Anda di halaman 1dari 25

Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.

Blora
Tahun Anggaran 2014

Bab I
Pendahuluan

1.1. LATAR BELAKANG


Transportasi merupakan suatu aktifitas arus perpindahan benda dari
suatu tempat ke tempat lain yang diatur oleh suatu sistem.Transportasi
memerlukan sarana berupa tempat bergeraknya arus dan alat penggerak/alat
angkut untuk terjadinya arus tersebut.
Sarana dan prasarana transportasi darat yang tidak dapat berfungsi
dengan baik adakalanya memang sudah dari awal tidak memadai yaitu
karena keterbatasan pembangunan,keterbatasan jumlah jaringanjalan,atau
sarana dan prasarana yang ikut rusak akibat bencana yang terjadi pada
daerah bencana.

Akibat dari bencana alam yang tejadi di wilayah Kabupaten Blora


menyebabkan kerugian yang sangat besar, hal ini dapat dilihat dari
banyaknya infrastruktur yang rusak berat terutama Jalan sebagai jalur
transportasi utama di Kabupaten Blora.

Untuk memperbaiki atau merehabilitasi kondisi infrastruktur yang


rusak tersebut diperlukan tindakan nyata dari pemerintah agar jalur
transportasi tersebut dapat melayani masyarakat di wilayah bencana dengan
aman dan nyaman.

Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Kabupaten Blora Provinsi


Jawa Tengah meliputi pekerjaan perencanaan teknis, supervisi dan
pendampingan Rehabilitasi Jalan yang mengalami kerusakan dikarenakan
perubahan alam yang terjadi di Kabupaten Blora.

Penyediaan prasarana transportasi (Jalan) merupakan kegiatan yang


bertujuan membangun, memperluas dan/atau meningkatkan sistem fisik
(teknik) dan non fisik (kelembagaan, manajemen, keuangan, peran

Laporan Pendahuluan 1
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

masyarakat, dan hukum) dalam kesatuan yang utuh untuk melaksanakan


penyediaan prasarana transportasi kepada masyarakat menuju keadaan yang
lebih baik.

Penyelenggaraan penyedian prasarana transportasi(Jalan) adalah


kegiatan merencanakan, melaksanakan konstruksi, mengelola, memelihara,
merehabilitasi, memantau, dan/atau mengevaluasi sistem fisik (teknik) dan
non fisik penyediaan prasarana transportasi.

Pada pekerjaan supervisi konstruksi atau pelaksanaan fisik yang


dilakukan oleh kontraktor/ penyedia jasa pelaksana harus mendapatkan
pengawasan secara teknis di lokasi pekerjaan. Sehingga rencana teknis yang
telah disiapkan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat
berlangsung secara efektif, tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya.

Penyediaan prasarana transportasi yang dilaksanakan adalah


rehabilitasi dan rekonstruksi jalan guna memenuhi kebutuhan masyarakat
agar mendapatkan kemudahan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Untuk mendukung dasar pemikiran tersebut diperlukan kegiatan


supervisi sehingga keluaran hasil pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi
jalan dan jembatan ini diharapkan dapat memenuhi syarat spesifikasi teknis
prasarana transportasi yang mencakup pada masa persiapan pelaksanaan,
pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan pembangunan.

Dikarenakan hal tersebut Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Blora


Provinsi Jawa Tengah pada tahun anggaran 2014 menyelenggarakan
kegiatan pekerjaan Pembangunan Jalan di Kabupaten Blora Provinsi Jawa
Tengah

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud kegiatan sesuai dengan kerangka acuan kerja adalah


Membantu pemilik pekerjaan dalam memantau, mengawasi, mengelola,
mengendalikan, serta mengambil keputusan terkait dengan pelaksanaan
Rehabilitasi Jalan.

Laporan Pendahuluan 2
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah Terlaksananya pemantauan


status pekerjaan, koordinasi, komunikasi, kemajuan, permasalahan yang
timbul, pengumpulan data serta informasi, dan lain-lain terkait dengan
Rehabilitasi Jalan dan Jembatan serta terlaksananya suatu mekanisme
pengelolaan (manajemen), pengendalian, dan pemantauan (supervisi)
terhadap pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Jalan.

1.3. SASARAN

Terselenggaranya kegiatan supervisi terhadap paket-paket


Rehabilitasi Jalan di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014.

