Anda di halaman 1dari 20

DANCE SCRIPT

TARI DOO BEE DOO


(Tari Teaterikal)

Disusun oleh :
1. Mustika Puspita Sari (K8114042)
2. Nurlita Ratih S. W (K8114048)
3. Pradhita Rizka A. H (K8114051)
4. Rahma Triastuti (K8114054)
5. Sekar Sholih M (K8114060)

PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2017

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan limpahan


nikmat kepada umatnya terutama nikmat iman,umur, serta kesempatan sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Salawat dan salam
kami khaturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.Kamijuga
mengucapkan terima kasih kepadaIbu Warananingtyas Palupi, selaku dosen
Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Karya Seni Tari Anak yang telah
membimbing dan membina kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalahini
tepat pada waktunya.
Kami menyadari bahwa sebagai manusia biasa, makalahyang kami buat
memiliki kekurangan, baik dalam penulisan atau penyusunan kata demi kata. Oleh
sebab itu kami mohon kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca
demi kesempurnanan pembuatan makalah mendatang.
Demikianlah kata pengantar ini kami buat, semogamakalah ini dapat
bermanfaat bagi orang lain yang membaca.

Surakarta, 1 Januari 2017

Tim Penyusu

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ ii

DAFTAR ISI .......................................................................................................... iii

SINOPSIS .............................................................................................................. iv

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1

A. Latar Belakang ....................................................................................... 1

B. Ide Garapan ............................................................................................ 1

C. Sasaran dan Manfaat............................................................................... 2

BAB II IRINGAN TARI......................................................................................... 4

BAB III TATA RIAS DAN BUSANA ................................................................... 5

A. Tata Rias ................................................................................................. 5

B. Busana .................................................................................................... 5

BAB IV PROPERTY DAN SETTING .................................................................. 7

A. Property .................................................................................................. 7

B. Setting ..................................................................................................... 7

BAB V DISKRIPSI GERAK DAN POLA TARI .................................................. 8

BAB VI MANAJEMEN PRODUKSI .................................................................. 15

iii
SINOPSIS

Tari ini bernama Tari Doo Bee Doo. Tari ini menceritakan tentang
pertemuan antara beberapa anak yang bersahabat yang kemudian mereka bermain
bersama dnegan gembira, namun salah satu sahabat memutuskan untuk pergi
meningggalkan mereka. Walaupun mereka telah mencoba untuk menghalangi
kepergian sahabatnya tersebut namun sahabatnya tetap memutuskan untuk pergi.
Saat ditinggalkan oleh sahabtnya tersebut perasaan sedih dan rasa kehilangan
menyelimuti mereka yang ditinggalkan oleh sahabatnya. Namun sang sahabat
yang pergi meningggalkan meraka secara tiba tiba, kemudian datang dan
menghapus kesediahan dari sahabat yang ditinggalkannnya, akhirnya mereka
bermain dan berbahagian bersama lagi.
Tari ini menggunakan lagu yang berjudul Doo Bee Doo Bee Doo
Schnuffel. Riasan yang digunakan pada tari ini adalah riasan cantik. Kostum yang
digunakan adalah kostum yang menggambarkan keceriaan, yang dimunculkan
dari warna-warna yang cerah. Untuk jilbab dibentuk senyaman mungkin, rok yang
digunakan adalah kombinasi dari berbagai macam jilbab, untuk celananya
menggunakan legging, untuk kaos menggunkan warna yang senada dengan jilbab.
Gerak dan ekspresi yang ditimbulkan dari tari ini lebih menekankan pada arti atau
maknanya.

iv
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Tari teaterikal merupakan sebuah bentuk pertunjukan yang dikemas secara
lengkap antara unsur seni rupa , musik teater, dan tari, sehingga sangat sesuai
apabila dijadikan sebuah pementasan bagi anak usia dini. Selain menarik karena
berbeda dari tarian pada umumnya, anak-anak juga dapat berlatih bermain peran
dalam tari teaterikal. Oleh karena itu, kami memilih untuk membuat sebuah
pertunjukan menggunkan tarian teaterikal agar menjadi tontonan yang fresh,
menarik dan menghibur melalui penggabungan antara tarian dan drama/teater.
Pemilihan tema persahabatan juga dikarenakan tema tersebut masih sangat
dekat dengan anak. Anak-anak biasanya anak sangat tertarik terhadap hal-hal yang
berkaitan dengan dirinya sendiri dan teman sebaya. Berbagai peristiwa dengan
teman akan mudah sekali diingat oleh anak-anak sehingga lebih mudah bagi anak
untuk memerankannya. Tarian ini dapat ditarikan dalam berbagai macam
kegiatan, seperti pementasan kelas diakhir tahun ajaran atau pertunjukkan
perlombaan tari atau untuk event-event lainnya. Melihat berbagai alasan tersebut
kami memutuskan untuk menggarap koreografi tarian teaterikal persahabatan ini.

