Anda di halaman 1dari 38

SOAL MCQ BLOK 17

Lahir spontan, tidak menangis, penyakit kulit ditemui mekonium, tindakan yang
dilakukan?
A. Ventilasi
B. Kompresi dada
C. Memposisikan dan membersihkan mekonium
D. ..
E. ..

Penyebab abortus terbanyak ?


A. infeksi
B. kromosom
C. gizi
D. .
E. .

Kecemasan dapat menyebabkan gangguan psikomotorik, berpengaruh pada organ?


A. Jantung
B. Ginjal
C. Hati
D. Gaster
E. .

Stress yang berkepanjangan akan mempengaruhi aksi? (peningkatan ACTH, peningkatan


kortisol)
A. Penurunan acth
B. Penurunan dopaminergik
C. Penurunan kortisol
D.
E.

Protein uria ++++ TD 160/110 diagnosa yang mungkin?


A. eklampsia
B. PER
C. PEB
D. hipertensi gestasional
E. hipertensi kronik

Hiperemis gravidarum dapat merusak organ otak akibat...


A. Ensepalopati
B. Ensepalopati wernicke
C. Enchepalopati infeksiosa
D.
E.

Syarat ovulasi
A. folikel matur di kortek
B. folikel sekunder di ovarium
C. estrogen tinggi
D. edema di sekitar folikel matur
E. hipofisis mengeluarkan FSH secara mendadak dan banyak

Masa nifas adalah:


A. Waktu setelah lahirnya bayi sampai lahirnya plasenta
B. Waktu setelah lahirnya plasenta sampai 2 jam berikutnya
C. Waktu setelah lahirnya plasenta sampai 24 jam post partum
D. Waktu setelah lahirnya plasenta sampai 1 minggu setelah persalinan
E. Waktu setelah lahirnya plasenta sampai beberapa minggu setelah melahirkan
Ciri pelviks laki- laki...
A. foramen obturatum membulat
B. sacrum ringan
C. sacrum lebih lebar dan bagian posterior sempit
D. arcus berbentuk oval
E. ...
Pelvis Laki-laki Pelvis Perempuan
Pelvis minor dalam Pelvis minor dangkal
Apertura pelvis superior berbentuk hati Apertura pelvis superior berbentuk oval
Cavitas pelvis lebih sempit Cavitas pelvis lebih lebar
Jarak antara apertura pelvis superior dan Jarak antara apertura pelvis superior dan
apertura pelvis inferior lebih panjang apertura pelvis inferior lebih pendek
Aperture pelvis inferior lebih sempit Aperture pelvis inferior lebih lebar
Tuberkulum ischiadicum menonjol ke Tuberkulum ischiadicum menonjol ke
dalam luar
Sacrum lebih panjang, lebih sempit dan Sacrum lebih pendek, lebih lebar dan
lebih bergelombang lebih rata
Angulus subpubicus atau Arcus pubicus Angulus subpubicus atau Arcus pubicus
lebih lonjong dan sempit lebih bulat dan lebar

Wanita dengan kehamilan 30 minggu, TD diastol 120, protein urin 3+


A. hipertensi kronik
B. Preeklampsia berat
C. preeklampsia ringan
D. eklampsia
E. hipertensi gestasional

76. Adenomiosis dapat didiagnosis dari gejala klinis dan pemeriksaan penunjang, berikut
ini yang paling tepat mengenai adenomiosis adalah:
A. Terjadi pembesaran uterus
B. Gejala klinis amenorrhea sampai dismenorrhea
C. Uterus biasanya teraba keras berupa tonjolan
D. Gambaran ekoik homogen pada miometrium
E. Gambaran area intravasasi yang meluas dari kavum uteri ke endometrium

77. Yang termasuk klasifikasi histopatologik tumor epithelial adalah:


A. Granulose cell ca
B. Disgerminoma
C. Teratoma
D. Chorio ca
E. Cystadenoma ovarii serosum

78. Mioma uteri yang bertangkai hingga kadang keluar melalui mulut rahim disebut:
A. Mioma subserosa
B. Mioma intramural
C. Mioma intraligamenter
D. Mioma Geburt
E. Mioma submukosum

79. Pemberian GnRH agonis pada endometriosis sebelum menstruasi bertujuan untuk:
A. Mengurangi perdarahan, mengurangi perlengketan dan mempermudah operasi.
B. Mengurangi perdarahan, mengurangi perlengketan dan mencegah kekambuhan.
C. Mengurangi perlengketan, mempermudah operasi dan mencegah kekambuhan.
D. Mencegah kekambuhan, mengurangi perlengketan dan mengurangi nyeri haid.
E. Memcegah kekambuhan, mengurangi estrogen dan mempermudah operasi.

80. Definisi adenomiosis yang benar di bawah ini adalah:


A. Suatu penyakit jinak ginekologi yang pertumbuhannya tidak invasive endometrium ke
miometrium termasuk kelenjar dan stroma.
B. Suatu penyakit jinak ginekologi yang pertumbuhannya invasive endometrium ke
miometrium termasuk kelenjar dan stroma.
81. Terapi pembdibawah ini adalah
A. Myometri
B. Endomion
C. Metode in
D. Miomektomi
E. Laparoskopi

82. Karsinoma vulva sering terjadi pada:


A. Premenopause
B. Menopause
C. Menarche
D. Perimenopause
E. Reproduksi

83. Penentuan stadium ..:


A. Gejala klinik
B. Jumlah lesi
C. Pembedahan
D. Tipe sel
E. Umur

84. Pemeriksaan tambahan pada karsinoma vulva adalah:


A. CT scan pelvis
B. EKG
C. Biopsi
D. Pap smear
E. Pemeriksaan langsung

85. Pilihan terapi pada mioma uteri dengan usia 20 tahun adalah:
A. Miomektomi
B. Histerektomi total
C. Histerektomi
D. Miolisis

86. Perubahan sekunder pada mioma uteri yang terjadi kehamilan adalah:
A. Atrofi
B. Degenerasi merah
C. Degenerasi hyalin
D. Degenerasi membatu
E. Degenerasi kistik

