Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

LABORATORIUM SISTEM TRANSMISI

JUDUL PERCOBAAN : PEREDAMAN SUATU SALURAN TRANSMISI 3,4 KM


DENGAN DAN TANPA BEBAN KOIL

KELAS / GROUP : TEKNIK TELEKOMUNIKASI 5D / KELOMPOK 2


NAMA PRAKTIKUM : NISRINA PUSPITA SARI (1315130110)
NAMA KELOMPOK : 1. ANNISAA PUTERI JASMINE (1315030035)
: 2. MAULIDIA WIDHA AZMAL (1315030059)
: 3. NADIAH NUR ATIKAH (1315030066)
: 4. RIZA FAHLEVI (1315030076)
TANGGAL PERCOBAAN : SENIN, 11 SEPTEMBER 2017
TGL. PENYERAHAN LAP. : SENIN, 18 SEPTEMBER 2017
NILAI :
DOSEN : YENNIWARTY RAFSYAM SST. MT

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2017
PEREDAMAN SUATU SALURAN TRANSMISI 3,4 KM DENGAN DAN TANPA
BEBAN KOIL

I. TUJUAN PERCOBAAN
1. Mengukur distribusi peredaman, sepanjang saluran dua kawat simetris.
2. Mengukur tegangan masukan dan keluaran dari saluran, bila ujungnya terbuka dan bila
ujungnya ter terminasi.
3. Menentukan peredaman sebagai suatu fungsi frekuensi dari nilai-nilai tegangan
masukan dan keluaran yang terukur dan menggambarkan hasil yang diperoleh dalam
suatu grafik
4. Membandingkan dan mengevaluasi respon-respon transmisi dari suatu pembebanan-
koil (pupinised) dan suatu saluran tak terkompensasi (un-pupenised)

II. PEDAHULUAN
Bila informasi dikirimkan sepanjang saluran transmisi melalui jarak yang telah ditentukan,
peredaman (yakni rugi-rugi energi listrik) harus tidak lebih besar dari nilai-nilai yang telah
didefinisikan.
Sebagaimana digambarkan pada rangkaian ekivalen berikut ini, saluran dapat
direpresentasikan dengan sejumlah resistansi yang sangat kecil dan induktansi yang terhubung
seri, serta sejumlah kapasitansi yang ekstrim kecil dan konduktansi.

Gambar 1
Resistansi R, suatu saluran tergantung pada diameter saluran dan bahan yang digunakan
dalam pembuatan kawat. Nilai R ditulis dalam ohm/km.
Induktansi I, kapasitansi C dan konduktansi G semua tergantung pada jarak antar
saluran, diameter kawat dan bahan isolasi yang digunakan. Induktansi ditulis dalam mH/km,
kapasitansi dalam nF/km dan konduktansi ditulis dalam S/km.
Sebagai contoh, nilai-nilai tipikal untuk suatu saluran berdiameter 0,9 mm dengan isolasi
plastic dapat diberikan sbb:
R = 57,8 ohm/km
L = 0,7 mH/km
C = 34 nF/km
G = 1 S/km
Konstanta peredaman dihitung dari:


+
2 2

Bila induktansi L secara buatan dapat dinaikkan, konstanta peredaman dari saluran akan
menjadi lebih kecil.
Dalam praktek, kenaikan induktansi dapat dilakukan dengan memasukkan koil pupin pada
interval tertentu sepanjang saluran.

Gambar 2

III. ALAT ALAT YANG DIGUNAKAN


- 4 model saluran transmisi; 0,85 km; terkompensasi
- 2 buah koil pupin 80 mH
- 2 buah resistor 300 ohm
- 1 buah resistor terminating 600 ohm
- 1 buah panel lintasan universal
- 1 catu daya
- 1 buah function generator
- 1 buah osiloskop
- 1 buah multimeter
- 2 probe test 10:1/1:1 (yang dapat di switch)
- 2 adapter probe
- 1 set jumper dan plug

IV. DIAGRAM RANGKAIAN

Gambar 3 (Peredaman saluran transmisi tanpa menggunakan pupin)

Gambar 4 (Peredaman saluran transmisi menggunakan pupin)

V. PROSEDUR MELAKUKAN PERCOBAAN


1. Buat rangkaian seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3. Ukur tegangan generator Ug
dengan mV atau dB-meter dan usahakan agar harga tersebut konstan selama percobaan
pada Ug = 4 Vpp = 1,42 Vrms = 5,25 dBm.
Ukur tegangan keluaran dari saluran pada osiloskop, atur pada masukan diferensial.
Yakinkan bahwa kedua kanal Y berada pada defleksi yang sama. Pasangkan probe tes
10:1 dengan hati-hati, lengkapi tabel pengukuran pada lembar kerja 1 dengan
menggunakan frekuensi seperti pada tabel.
Dari nilai-nilai tegangan keluaran yang terukur dan tegangan masukan yang konstan,
hitung peredaman.

= 20 ()

Masukkan nilai-nilai hasil perhitungan pada grafik di lembar kerja 3.
2. Buat rangkaian seperti ditunjukkan pada Gambar 4.
Tentukan peredaman, seperti dalam nomer 1, gunakan tabel 2 pada lembar kerja 2.
Masukkan nilai-nilai hasil perhitungan dari peredaman pada grafik yang sama,
dilembar kerja 3.
3. Beracu pada grafik yang telah dibuat, dalam rentang frekuensi 300-3400 Hz, apa yang
dapat dikatakan tentang saluran dengan pupin dan yang tidak dengan pupin bila
diterminasi dengan 600 ohm?