzas.

b. He has played games on computer for 5 hours.

c. Sania has arrived in Jakarta since 2 hours ago.

d. They have gained some pounds during holiday.

e. The cat has slept for 12 hours.

4
Contoh past participle dalam past perfect tense:

a. People had registered in the marathon championship three days ago.

b. Leila had gone to Chicago yesterday.

c. Heidi had bought some stuff for his preparation to face the field trip

this morning.

d. Pevita had known the truth of the case 5 days ago but she was not

confident to reveal it in public.

e. Yesi had received the gifts from me ten hours ago.

Contoh past participle dalam passive voice:

a. Ani and I are invited to the alumni party.

b. Some books of education system in the library are borrowed by

Nadia.

c. The cat is chased by Robin.

d. Linda was never expected to get bad score, but she got it today.

e. The foods were delivered by my father to my dormitory yesterday.

2. Past participle sebagai Verbal

Fungsi past participle saat digunakan sebagai verbal adalah

menjadi adjective atau kata sifat. Adjective atau kata sifat merupakan

kelas kata yang menjelaskan makna kata menjadi lebih spesifik pada

kuantitas, kualitas, urutan, atau pun nilainya. Sebagai adjective atau kata

sifat past participle sebagai verbal berfungsi untuk menerangkan noun

(kata benda). Penggunaan past participle sebagai adjective dapat kita

lihat dalam bentuk noun phrase dan reduced adjective clause dalam

5
passive voice. Penggunaan past participle pada noun phrase adalah saat

noun menerima suatu aksi sehingga akan di rangkaikan oleh past

participle.

Sebagai kata sifat atau adjective, penempatan past participle

harus berada di belakang To Be, hal ini dikarenakan penggunaan past

participle untuk menjelaskan sebuah kata benda (Noun) yang diletakan di

depan kata benda (Noun). Namun, saat past participle digunakan sebagai

bagian dari verb atau kata kerja, past participle selalu ditemani dengan

bentuk dari to have (have, has atau had).

Contoh Past Participle sebagai adjective (kata sifat):

a. Break Broken

My bone was broken yesterday

(Tulang saya patah kemarin)

Past Participle adjective-nya menjadi: The broken bone

b. Spoil Spoiled

The dog was spoiled by Reza

(Anjing itu dimanja oleh Reza)

Past Participle adjective-nya menjadi: The spoiled dog

c. Bore Bored

The Man is bored by the traffic

(Lelaki itu bosan menunggu kemacatan)

Past Participle adjective nya menjadi : The bored man

6
Contoh diatas menjelaskan bahwa broken, spoiled, dan bored

merupakan past participle adjective yang berfungsi menjelaskan bone,

dog, dan man. Dimana bone, dog dan man bertugas sebagai penerima

aksi.

Contoh Past Participle Adjective:

a. What Santi bring is a ruined sample, we cannot sell the fruit.

b. The teacher given punishment to ther students.

Past participle verbal juga digunakan pada reduced adjective

clause. Pada adjective clause verbal tersebut dapat dilakukan

pengurangan pada relative pronoun dan verb to be. Relative pronoun dan

to be akan dihapus ( jika ada ) untuk merubah adjective clause verbal ini.

Contoh Reduced Adjective Clause:

a. The cheese which is being eaten by Raka is very delicious.

(Keju yang dimakan oleh Raka sangat lezat)

The cheese being eaten by Raka is very delicious.

Perubahan tersebut terjadi dengan menghilangkan which is

b. The student problem which has been solved by teacher is very

difficult.

(persoalan murid tersebut yang diselesaikan oleh guru sangat sulit)

diubah menjadi:

The student problem solved is very difficult.

Perubahan tersebut terjadi dengan menghilangkan which has been.

7
c. The Smartphone which is being brought by Zikra is very expensive.