87. Salah satu gejala mioma uteri adalah perdarahan abnormal, ini terjadi karena:
A. Meluasnya permukaan endometrium
B. Terjadi putaran tangkai (torsio)
C. Terjadi degenerasi merah
D. Terjadi abortus
E. Penekanan terhadap vesica urinaria

88. Hormon yang berfungsi dalam pematangan sperma adalah:


A. FHS
B. LH
C. FSH
D. TSH
E. GnRH
Spermatogenesis memerlukan testosteron dan FSH.
Testosteron merangsang pembelahan mitotik dan meiotik yang dibutuhkan untuk
mengubah sel germinativum diploid yang belum berdiferensiasi, spermatogonia
menjadi spermatid haploid yang belum berdiferensiasi.
FSH merangsang remodeling spermatid menjadi spermatozoa yang sangat
khusus dan mampu bergerak.
(Buku Sherwood, hlm.866)
89. Dalam hal homologi alat kelamin, organ _______ pada pria adalah sama dengan tuba
falopii pada wanita.
A. Testis
B. Appendixtestis
C. Vas deferens
D. Ductus efferentes
E. Scrotum

90. Fungsi progesteron yang tepat adalah:


A. Pertumbuhan kelenjar mammae
B. Meningkatkan kolesterol
C. Meningkatkan aterogenesis
D. Memacu sekresi endometrium
E. Mematangkan testosterone

91. Menjelang ovulasi gambaran profil hormon berikut yang tepat adalah:
A. Kadar estrogen pada posisi basal
B. Kadar estrogen menurun
C. LH dalam kadar tinggi
D. LH dalam kadar rendah
E. FSH berfluktuasi
Pada sekitar pertengahan siklus, folikel yang matang melepaskan sebuah ovum (ovulasi).
Ovulasi dipicu oleh lonjakan LH yang ditimbulkan oleh estrogen kadar tinggi yang
dihasilkan oleh folikel matang.
(Sherwood, hlm.867)

92. Metode kontrasepsi yang berperan menghambat ovulasi adalah: (suntik, pil, implant)
A. Suntik dan implant
B. Suntik dan IUD
C. IUD dan implant
D. IUD dan pessarium
E. Kontrasepsi mantap

93. Hal yang sebaiknya dianjurkan pada sebagian besar ibu yang hamil adalah:
A. Peningkatan berat badan lebih dari 15 kg
B. Suplemen zat besi
C. Latihan fisik berkelanjutan
D. Relaksasi air hangat
E. Paps smear rutin

94. Tanda Hegar dalam kehamilan, menunjukkan bahwa:


A. Pengencangan pada kedua payudara
B. Adanya mukus serviks
C.
D.
E.
Tanda Hegar : ditemukannya serviks dan isthmus uteri yang lunak pada
pemeriksaan bimanual saat usia kehamilan 4-6 minggu.
Tanda Chadwick : perubahan warna menjadi kebiruan yang terlihat di porsio, vagina
dan labia. Tanda tersebut timbul akibat pelebaran vena karena
peningkatan kadar oksigen.
Tanda Piskacek : pembesaran dan pelunakan rahim ke salah satu sisi rahim yang
berdekatan dengan tuba uterina. Biasanya tanda ini ditemukan di
usia kehamilan 7-8 minggu.
(Buku sinopsis obstetri)
Tanda Hegar: serviks dan isthmus uteri lunak
Tanda Chadwick: portio, vagina, labia kebiruan
Tanda Piskacek: pembesaran dan pelunakan rahim ke salah satu sisi rahim yg
berdekatan dengan tuba uterin.
Braxton-Hicks : kontraksi-kontraksi kecil uterus jika dirangsang.
95. Metode kontrasepsi Amenore Laktasi (MAL) jangan digunakan pada kondisi berikut:
A. Perdarahan pasca persalinan
B. Ibu dengan anemia
C. Ibu menyusui secara eksklusif
D. Sesudah mendapat haid setelah persalinan
E. Bila kontrasepsi suntik gagal

96. Ny. Ratna, 36 tahun nikah pada umur 32 tahun mempunyai 2 anak perempuan
masing-masing berumur 3 tahun dan 1 tahun, datan ke klinik KB Puskesmas untuk
mengikuti Keluarga Berencana. Ny. Ratna perokok berat dan juga menderita
hipertensi ringan. Pilihan kontrasepsi yang tepat untuk Ny. Ratna adalah:
A. Kondom
B. Tubektomi
C. AKDR
D. Pil Kombinasi
E. Mini pil

97. Ny. Susanti umur 28 tahun mempunyai 3 orang anak (2 laki-laki dan 1 perempuan)
masing-masing berumur 3 tahun, 2 tahun dan 1 tahun, sering mengalami perdarahan
yang belum jelas penyebabnya, ada riwayat tumor payudara, datang konsultasi ke
klinik KB Puskesmas ingin masuk Keluarga Berencana. Sebagai dokter Puskesmas
metode kontrasepsi apa yang efektif sebaiknya saudara anjurkan untuk digunakan Ny.
Susanti?
A. Kondom
B. AKDR Cu T
C. Implant
D. Tubektomi
E. Pil kombinasi

98. Bayi dengan hidros fetalis biasanya ditemukan pada keadaan:


A. Ibu golongan darah O resus negatif, ayah golongan darah B resus negatif
B. Ibu golongan darah A resus negatif, ayah golongan darah O resus negatif
C. Ibu golongan darah O resus positif, ayah golongan darah O resus negatif
D. Ibu golongan darah A resus negatif, ayah golongan darah A resus negatif
E. Ibu golongan darah A resus positif, ayah golongan darah A resus positif

99. Beberapa hormon hipofisis anterior berperan dalam mengontrol kadar hormon
reproduksi yang disintesis oleh gonad. Hormon hipofisis anterior yang memacu sintesis
hormon estrogen adalah:
A. ACTH
B. FSH
C. LH
D. GnRH
E. TSH

