Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN KTD, KTC, KPC,

KNC DAN RESIKO KLINIS

No.Dokumen :

No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1 dari 2

WAWAN SUPANDI, SKM


UPTD PUSKESMAS
NIP. 19740511 199403 1 002
DTP CIKAUM

1. Pengertian Prosedur ini mencakup semua kegiatan yang terkait dengan


identifikasi, dokumentasi dan pelaporan KTD, KTC, KPC dan KNC
Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) adalah Insiden yang
mengakibatka cidera pada pasien akibat melakukan tindakan
atau tidak melakukan suatu tindakan yang seharusnya diambil
dan bukan karena penyakit dasarnya atau kondisi pasien.
Kejadian Tidak Cidera (KTC) adalah Insiden yang sudah
terpapar ke pasien tetapi tidak menimbulkan cidera.
Kejadian Potensial Cidera (KPC) adalah kondisi yang sangat
berpotensi untuk menimbulkan cidera, tetapi belum terjadi
insiden.
Kejadian Nyaris Cidera (KNC) adalah terjadinya insiden yang
belum sampai terpapar cidera.
Resiko Pelayanan Klinis adalah resiko yang mungkin timbul
dalam pelayanan klinis.

2. Tujuan Penanganan terhadap KTD, KTC, KPC, KNC bertujuan untuk


meningkatkan mutu pelayanan di puskesmas dengan
memberikan rasa aman bagi pasien maupun petugas.
Prosedur ini bertujuan untuk memberikan pedoman dalam
melakukan penanganan terhadap KTD, KTC, KPC, KNC.
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas DTP Cikaum Nomor
440/085/PKM.CIKAUM/III/2017 tentang Penanganan KTD, KTC, KPC,
KNC dan Resiko Dalam Pelayanan.

4. Referensi 1. Panduan Nasional Keselamatan Pasien di Rumah Sakit (Patient


safety), Departemen Kesehatan RI, 2006
2. Permenkes RI Nomor1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.

5. Prosedur/ 1. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) menyusun asuhan


Langkah- pasien lebih aman, meliputi assesmen risiko, identifikasi dan
langkah pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien.
2. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) mengembangkan
informasi pencatatan dan pelaporan internal tentang insidensi KTD,
KTC, KPC dan KNC.
3. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) mengidentifikasi
kasus KTD, KTC, KPC dan KNC yang terjadi di lingkup Puskesmas
dan jaringannya.
4. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) mencatat dan
menangani kejadian KTD, KTC, KPC dan KNC yang terjadi.
5. Setiap Koordinator Poli/Unit membuat laporan tentang kejadian
KTD, KTC, KPC dan KNC disetiap unit kepada Tim Keselamatan
Pasien di Puskesmas (TKPP) maksimal 2 X 24 jam.
6. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) menganalisis dan
membuat solusi pembelajaran (audit) terhadap insiden KTD, KTC,
KPC dan KNC.
7. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) membuat
kesimpulan dan melaporkan kepada Kepala Puskesmas mengenai
kejadian KTD, KTC, KPC dan KNC.
8. Tim Keselamatan Pasien di Puskesmas (TKPP) menyampaikan
solusi pembelajaran atas tiap kajian masalah atas kasus yang
terjadi untuk evaluasi mutu pelayanan di Puskesmas.

6. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan

7. Unit Terkait 1. Unit Pendaftaran & RM


2. Unit BP Umun
3. Unit MTBS
4. Unit BP Gigi
5. Unit KIA-KB
6. UGD
7. Unit Laboratorium
8. Unit Layanan Farmasi
9. Unit Rawat Inap
10. PONED
8. Dokumen
Blangko Manajemen KTD, KTC, KPC dan KNC, dan Resiko Klinis.
Terkait

9. Rekaman Historis Perubahan

Tgl. Mulai
No Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan