Anda di halaman 1dari 28

PENDAHULUAN

A.Latar belakang

Personal hygiene (Kebersihan diri) merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus
senantiasa terpenuhi.Peran parawat dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk menerapkan prinsip hidup
bersih dan sehat.Perawatan diri terhadap pasien bertujuan untuk memelihara kebersihan,menciptakan
keindahan,serta meningkatkan derajat kesehatan sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit.

Dalam kehidupan sehari-hari kebersihan merupakan hal yang sangat pentingdan harus
diperhatikan karena kebersihan akan mempengaruhi kesehatan dan psikis seseorang.
Kebersihan itu sendiri sangat berpengaruh diantaranya kebudayaan, social,keluarga,
pendidikan. Persepsi seseorang terhadap kesehatan,serta perkembangan ( dalam Tarwoto &
Wartonah 2006).
Praktik hygiene sama dengan peningkatan kesehatan. Dengan implementasi tindakan
hygiene pasien, atau membantu anggota keluarga untuk melakukan tindakan itu dalam
lingkungan rumah sakit, perawat menambah tingkat kesembuhan pasien. Dengan mengajarkan
cara hygiene pada pasien, pasien akan berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan dan
partisipan dalam perawatan diri ketika memungkinkan (dalam Perry & Potter, 2005).
Jika seseorang sakit,biasanya masalah kebersihan kurang diperhatikan.Hal initerjadi
karena kita menganggap masalah kebersihan adalah masalahsepele,padahal jika hal tersebut
dibiarkan terus dapat mempengaruhi kesehatansecara umum (dalam Tarwoto & Wartonah
2006).

Tujuan Personal Hygiene

1.Meningkatkan derajat kesehatan seseorang

2. Memelihara kebersihan diri seseorang

3. Memperbaiki personal hygiene yang kurang

4. Mencegah penyakit
5. Menciptakan keindahan

6. Meningkatkan rasa percaya diri

7. Memberikan kesempatan pada perawat untuk mengkaji kondisi kulit pasien

8. Memelihara integritas permukaan kulit

9. Menghilangkan minyak yang menumpuk,keringat , sel-sel kulit yang mati,bakteri dan menghilangkan
bau badan yang berlebih.
TINJAUAN TEORITIS

Definisi
Personal Hygiene berasal dari bahasa yunani yaitu personal yang artinya perorangan dan hygiene
berarti sehat.Kebersihan seseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan
kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.

Personal hygiene(kebersihan diri)merupakan perawatan diri yang dilakukan untuk memelihara


Kebersihan dan kesehatan diri sendiri baik secara fisik maupun mental.Tingkat kebersihan diri
seseorang umumnya dilihat dari penampilan yang bersih dan rapi serta upaya yang dilakukan
seseorang untuk menjaga kebersihan dan kerapihan tubuhnya setiap hari. Kebersihan diri
merupakan langkah awal dalam mewujudkan kesehatan diri karena tubuh yang bersih
meminimalkan resiko seseorang terjangkit suatu penyakit,terutamapenyakit yang berhubungan
dengan kebersihan diri yang buruk.kebersihan diri seseorang meliputi beberapa hal,antara
lain:kulit,kepala dan rambut mulut dan gigi serta system eliminasi.
Bagi dunia keperawatan ,Personal hygiene merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang
harus senantiasa terpenuhi . Peran perawat dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk menerapkan
prinsip hidup bersih dan sehat.Perawatan diri terhadap pasien bertujuan untuk memelihara
kebersihan menciptakan keindahan,serta meningkatka derajat kesehatan sehingga dapat mencegah
timbulnya penyakit.

