Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTEK

JOB PENGUJIAN TEKAN

DISUSUN OLEH:

NAMA : RWS. Kelik Kuntarso

NIM : 3201502062

KELAS : 2C

KELOMPOK : 1 (satu)

TANGGAL PRAKTEK : 24 Maret 2016

LABORATORIUM PENGUJIAN BAHAN DAN METROLOGI

JURUSAN TEKNIK MESIN

POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

2016

1
A. TUJUAN
Setelah membaca job sheet dan mengikuti demonstrasi dari dosen, mahasiswa
diharapkan dapat:
1. Dapat menentukan kemampuan bahan terhadap penekanan dingin.
2. Dapat menentukan karakteristik mekanik optimal yang diperlukan untuk deformasi
maksimum.
3. Menentukan tegangan tekan yang bekerja pada saat benda uji mengalami
perubahan.
4. Dapat menganalisa hasil dari pengujian.
B. DASAR TEORI
Pengujian tekan adalah salah satu cara pengujian dari suatu bahan logam terhadap
tekanan dari beban yang diberikan dan harus ditahan oleh bahan tersebut. Pembebanan
ini diberikan sampai beban mencapai titik lelah atau sampai pada beban maksimum
yang dapat diterima oleh bahan tersebut berdasarkan perhitungan. Pengujian adalah
penekanan benda uji (batang uji) yang berbentuk silinder, dengan arah tekanan
padapanjang batang uji. Yang dinilai pada pengujian ini adalah:
Kuat lantak yaitu penekanan yang diberikan secara teratur sampai pendekatan tertentu.
Kuat tekan yaitu penekanan benda uji sampai benda uji retak.
a. Modulus Elastisitas
Modulus lastisitas adalah ukuran kekakuan suatu bahan. Modulus elastisitas dapat
dihitung dengan membagi tegangan yang sembarang dalam arah elastis oleh
perpanjangan spesifik dari percobaan. Modulus Elastisitas E dapat dijabarkan
dengan Hukum Hooke sebagai berikut:
F 1
() atau = Lo x x

dimana,

= , disebut perpanjangan spesifik
0

= , adalah tegangan tarik
0
1
Jadi = x atau E =

2
b. Batas Kontak
Batas kontak merupakan ukuran bagi ketegaran materi yang dihitung dari gaya,
yang mengakibatkan 0,2% regangan tetap atau dari gaya pada baja mulai
lumer,dinagi dengan luas penampang semula.

=
0

c. Kekuatan Tekan
Kekuatan dari bahan yang liat, umumnya tidak dapat diukur disebabkan karena
materi tersebut tidak bisa retak atau pecah. Karena itu kuat tekan dapat dilakukan
pada jenis besi tuang, yang stukturnya menjadi lain sama sekali apabila diberi
beban tekan.
Kekuatan tekan dapat dirumuskan:

=
0
Dimana F merupakanbeban beban maksimum pada saat benda mulai retak dan Ao
penampang batang mula-mula.
Batang uji berbentuk silinder dengan panjang Lo dan diameter awal Do diman
unuk pengujian kuat lantak Lo = Do dan untuk uji tekan Lo = 2Do.
d. Regangan (Kontraksi)
Regangan dimaksudkan untuk melihat perpendekan yang dinyatakan dalam prosen
dari perbandingan antara pengurangan panjang (L = Lo Lu) dengan panjang
mula-mula (Lo).
e. Batas Elastisitas (Proporsional)
Merupakan suatu batas dimana tegangan dengan regangan mempunyai nilai
perbandingan yang sama.
C. PERLENGKAPAN PRAKTEK
Perlengkapan praktek yang digunakan dalam prakek ini adalah :
1. Universal Testing Machine
2. Dynamometer
3. Vernier Caliper
4. Micrometre
5. Test Piece
6. Spidol permanen
7. High Gauge

3
8. Dial Indikator
9. Surface Plate
10. V blok dan Klem
D. KESELAMATAN KERJA
1. Pelajari job sheet sebelum praktek
2. Gunakan pakaian praktikum dan sepatu kulit
3. Jangan merokok dan makan waktu praktek
4. Tanyakan pada pembimbing praktikum hal-hal yang belum jelas
E. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Kuat Lantak
a. Persiapan peralatan percobaan uji yang digunakan serta benda uji.
b. Hidupkan mesin hidrolik dengan menekan pump on sehingga pump lamp
menyala, biarkan beberapa saat untuk pemanasan awal.
c. Letakkan benda uji pada tengah-tengah landasan penekan.
d. Pasang dial indikator untuk mengamati perpendekan benda uji.
e. Tentukan skala beban dengan memutar tombol range.
f. Berikan beban secara perlahan dengan memutar tombol speed control valve
pada posisi load.
g. Amati perpendekan benda uji serta pertambahan gaya yang diberikan.
h. Menemukan batas kontak dengan melalui penekanan 80%dari kuat lantak
sampai pecah, dan tahan beban sampai 30 detik.
i. Tambahkan beban sampai 80% sehingga dicapai batas kontaknya.
2. Kuat Tekan
Langkah pengujian kuat tekan sama dengan kuat lantak hanya penentuan kuat
tekan didapat dari beban pada saat benda uji pecah dibagi dengan luas penampang
awal.