1.4. LINGKUP KEGIATAN

Lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan pada pekerjaan ini


meliputi hal-hal sebagai berikut:

a. Melakukan pengumpulan data, analisis, dan pelaporan secara


rutin (bulanan) pelaksanaan kemajuan pekerjaan Rehabilitasi Jalan.

b. Melakukan pemeriksaan lapangan dengan dibuktikan


dokumentasi visual (foto) pada kemajuan pelakasanaan pekerjaan fisik
0%, 25%, 50%, dan 100%.

c. Melakukan pemantauan status pekerjaan Rehabilitasi Jalan.

d. Melakukan fungsi pemantauan terhadap penyiapan dan


pelaksanaan Rehabilitasi Jalan yang didanai oleh APBN.

e. Melakukan fungsi pengelolaan (manajemen) proyek,


pengendalian terhadap pelaksanaan Rehabilitasi Jalan di Kabupaten
Blora Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini meliputi pemantauan
persiapan pelaksanaan pekerjaan, melakukan analisis kondisi pekerjaan,
analisis potensi risiko atau kemungkinan yang akan timbul, memberikan
masukan dan nasihat kepada berbagai pihak yang terkait dalam hal
bidang teknis dan non teknis.

Laporan Pendahuluan 3
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Bab II
Metode Pelaksanaan
Pekerjaan

Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang baik dan maksimal,


diperlukan suatu pola yang berkaitan dengan berbagai masalah dan tingkat
kepentingannya. Koordinasi dari hasil pemecahan yang tepat dan cermat
sangat diperlukan.

Berikut akan diuraikan beberapa pendekatan secara umum untuk


melaksanakan kegiatan ini, adalah sebagai berikut :

1. Pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI


Kec. Blora di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah akan berdasarkan
pola berpikir teknologi

2. Dalam rangka melaksanakan pekerjaan Pembangunan Sarana dan


Prasarana Jalan KNPI Kec. Blora di Kabupaten Blora Provinsi Jawa
Tengah ini diperlukan suatu kerja yang sistematis dan terarah agar
kelancaran pelaksanaan pekerjaan dapat terjamin.

3. Pendekatan-pendekatan yang telah diuraikan di atas dimaksudkan agar


pelaksanaan pekerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu yang telah
ditentukan dengan kualitas dan ketelitian yang baik.

4. Organisasi pelaksanaan dirancang agar sederhana dan efisien sehingga


memudahkan koordinasi masukan-masukan dari setiap disiplin ilmu dan
hubungan kerja personil.

Laporan Pendahuluan 4
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

5. Pemahaman dan pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan dengan sedetail-


detailnya untuk memperoleh hasil pekerjaan yang teliti dan dapat
mendukung kelancaran pekerjaan.

5.1. METODE PENDEKATAN

Dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan ini, konsultan akan


membekali diri dengan kaidah keilmuan yang sesuai. Sehingga diharapkan
akan diperoleh hasil pelaksanaan pekerjaan yang sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Kaidah keilmuan ini akan disesuaikan dengan jenis pekerjaan
konstruksi yang akan dilaksanakan.

Adapun ilmu-ilmu yang dipelajari dan akan dimanfaatkan untuk


kegiatan ini meliputi :

1. Peraturan dan metode atau tata cara Pembangunan jalan.

2. Tata cara penggunaan peralatan pendukung, seperti GPS, alat


sounding dll.

3. Pedoman, Peraturan, Standar dan Ketentuan lain yang berlaku


dan terkait dengan elemen-elemen bangunan yang disetujui oleh
pemilik pekerjaan

5.2. STRATEGI PELAKSANAAN

Untuk menyelesaikan pekerjaan ini, konsultan akan mengatur


sedemikian rupa sehingga setiap personil yang terlibat dapat memberikan
kontribusi yang maksimal dan pada akhirnya akan dapat menjamin
tercapainya hasil pekerjaan yang sesuai dengan persyaratan yang telah
ditentukan. Strategi ini meliputi penempatan peralatan yang akan
digunakan, penempatan personil yang terlibat, serta agenda koordinasi
antara Perencana, Pengawas, pelaksana, dan Pengguna Jasa.

Peralatan yang dibutuhkan akan ditempatkan di kantor dan di lokasi


pekerjaan sehingga penggunaannya dapat optimal. Selain itu juga

Laporan Pendahuluan 5
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

dipergunakan peralatan yang memenuhi standar sehingga tidak akan


mengganggu kinerja.

Personil yang terlibat juga dipilih berdasarkan kualifikasi yang


dipersyaratkan. Penempatan personil ini akan diatur sedemikian rupa
sehingga tidak akan terjadi kekosongan dalam pelaksanaan perencanaan
pekerjaan. Selain itu juga akan disediakan basecamp di sekitar lokasi
pekerjaan untuk memudahkan koordinasi.

Untuk menjamin bahwa pekerjaan perencanaan ini dapat berjalan


dengan baik, juga akan diagendakan pertemuan antar pihak yang terkait
dalam periode tertentu dan akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil
kesepakatan bersama.