KONSEP PERSONAL HYGIENE


Dalam kehidupan sehari-hari kebersihan merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan
karena kebersihan akan mempengaruhi kesehatan dan psikis seseorang.kebersihan dapat
dipengaruhi oleh nilai individu dan Kebiasaan.jika seseorang sakit,biasanya masalah kebersihan
kurang diperhatikan.Hal ini terjadi karna kita menganggap masalah kebersihan adalah masalah
sepele,padahal jika hal tersebut dibiarkan terus dapat mempengaruhi kesehatan secara umum.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSONAL HIGIENE


Prilaku kebersihan diri dapat dipengaruhi beberapa faktor,antara lain:
Kebiasaan
Kebiasaan seseorang berpengaruh dalam kebersihan diri .contoh:setiap individu mempunyai
kebiasaan kapan akan memotong rambut,mencuci rambut,mengunting kuku,dan bahkan kebiasaan
tersendiri untuk mandi dua kali, satu kali sehari atau tidak mandi .Kebiasaan juga berkaitan dengan
pengunaan produk-produk tertentu dalam melakukan perawatan diri misalnya mengunakan sabun
padat atau sabun cair.
Budaya.
Budaya mempengaruhi kebersihan seseorang.contohnya terdapat mitos yang mengatakan bahwa
memotong kuku pada malam hari/memotong kuku pada hari selasa/sabtu akan mendapatkan
kesialan.hal ini menyebabkan beberapa orang menunda mengunting kuku hingga keesokan hari atau
disebagian masyarakat jika individu sakit tertentu tidak boleh dimandikan.
Tingkat Pengetahuan
Tingkat pengetahuan seseorang mempengaruhi cara orang tersebut merawat diri.contoh untuk
menjaga kebersihan gigi ,kita sebaiknya mengosok gigi 2 kali sehari,yaitu setelah sarapan dan
sebelum tidur.
Status sosial ekonomi
Status sosial ekonomi mempengaruhi kemampuan untuk memenuhi sarana dan prasarana
Yang dibutuhkan untuk mempertahankan kebersihan diri.contohnya kondisi keuangan
Mempengaruhi antara lain jenis sabun mandi ,sampo dan sikat gigi yang mampu ia beli.
Status Kesehatan serta Kondiasi Fisik dan Mental.
Orang yang sedang sakit atau mengalami cacat fisik dan gangguan mental akan terhambat
kemampuanya untuk merawat diri secara mandiri dan perlu bantuan untuk melakukanya.

MACAM-MACAM PERSONAL HYGIENE

Perawatan kulit keseluruh tubuh


Perawatan kulit kepala dan rambut
Perawatan mulut dan gigi.
Perawatan kuku.

PRINSIP PERSONAL HIGIENE

Salah satu cara untuk membersihkan kulit adalah mandi .hal-hal yang perlu diperhatikan tentang
mandi antara lain:

Membiasakan mandi dua kali sehari atau setelah beraktifitas.


Mengunakan sabun yang tidak iritatif.Jangan mengunakan sabun mandi untuk mencuci muka.
Menyabuni seluruh tubuh terutama daerah lipatan kulit,misalnya sela-sela jari ketak dan belakang
telinga.
Mengeringkan tubuh dengan handuk segera setelah mandi.

Dampak yang sering timbul pada masalah personal hygiene:

1.Dampak fisik

Banyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpeliharanya kebersihan

Perorangan dengan baik.gangguan fisik yang sering terjadi adalahgangguan integritas


kulit,gangguan membrane mukosa mulut,infeksi pada mata dan telinga,dan gangguan fisik pada
kuku.
2.Dampak Psikososial

Masalah social yang berhubungan dengan Personal Hygiene adalah gangguan rasa
nyaman,kebutuhan dicintai dan mencintai,kebutuhan harga diri, aktualisasi diri dan gangguan
interaksisosial.

B.DEFISIT PERAWATAN DIRI

Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhanya
gunamempertahankan kehidupanya, kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi
kesehatanya,klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya jika tidak dapat melakukan
perawatan diri .Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas
perawatan diri (mandi, berhias, makan,toileting)

JENIS-JENIS DEFISIT PERAWATAN DIRI :

Kurang perawatan diri : mandi.adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas aktifitas
mandi /kebersihan diri.
Kurang perawatan diri memakai pakaian/berhias.
Kurang perawatan diri makan
Kurang perawatan diri toileting

Menurut DepKes Penyebab kurang perawatan diri adalah sebagai berikut:

Faktor prediposisi
Keluarga terlalu melindungi dan memanjakan klien ,sehingga perkembangan inisiatif terganggu.
Biologis
Penyakit kronis yang menyebabkan klien tidak mampu melakukan perawatan diri
Kemampuan realitas turun.
Klien dengan gangguan jiwa dengan gangguan realitas yang kurang menyebabkan ketidak pedulian
dirinya dan lingkungan termasuk perawatan diri.
Sosial
Situasi lingkungan mempengaruhi latihan kemampuan dalam perawatan diri.
D.ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA:KULIT,KUKU ,RAMBUT DAN KEPALAMULUT DAN
GIGISERTA SISTEM ELIMINASI

a.Kulit

Kulit merupakan organ yang paling luar dan paling besar yang membungkus dan melindungi tubuh
Dari berbagai pengaruh buruk lingkungan dan alam sekitar.berat kulit sekitar 15-20% berat badan.

Keaadan fisik dapat terlihat pada kulit.kulit yang pucat,kering atau selalu basah memperlihatkan
kelainan sistemik seperti anemia,kurang vitamin,dsb

Secara anatomis kulit dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

1 .Lapisan epidermis (kulit ari atau kutikula)

Lapisan epidermis merupakan lapisan yang paling luar.lapisan ini terdiri atas stratum
korneum,stratum lusidum,stratum granulosum,stratum pinosum dan stratum basal
Tebal lapisan epidermis sekitar 0,3 mm pada kulit biasa,sampai 1,5mm ditelapak tangan dan
kaki.waktu yang di perlukan dari sel paling bawah menjadi sel paling luar sekitar 30 hari

Epidermis tersusun atas banyak sel epitel ,tidak mengandung pembuluh darah,dan selalu me
Ngelupas serta mengalami regenerasi.

Salah satu bentuk sel epidermis adalah sel melanosit,yang mengandung pigmen melanin
danberperan dalam menahan sinar ultraviolet dan memberikan warna kulit.
2. Lapisan dermis

Tebal dermis antara 1-4 mm

Lapisan dermis mengandung jaringan otot ,ujung syaraf sensorik ,folikel,rambut, kelenjar sebasea,dan
kelenjar keringat(sudorifera)

Lapisan subkutan (hypodermis)


Lapisan subkutan antara lain terdiri atas pembuluh darah,pembuluh limfa,dan jaringan
adipose.jaringan ini berperan sebagai shock breker.

Fungsi kulit:
Melindungi jaringan dibawahnya dari berbagai penyakit dan trauma.
Mengatur suhu tubuh dengan mekanisme:
1. Konduksi yaitu menyalurkan panas melalui kontak dengan benda lain atau udara
2. Konveksi ,yaitu membuang panas keudara melalui permukaan kulit.
3. Evaporasi,yaitu membuang panas dengan caramengeluarkan keringat.
Sebagai indra peraba yang membantu tubuh menerima rangsangan dari luar karena kulit memiliki
reseptor saraf yang peka terhadap suhu,sentuhan,tekanan,dan rasa nyeri.
Sebagai alat eksresi melalui pengeluaran keringat yang mengandung air garam dan nitrogen.
Menghasilkan minyak untuk menjaga kelembapan kulit.
Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit.
Menghasilkan dan menyerap vitamin D.
b. Kuku

Merupakan lempengan keratin transparan yang berasal dari invaginasi epidermis.secara


anatomis kuku terdiri atas dasar kuku,badan kuku,dinding kuku,kantung kuku,akar kuku,dan
lunula.kuku normal akan terlihat halus ,tebal kurang lebih 0,5 mm,transparan,dan dasar kuku
berwarna merah muda. Kuman dapat masuk kedalam tubuh melalui kuku .oleh sebab itu
kebersihan kuku merupakan salah satu aspek penting dalam perawatan diri.Kondisi kuku
mencerminkan status kesehatan umum,status nutrisi,pekerjaan,dan tingkat perawatan diri
seseorang.