(Ponsel pintar yang dibawa oleh Zikra sangat mahal)

The Smartphone being brought by Zikra is very expensive

Perubahan tersebut terjadi dengan menghilangkan Which Is

Bila dilihat dari contoh dan pengertian yang sudah diberikan,

maka dapat dikatakan bahwa past participal adjective kebanyakan berupa

kalimat pasif, hal ini berbeda dengan preent participal adjective yang

berupa kalimat aktif. Hal ini berarti noun kata benda yang dijelaskan

pada past participal adjective ini merupakan receiver atau penerima dari

past participal itu sendiri.

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Past Pasrticiple merupakan perubahan bentuk dasar dari suatu verb

atau kata kerja. Pada regular verb perubahan yang dialami oleh suatu verb

dapat dibilang pasti, yaitu suatu verb akan berubah menjadi past participle

apabila diikuti oleh penambahan akhiran atau suffix d atau ed. Sementara

pada irregular verb hal ini lebih sulit diketahui karena verb irregular yang

berubah menjadi past participle dapat diikuti oleh akhiran t, -en, -d, ataupun

n. Selain penambahan suffix -t, -en, -d, dan -n pada irregular pun dapat

terjadi penambahan suffix yang tidak tetap pada past participle. Sama seperti

materi verb sebelumnya, untuk mengingat past participle sebenarnya cukup

menghafalkan verb 3 atau past participle dari sebuah kata kerja tau verb.

Secara umum, participle dapat berfungsi sebagai sebagai verb atau

(kata kerja). Selain itu, past participle juga dapat digunakan sebagai verbal

atau kata sifat yang bisa diletakan sebelum kata benda ataupun setelah kata

benda.

B. Saran

Kami menyadari, makalah ini masih jauh dari kata sempurna, oleh

karena itu saran dan kritik dari pembaca yang sifatnya membangun sangat

kami harapkan untuk perbaikan di masa mendatang.

9
DAFTAR PUSTAKA
READING:
YOUR DIGESTIVE SYSTEM
So there you are, sitting at lunch, enjoying some grilled-chicken pizza and
a few orange wedges. When you're finished, you take a last drink of milk, wipe
your mouth, and head to your next class. In a few minutes you're thinking about
the capital of Oregon or your science fair project. You've completely forgotten
about that pizza lunch you just ate. But it's still in your stomach sort of like a
science experiment that happens all the time!
The Mouth Starts Everything Moving
Your digestive (say: dye-JES-tiv) system started working even before you took
the first bite of your pizza. And the digestive system will be busy at work on your
chewed-up lunch for the next few hours or sometimes days, depending upon
what you've eaten. This process, called digestion, allows your body to get the
nutrients and energy it needs from the food you eat. So let's find out what's
happening to that pizza, orange, and milk.
Even before you eat, when you smell a tasty food, see it, or think about it,
digestion begins. Saliva (say: suh-LYE-vuh), or spit, begins to form in your
mouth.
When you do eat, the saliva breaks down the chemicals in the food a bit, which
helps make the food mushy and easy to swallow. Your tongue helps out, pushing
the food around while you chew with your teeth. When you're ready to swallow,
the tongue pushes a tiny bit of mushed-up food called a bolus (say: BO-luss)
toward the back of your throat and into the opening of your esophagus, the second
part of the digestive tract.
On the Way Down
The esophagus (say: ih-SOF-eh-guss) is like a stretchy pipe that's about
10 inches (25 centimeters) long. It moves food from the back of your throat to
your stomach. But also at the back of your throat is your windpipe, which allows
air to come in and out of your body. When you swallow a small ball of mushed-up
food or liquids, a special flap called the epiglottis (say: ep-ih-GLOT-iss) flops
down over the opening of your windpipe to make sure the food enters the
esophagus and not the windpipe.