5.3. METODE PELAKSANAAN

5.3.1. Pekerjaan Persiapan

Lingkup pekerjaan Persiapan ini berkaitan dengan penyusunan


strategi penyelesaiaan pekerjaan sehingga dapat dilaksanakan secara tepat
waktu, tepat sasaran, tepat mutu, efisien dan efektif.

Jenis pekerjaannya meliputi :

a. Pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK)

b. Persiapan administrasi dan peralatan survai lapangan,

c. Penyusunan program kegiatan

d. Mobilisasi peralatan dan personil

5.3.2. Pekerjaan Survai Pendahuluan

Dilakukan untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan


penanganan pekerjaan.

Jenis pekerjaannya meliputi :

Laporan Pendahuluan 6
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

a. Survai pengukuran lokasi yang bertujuan untuk mendapatkan data


tentang situasi lahan, dimensi, tata letak sarana prasarana, kondisi
lingkungan dan sebagainya

b. Survai kondisi fisik yang bertujuan untuk mendapatkan data


tentang kendala pelaksanaan pekerjaan

c. Mencermati desain yang akan direncanakan yang bertujuan untuk


mengetahui perencanaan supaya dapat digunakan sebagai acuan
melakukan pekerjaan fisik dan pengawasannya.

d. Survai Wawancara dengan maksud untuk menggali permasalahaan


maupun hal-hal lain yang perlu penanganan yang berkaitan
dengan sarana dan prasarananya.

Teknis pelaksanaan survai dilakukan melalui survai instansional,


mempelajari dokumen yang sudah ada dan survai lapangan.

5.3.3. Pengumpulan Data Sekunder

Data yang dikumpulkan meliputi kondisi disekitar lokasi, mempelajari


permasalahan dan dicarikan solusinya. Hal ini berkaitan dengan mobilisasi
peralatan dan material yang akan dilakukan oleh pelaksana sehingga tidak
mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Hal ini juga untuk mengurangi
dampak negatif dari adanya pelaksanaan kegiatan ini sehingga mengurangi
resiko komplain dari masyarakat.

Untuk itu dibutuhkan koordinasi dengan pelaksana dan aparat


pemerintah setempat sehingga pemecahan yang dilakuikan bersifat
komprehensif.

5.3.4. Pengukuran Topografi

Pengukuran ini akan dilakukan bersama-sama dengan pihak yang


bersangkutan baik dari lokasi sekitar maupun dari Kecamatan Bogorejo
sifatnya mendampingi dan mengarahkan agar lokasi yang akan dilaksanakan
sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan.

5.3.5. Kompilasi dan Analisis Data

Laporan Pendahuluan 7
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Dari data yang telah diperoleh, dikomparasikan dengan data hasil


pengawasan sehingga akan diketahui apakah pengawasan dapat
dilaksanakan atau tidak. Jika terjadi kendala, harus segera dicarikan solusi
pemecahan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan.

5.3.6. Pengecekan Detail

Pekerjaan ini dilakukan guna memastikan bahwa detail perencanaan


benar-benar bisa dilaksanakan dan dipertanggung jawabkan. Jika ditemukan
adanya gambar perencanaan yang tidak dapat dilaksanakan, maka konsultan
pengawas harus dapat memberikan solusi pemecahan sehingga pekerjaan
tetap dapat dilaksanakan.

5.3.7. Pengecekan Bahan dan Peralatan

Penggunaan bahan yang dicantumkan dalam dokumen pengawasan


harus dicek kembali agar dapat dipastikan bahwa bahan dan peralatan ini
dapat disediakan oleh pelaksana. Apabila ditemukan adanya bahan yang
tidak dapat disediakan, maka konsultan pengawas harus mencarikan solusi
bahan dan peralatan yang bisa disediakan tanpa mengurangi spesifikasi yang
telah ditentukan.

5.3.8. Pengecekan Volume Pekerjaan

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa volume yang tercantum


dalam dokumen merupakan volume yang riil sesuai pelaksanaan. Adanya
perbedaan dalam perhitungan volume harus dikomparasikan dan dicarikan
solusi yang tepat sehingga tidak merugikan salah satu pihak. Apabila
perhitungan volume dari perencana tidak sesuai, maka harus di konversikan
menjadi pekerjaan lain atas persetujuan pengguna jasa, demikian juga
sebaliknya bila ditemukan adanya kekurangan perhitungan volume oleh
perencana juga harus dikonversikan dengan pekerjaan yang lain atas
persetujuan pengguna jasa.