B. Tujuan Penulisan
Penyusunan dance script ini memiliki tujuan :
1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Karya Seni Tari AUD
2. Untuk membuat karya tari teaterikal menjadi karya yang bernilai ilmiah
3. Untuk menjadi referensi pementasan tari teaterikal AUD

C. Ide Garapan
Tarian ini bernama Tari Teaterikal Doo Bee Doo. Ide garapan tarian ini
melalui rangsang konsep yaitu adanya keinginanmembuat sebuah tarian yang
dapat ditarikan semua anak baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Tema

1
2

tarian diambil tidak jauh dari alur kehidupan di sekitar anak yaitu persahabatan.
Pencarian lagu atau pengiring yang sesuai dengan konsep melalui proses yang
panjang, akhirnya ditemukanlah lagu doo bee doo bee doo schnuffel yang isinya
dianggap telah sesuai dengan konsep. Koreografi tari mulai dibuat segera setelah
mendengarkan lagu. Gerak tari yang dipilih merupakan gerakan yang sederhana,
sesuai dengan musik serta sesuai dengan alur cerita karena tarian ini diciptakan
untuk anak usia Dini. Tarian ini bertemkan tentang persahabatan sehingga tTarian
ini bisa ditarikan anak laki-laki maupun anak perempuan. Penyajian tarian
menggunakan konsep teatrikal yang penuh makna atau arti serta ekspresi dari para
pemain lebih ditonjolkan.
Tarian ini tidak memerlukan properti yang banyak. Bahkan hanya
memerlukan kostum dan make up penari. Make up yang digunakan dalam tarian
ini adalah riasan cantik, tetapi tetap memperhitungkan aspek anak usia dini. Make
up dibuat lebih menarik, bervariasi, memberikan kesan segar dan ceria.
Sedangkan untuk kostum sendiri dipilih warna-warna yang cerah. Jilbab dibuat
bentuk kepang satu sisi agar lebih terlihat anak usia dini nya. Untuk rok berbuat
dari kreasi jilbab yang dipadupadankan. Untuk atasan menggunakan warna senada
dengan jilbab atau rok serta celana menggunakan legging warna hitam.
Musik yang ditimbulkan dari lagu doo bee doo bee doo sendiri telah
menciptakan suasana yang ceria. Alur cerita yang ditimbulkan dalam gerak tari
adalah yang awalnya bahagia dengan persahabatan yang mereka jalani tetapi
ditengah perjalanan salah satu sahabat mereka harus pergi dan tercipta suasana
yang sedih. Tanpa diduga-duga ketika para sahabatnya sedih salah seorang
sahabat yang pergi tadi kembali lagi dan tercipta suasana yang bahagia.

D. Sasaran dan Manfaat


Setiap aktivitas dan kegiatan pasti memiliki sasaran dan manfaat yang
diharapkan. Sasaran yang diharapkan oleh penulis dalam dance script kegiatan
tari teaterikal AUD ini diantaranya : penonton, pemerhati seni, guru TK,
danmasyarakat pada umumnya.Sedangkan manfaatnya, antara lain :
3

1. Agar dapat dipakai sebagai bahan wacana, kajian ilmu atau apresiasi terhadap
kesenian tari dan drama.
2. Menjadi sarana inspirasi dan ide kreasi imajinatif dari anak usia dini.
3. Menjadi sarana mengajarkan dan mengembangkan kemampuan seni dan
drama
Agar anak mampu menciptakan gerakan sederhana namun bermakna dan
anak mampu memahami peran serta makna pada lagu yang digunakan.
BAB II
IRINGAN TARI