Pertumbuhan kuku berlangsung terus menerus seumur hidup,tetapi pada usia muda kuku
tumbuh lebih cepat .kuku umumnya tumbuh rata-rata 1mm per minggu.
*Masalah/gangguan pada kuku

1.Tinea pedis:terdapat guratan kekuningan pada lempengan kuku yang pada akhirnya
menyebabkan seluruh kuku menjadi tebal,berubah warna dan rapuh.penyakit ini di
sebabkan oleh infeksi jamur Epidermopyton,Trichophyton,Microsporum dan C.albicans di
kaki.

2.Ingrown nail:kuku tangan tidak tumbuh dan terasa sakit di bagian tersebut.

3.Paronychia:radang disekitar jaringan kuku,

4.ramshorn nail:pertumbuhan kuku lambat dan terdapat kerusakan di dasar kuku/infeksi.

5.Bau tidak sedap :Reaksi mikroorganisme pada kuku atau kaki yang menyebabkan bau tidak Sedap.

c.rambut

Rambut termasuk dalam struktur kulit .struktur ini memiliki kantung didermis kulit dan kemudian
menembus permukaan kulit.secara anatomis rambut terdiri atas bagian batang,akar rambut, -
Sarung akar,folikel rambut,dan kelenjar sebasea.

Rambut di kepala atau bulu dipermukaan tubuh lain warnanya sesuai dengan pigmen.rambut di
kulit kepala berjumlah sekitar 100.000 helai dan dikulit(bulu)sekitar 5.000.000 helai.siklus
pertumbuhan rambut sejak tumbuh sampai rontok sekitar 2-5 tahun dengan laju pertumbuhan
Sekitar 0,33 mm perhari.normal sekitar 50 helai rambut kepala rontok setiap hari.Bila aliran darah
Ke akar rambut berkurang atau terganggu rambut mudah rontok atau terganggu pertumbuhanya
Seperti rambut jadi tipis dan berwarna kusam.
Fungsi utama rambut adalah melindungi kepala dari panas.Rambut yang sehat akan terlihat
mengkilap,tidak kering, dan tidak terlalu berminyak,tidak bercabang,serta tidak mudah patah.

d. Mulut dan gigi.

Mulut dan gigi merupakan bagian pertama dari system pencernaan makanan .di dalam rongga ini
terdapat gigi,lidah, kelenjar ludah, tonsil dan ovula.Rongga mulut merupakan rongga yang penuh
Dengan kuman sehingga harus selalu di bersihkan. Kualitas hygiene mulut ditentukan melalui
menginspeksimgigi.posisi dan kesejahteraan gigi harus di cacat,perawat meminta klien membuka
mulut caries gigi(lubang),daerah ektraksi,dan warna gigi dicatat.Gigi yang normal dan sehat
halus,putih, dan bercahaya
TINDAKAN KEPERAWATAN

Memandikan Klien
Pengertian
Tindakan keperawatan adalahsuatu tindakan membersihkan seluruh bagian tubuh pasien dengan
posisi duduk/berbaring di tempat tidur dengan mengunakan air bersih,sabun,dan atau larutan
antiseptic.

Tujuan
1. Membersihkan tubuh dari kotoran dan menghilangkan bau badan.
2. Memberikan kesegaran fisik dan spikis serta rasa nyaman
3. Merangsang peredaran darah,syaraf dean merelaksasi otot
4. Memelihara integritas kulit dan mencegah infeksi kulit
5. Memotivasi klien dalam memenuhi kebutuhan perawatan dan kebersihan dirinya.

Indikasi
Pada klien yang tidak dapat mandi sendiri

Kontraindikasi
Penderita luka bakar
Pasien pasca operasi.

Prosedur Kerja
Sesuai SPO

B.ASUHAN KEPERAWATAN .

* ASuhan keperawatan personal hygiene pada kulit.

1.Pengkajian

a. Riwayat keperawatan

Riwayat keperawatan yang perlu diperhatikan antara lain :

1. kemampuan pasien untuk mentoleransi prosedur higienis


2. kemampuan pasien untuk melakukan perawatan diri ,misalnya keseimbangan ,kemampuan
dudukkekuatan otot,dan adanya masalah pada kulit.
b.Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan kulit dilakukan dengan mempalpasi (tekstur,kelembapan,turgor,dan suhu kulit )


menginpeksi:

1.rambut

- Keadaan kesuburan rambut

- Keadaan rambut yang mudah rontok

- Keadaan rambut yang kusam

- Keadaan tekstur rambut

2. Kepala

- Botak/alopecia

- Ketombe

- Berkutu

- Adakah eritema

- Kebersihan rambut.