5.3.9. Pengawasan

Laporan Pendahuluan 8
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Pengawasan dapat juga diartikan sebagai pendampingan dari


konsultan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang telah
ditentukan. Konsultan pengawas akan memberikan advis dan masukan serta
menerima saran dari pihak yang ada disekitar lokasi yang akan dibangun
serta dari pihak Kecamatan Bogorejo agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Untuk menghindari terjadinya penyimpangan ini, perencana akan


melakukan pencatatan harian yang berisi tentang pekerjaan yang
dilaksanakan oleh pelaksanan, kendala, serta prestasi pekerjaan. Dan pada
periode tertentu dilakukan koordinasi antar pihak yang terkait untuk
mengurangi kemungkinan adanya penyimpangan.

Advis dan masukan yang diberikan kepada pelaksanan bukan hanya


bersifat teknis, tetapi juga administratif, dan penanganan sosial. Untuk itu
dibutuhkan komunikasi yang intensif antara berbagai pihak yang terkait.

5.4. PELAPORAN

Konsultan perencana secara berkala akan menyampaikan laporan


kepada pengguna jasa terkait dengan pelaksanaan pekerjaan. Pelaporan ini
dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

- Laporan Pendahuluan

Laporan ini berisi tentang pendahuluan, metodologi dan


penugasan personil dan jadual pelaksanaan yang akan digunakan
oleh konsultan untuk menyelesaikan pekerjaan. Laporan ini
disampaikan paling lambat 2 minggu setelah SPMK diterima oleh
konsultan.

- Laporan Bulanan

Berisi resume laporan harian dan mingguan antara lain :

Perkembangan prestasi kerja harian dan mingguan


kontraktor

Permasalahan dan penanganannya

Gambar-gambar dan RKS

Laporan Pendahuluan 9
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Peralatan dan Tenaga Kerja

Pekerjaan-pekerjaan yang diselengarakan

Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Laporan ini disampaikan setelah pelaksanaan fisik selesai, dan


akan diberikan sacara periodik setiap bulan sekali sampai dengan
berakhirnya pekerjaan. Laporan ini berisi tentang perkembangan
atau prestasi pekerjaan perencanaan, kendala yang terjadi
dilapangan selama bulan berjalan dan rencana kerja 120 hari
kedepan.

- Laporan Akhir

Merupakan produk akhir dari pekerjaan pengawasan yang berisi


tentang pekerjaan yang telah dilaksanakan sampai dengan
selesainya pekerjaan.

- Laporan Khusus

Merupakan laporan yang diberikan apabila terjadi hal-hal yang


bersifat khusus dan tidak terduga sebelumnya. Laporan ini
bersifat insidental dan harus segera diberikan pada saat terjadi
suatu permasalahan khusus.

Dengan mempertimbangkan tinjauan umum pada setiap aspek yang


terkait dengan penanganan kegiatan Perencanaan Peningkatan Jalan
Lingkungan dan Jembatan di Kabupaten Blora , maka pola pemikiran
penanganan pekerjaan secara diagramatis dapat dilihat pada skema dibawah
ini

Laporan Pendahuluan 10
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Kerangka Pikir Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan

SPMK
SPMK Persiapan

Penyiapan
Penyiapan surat,
surat, pengadaan
pengadaan Orientasi
OrientasiObyek
Obyek
base
base camp, mobilisasi tenaga,
camp, mobilisasi tenaga, Perencanaan
Perencanaan
alat
alat dan
dan bahan
bahan

Orientasi
OrientasiLapangan
Lapangan Inventory/
Inventory/ Pengumpulan
Pengumpulan
Pengukuran
Pengukuran Data
Data

Gambar Kontrol
Kontrol
GambarKerja,
Kerja,RKS,
RKS,RAB
RAB
Data
Data

Analisis
Analisis ::
Supervisi
Supervisi // 1.
1. Struktur
Struktur LPA
LPA &
& LPB
LPB
Pendampingan
Pendampingan 2.
2. Peralatan
Peralatan
3.
3. Lokasi
Lokasi Pembangunan
Pembangunan

Identifikasi Diskusi // Rapat


Diskusi Rapat
Identifikasi
Masalah Koordinasi
Koordinasi
Masalah

Permasalahan
Permasalahan Supervisi
Supervisi ::
Kuantitatif
Kuantitatif dan
dan Kualitatif
Kualitatif Pembangunan,
Pembangunan,
Pekerjaan
Pekerjaan Tambah
Tambah Kurang,
Kurang, Perubahan
Perubahan
desain/gambar
desain/gambar kerja,
kerja,

Report
Report // Laporan
Laporan
Solusi
Solusi

Selesai
Selesai

Laporan Pendahuluan 11
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Bab III
Rencana Kerja dan
Jadual Pelaksanaan

6.1. RENCANA KERJA

Secara garis besar rencana kerja merupakan rangkuman yang terdiri


dari :
1. Jadwal penyerahan laporan-laporan yang telah ditentukan sesuai dengan
Kerangka Acuan Kerja (KAK)

2. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang telah ditentukan dalam


Kerangka Acuan Kerja (KAK), selama 120 hari kalender

3. Pola kerja dan rencana umum dalam penanganan pekerjaan pekerjaan.

4. Inter koordinasi antara berbagai disiplin ilmu dan diantara kegiatan


kantor dan lapangan.