Iringan tari yang digunakan dalam pementasan ini adalah lagu yang
berjudul Doo Bee Doo Bee Doo Schnuffel. Lagu ini kami ambil dari youtube di
http://top1yandex.ru/klip.html oleh Jennifer Cooley. Lagu ini dipilih sebagai iringan
pementasan dramatikal tari ini dikarenakan kecocokan yang dimiliki oleh lagu ini
terhadap unsur tema yang akandibawakan yaitu Persahabatan. Dalam video lagu ini
menceritakan seorang sahabat (yang diperankan oleh kelinci) sedang menceritakan
kebahagiaannya dengan sahabatnya kemudia mengalami klimaks kesedian namun
diakhiri dengan kebahagiaan. Pada awal lagu ini menggambarkan kebahagiaan dalam
nada dan lirik lagu tersebut yang memang cocok dengan alur cerita yang akan
dibawakan dalam pementasan dramatika tari ini yang menggambarkan pertemuan
antara sahabat-sahabat yang kemudian bermain dengan bahagia bersama. Tidak hanya
itu pada klimaks lagu ini menggambarkan sebuah kesedihan yang dirasakan oleh
sahabat yangditinggal pergi sahabat lainnya, hal ini cocok dengan ide garap yang
akan ditampilkan dalam pementasan dramatika tari ini yang mengisahkan salah satu
dari lima sabahat(penari) akan pergi sebagai gambaran perpisahan dan klimaks dalam
pementasan daramatikal tari ini. Kemudian pada akhir lagu menceritakan
kebahagiaan kembali hal ini
sangat cocok karena dapat
dimanfaatkan untuk menceritakan
kembalinya sang sabahat yang
pergi tadi sehingga akhir bahagia
tercipta setelah mereka
dipertemukan kembali pada akhir
cerita / klimaks lagu tersebut.
Dengan begitu pemilihan lagu ini memang sangat mendukung Dramatikal Tari yang
akan dibawakan.

4
BAB III
TATA RIAS DAN BUSANA

A. Tata Rias
Tata rias yang digunakan dalam pementasan dramatikal tari ini
menggunakan riasan cantik. Riasan cantik yang dimaksudkan adalah riasan yang
sederhana namun menggambarkan sosok anak kecil yang cantik. Riasan ini juga
menggunakan urutan seperti biasanya dalam menggunkan make up yaitu seperti
awalan menggunkan pembersih wajah, pelembab, alas bedak, bedak tabur, bedak
padat, kemudian menggunakan riasan mata yang mempadupadankan dua warna
yang dibuat aga kontras antara warna peach dan silver. Kemudian alis menggukan
pensil alis warna coklat
sehingga tidak terlalu
mencolok untuk anak usia
dini, kemudian penggunaan
lipstik yang merona.
Alasan penggunaan make up demikian adalan untuk menonjolkan
karakter cantik dari penari yang bahagia dalam permainan bersama sahabat namun
juga dapat mendukung ekspresi sedih keetika klimaks dramatikal tari terjadi dan
juga menunjukan kesan segar dan cerah untuk anak usia dini.
B. Busana
Busana yang dipilih dalam pementasan dramatikan tari yang bertemakan
persahabatan ini menggunakan kreasi dari berbagai
warna kain paris (jilbab paris) yang dibentuk-bentuk.
Pertama untuk bagian kepala penari yang
keseluruhan menggunkan hijab sehingga semuanya
diseragamkan kreasinya, yaitu mula-mula penari
dipakaikan ciput ninja(penutup kepada) warna hitam
kemudian menggunakan salah dua kain paris (jilbab
paris) yang warnanya cocok untuk diumpamakan

5
6

sebagai rambut misal coklat, kemudian dilipat segitiga dan dibentuk seperti
kepangan rambut yang di untai ke depan dikedua sisi pundak. Untuk bagian
atasan kaos menggunkan kaos polos yang cerah untuk masing-masing penari.

Kemudian untuk bagain bawah penari


menggunkan celana panjang ketat (legging) dan
menggunakan rok yang juga merupakan hasil kreasi
dari kain paris (jilbab paris) yang dibentuk dengan
kreatif menyerupai rok yang cantik.

Untuk gambaran lengkap kontum atau


tata busana sebagai berikut pada gambar:
Alasan penggunaan kostum /tata busana
seperti demikian adalah untuk menggmbarkan
anak usia dini yang ceria/cerah/menarik dalam
balutan kostum yang kreatif ini. Kepangan
menunjukan kebiasaan ikatan rambut oleh anak-
anak begitu pula untuk rok yang warna-warni.
BAB IV
PROPERTY DAN SETTING