3. Mata

- Apakah mata ikterik

- Apakah konjungtiva pucat

- Kebersihan mata

- Apakah gatal/mata merah

4. Hidung

- Adakah pilek

- adakah alergi

- Adakah pendarahan

- Adakah perubahan penciuman

- Kebersihan hidung
- Bagaimanan membrane mukosa

- Adakah septum deviasi.

5. Mulut

- Keadaan mukosa mulut

- Kelembapan

- Adakah lesi

- Kebersihan mulut.

6. Gigi

- Adakah karang gigi

- Adakah karies

- Kelengkapan gigi.

- Pertumbuhan

- Kebersihan

7. Telinga

- Adakah kotoran

- Adakah lesi

- Bagaimana bentuk telinga

- Adakah infeksi

8. Kulit

- Kebersihan

- Adakah lesi

- Keadaan turgor

- Warna kulit

- Suhu

- Teksturnya
- Pertumbuhan bulu

kuku tangan dan kaki

- Bentuknya
- Warnanya
- Adakah lesi
- Pertumbuhanya

10. Genetalia

- Kebersihan

- Pertumbuhan rambut pubis

- Keadaan kulit

- Keadaan lubang uretra

- Keadaan srotum, testis pada pria

- Cairan yang dikeluarkan.

11. Tubuh secara umum

- Kebersihan

- Normal

- Keadaan postur

d.Sosial

interaksi kurang,kegiatan kurang.gosok gigi,mandi ,makan tidak mampu mandiri.

Data yang ditemukan dalam defisit perawatan diri:

Data subjektif
Pasien merasa lemah
Merasa tidak berdaya
Malas untuk beraktifitas
Data objektif
Rambut kotor,acak-acakan
Badan pakaian kotor dan bau
Mulut dan gigi bau
Kulit kusam dan kotor
Kuku panjang dan tidak terawat
2.Diagnosa keperawatan

a. Ganguan integritas kulit

definisi : Keadaan dimana kulit seseorang tidak utuh, Berhubungan dengan :

1. Bagian tubuh yang lama tertekan


2. Imobilitasi
3. Terpapanya zat kimia

data yang ditemukan:

1. Kerusakan jaringan kulit


2. Ganggren
3. Dekubitus
4. Kelemahan fisik

Kondisi klinis kemungkinan terjadi pada:

1. Stoke
2. Fraktuk femur
3. Koma
4. Trauma medulla spinalis

Tujuan yang diharapkan:

1. Pola kebersihan diri pasien normal


2. Keadaan kulit ,rambut kepala bersih.
3. Klien dapat mandiri dalam kebersihan diri sendiri.

b. Gangguan membrane mukosa

Definisi : Kondisi dimana mukosa mulut pasien mengalami luka

Berhubungan dengan :

1. Trauma oral
2. Pembatasan intake cairan
3. Pemberian kemoterapi dan radiasi pada kepala dan leher

data yang ditemukan :

1. Iritasi atau luka pada mukosa mulut


2. Peradangan atau infeksi
3. Kesulitan dalam makan dan menelan
4. Keadaan mulut yang kotor

Kondisi klinis kemungkinan terjadi pada:

1. Stroke
2. Stomatitis
3. Koma

Tujuan yang diharapkan

1. Keadaan mukosa mulut ,Lidah dalam keadaan utuh,Warna merah muda


2. Inflamasi tidak terjadi
3. Klien mengatakan rasa nyaman.
4. Keadaan mulut bersih.

C.Kurangnya perawatan diri/ Kebersihan diri.

Definisi: Kondisi dimana seseorang tidak mampu melakukan perawatan kebersihan untuk dirinya.