Untuk memudahkan dalam pelaksanaan dan pemantauan, maka


jadwal rencana kerja diuraikan secara bertahap, sesuai dengan metoda
pelaksanaannya pada setiap tahapan pekerjaan

6.1.1. Tahap Pengumpulan Data dan Kunjungan Lapangan

Kunjungan lapangan dimaksudkan suatu kunjungan ke lokasi


pekerjaan dengan tujuan untuk melengkapi data yang telah diperoleh pada
tahap sebelumnya dan untuk mengadakan pengecekan secara langsung di
lapangan.

Pengumpulan data akan dilaksanakan dengan beberapa cara, antara


lain :

1. Dengan mengumpulkan data-data sekunder dari instansi-


instansi yang diperlukan

Laporan Pendahuluan 12
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

2. Mengadakan peninjauan ke lapangan/data primer, mengenai


kondisi lapangan yang akan dilakukan pelaksanaan fisik.

3. Mengadakan diskusi/wawancara dengan pejabat-


pejabat/masyarakat dan tokoh masyarakat yang sesuai dengan data yang
diperlukan.

Pengumpulan data tersebut secara lebih lengkap akan diuraikan


sebagai berikut:

1. Pengumpulan data supervisi yang ada berupa kondisi awal lapangan,


sehingga akan dapat diketahui kendala-kendala yang akan timbul pada
saat pelaksanaan pekerjaan fisik dimulai.

2. Peninjauan lokasi supervisi

- Lokasi pekerjaan yang akan dikerjakan.

3. Bahan-bahan/material, peralatan dan tenaga kerja yang tersedia

4. Pengumpulan data sekunder

5. Permasalahan yang dihadapi, berkaitan dengan kondisi eksisting

- di lokasi lapangan

6.1.2. Tahap Analisis

Setelah semua data-data terkumpul yang diperoleh secara langsung


dilapangan maupun data-data penunjang lainnya, kemudian dianalisis sesuai
dengan kebutuhan untuk pekerjaan supervisi pelaksanaan konstruksi.

1. Analisis keadaan fisik kota dan sekitarnya terutama kondisi topografi.

2. Analisis data fasilitas infrastruktur kota terutama berkaitan dengan


Pekerjaan tersebut.

3. Analisis data sosial ekonomi, yaitu keberadaan fasilitas-fasilitas sosial


ekonomi pada lokasi pembangunan.

4. Analisis data kependudukan, berkaitan dengan tersedianya tenaga kerja.

5. Analisis rencana pengembangan kota berkaitan dengan kesesuaian


peruntukan lahan lokasi pekerjaan.

Laporan Pendahuluan 13
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

6.1.3. Pekerjaan Pengawas

1. Penempatan personil dan peralatan di lokasi pekerjaan yang


memadai

2. Melakukan pengawasan secara kontinue terhadap pekerjaan


yang dilaksanakan

3. Pembuatan pengawasan yang lebih terperinci

4. Perencanaan lapangan membuat laporan harian yang berisi


tentang jenis bahan, peralatan yang digunakan, jumlah tenaga kerja yang
ada serta kondisi/cuaca di lapangan pekerjaan

5. Mencatat permasalahan dan kendala yang timbul di lokasi yang


sedang di survai serta memberikan solusi/pemecahan terhadap
permasalahan tersebut.

6. Membuat laporan mingguan dan bulanan sebagai bahan


pertimbangan kepada Pemimpin Pekerjaan di dalam melakukan
pembayaran terhadap Konsultan Perencana.

7. Pembuatan Laporan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja


(KAK).

6.2. JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

Pekerjaan Perencanaan akan dilaksanakan dalam jangka waktu 120


hari kalender untuk pengawasan sesuai dengan masa kontrak kontraktor
pelaksana / penyedia jasa .