A. Property
Dalam karya tari ini, property yang digunakan yaitu kertas warna-warni
yang sudah dipotong kecil-kecil. Potongan-potongan kertas tersebut dimanfaatkan
di akhir tarian. Sebelum tarian dimulai, property ditaruh di panggung bagian
belakang agar tidak terlihat oleh penonton. Di tengah-tengah tarian, salah satu
penari mengambil property berupa potongan kertas warna-warni tersebut dan di
akhir tarian potongan-potongan kertas tersebut disebarkan ke atas.Penggunaan
property tersebut bertujuan untuk membuat karya tari menjadi semakin menarik.
Selain itu, property yang digunakan juga bertujuan untuk mendukung alur cerita
berupa gambaran rasa senang dikarenakan bisa bermain lagi dengan teman yang
sudah lama tidak berjumpa. Jadi, pemilihan property dikarenakan property
tersebut tidak hanya memperhatikan segi keindahan, namun juga segi
pemanfaatan dalam tarian.
B. Setting
Dalam penyajian karya tari ini, panggung yang digunakan yaitu panggung
arena. Posisi panggung lebih tinggi dibanding tempat duduk penonton dan saling
berhadapan. Dekorasi yang digunakan yaitu berupa kursi taman, lampu taman,
dan juga tanaman seperi pohon-pohon, bunga-bunga, dan rumput. Hal tersebut
dikarenakan alur cerita dalam tarian digambarkan seolah-olah terdapat beberapa
anak yang sedang bermain di taman. Bagian kanan dan kiri panggung terdapat
pintu masuk yang digunakan penari ketika memulai tarian. Dalam tarian ini, dua
orang penari masuk dari bagian kanan panggung dan tiga penari masuk dari
bagian kiri panggung. Penataan cahaya berupa lampu-lampu yang ditempatkan di
atas panggung bagian depan.

7
BAB V
DISKRIPSI GERAK DAN POLA TARI

Konsep dari pembuatan tari ini adalah persahabatan sehingga untuk


gerakan dan pola lantai menggunakan gerakan modern dan pola lantai yang
sederhana dalam batas anak usia dini dengan jumlah penari sebanyak 5 orang.
Berikut uraian gerakan dan pola lantai yang akan digunakan dalam tarian :

Keterangan simbol pola :


M = Mustika, R = Rahma,
P = Pradita, N = Nurlita, S = Sekar
No Gerakan Hitungan Pola
1. Dua penari pertama masuk 2 x 8
masing- masing dari sisi
kanan dan kiri lalu
bertemu di tengah dan
bertepuk tangan dengan
penari lain kemudian
tangan kedua penari
membentuk terowongan
tepat ketika lirik
sunshine . Disusul tiga
penari dari belakang
melewati terowongan yang
telah dibuat oleh 2 penari
sebelumnya seperti
bermain ular tangga.
Setelah itu penari
menempatkan diri
membentuk pola 1.

8
9

2. Gerakan kedua tangan 2 x 8


disamping seperti
menggerakkan gelang
ditangan, posisi badan
mengarah ke samping
kanan lalu samping kiri
dan kaki berjinjit.
3. Melambaikan tangan ke 2 x 8
arah atas, dimulai dari
tangan kanan, lalu kiri, lalu
kedua tangan begitu
seterusnya
4. Merentangkan tangan lalu 2 X 8
berputar ditempat seperti
pesawat. Posisi badan
condong ke kiri ketika
tangan kanan diatas dan
tangan kiri dibawah dan
sebaliknya.
5. penari bergerak dengan 2 X 8
menggoyangkan tangan ke
kanan dan kekiri sambil
menempatkan diri untuk
pola berikutnya, gerakan
ini terus digunakan saat
melakukan perpindahan
tempat
10

6. Gerakannya adalah jari 1X8


telunjuk di depan mulut
seperti meminta diam
dengan posisi tubuh
menyamping kanan dan
kiri dan posisi kaki tetap di
tempat. Gerakan dilakukan
berselang seling mulai
dari penari ke 2 dari depan
ke kiri, penari ke 3 ke
kanan dan seterusnya.
Untuk penari pertama
gerakan tangan di dahi
seperti mencari sesuatu.
7. 1 orang berada di tengah 2X8
dengan 4 di sekelilingnya.
Gerakan kedua tangan
disamping seperti
menggerakkan gelang
ditangan, posisi badan
mengarah ke samping
kanan lalu samping kiri
dan kaki berjinjit.
8. Keempat penari membuka 2 x8
tutup tangan di depan
muka seperti cilukba
mengarah kepada penari di
tengah. Penari di tengan
melakukan gerakan yang
sama dengan posisi badan
11