Berhubungan dengan:

a. Kelemahan fisik
b. Penurunan kesadaran

Data yang ditemukan :

a. Badan kotor dan berbau


b. Rambut kotor
c. Kuku panjang dan kotor
d. Bau mulut dan kotor

3.Perencanaan keperawatan

Perencanaan keperawatan pada deficit perawatan diri mandi/higiene bertujuan untuk ;

a.mempertahankan dan meningkatkan kebersihan kulit

b.mempertahankan sirkulasi darah ke kulit

c.mempertahankan ataumeningkatkan sensasi yang baik

d.mengendorkan otot

e.membuat rasa nyaman,misalnya dengan menghilangkan bau badan dan membesihkan keringat

4.tindakan keperawatan
Salah satu tindakan keperawatan pada defisitt perawatandiri mandi/hygiene adalah memandikan
pasien.hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat memandikan pasien adalah sebagai berikut

-peka terhadap privasi pasien

-bersikap sabar,ramah,dan sopan

-berhati- hati

-cermat dalam menentukan langkah-langkahsesuai dengan kondisi pasien

Memandikan pasien dalam posisi berbaring/memandikan pasien dalamposisi duduk

Sebelum memandikan pasien,bantu pasien menyikat gigi,dan tawarkan pasien untuk buang air kecil
atau buang air besar.

5.Evaluasi

Evaluasi secara umum untuk perawatn pada deficit perawatan diri mandi/hygiene dapat di nilai dari
kemampuan dalam:

1. Mempertahankan kebersihan kulit secara efektif.terlihat dalam kemampuan dalam menjaga


kebersihan kulit seperti adanya warna,kelembapan,turgor,tekstur,hilangnya lesi dll.
2. Mempertahankan sirkulasi darah,mengendorkan otot,dan membuat tubuh merasa nyaman.Hal
ini dapat dilihat dari adanya kemampuan,untuk melakukan aktifitas sehari-hari dan terlihat
segar.
SPO YANG TERKAIT:

-SPO Komunikasi

- SPO cuci tangan

- SPO memandikan

- SPO mencuci rambut

- SPO Mngosok gigi

- SPO membersihkan gigi palsu


BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Personal Hygiene berasal dari bahasa yunani yaitu personal yang artinya perorangan dan hygiene
berarti sehat.Kebersihan seseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan
kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.
Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhanya guna
mempertahankan kehidupanya, kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi
kesehatanya,klien dinyatakan terganggu perawatan dirinya jika tidak dapat melakukan perawatan
diri
Personal hygiene (kebersihan diri) merupakan langkah awal dalam mewujudka kesehatan diri kerena
tubuh yang bersih meminimalkan resiko seseorang terjangkit suatu penyakit,terutama penyakit yang
berhubungan dengan kebersihan diri yang buruk.

Peran perawat dalam hal ini sangat di butuhkan untuk menerapkan prinsip hidup bersih dan sehat
dan bertujuan menjaga/memelihara kebersihan,menciptakan keindahan serta meningkatkan derajat
kesehatan sehingga dapat nencegah timbulnya penyakit.
DAFTAR PUSTAKA

Dr.Lyndon Saputra, Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Penerbit Bina Rupa Aksara Publisher,2012

Dr.bursa M Nur,Anatomi dan Fisiologi untuk Siswa Bidang Kesehatan,Edisi ketiga 2006

Potter dan Perry,Buku Ajar Fundamental Keperawatan,Penerbit Buku Kedokteran,Edisi ke empat EGC
2005.

Santoso ,Budi.2005.Panduan Diagnosa Keperawatan Nanda,2005-2006. Jakaeta : Prima Medika.