Dalam jangka waktu yang pendek ini diperlukan pengaturan distribusi


kegiatan operasional yang tepat dan efisien secara sinergi dan terorganisir,
untuk itu diperlukan penjadwalan yang tepat agar semua pekerjaan
terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Untuk lebih jelasnya untuk jadual
kerja yang konsultan rencanakan dapat di lihat pada Tabel dibawah

Laporan Pendahuluan 14
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

NO URAIAN KEGIATAN BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3 BULAN


4

Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu Minggu
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

I PERSIAPAN
1 Rencana & Program
Kerja
2 Studi Literatur
3 Mobilisasi Personil

II PENGUMPULAN DATA
1 Peninjauan Lapangan
(MC 0)
2 Dokumen Pelaksanaan

III PELAKSANAAN
SUPERVISI
1 Rapat & Koordinasi
2 Supervisi

IV PELAPORAN
1 Laporan Pendahuluan
2 Laporan Bulanan
3 Dokumentasi Lapangan
4 Laporan Akhir
JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN

Laporan Pendahuluan 15
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Bab IV
Tenaga Ahli dan
Jadual Penugasannya

7.1. TENAGA AHLI DAN TANGGUNGJAWABNYA

Untuk melaksanakan pekerjaan Pengawasan ini, Konsultan akan


menyiapkan tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman dan cakap dalam
bidang perencanaan Jalan dan dibantu tenaga pendukung.

Tim ini dipimpin oleh seorang Ketua Tim (Team Leader) yang cakap
dan berpengalaman mengelola serta mengkoordinir pelaksanaan pekerjaan
perencanaan. Adapun tim yang akan kami persiapkan untuk melaksanakan
pekerjaan ini, mengenai kualifikasi, tugas dan tanggungjawabnya adalah
sebagai berikut :

1. Ketua Tim / Team Leader

Seorang Sarjana Teknik Sipil, dengan pengalaman kerja dibidang


perencanaan dan berpengalaman sebagai Ketua Tim (Team Leader) dibidang
pekerjaan sipil dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

Mengevaluasi dan memeriksa semua kegiatan pekerjaan termasuk


kegiatan personilnya

Memahami data-data yang ada pada gambar desain dan titik-titik


bangunan gorong-gorong serta uji laboratoriumnya

Memberikan pengarahan, bimbingan dan penjelasan praktis, sistematis


dan efisien dalam penyelesaian tiap-tiap bagian pekerjaan

Mengatur dan menciptakan pelaksanaan diskusi, pertemuan, dan asistensi


dengan Pemberi Tugas

Laporan Pendahuluan 16
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

merencanakan langsung semua kegiatan personil dan menyampaikan


segala permasalahan yang penting kepada pemimpin kegiatan

Menyiapkan Laporan Bulanan, Dokumen Perencanaaan dan Laporan


Akhir.

2. Tenaga Ahli Sipil (Koordinator TPL)

Seorang Sarjana Teknik Sipil, dengan pengalaman kerja dibidang


konstruksi jalan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

Mengkoordinir TPL dalam melaksanakan tugas perencanaan.

Membantu Team Leader dalam pembuatan laporan hasil pengawasan,


pengukuran, penggambaran dan sebagainya

Menghadiri rapat lapangan dan menyusun risalah

Mengkoordinir semua TPL yang ada di lapangan dalam melaksanakan


kegiatan kerja yang menjadi tugasnya serta bertanggungjawab kepada
team leader

Melaporkan kepada team leader hasil perencanaan dan masalah-masalah


yang timbul di lapangan

Membuat laporan berdasarkan data lapangan dari TPL

3. Tenaga Ahli Sipil (TPL)

Seorang Sarjana Teknik Sipil, dengan pengalaman kerja dibidang


konstruksi jalan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

Bertanggung jawab terhadap kebenaran pekerjaan perencanaan,


pengukuran, penggambaran kepada team leader

Memberikan laporan penjelasan kepada team leader tentang hasil


perencanaan, pengukuran, penggambaran dan sebagainya

Melakukan tugas perencanaan.

Melaporkan kepada Koordinator hasil pengawasan dan masalah-masalah


yang timbul di lapangan

Laporan Pendahuluan 17
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Menghadiri rapat lapangan dan menyusun risalah

4. Supporting Staf

Supporting staf ini adalah yang bertugas membantu kelancaran


jalannya administrasi kegiatan. Staf pendukung juga membantu kelancaran
pelaksanaan kegiatan, mereka bertugas melakukan pengetikan laporan-
laporan penyelesaian masalah, pembayaran termin dan sebagainya.

7.2. JADUAL PENUGASAN TENAGA AHLI

Jadual penugasan tenaga ahli untuk kegiatan perencanaan untuk team


leader adalah selama pelaksanaan yaitu 45 hari kalender.