menghadap ke kanan lalu


ke kiri untuk dapat
menghadap ke semua arah
penari. namun pada 8
hitungan yang ke 2 ke
empat penari diluar
berputar ditempat secara
berurutan dari N,P,M,R
dan menghadap ke arah
penonton.
9. Melambaikan tangan ke 4X8
arah atas, dimulai dari
tangan kanan, lalu kiri, lalu
kedua tangan begitu
seterusnya sambil bersiap
di pola selanjutnya
10. Gerakan pada pola ini ini 2 X 8
adalah mengulurkan
tangan pada penari tengah
seperti akan kehilangan
lalu meletakkan tangan di
dada kemudian diulang
hitungan dan membentuk
pola 5 dan penari tengah
beralih ke belakang seperti
menghilang serta
memunculkan ekspresi
sedih, kehilangan dan
kesepian.
12

11. Posisi penari tengah pada 2 X 8


pola 5 di tutupi oleh dua
penari didepannya seolah
menghilang namun tetap
ikut menari. tangan kanan
melambai diatas kepala
lalu diletakkan dedepan
dada dan disusul tangan
kiri kemudian kedua
tangan mengarah ke depan
seperti menembak
12. Kedua telapak tangan 2 X 8
menyatu diarahkan
kedepan lalu di samping
telinga kanan, ke depan
lagi lalu ke samping
telinga kiri, posos kaki saat
tanagn ke depan pertama
kaki kanan maju kedepan,
saat tangan berada di
samping telinga kedua kaki
sejajar ditempat
semulabegitu seterusnya
kanan dan kiri bergantian.
13. Menggerakkan kedua 2 X 8
tangan di samping mata
seperti menangis, posisi
kepala disesuaikan dengan
arah gerak kanan atau kiri,
kaki bergerak satu kali
13

kekanan dan satu kali


kekiri secara berulang.
Ekspresi sedih, kehilangan
dan kesepian
14. Tangan melambai keatas 3 X 8
lalu ke arah kanan atau kiri
secara bergantian dengan 8
hitungan terakhir berputar
seperti pada gambar dan
berakir pada pola
selanjutnya.
15. Diawali gerakan kaget 2X8
mengarah pada pemain
tengah lalu semua pemain
berputar dan berganengan
detangan dengan penari
lain satu kali putaran
hingga kembali
membentuk pola
horizontal kembali
Ekspresi menunjukkan
kebahagiaan karena
temanyangtadinya pergi
telah kembali
16. Tangan di silangkan 2 X 8
kebelangan sambil kaki di
ayun ke depan kanan dan
kiri. Kaki kanan diayun
depan kekiri kepala
menoleh ke kiri, kaki kiri
14

diayun ke depan kanan


kepala menoleh ke kanan.
ekspresi bahagia dan
diakhiri dengan membuka
tangan menyebar potongan
kertas lalu menundukkan
badan tanda hormat kepada
penonton.
BAB VI
MANAJEMEN PRODUKSI

A. Art director : Tiffani Marcelinawati


B. Stage manager : Mida Septi Karunia
C. Co Stage manager : Mustika Puspita Sari
D. Stage crew : 1. Tri Ulya Wardati Qoriah
2. Mega Sinta Wulandari
3. Tri Ayu Supartini
E. Penata busana : Kelompok masing-masing
F. Penata Rias : 1. Rahma Triastuti
2. Nurlita Ratih Sanggar Wati
G. Humas : 1. Riska Puspaningrum
2. Pradhita Rizka Ayu Harini
3. Yulia Iswardani
4. Nur Afifah
H. Konsumsi : 1. Tugini
2. Pungki Pratiwi
3. Ninda Setyaningrum
4. Siti Fatimah
I. Dokumentasi : 1. Sofa Marwah
2. Titani Yenni Patmawati
3. Woro Anjar Verianty
J. Operator iringan : 1. Sekar Sholih Mulatsari
2. Marlina Shinta Putri
3. Suci Puspitasari Sukamto
K. Dekorasi : 1. Raras Putri Hapsari
2. Pramesti Indah Kumalasari
3. Sri DiyahSari saraswati
4. Muna Nur Insani
5. Nurriska Setyaningtyas

15
16

L. Publikasi : 1. Sani Antika Rahmasari


2. Noviani Wahyu Nur Sholihah
3. Tri Wulandari
M. Sound system : 1. Nurul Islamiyah Nur Khasanah
2. Nur Endah Suryani
N. MC : Rizky Lena Kusuma
O. Pembiaya : 1. Yashinta Ulva
2. Wahidah Daimaturrochmah
3. Resmiati Dwi Cahyanti