Bouwhuizen, M, 1999.Ilmu Keperawatan.EGC: Jakarta


Aziz Alimul Hidayat , 2002. Pengantar Dokumentasi Proses Keperawatan.EGC : Jakarta
Dasaryandi, kikirizky.2012.kebersihan diri.
http://kikirizkydasaryandi.blogspot.com/2011/06/sap-kebersihan-diri.html
.
Soal

PK 1

1. Yang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene yang ada dibawah ini kecuali
A. Kebiasaan.

B. Budaya.

C. Tingkat Pengetahuan.

D. Perawatan diri

E. Semua jawaban benar

2.Hal-hal yang perlu di perhatikan pada saat memandikan pasien adalah kecuali:

A. Peka terhadap privasi pasien.

B. Bersikap sabar,ramah,dan sopan serta berhati-hati.

C. Cermat dalam menentukan langkah-langkah sesuai dengan kondisi pasien.

D. Mempertahankan dan meningkatkan kebersihan kulit.

E. Semua jawaban benar

3.Secara anatomis,struktur kulit dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

A. Lapisan epidermis,lapisan dermis,lapisan sub kutan

B. Lapisan epidermis,lapisan hypodermis,stratum korneum.

C. Lapisan epidermis,lapisan kutikula,lapisan dermis.

D. Stratum lusidum,stratum spinosum,stratum corneum.

E. Semua jawaban benar

4.perawatan diri yang di lakukan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan diri sendiri, baik secara
fisik Maupun mental di sebut:

A.Personal hygiene

B.Kebiasaan

C.Status kesehatan
D.Kebersihan diri.

E. Semua jawaban benar.

5. Di bawah ini merupakan jenis-jenis perawatan diri adalah:

A.Perawatan kulit

B.Perawatan gigi dan mulut

C.Perawatan rambut

D.Semua jawaban benar.

E. Jawaban A dan C benar.

PK 1 Daftar pertanyaan Lisan

1. Sebutkan gangguan yang terjadi pada mulut dan gigi


2. Sebutkan tujuan memfasilitasi pasien Personal hygiene
3. Sebutkan Contoh prilaku kebersihan diri dari factor budaya

PK 2

1.Dibawahini yang bukan merupakan fungsi dari kulit adalah:

A. Melindungi jaringan di bawahnya dari berbagai kuman penyakit dan trauma

B. Mengatur suhu tubuh dengan mekanisme:Konduksi,Konveksi,Evaporasi.

C.Menghasilkan dan menyerap vitamin D.

D.Berperan dalam proses produks isel darah (hematopoiesis).

E. Jawaban diatas betul semua

2.Dibawah ini merupakan tujuan perencanaan pada deficit perawatan diri mandi/hygiene kecuali:

A. Mempertahankan dan meningkatkan kebersihan kulit.

B. Mempertahankan sirkulasi darah ke kulit


C. Mempertahankan kelembapan dan volume cairan.

D. Mengendorkan otot-otot.

E. Jawaban diatas semua benar

3. Tujuan dari perawatan mulut dan gigi adalah:

A. Mengurangi nyeri

B. Mempertahankan asupan nutrisi yang adekuat.

C. Mempertahankan kebersihan mulut dan gigi.

D. Semuajawaban benar.

E. Jawaban A dan C benar

4.Pernyataan yang ada di bawah ini merupakan prinsip-prinsip dari personal hygiene kecuali:

A. Membiasakan mandi dua kali sehari atau setelah beraktifitas.

B. Mengunakan sabun yang tidak iritatif.

C. Segera mengeringkan tubuh setelah mandi.

D. Mempertahankandanmeningkatkankebersihankulit.

E. Jawaban semua benar

5.Dilihat dari manakah tingkat kebersihan diri seseorang?

A. Penampilan yang bersih dan rapi serta upaya yang dilakukan seseorang untuk menjaga
kebersihan dan kerapihan tubuhnya setiap hari.

B. Memelihara kebersihan dan kesehatan diri sendiri baik secara fisik maupun mental.

C. Mempertahankan kebersihan kulit.

D. Membiasakan mandi dua kali sehari atau setelah beraktifitas.

E. Semua jawaban diatas benar.


PK 2 ( Daftar pertanyaan Lisan )

1. Sebutkan tujuan Pada saat melakukan hygiene kulit,melakukan masase pada punggung
2. dapat dinilai dari kemampuan manakah pada defisit perawatan diri mandi ?
3. Dengan cara apakah Pemeriksaan pada kulit dilakukan ?

