Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

MOBILE KLINIK IMS (HIV/AIDS)


DI WILAYAH PUSKESMAS DASAN LEKONG

A. Latar Belakang
Perkembangan epidemic HIV dan AIDS di dunia telah menyebabkan HIH dan
AIDS menjadi masalah global dan semakin nyata menjadi masalah kesehatan
masyarakat di Indonesia. Dalam rangka mempercepat upaya penanggulangan HIV dan
AIDS di Indonesia, sangatlah penting untuk memdukan upaya pencegahan dengan upaya
perawatan, dukungan serta pengobatan dimana keduanya merupakan komponen penting
dan saling melengkapi
Kurang disadarinya resiko penularan IMS, HIV dan AIDS oleh kelompok beresiko
serta masih rendahnya kesadaran untuk mengetahui status HIV-nya yang ditujukkan
dengan masih cukup besarnya kasus AIDS yang ditemukan pada stadium lanjut di
Rumah Sakit, sehingga menyebabkan tingginya tingkat kematian kasus AIDS
merupakan Isu strategis yang digunakan sebagai sasaran respon pengendalian epidemic
HIV dan AIDS.
Dalam rangka penanggulangan kasus penyakit IMS dan HIV/AIDS, di Kabupaten
Lombok Timur sudah membentuk klinik IMS dan klinik KTH HIV/AIDS, salah satunya
di Puskesmas Dasan Lekong yang diberi nama EDELWEIS,dimana klinik IMS dan
KTH HIV/AIDS ini sudah berjalan sejak November 2011 dan ditemukan 1 orang
penderita positif HIV pada tahun 2014 dan 1 orang positif HIV/AIDS pada 2016.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilaksanakan kegiatan mobile KTH
HIV/AIDS dan IMS di wilayah kerja puskesmas dan sekitarnya.
a. Tujuan
Tujuan Umum :
Menurunkan jumlah kasus IMS (HIV/AIDS) dan
Tujuan Khusus:
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terutama kelompok beresiko tentang
penyakit IMS (HIVAIDS)
Memberikan pemahaman bagaimana berprilaku aman dan tidak tertular IMS
(HIV/AIDS), misalnya pentingnya penggunaan kondom sebagai alat pelindung
terhadap penularan IMS (HIV/AIDS).
Membina populasi kelompok beresiko supaya merubah prilaku beresikonya.
Agar masyarakat dapat menghilangkan stigma dan deskriminasi terhadap penderita
HIV/AIDS positif.
Untuk mengetahui sedini mungkin statusnya apakah terdapat virus HIV atau tidak.
B. Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam satu bulan yaitu pada minggu ke-3
Ke-4 yang bertempat diwilayah kerja Puskesmas Dasan Lekong dan sekitarnya.
C. Peserta
Peserta pada kegiatan ini adalah populasi kunci atau kelompok resiko WPS, LSL,
Waria, Penasun, Ibu Hamil, dan TKI/TKW dll.
D. Fasilitator/Narasumber
Fasilitator pada kegiatan ini sebanyak 5 orang antara lain :
1. Dokter Klinik IMS dan KTH HIV/AIDS
2. Konselor
3. Bidan
4. Petugas Administrasi
5. Tenaga Laboratorium
E. Metodologi
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, Tanya jawab, diskusi,
Konseling, pemeriksaan dan pembukaan hasil (secara individu)
F. Materi
Materinya adalah tentang penyakit IMS dan HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan
Cara pencegahannya,
G. Pembiayaan
Seluruh biaya penyenggaraan kegiatan ini sepenuhnya dibiayai dengan
Menggunakan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Dasan Lekong

Dasan Lekong,2016
Mengetahui
Kepala Puskesmas Dasan Lekong

dr. H. SAMSUL BAHRI


NIP. 19681126 199903 1 003