100. Tubuh seorang perempuan telah mempersiapkan sistem hormonal untuk


mempertahankan proses nidasi bila terjadi fertilisasi. Hormon penunjang utama pada
masa kehamilan yang mempertahankan nidasi tersebut adalah:
A. HCG
B. Estrogen
C. Laktogen
D. Progesteron
E. ACTH
Fungsi progesterone:
- Mempersiapkan lingkungan yang sesuai untuk memelihara mudigah/janin yang
sedang tumbuh
- Mendorong pembentukan sumbat mukus tebal di kanalis servikalis
- Menghambat sekresi GnRH hipotalamus dan gonadotropin
- Merangsang perkembangan alveolus di payudara selama gestasi
- Menghambat efek prolaktin yang merangsang pengeluaran susu selama gestasi
- Menghambat kontraksi uterus selama gestasi.
(Sherwood, hlm.863)

101. Plasenta yang terletak di segmen bawah rahim dan berada tepat dipinggir ostium
uteri internum adalah:
A. Plasenta previa totalis
B. Plasenta previa parsialis
C. Plasenta previa marginalis
D. Plasenta letak rendah
E. Plasenta letak fundus

102. Definisi abortus adalah:


A. Berakhirnya kehamilan sebelum hasil konsepsi mampu hidup di luar
kandungan (<500g atau <20 minggu)
B. Berakhirnya kehamilan sebelum hasil konsepsi mampu hidup di luar kandungan
(<800g atau <28 minggu)
C. Berakhirnya kehamilan sebelum hasil konsepsi mampu hidup di luar kandungan
(>500g atau <20 minggu)
D. Berakhirnya kehamilan sebelum hasil konsepsi mampu hidup di luar kandungan
(>800g atau >28 minggu)
E. Berakhirnya kehamilan sebelum hasil konsepsi mampu hidup di luar kandungan
(>1000g atau >30 minggu)
<500 g, <20 mgg abortus
500-999 g, 21 mgg-27 mgg immatur
1000-2499 g, 28-36 mgg prematur
2500-4000 g, 37-42 mgg Aterm
>4000 g, >42 mgg post term

103. Penatalaksanaan pada penderita hiperemesis gravidarum grade II adalah:


A. Rawat inap, tirah baring, puasa, pemberian cairan dextrose
B. Tirah baring, makan yang cukup
C. Pemberian infus ringer laktat
D. Rawat jalan, pemberian makanan yang cukup
E. Kuretase

104. Apakah obat anti kejang pilihan pada pasien tersebut?


A. Diazepam
B. Phenobarbital
C. Luminal
D. Pentotal
E. MgSO4

105. Akibat peningkatan hormon progesteron, terjadi pemanjangan waktu pengosongan


lambung. Faktor kinetika absorpsi yang akan dipengaruhi oleh keadaan ini adalah:
A. Penurunan onset kerja obat yang diberikan per oral
B. Peningkatkan absorpsi obat asam lemah
C. Potensi kerja obat menurun
D. Peningkatan produksi motilin
E. Menurunkan volume distribusi obat

106. Bayi lahir dengan nilai APGAR pada menit pertama adalah 7, dari pemeriksaan
fisik bayi tampak aktif. Maka tindakan selanjutnya adalah:
A. Observasi tanda vital
B. Rawat dalam inkubator
C. Rawat gabung
D. Pasang ventilator
E. Stop oral sementara

107. Yang benar tentang partograf WHO modifikasi adalah:


A. Pembukaan serviks di periksa tiap 2 jam
B. Menyentuh garis waspada adalah indikasi dilakukan seksio sesaria
C. Penulisan untuk ketuban belum pecah adalah huruf J
D. Dilanjutkan pencatatan pada partograf jika pasien masuk pembukaan 3 cm
E. His atau kontraksi dicatat setiap jam
Partograf WHO modifikasi:
- Pembukaan serviks setiap 4 jam
- Garis waspada pertimbangkan adanya tindakan intervensi yang diperlukan
- Air ketuban belum pecah (U)
- His atau kontraksi dicatat setiap jam (fase laten) dan setiap 30 menit (fase aktif)
- Digunakan selama fase aktif persalinan (pembukaan 4-10)

108. Pendapat aborsi haram sebelum ditiupkannya ruh sejalan dengan haramnya
metode berikut ini:
A. Kontranidasi
B. Kontrasepsi
C. Kondom
D. Spermisida
E. Coitus interruptus

109. Pada penilaian foto rontgen AP panggul, memperlihatkan struktur berikut:


A. Bagian bawah femur
B. Leher femur menyempit
C. Kepala femur
D. Os. Coccygis
E. Trochanter mayor tidak terlihat

110. Volume rata-rata semen pada 1x ejakulasi berkisar antara:


A. 2,0-10 ml
B. 1,5-6,0 ml (paling mendekati)
C. 5,0-10 ml
D. 10-20 ml
E. 1,2-4,0 ml
111. Peristiwa pada saat penis ereksi terjadi perubahan berupa:
Jawab:
Terjadi pembengkakan jaringan erektil penis oleh darah akibat vasodilatasi hebat arteriol-
arteriol penis yang dipicu oleh rangsang parasimpatis dan penekanan mekanis vena.

112. Setelah ejakulasi diperkirakan sperma dapat bertahan selama:


A. 32 jam
B. 32 menit
C. 48 jam
D. 48 menit
E. 24 jam

113. Kemudian kami jadikan . tempat yang kokoh. QS. 23:


Yang dimaksud dengan tempat yang kokoh adalah:
A. Costae
B. Pelvis
C. Ovarium
D. Testis
E. Uterus

114. Indikasi dilakukan episiotomi adalah:


A. Janin besar
B. Perineum tinggi
C. Persalinan buatan pervaginam
D. Kala 2 lama
E. Letak sungsang
Indikasi episiotomi:
- Fasilitasi untuk persalinan dengan tindakan atau menggunakan instrumen
- Mencegah robekan perineum yang kaku atau diperkirakan tidak mampu
beradaptasi terhadap regangan yang berlebihan (misalnya: bayi yang sangat
besar atau makrosomia)
- Mencegah kerusakan jaringan pada ibu dan bayi pada kasus letak/presentasi
abnormal (bokong, muka, ubun-ubun kecil di belakang) dengan menyediakan
tempat lebih luas untuk persalinan yang aman.
(buku hitam)