PK 3

1. Dibawah ini merupakan faktorfaktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah:


A. Kebiasaan- Budaya- Tingkat pengetahuan- status social ekonomi- status kesehatan-
kondisifisikdan mental.
B. Kemampuan melakukan aktifitas.
C. Tingkat energy
D. Gaya hidup.
E. Semua jawaban benar
2. Tujuan perencanaan dari perawatan rambut adalah kecuali:
A. Mencegah infeksi di daerah kepala.
B. Memeliharake bersihan rambut dan kulit kepala
C. Meningkatkan konsep diri.
D. Kemampuan melakukan perawatan diri.
E. Semua jawaban benar
3. Bagi dunia keperawatan personal hygiene merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia
yang harus senantiasa terpenuhi ,peran Perawat dalam perawatan diri terhadap pasien
bertujuan untuk:
A. Menjaga kebersih kerapihan tubuhnya setiap hari.
B. Mewujudkan kemampuan perawatan diri sendiri.
C. Memelihara kebersihan,menciptakan keindahan,serta meningkatkan derajat kesehatan
sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit.
D. Mewujudkan kemampuan untuk mempertahankan diri dari serangan penyakit.
E. Semua jawaban benar
4. Di bawah ini merupakan jenis-jenis perawatan diri:
A. Perawatan kulit dan rambut
B. Perawatan kuku.
C. Perawatan mulut dan gigi
D. Jawaban A,B dan C benar
E. Jawaban Jawaban A dan B saja yang benar.
5. Tujuan dari perencanaan keperawatan pada defisit perawatan hygiene adalah:
A. Mempertahankan dan meningkatkan kebersihan kulit.
B. Cermat dalam menentukan langkah-langkah sesuai dengan kondisi pasien.
C. Bersikap sabar,ramah dan sopan saat memandikan pasien.
D. Bersikap hati-hati.
E. Semua jawaban benar

PK 3 (Daftar pertanyaan Lisan )

1. Ny.S usia 85 tahun, masuk ruang rawat inap dengan stroke non hemoragik. Dari hasil
pemeriksaan KU: Lemah ,Kesadaran Composmentis ,Hasil CT Scan kepala Lesi iskemik
parietal sinistra. TD: 140/90 mmHg, nadi 80 x/menit, suhu 36 C, Pernafasan 18 x/menit. Ny. S
mengalami hemiparese dextra pada ekstremitas atas dan bawah.Ny. S tidak ada yang
menemani. Hygiene apa saja yang perlu difasilitasi pada pasien tersebut?

2. Tentukan tingkat kemandirian/ketergantungan pasien dalam memenuhi kebutuhan personal


hygiene berdasarkan soal no 1

3. Dampak yang sering terjadi pada personal hygiene adalah dampak fisik dan dampak
spikososial, jika tidak memelihara kebersihan perseorangan dengan baik,gangguan fisik apa
saja yang sering terjadi?
Jawaban soal Personal Higiene:

PK I

1.D

3.A
4.D

5.D

Jawaban Lisan PK 1

1. Halitosis

Stomatitis

Kilosis

2. Mempertahankan dan

meningkatkan

kebersihan kulit.

3. Mitos mengunting kuku pada hari selasa/ malam hari akan mendapat kesialan.

Jawaban PK 2.

1. D
2. C
3. D
4. D
5. A

Jawaban lisan PK 2

1. -Merelaksasikan otot-otot.

-Memberikan rasa nyaman.

- Meningkatkat sirkulasi darah ke kulit.


2. - Mempertahankan kebersihan secara efektif.
- Mempertahankan sirkulasi darah,mengendorkan otot dan membuat tubuh merasa
nyaman.

- 3. -Palpasi kulit

-Inspeksi kulit

- Memperhatikan warna dan tekstur kulit.

-Memperhatikan kelembapan ,turgor,suhu kulit.

Jawanban pk 3

1.A
2.D
3. C
4.D
5.A

Jawaban Lisan

1.-Hygiene Kulit (Mandi),BAK,BAB.

- Hygiene Mencuci rambut

- Hygiene Mulut dan gigi

2. Total care
3. gangguan integritas kulit,gangguan membrane mukosa mulut,infeksi pada mata dan
telinga,dan gangguan fisik pada kuku.