If you've ever drunk something too fast, started to cough, and heard someone say
that your drink "went down the wrong way," the person meant that it went down
your windpipe by mistake. This happens when the epiglottis doesn't have enough
time to flop down, and you cough involuntarily (without thinking about it) to clear
your windpipe.
Once food has entered the esophagus, it doesn't just drop right into your stomach.
Instead, muscles in the walls of the esophagus move in a wavy way to slowly
squeeze the food through the esophagus. This takes about 2 or 3 seconds.
See You in the Stomach
Your stomach, which is attached to the end of the esophagus, is a stretchy sack
shaped like the letter J. It has three important jobs:
1. to store the food you've eaten
2. to break down the food into a liquidy mixture
3. to slowly empty that liquidy mixture into the small intestine
The stomach is like a mixer, churning and mashing together all the small balls of
food that came down the esophagus into smaller and smaller pieces. It does this
with help from the strong muscles in the walls of the stomach and gastric (say:
GAS-trik) juices that also come from the stomach's walls. In addition to breaking
down food, gastric juices also help kill bacteria that might be in the eaten food.
Onward to the small intestine!
22 Feet Isn't Small at All
The small intestine (say: in-TESS-tin) is a long tube that's about 1 inches to 2
inches (about 3.5 to 5 centimeters) around, and it's packed inside you beneath
your stomach. If you stretched out an adult's small intestine, it would be about 22
feet long (6.7 meters) that's like 22 notebooks lined up end to end, all in a row!

The small intestine breaks down the food mixture even more so your body can
absorb all the vitamins, minerals, proteins, carbohydrates, and fats. The
grilled chicken on your pizza is full of proteins and a little fat and the small
intestine can help extract them with a little help from three friends:
the pancreas (say: PAN-kree-uss), liver, and gallbladder.
Those organs send different juices to the first part of the small intestine. These
juices help to digest food and allow the body to absorb nutrients. The pancreas
makes juices that help the body digest fats and protein. A juice from the liver
called bile helps to absorb fats into the bloodstream. And the gallbladder serves as
a warehouse for bile, storing it until the body needs it.
Your food may spend as long as 4 hours in the small intestine and will become a
very thin, watery mixture. It's time well spent because, at the end of the journey,
the nutrients from your pizza, orange, and milk can pass from the intestine into the
blood. Once in the blood, your body is closer to benefiting from the complex
carbohydrates in the pizza crust, the vitamin C in your orange, the protein in the
chicken, and the calcium in your milk.
Next stop for these nutrients: the liver! And the leftover waste parts of the food
that your body can't use goes on to the large intestine.
Love Your Liver
The nutrient-rich blood comes directly to the liver for processing. The liver filters
out harmful substances or wastes, turning some of the waste into more bile. The
liver even helps figure out how many nutrients will go to the rest of the body, and
how many will stay behind in storage. For example, the liver stores
certain vitaminsand a type of sugar your body uses for energy.
That's One Large Intestine
At 3 or 4 inches around (about 7 to 10 centimeters), the large intestine is fatter
than the small intestine and it's almost the last stop on the digestive tract. Like the
small intestine, it is packed into the body, and would measure 5 feet (about 1.5
meters) long if you spread it out.
The large intestine has a tiny tube with a closed end coming off it called
the appendix (say: uh-PEN-dix). It's part of the digestive tract, but it doesn't seem
to do anything, though it can cause big problems because it sometimes gets
infected and needs to be removed.
Like we mentioned, after most of the nutrients are removed from the food mixture
there is waste left over stuff your body can't use. This stuff needs to be passed
out of the body. Can you guess where it ends up? Well, here's a hint: It goes out
with a flush.
Before it goes, it passes through the part of the large intestine called
the colon (say: CO-lun), which is where the body gets its last chance to absorb the
water and some minerals into the blood. As the water leaves the waste product,
what's left gets harder and harder as it keeps moving along, until it becomes a
solid. Yep, it's poop (also called stool or a bowel movement).
The large intestine pushes the poop into the rectum (say: REK-tum), the very last
stop on the digestive tract. The solid waste stays here until you are ready to go to
the bathroom. When you go to the bathroom, you are getting rid of this solid
waste by pushing it through the anus (say: AY-nus). There's the flush we were
talking about!
Dig That Digestive System
You can help your digestive system by drinking water and eating a healthy diet
that includes foods rich in fiber. High-fiber foods, like fruits, vegetables, and
whole grains, make it easier for poop to pass through your system.
The digestive system is a pretty important part of your body. Without it, you
couldn't get the nutrients you need to grow properly and stay healthy. And next
time you sit down to lunch, you'll know where your food goes from start to
finish!
Reviewed by: Steven Dowshen, MD
Date reviewed: August 2015
INTISARI:

SISTEM PENCERNAAN ANDA

Sistem pencernaan merupakan bagian tubuh kita yang sangat penting.

Tanpa itu, kita tidak bisa mendapatkan nutrisi yang kita butuhkan untuk tumbuh

dengan baik dan tetap sehat. Sistem pencernaan manusia terdiri dari bagian-bagian

tubuh yang bekerja sama untuk mengubah makanan dan cairan menjadi zat

gizi/energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Saat kita makan, air liur berfungsi untuk menhancurkan bahan kimia

dalam makanan, yang membantu membuat makanan lembek dan mudah ditelan.

Lidah membantu mendorong makanan saat mengunyah dengan gigi. Ketika

makanan siap untuk ditelan, lidah juga membantu mendorong makanan

berdaging yang disebut bolus ke arah belakang tenggorokan dan masuk ke dalam

lubang kerongkongan, bagian kedua dari saluran pencernaan.

Proses sistem pencernaan makan berawal dari makanan masuk ke

kerongkongan, tidak langsung turun ke perut. Sebaliknya, otot di dinding

esofagus bergerak dengan cara bergelombang untuk meremas makanan secara

perlahan melalui kerongkongan. Ini memakan waktu sekitar 2 atau 3 detik. Lalu

kemudian makanan yang telah dimakan memecah menjadi campuran liquidy dan

perlahan-lahan campuran liquidy tersebut masuk ke dalam usus kecil perut. Selain

memecah makanan, lambung juga membantu membunuh bakteri yang mungkin

ada dalam makanan yang dimakan.

Makanan yang telah dicerna bisa menghabiskan waktu selama 4 jam di

usus kecil untuk menjadi campuran yang sangat tipis dan encer. Usus kecil

memecah campuran makanan sehingga tubuh dapat menyerap semua vitamin,


mineral, protein, karbohidrat, dan lemak yang terkandung dalam makanan yang

dicerna.
VOCABULARY

V1 V2 V3 Meaning
grille grilled grilled Panggangan /
memanggang
finish finished finished selesai
project projected projected merancang
forget forgot forgotten lupa
Start started started memulai
take took taken Mengambil
chew chewed chewed Mengunyah
call called called memanggil
mush mushed Mushed bubur
eat ate eaten makan
busy busied busied sibuk
get got gotten memperoleh
need needed needed membutuhkan
make made made membuat
drink drank drunk minum
enter entered entered memasukkan
attach attached attached meletakkan
shape shaped shaped membentuk
pack packed packed memasukkan
stretch stretched stretched membagi
line lined lined garis
go went gone Pergi
come came come datang
work worked worked bekerja
use used used menggunakan
help helped helped membantu
wiil would would akan
close closed closed menutup
infect infected infected tertular
remove removed removed mengeluarkan
mention mentioned mentioned mengatakan
pass passed passed melewati
can could could mendapatkan
enjoy enjoyed enjoyed menikmati
leave left left meninggalkan
smell smelled smelled mencium
kill killed killed membunuh
open opened opened membuka
mash mashed mashed menumbuk
spend spent spent menghabiskan
spread spread spread merentangkan
cough coughed coughed batuk
digest digested digested merencanakan
see saw seen melihat
push pushed pushed mendorong
stop stoped stoped menghentikan
bite bit bitten menggigit
keep kept kept menyimpan
send sent sent mengirim
do did done melakukan
say said said mengatakan