Jadual secara rinci dan lengkap sesuai dengan tabel sebagai berikut :

JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI

BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3 BUL


AN 4
N PERSONIL
O Min Min Min Min Min Min Min Mi Ming Min Min Min Ming
ggu ggu ggu ggu ggu ggu ggu ngg gu ggu ggu ggu gu
1 2 3 4 5 6 7 u 9 10 11 12 13
8
I Team Leader

2 Koordinator
Pengawas

3 TPL 1

4 TPL 2

5 TPL 3

6 TPL 4

7 Operator Cad

8 Sekretaris

Laporan Pendahuluan 18
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

Bab V
Organisasi Pelaksana
dan Pelaporan

8.1. ORGANISASI PELAKSANA PEKERJAAN

Struktur Organisasi pelaksanaan pekerjaan pengawasan akan disusun


sedemikian rupa sehingga terbentuk kerjasama yang baik antara konsultan
dengan Pemberi Tugas , hal ini karena adanya garis instruksi seta koordinasi
yang jelas antara konsultan dan Pemberi Tugas selain itu juga adanya garis
instruksi dan garis koordinasi yang jelas antara tenaga-tenaga konsultan
yang ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan ini, sehingga ada kejelasan
mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing personil serta adanya
komunikasi dalam pelaksanaan pekerjaan.

Untuk menunjang hasil pekerjaan yang maksimum, personil


pelaksana pekerjaan merupakan suatu team yang terdiri dari beberapa
tenaga ahli yang mempunyai keahlian sesuai dengan bidang masing-masing.

Personil pelaksana akan ditempatkan dalam pekerjaan ini, sesuai


dengan bidang keahliannya. Selain itu personil pelaksana yang ditempatkan
sudah berpengalaman dalam pekerjaan yang sejenis dengan pekerjaan ini.

Tenaga ahli tersebut akan ditunjang oleh beberapa tenaga penunjang,


yaitu operator komputer, drafter dan tenaga administrasi dan keuangan.

Pelaksanaan pekerjaan pengawasan ini memiliki struktur organisasi


yang terdiri dari organisasi pemberi tugas dan organisasi konsultan. Masing-
masing organisasi tersebut dapat dijabarkan sesuai dengan komponen
masing-masing pemberi tugas dan komponen konsultan sebagimana yang
dapat dilihat pada diagram dibawah ini

Laporan Pendahuluan 19
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

STRUKTUR ORGANISASI KONSULTAN

DIREKTUR
DIREKTUR

Sekretaris
Sekretaris

Bagian Administrasi &


Bagian
BagianTeknis
Teknis Keuangan

Team
TeamLeader
Leader

KoordinatorPerencana
Koordinator Perencana

Surveyor Surveyor

Tenaga
Tenaga Pendukung
Pendukung
Asisten,
Asisten, Administrasi,
Administrasi, Drafter,
Drafter, Operator
Operator Komputer
Komputer

Laporan Pendahuluan 20
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

8.2. LAPORAN

Untuk memberikan gambaran kepada pemberi tugas mengenai


kemajuan, kegiatan umum dan saran secara berkesinambungan, maka
laporan di bawah ini akan disampaikan sesuai dengan jadual yang telah
ditentukan.

Jenis laporan yang harus dibuat dan diserahkan kepada pengguna jasa
adalah meliputi :

2. Laporan Pendahuluan

Laporan Pendahuluan berisi tentang kerangka pikir, metodologi,


rencana kerja dan susunan personel termasuk konsepsi-konsepsi dan
batasan studi.

3. Laporan Bulanan

Berisi resume laporan harian dan mingguan antara lain :

Perkembangan prestasi kerja harian dan mingguan kontraktor

Permasalahan dan penanganannya

Gambar-gambar dan RKS

Tenaga Kerja

Alat-alat

Pekerjaan-pekerjaan yang diselengarakan

Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Laporan Bulanan harus diserahkan maksimal 1 (satu) bulan berjalan


sebanyak 5 buku

4. Laporan Akhir

Laporan akhir ini berisi rekaman pengawasan dari 0 % sampai dengan


100 % pekerjaan fisik dilampiri dokumentasi visual, RAB, BQ ( Bill Of
Quantity ),serta Asbuilt Drawing. Laporan ini harus diserahkan selambat-

Laporan Pendahuluan 21
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

lambatnya 1 (satu) bulan sejak diterimanya pekerjaan Perencanaan 100 %


sebanyak 5 buku

Bab VI
Fasilitas
Penunjang Kegiatan

Dalam melaksanakan pekerjaan pengawas ini, kami selaku penyedia


jasa (konsultan) akan menyediakan fasilitas pendukung yang akan
memperlancar pelaksanaan kegiatan supervisi baik di kantor maupun di
lapangan antara lain sebagai berikut :

9.1. KANTOR

Mengingat bahwa dalam melaksanakan tugasnya konsultan pengawas


akan selalu berhubungan dengan pihak pemberi tugas, maka untuk
melaksanakan pekerjaan ini konsultan akan menyediakan ruang kerja berupa
kantor untuk memusatkan kegiatannya. Hal ini memudahkan komunikasi
serta hal lain yang sifatnya untuk memperlancar pekerjaan ini dengan pihak
pemberi tugas.

9.2. PERALATAN

Dalam pelaksanaan pekerjaan konsultan dalam melaksanakan


kegiatan didukung dengan beberapa peralat kerja, antara lain seperti yang
disyaratkan di dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK), konsultan akan
menyediakan (pengadaan) komputer beserta printer untuk kepentingan
pekerjaan perencanaan, pembuatan laporan maupun perhitungan teknis.
Selain itu konsultan juga menyediakan peralatan survai, peralatan kantor
dan bahan-bahan habis pakai.

9.3. TRANSPORTASI

Untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan perencanaan ini, tim


konsultan memerlukan kendaraan operasional sebagai alat tranportasi tim.
Sesuai dengan persyaratan yang tertuang didalam Bill of Quantity (RAB),
konsultan akan menyediakan kendaraan roda empat dan roda dua. Adapun

Laporan Pendahuluan 22
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

pemakaian sarana kendaraan tersebut disesuaikan dengan jadual


pelaksanaan pekerjaan dan jadual penugasan.

Laporan Pendahuluan 23
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

DATA PERALATAN/ PERLENGKAPAN

NO Jenis Peralatan/ Jumlah Kapasitas Output Merk/ Type Tahun Kondisi Lokasi Kepemilikan
Perlengkapan Sekarang Pembuatan (Baik/ Rusak) Sekarang
1 2 3 4 5 6 7 8 9
A PERALATAN STUDIO
1 Mesin Gambar 3 3 Plan Master Baik Blora Milik Sendiri
2 Meja Gambar 3 3 Mutoh Baik Blora Milik Sendiri
3 Kursi Gambar 7 7 Chitose Baik Blora Milik Sendiri
4 Drawing Set 2 2 Rotring, Steadler Baik Blora Milik Sendiri
5 Lemari Gambar 1 1 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
6 LAPTOP 3 3 Acer Dual Core, Toshiba Baik Blora Milik Sendiri
Core2
Epson StylusT 1100,
7 Printer 5 5 PIXMA 2009 Baik Blora Milik Sendiri
M160, Hp Deskjet 550
8 Lettring Set 1 1 Kent Baik Blora Milik sendiri
9 Mesin Fotocopy 1 1 Canon Baik Blora Milik sendiri
10 LCD Proyektor 1 1 Acer Baik Blora Milik sendiri
11 Kamera Digital 1 1 Sony 2008 Baik Blora Milik sendiri
B PERALATAN SURVEY
1 Theodolith 1 1 Wild Baik Blora Milik Sendiri
2 Waterpass 2 2 Topcon/ Mikasa Baik Blora Milik Sendiri
3 Soiltest 2 2 Fiel CBR Test Baik Blora Milik Sendiri
4 Bak Ukur 2 2 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
5 Scalmet 2 2 - Baik Blora Milik Sendiri
6 Roll Meter 2 2 Valda Baik Blora Milik Sendiri

Laporan Pendahuluan 24
Pengawasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Jalan KNPI Kec.Blora
Tahun Anggaran 2014

7 Photo Camera 1 1 Canon 2008 Baik Blora Milik Sendiri


8 Dinamic Cone 1 1 Kodak Baik Blora Milik Sendiri
9 GPS Garmin 1 1 Garmin 2006 Baik Blora Milik Sendiri

PERALATAN/
C PERLENGKAPAN KANTOR
1 Meja Kerja 10 10 lokal Baik Blora Milik Sendiri
2 Kursi Kerja 12 12 Chitose Baik Blora Milik Sendiri
3 Meja Kursi Rapat 1 1 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
4 Meja Kursi Tamu 1 1 Lokal, Brother Baik Blora Milik Sendiri
5 White Board 1 1 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
6 Mesin ketik 2 2 Brother, Olympia Baik Blora Milik Sendiri
7 Lemari Arsip 3 3 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
8 Lemari Kepustakaan 2 2 Lokal Baik Blora Milik Sendiri
9 Calculator 4 4 Casio Baik Blora Milik Sendiri

PERALATAN/ SARANA
D TRANSPORTASI
1 Kendaraan roda 4 2 2 Panter Baik Blora Milik Sendiri
2 Kendaraan Roda 2 2 2 Honda Baik Blora Milik Sendiri

Laporan Pendahuluan 25