115. Pada persalinan spontan pada presentasi bokong cara Bracht dipisahkan menjadi:
Jawab:
- Tahap pertama : fase lambat, yaitu mulai lahirnya bokong sampai pusar (scapula
depan). Disebut fase lambat karena fase ini hanya melahirkan bokong, yaitu bagian
janin yang tidak berbahaya.
- Tahap kedua : fase cepat, yaitu mulai dari lahir pusar sampai lahirnya mulut.
Disebut fase cepat karena pada fase ini kepala janin mulai masuk pintu atas panggul,
sehingga kemungkinan tali pusat terjepit. Oleh karena itu fase ini harus segera
diselesaikan dan tali pusat segera dilonggarkan. Bila mulut sudah lahir, janin dapat
bernafas lewat mulut.
- Tahap ketiga : fase lambat, yaitu mulai lahirnya mulut sampai seluruh kepala
lahir. Disebut fase lambat, karena kepala keluar dari ruangan yang bertekanan tinggi
(uterus) ke dunia luar yang tekanannya lebih rendah, sehingga kepala harus dilahirkan
secara perlahan-lahan untuk menghindari terjadinya perdarahan intracranial adanya
ruptur tentorium serebri).
(penuntun LKK)

116. Forcep yang digunakan untuk melahirkan kepala pada presentasi bokong adalah:
A. Forcep Niegel
B. Forcep Simpson
C. Forcep Piper
D. Forcep Boerma
E. Forcep Kieland
Cunam piper dibuat khusus untuk melahirkan kepala janin pada letak sungsang
(presentasi bokong).
117. Panel pemeriksaan tumor marker ovarium adalah:
A. Ca 19-9, CEA, CA125
B. CA125, Ca50
C. CEA, NSE, SCC
D. CEA, Ca199
E. Ca50, Ca151

118. Faktor persalinan yang dapat mengakibatkan asfiksia neonatorum adalah:


A. Anemia
B. Anestesi umum
C. Gagal jantung
D. Gagal ginjal
E. Polihidramnion

119. Frekuensi normal pernapasan pada bayi baru lahir adalah:


A. < 40 kali permenit
B. < 60 kali permenit
C. < 100 kali permenit
D. 40-60 kali permenit
E. 60-100 kali permenit

120. Selain parameter jumlah, motilitas dan morfologi sperma maka parameter yang
dapat menunjukkan adanya gangguan pada glandula prostat adalah:
A. Volume
B. Viscositas
C. Liquefaksi
D. Jumlah leukosit/ml
E. pH
121. Post coital test dilakukan pada pasangan infertil untuk mengetahui:
A. Fungsi seksual pria
B. Interaksi sperma dan mukus serviks
C. Ovulasi
D. Faktor imunologis
E. Infeksi serviks

122. Pemberian vitamin yang dianjurkan diberikan pada pasien hiperemesis


gravidarum, yaitu:
A. Vitamin A
B. Vitamin B
C. Vitamin C
D. Vitamin D
E. Vitamin E

123. Penyakit IMS (Infeksi Menular Seksual) yang menyebabkan pasiennya lumpuh
adalah:
A. Gonore kronis
B. Sifilis stadium III
C. Kandidiasis vaginalis
D. Limfogranuloma venereum
E. Herpes genitalis rekurens

124. Perdarahan pervaginam pada kehamilan x minggu, berwarna kehitaman, disertai


uterus tegang merupakan tanda dari:
A. Plasenta akreta
B. Plasenta circumferensia
C. Vasa previa
D. Plasenta previa
E. Solutio plasenta
125. Lokasi tersering pada kehamilan ektopik adalah:
A. Ovarium
B. Colon
C. Vesica urinaria
D. Tuba Falopii
E. Intraligamenter

Vas deferens berkembang dari


A. Sel germinal
B. Ductus mulleri
C. Ductus Wolfii
D. Dibantu Mullerian inhibiting substance
E. Dua di atas benar

Menjelang pubertas, hypothalamus menjadi sensitif untuk memproduksi ..


A. LH
B. FSH
C. GnRF
D. Testosterone
E. Semua di atas benar

Penentuan jenis kelamin berlangsung sejak ..


A. Fertilisasi
B. Minggu ke-4 kehamilan
C. Minggu ke-5 kehamilan
D. Minggu ke-6 kehamilan
E. Minggu ke-7 kehamilan

Tanda-tanda pubertas pada perempuan adalah ..


A. Menarche
B. Telarche
C. Klimakterium
D. Dua di atas benar
E. Semua benar

Menstruasi terjadi karena ..


A. Lonjakan kadar LH
B. Penurunan kadar estrogen
C. Penurunan kadar progesteron
D. Penurunan sekresi LH
E. Penurunan sekresi FSH

Pasien tersebut didiagnosis sebagai seorang perempuan yang sedang dalam keadaan
persalinan yang disebut?
A. Partus
B. Gravid
C. Para
D. Inpartu
E. Abortus

Seorang perempuan umur 36 tahun, masuk ke kamar bersalin dari UGD sebuah rumah sakit
dengan keluhan mau melahirkan, dengan perut mules disertai keluar darah lendir, mengaku
hamil cukup bulan, hamil anak ke 5. Hasil pemeriksaan didapatkan tanda vital ibu normal,
denyut jantung janin 146x/menit, his 4x/10 menit / >40 detik, pembukaan lengkap, terbawah
kepala, ketuban negatif.
1. Diagnosis pada pasien tersebut di atas adalah:
A. G5P4A0 hamil aterm belum inpartu JTH preskep
B. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala I fase laten JTH preskep
C. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala I fase aktif preskep
D. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala II JTH preskep
E. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala III JTH preskep

Batasan Kala II :
Dimulai ketika pembukaan serviks sudah
lengkap (10 cm) dan berakhir dengan
lahirnya bayi.

2. Tindakan yang tepat dilakukan terhadap pasien tersebut:


A. Partus normal
B. Operasi seksio sesaria
C. Ekstraksi Cunam
D. Ekstraksi vakum
E. Kuretase

3. Urutan mekanisme persalinan normal adalah:


A. Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul, turunnya kepala, fleksi kepala,
putaran paksi dalam, ekstensi atau defleksi kepala, putaran paksi luar atau
restitusi, ekspulsi
B. Turunnya kepala, masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul, fleksi kepala, putaran
paksi dalam, ekstensi atau defleksi kepala, putaran paksi luar atau restitusi, ekspulsi
C. Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul, turunnya kepala, ekstensi atau defleksi
kepala, putaran paksi dalam, fleksi kepala, putaran paksi luar atau restitusi, ekspulsi
D. Turunnya kepala, masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul, fleksi kepala, putaran
paksi dalam, ekspulsi, putaran paksi luar atau restitusi, ekstensi atau defleksi kepala
E. Masuknya kepala ke dalam pintu atas panggul, turunnya kepala, fleksi kepala, putaran
paksi dalam, ekspulsi, putaran paksi luar atau restitusi, ekstensi atau defleksi kepala

4. Yang dimaksud dengan kala II persalinan adalah ..


A. Mulainya persalinan, pembukaan serviks sampai dengan diameter 3 cm
B. Pembukaan serviks dari diameter 4 cm sampai lengkap
C. Dari pembukaan lengkap sampai bayi lahir
D. Setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta lengkap
E. Satu jam setelah plasenta lahir lengkap

5. Untuk mengetahui apakah plasenta telah lepas dari tempat implantasinya dengan cara
wanita tersebut disuruh mengedan, tali pusat tampak turun ke bawah, bila
pengedanannya dihentikan dan tali pusat masuk kembali ke dalam vagina, berarti
plasenta belum lepas dari dinding uterus, disebut perasat ..
A. Perasat Kustner
B. Perasat Strassmann
C. Perasat Klein
D. Perasat zcrede
E. Perasat Caldeyro-Barcia

Hormon yang dihasilkan oleh ovarium adalah .....


A. GnRH
B. FSH dan LH
C. Estrogen dan Progesteron
D. Prolaktin
E. Oxytocin

Seorang perempuan umur 36 tahun, masuk ke kamar bersalin dari UGD sebuah rumah sakit
dengan keluhan mau melahirkan, dengan perut mules disertai keluar darah lendir, mengaku
hamil cukup bulan, hamil anak ke 5. Hasil pemeriksaan didapatkan tanda vital ibu normal,
denyut jantung janin 146x/menit, his 4x/10 menit / >40 detik, pembukaan 9 cm, terbawah kepala,
ketuban negatif.
Diagnosis pada pasien tersebut di atas adalah:
A. G5P4A0 hamil aterm belum inpartu JTH preskep
B. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala I fase laten JTH preskep
C. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala I fase aktif preskep
D. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala II JTH preskep
E. G5P4A0 hamil aterm inpartu kala III JTH preskep

Bagian endometrium yang mengalami perubahan selama siklus menstruasi adalah ..


A. Zona kompakta
B. Zona spongiosa
C. Zona basalis
D. Zona fungsional
E. Zona basilaris

Arteri uterus yang berfungsi mengalirkan darah ke zona fungsional adalah ..


A. Arteri spiralis
B. Arteri arcuata
C. Arteri radialis
D. Ramus Arteri
E. Arteri mesenterica superior

Pertemuan antara ovum dan sperma (fertilisasi) terjadi pada ..


A. Interstisial tuba
B. Ismika tuba
C. Ampularis tuba
D. Infundibulum tuba
E. Fimbria tuba

Cairan vagina berwarna merah kecoklatan disebut sebagai ....


A. Lokia rubra
B. Lokia serosa
C. Lokia alba
D. Lokia sanguinolenta
E. Lokia nigra
Lokia alba berlangsung pada:
A. 2 hari setelah melahirkan
B. Setelah 3-4 hari
C. Hari ke 5-7 setelah melahirkan
D. Hari ke 8-10 setelah melahirkan
E. Setelah hari ke-10 melahirkan
Pada masa laktasi, ASI akan matang pada:
A. 1 hari setelah melahirkan
B. Setelah 2 hari melahirkan
C. Setelah 1 minggu melahirkan
D. Setelah 2 minggu melahirkan
E. Setelah 1 bulan melahirkan

Penatalaksanaan paling tepat pada pasien solusio plasenta ringan dengan keadaan umum baik
dan usia gestasi 37 minggu adalah:
A. Seksio sesaria
B. Ekspektatif
C. Induksi persalinan
D. Partus pervaginam
E. Histerotomi

Penatalaksanaan yang tepat pada pasien abortus inkomplit adalah:


A. Tirah baring
B. Seksio sesaria
C. Medisinalis
D. Kuretase
E. Laparotomi

Pada penatalaksanaan pasien abortus septik, dipertimbangkan tindakan histerektomi pada


keadaan:
A. Uterus < 16 minggu
B. Infeksi Enterobacter
C. Perforasi uterus
D. Abortus spontan
E. Uterus < 8 minggu

Wanita hamil muda, muntah terus menerus, dehidrasi dan penurunan BB merupakan
tanda dari:
A. Abortus insipiens
B. Abortus septik
C. Kehamilan ektopik
D. Kehamilan kembar
E. Hiperemesis gravidarum

Pada kehamilan kembar dengan presentasi anak pertama presentasi bokong dan presentasi anak
kedua presentasi kepala, dapat terjadi:
A. Impaction
B. Collision
C. Interlocking
D. Compaction
E. Triplet

Pada penatalaksanaan inkompeten serviks dapat dilakukan:


A. Ultrasonografi
B. Cerclage
C. Inspikulo
D. Kolporasi
E. Kuldosintesis

Pematangan paru dengan memberikan kortikosteroid pada kasus prematuritas dilakukan


pada usia gestasi:
A. < 20 minggu
B. 20-24 minggu
C. 28-32 minggu
D. 28-34 minggu
E. 34-36 minggu

Definisi yang benar mengenai makrosomia adalah janin yang dilahirkan dengan berat
badan:
A. 4000 gram
B. > 4000 gram
C. > 4500 gram
D. > 3500 gram
E. 3500 gram

Diagnosis bayi besar didapatkan melalui:


A. Biometri janin melalui ultrasound
B. Ibu dengan DM
C. Ibu dengan sosial ekonomi tinggi
D. Multiparitas
E. Hipotiroidisme

Yang tidak termasuk malpresentasi adalah:


A. Letak sungsang
B. Letak lintang
C. Presentasi dahi
D. Presentasi parietal
E. Oksipito posterior persisten
Yang bukan merupakan koreksi pada posisi oksipito posterior adalah:
A. Forsep cara Mohrer/scanzoni
B. Forsep cara lange
C. Ekstraksi vakum
D. Koreksi manual
E. Lahir spontan

Manakah pernyataan yang benar mengenai usaha mengedan dari ibu:


A. Ibu dipimpin mengedan pada pembukaan 8 cm
B. Analgesia regional tidak berhubungan dengan kemampuan mengedan ibu
C. Ibu dipimpin mengedan sesudah pecah ketuban
D. Tekanan pada otot uterus dan tekanan pada otot dinding abdomen menghasilkan
usaha untuk mengeluarkan janin
E. Ibu diperbolehkan mengedan setelah diakselerasi dengan oksitosin

Frekuensi pada presentasi ganda menurut Williams obstetric adalah:


A. 1/100 kelahiran
B. 1/200 kelahiran
C. 1/500 kelahiran
D. 1/1000 kelahiran
E. 1/2000 kelahiran

Kontraindikasi kelahiran presentasi bokong sebagai berikut:


A. Frank breech
B. Complete breech
C. Hiperekstensi kepala
D. Bayi 3000 gram
E. Multigravida
Manakah dari pernyataan berikut yang dibutuhkan saat melahirkan after coming head
jika bahu gagal diputar ke depan:
A. Forsep piper
B. Forsep laufe
C. Manuver prague
D. Manuver mauricaeu
E. Manuver bracht

Seorang wanita berusia 50 tahun didiagnosis kanker serviks. Limfe nodus mana yang akan
pertama kali terkena pada penyebaran metastatik pada serviks dan uterus?
A. Nodus iliaka komunis
B. Nodus parametrium
C. Nodus iliaka eksterna
D. Nodus paraservikal atau ureteral

Komponen plasenta yang menghasilkan hormon prolaktin adalah:


A. Sel cytotrophoblas
B. Sel sinsitiotrophoblas
C. Sel chrioniblast
D. Sel desidual

Sel desidua adalah:


A. Berasal dari stroma jaringan ikat pada villi chorion
B. Hanya terdapat pada endometrium dengan kehamilan
C. Menghasilkan hormone laktogenik
D. Sangat penting dalam proses filtrasi nutrisi janin

Buah kehamilan yang telah abortus namun tertahan dalam uterus lebih dari 8 minggu
disebut:
A. Missed abortion
B. Abortus imminen
C. Abortus complete
D. Abortus incomplete
Jenis-jenis Abortus:
1) Abortus iminens adalah abortus tingkat permulaan dan merupakan ancaman
terjadinya abortus, ditandai perdarahan pervaginam, ostium uteri masih tertutup dan
hasil konsepsi masih baik dalam kandungan.
2) Abortus insipiens adalah abortus yang sedang mengancam yang ditandai dengan
serviks telah mendatar dan ostium uteri telah membuka, akan tetapi hasil konsepsi
masih dalam cavum uteri dan dalam proses pengeluaran.
3) Abortus kompletus adalah abortus di mana semua hasil konsepsi telah dikeluarkan,
ostium uteri telah menutup, uterus sudah mengecil sehingga perdarahan sedikit.
4) Abortus inkompletus adalah abortus di mana sebagian hasil konsepsi telah keluar dari
cavum uteri dan masih ada yang tertinggal.
5) Missed abortion adalah abortus yang ditandai dengan embrio atau fetus telah
meninggal dalam kandungan sebelum kehamilan 20 minggu dan hasil konsepsi
seluruhnya masih tertahan dalam kandungan.
6) Abortus habitualis adalah abortus spontan yang terjadi 3 kali atau lebih berturut-turut.
7) Abortus infeksiosus adalah abortus yang disertai infeksi pada alat genitalia.
8) Abortus septik adalah abortus yang disertai penyebaran infeksi pada peredaran darah
tubuh atau peritoneum (septikemia atau peritonitis).

Human papilloma virus (HPV) yang paling sering menyerang traktus genitalis adalah HPV
tipe:
A. 2 dan 3
B. 8 dan 9
C. 6 dan 11
D. 4 dan 5
E. 12 dan 14
Seorang laki-laki 30 tahun berobat karena ada koreng di kelaminnya. Pada pemeriksaan
ditemukan di penisnya ulkus multiple, kotor, sekitar sangat eritem, menggaung, nyeri
tekan, indurasi (-). Diagnosis klinis ulkus tersebut adalah:
A. Sifilis stadium lanjut
B. Ulkus durum
C. Ulkus molle
D. Herpes genitalis rekurens
E. Ulkus gumosum

Ulkus durum Ulkus molle Ulkus mixtum


Jumlah 1 Jumlah banyak (multiple), Gabungan tanda2
kecil-kecil dari ulkus durum
Ukuran diameter 1 cm Ukuran diameter > 1 cm dan ulkus molle
Kulit di sekitarnya normal Kulit di sekitarnya erytem
Dyscharge (-) Dyscharge (+)
Nyeri tekan (-) Nyeri tekan (+)
Tidak menggaung/tidak Menggaung/undermine (+)
undermine
Indurasi (+) Indurasi (-)
Ulkus bersih dan dapat Ulkus kotor
sembuh sendiri

1. Proses transfor obat selama kehamilan melalui plasenta terjadi dengan cara
a. Difusi aktif
b. Difusi terfasilitasi
c. Leakage
d. Pinositosis
e. TA

2. Efek samping aminoglikosida dalam kehamilan adalah


a. Ototoksik
b. Nefrotoksik
c. Mutasi sel in vitro
d. Hambatan osteogenesis
e. Malformasi limfe
3. Yang berfungsi sebagai pengatur nutrisi spermatozoa adalah
a. Sel sertoli : memberi nutrisi sel-sel sperma karena sel-sel sperma tidak memiliki
akses langsung untuk mendapatkan nutrisi
b. Sel leydig : membantu menghasilkan testosteron yang menyebabkan maskulinisasi
c. Sel interstitial = Sel leydig
d. Testosteron : hormon reproduksi pria
e. Androgen
4. Ovum bertahan hidup terus maksimum selama
a. 12 jam
b. 24 jam
c. 48 jam
d. 76 jam
e. 96 jam
(ovum bertahan selama 12-24 jam)

5. Diafragma pelvis terutama dibentuk oleh


a. M.levator ani, otot kecil m.coccygeus dan fasia yang meliputinya
b. M.obturatorius internus dan fasia yang meliputinya
c. M.flexor carpi ulnaris, m.obturatorius internus dan fasia yang meliputinya
d. M.levator ani, otot kecil m.coccygeus dan fasia yang meliputinya
e. M.obturatorius intrnus dan fasia yang meluputinya
Diaphragma pelvis dibentuk oleh musculus levator ani yang penting dan musculus
coccygeus yang kecil serta fascia yang menutupinya.

6. Saluran berdinding tebal yang menyalurkan sperma matang dari epididimis ke duktus
ejakulatorius dan uretra adalah
a. Ureter : muara keluarnya sperma
b. Vesicular seminalis
c. Ductus deferens
d. Prostat
e. Vesica urinarius
7. Lokasi tempat terjadinya fertilisasi adalah pada
a. Fimbrae tuba uterine
b. Ampulla tuba uterine
c. Canalis cervicalis
d. Endometrium uteri
e. Corpus uteri
8. Proses spermiogenesis adalah proses perubahan dari
a. Spermatogonia
b. Spermatosit I
c. Spermatosit II
d. Spermatid
e. Spermatozoa

9. Proses implantasi terjadi pada hari ke


a. 4
b. 4-5
c. 5
d. 5-6
e. 7
Proses implantasi terjadi pada hari ke 4 (sarwono)

10. Polihidramnion / hidramnion adalah cairan amnion yang melebihi jumlah normal,
yaitu
a. 2000
b. 2500
c. 3000
d. 3500
e. 4000
Dikatakan hidramnion atau polihiramnion apabila cairan amnion lebih dari 2000cc dan bisa
didiagnosis mulai dari trimester II kehamilan.
Oligohidramnion apabila cairan amnion kurang dari 500cc

11. Denomitor pada posisi oksiput posterior adalah


a. UUB
b. UUK
c. Funtum
d. Mentum
e. Dahi
Presentasi belakang kepala dengan penunjuk ubun-ubun kecil di segmen depan, di sebelah
kiri depan, di sebelah kanan depan merupakan posisi yang normal.
12. Pengertian dari mola hidatidosa adalah kehamilan yang abnormal di mana hampir
seluruh vili korialis mengalami
a. Degenerasi hidrostatika
b. Degenerasi hidropik
c. Degenarasi streostipik
d. Degenarasi endofilin
e. Degenerasi limfatik
Trias mola hidatidosa : proliferasi sel trofoblas, degenarsi hidropik dan hilangnya
vaskularisasi stroma vili

13. Persalinan prematur bila terjadi pada usia kehamilan


a. Kurang dari 28 minggu, lebih dari 20 minggu dengan BB antara 500-1000gr
b. Antara 28 minggu sampai 36 minggu dengan BB antara 1000-2000
c. Antara 17 minggu sampai 42 minggu dengan BB >2500gr
d. Lebih dari 42 minggu dengan BB >2500gr
e. Semua benar
Abortus : usia kehamilan antara 1 minggu sampai 20 minggu dengan BB janin <500gr
Immaturus : usia kehamilan antara 21 minggu sampai 27 minggu dengan BB janin 500gr
999gr
Prematurus : usia kehamilan 28 minggu sampai 36 minggu dengan BB janin 1000gr-2499gr
Aterm : usia kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dengan BB janin 2500gr-4000gr

14. Di bawah ini yang merupakan ciri dari fase sekresi


a. Fase ini bergantung pada progesteron yang disekresi korpus luteum
b. Terjadi penurunan kadar progesteron dan esterogen
c. Ditandai dengan reepitelisasi dan rekonstruksi glandulla
d. Terjadi perkembangan folikel ovarium
e. Arteri spiralis tumbuh ke dalam stroma baru
Fase sekresi terjadi setelah ovulasi, produksi progesteron menginduksi perubahan sekresi
endometrium. Tampak sekretori dari vacuole dalam epitel kelenjar di bawah nucleus, sekresi
maternal ke dalam lumen kelenjar dan menjadi berkelok-kelok.
Fase sekresi atau fase luteal terjadi pada hari ke 15-28, terjadi peningkatan kadar progesteron
dan esterogen karena pengaruh korpus luteum.

15. Bagian luar serviks yang menonjol ke dalam lumen ditutupi oleh
a. Epitel berlapis gepeng
b. Epitel berlapis kuboid
c. Epitel berlapis silindris
d. Epitel berlapis kolumnair
e. Epitel berlapis majemuk

16. Penilaian APGAR dilakukan saat


a. Segera setelah bayi lahir
b. 1 menit pertama setelah lahir
c. 5 menit pertama setelah lahir
d. Sesaat setelah bayi menangis
e. Setelah dilakukan resisutasi
17. Nilai APGAR dapat digunakan untuk mengetahui
a. Kemungkinan terjadinya bronkopneumonia
b. Kemungkinan terjadinya asidosis
c. Kemungkinan terjadinya kelainan jantung
d. Kemungkinan terjadinya HIE
e. Kemungkinan terjadinya HMD

18. Bayi lahir dengan tindakan vakum, didapatkan warna kulitnya kebiruan, maka nilai
appearance adalah
a. 0
b. 1
c. 2
d. 3
e. 4
Score

Sign 0 1 2
Heart rate absent < 100x/m > 100 x/m
Respirations - Slow, Good ,
irregular crying
Muscle tone Limp Some Active
flexion motion
Reflex No Grimace Cough,
iritability respones sneeze, cry
Colour Blue or Pink body, Completely
pale blue pink
extremities
19. Resusitasi bayi asfiksia tergantung dari hasil evaluasi warna kulit bayi, pernafasan dan

a. Tonus otot
b. Reflek
c. Denyut jantung
d. Usia kehamilan
e. Tindakan persalinan
Laki-laki, 26 tahun, datang dengan koreng di kelamin. Ulkus soliter, diameter 1 cm, bersih,
kulit sekitar ulkus normal dan indurasi (+), maka diagnosis
a. herpes genitalis primer
b. gonorea
c. trichomoniasis
d. LEUS stadium 1
e. sifilis

Laki-laki 30 tahun, ulkus multiple, sangat eritem, menggaung, indurasi (-). Ulkus ini
disebut
a. sifilis stadium lanjut
b. ulkus durum
c. ulkus mole
Ulkus durum Ulkus molle Ulkus mixtum
Jumlah 1 Jumlah banyak (multiple), Gabungan tanda2
kecil-kecil dari ulkus durum
Ukuran diameter 1 cm Ukuran diameter > 1 cm dan ulkus molle
Kulit di sekitarnya normal Kulit di sekitarnya erytem
Dyscharge (-) Dyscharge (+)
Nyeri tekan (-) Nyeri tekan (+)
Tidak menggaung/tidak Menggaung/undermine (+)
undermine
Indurasi (+) Indurasi (-)
Ulkus bersih dan dapat Ulkus kotor
sembuh sendiri

Perubahan sistem GIT pada trimester 1 menyebabkan perubahan absorbsi


a. sekresi asam lambung meningkat
b. enzim meningkat
c. ..
d. basa lemah meningkat
e. asam lemah meningkat
Bahaya interlocking pada kehamilan kembar biasanya terjadi bila kedua janin dalam letak

a. kepala-sungsang
b. sungsang-kepala
c. kepala-kepala
d. lintang-lintang
e. sungsang-lintang

Pemeriksaan luar presentasi bokong, DJJ dapat didengar pada bagian


a. di atas pusat kanan atau kiri
b. di bawah pusat kanan atau kiri
c. sepusat
d. di simpisis
e. di sekitar umbilicus
Presentasi bokong Presentasi kepala
Setinggi / di atas umbilikus Antara umbilicus & SIAS
KB yang ideal yang aman, berarti

Grey baby akibat dari obat (cloramphenicol)

Vagina dan hymen berkembang dari


a. uterine kanal
b. urogenitalis sinus
c. sinovaginal bulb
d. paramesonepric tissue
e. ectoderm
Hormon hipofise anterior yang memacu sintesis hormon esterogen
a. ACTH
b. FSH
c. LH
d. GnRH
e. prolaktin
Dikatakan panggul sempit apabila diameter panggul
Pintu atas panggul dianggap sempit bila conjugate vera kurang daripada 10 cm, atau
diameter transversa kurang daripada12 cm.
Karena yang biasa diukur conjugate diagonalis, dikatakan bahwa pintu atas panggul sempit
bila conjugate diagonalis kurang daripada 11,5 cm. angka ini berdasarkan kenyataan
diameter biparietalis kepala anak kadang-kadang sebesar 10 cm, sehingga anak sukar
melalui panggul dengan conjugate vera kurang daripada 10 cm.

Sperma yang sudah matang, tapi belum ejakulasi disimpan di


a. prostat
b. vesica seminalis
c. tubulus seminiferus
d. ampulla vas deferens

Penyebab tersering kanker serviks


Hingga saat ini kanker leher rahim diindikasikan penyebabnya karena HPV (Human
papilloma Virus) tipe 16 dan 18. Hal ini dikarenakan karena pada penderita kanker serviks,
99 % ditemukan HPV.

Wanita berhak menentukan kapan, berapa banyak dan berapa sering memiliki anak,
dimuat pada:
Hak reproduksi menurut dokumen Interntional Conference on Population and
Development (ICPD) Kairo 1994, mencakup hal-hal sebagai berikut :
a. Hak untuk mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi;
b. Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi;
c. Hak atas kebebasan berpikir dan membuat keputusan tentang kesehatan reproduksi;
d. Hak untuk memutuskan jumlah dan jarak kelahiran anak;
e. Hak untuk hidup dan bebas dari resiko kematian karena kehamilan, atau masalah
Gender;
f. Hak mendapat kebebasan dan keamanan dalam pelayanan kesehatan reproduksi;
g. Hak ntuk bebas dari segala bentuk penganiayaan dan perlakuan buruk yang menyangkut
kesehatan reproduksi;
h. Hak atas kerahasiaan pribadi dalam menjalankan reproduksinya;
i. Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga;
j. Hak dalam kebebasan berkumpul dan berpartisipasi dalam politik yang bernuansa
kesehatan reproduksi;
k. Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dan kesehatan reproduksi;

Hormon yang menurunkan perdarahan setelah melahirkan (UTAMA: oksitosin)


A. Esterogen
B. ADH
C. Progesterone
D. Pitersin
E. Prolaktin
Salah satu fungsi estrogen, yaitu memicu awitan persalinan dengan meningkatkan responsivitas
uterus terhadap oksitosin pada akhir masa gestasi melalui efek ganda; dengan merangsang
sintesis reseptor oksitosin miometrium dan dengan meningkatkan taut celah miometrium
sehingga uterus dapat berkontraksi sebagai suatu kesatuan terpadu sebagai respons terhadap
oksitosin.

Berdasarkan susunan kimianya, hormone diklasifikasikan dalam 4 kelompok. Hormon


estrogen dan testosteron termasuk dalam kelompok hormon
A. Lipid
B. Glikolipid
C. Protein
D. Glikoprotein