4
1. Data Pengujian Lantak

1. Bahan ST. 37

a.) Data Sebelum diuji

sebelum di lakukan pengujian maka harus dilakukan perhitungan kekuatan atau


tegangan tarik ( )dari hasil pengujiantarik bahan tersebut yaitu sebagai berikut:

33900
= = 3,14 = 483,58

9,452
4

Karena tengangan tarik ( ) = tengangan tekan ( ) , sehingga untuk menghitung


gaya pengujian lantak sesuai dengan gambar adalah sebagai berikut

Keterangan:

Lo Lo= 20mm

Do= 10mm

Do

Gaya maksimum ( F maks )



=

= x A = 483,58 x 4 x 102 = 37961,03 N

Gaya 80% (80 ) yang di hentikan selama 30 detik


80 80
80 = 100 x F maks = 100x 37961,03 = 30400 N

Gaya 85% (85 ) gaya maksimum pengujian


85 85
85 = 100 x F maks = 100x 37961,03 = 32300 N

b.) Data waktu diuji

Setelah benda uji diletakan pada mesin uji lantak dan dilakukan pungujian, maka
dapat diambil datanya sebagai berikut

5
Tabel data waktu pengujian lantak bahan ST. 37

No Gaya Tekan ( F ) Perpendekan ( L ) Keterangan


(N) ( mm )
1 0 0
2 1000 0,01
3 2000 0,02
4 3000 0,03
5 4000 0,04
6 5000 0,06
7 6000 0,06
8 7000 0,06
9 8000 0,07
10 9000 0,08
11 10000 0,09
12 11000 0,10
13 12000 0,11
14 13000 0,12
15 14000 0,13
16 15000 0,15
17 16000 0,18
18 17000 0,19
19 18000 0,21
20 19000 0,24
21 20000 0,26
22 21000 0,29
23 22000 0,33
24 23000 0,37
25 24000 0,43
26 25000 0,52
27 26000 0,59
28 27000 0,66
29 28000 0,71
30 29000 0,78
31 30000 0,86
32 30400 0,89 Di hentikan selama 30 detik
33 31000 0,94
34 32000 1,03
35 32300 1,08 Gaya maksimum

6
c.) Data setelah diuji

Setelah benda uji dilakukan lantak, maka dapat diambil datanya dengan
melakukan pengukuran sebagai berikut :

Keterangan :

Lo Lo= 19 mm

Do= 10,2 mm

do

Tabel Data pengukuran setelah ditekan


Lo (mm) Do (mm) Lv (mm) Dv (mm)
20mm 10mm 19mm 10,2mm

2.Bahan Kuningan

a) Data Sebelum diuji

sebelum di lakukan pengujian maka harus dilakukan perhitungan kekuatan atau


tegangan tarik ( )dari hasil pengujiantarik bahan tersebut yaitu sebagai berikut:
26800
=

= 3,14 = 370,444

4
9,62

Karena tengangan tarik ( ) = tengangan tekan ( ) , sehingga untuk menghitung


gaya pengujian lantak sesuai dengan gambar adalah sebagai berikut

Keterangan:

Lo Lo= 20mm

Do= 10mm

Do

Gaya maksimum ( F maks )



=

= x A = 370,444 x 4 x 102 =29079,854 N

7
Gaya 80% (80 ) yang di hentikan selama 30 detik
80 80
80 = x F maks = x 29079,854 N = 23.300 N
100 100

Gaya 85% (85 ) gaya maksimum pengujian


85 85
85 = 100 x F maks = 100x 29079,854 N = 24.700 N

b.) Data waktu diuji

Setelah benda uji diletakan pada mesin uji lantak dan dilakukan pungujian, maka
dapat diambil datanya sebagai berikut

Tabel data waktu pengujian lantak bahan Kuningan

No Gaya Tekan ( F ) Perpendekan ( L ) Keterangan


(N) ( mm )
1 0 0
2 1000 0,02
3 2000 0,03
4 3000 0,04
5 4000 0,05
6 5000 0,06
7 6000 0,06
8 7000 0,07
9 8000 0,08
10 9000 0,09
11 10000 0,10
12 11000 0,10
13 12000 0,11
14 13000 0,12
15 14000 0,13
16 15000 0,14
17 16000 0,15
18 17000 0,17
19 18000 0,19
20 19000 0,20
21 20000 0,26
22 21000 0,33
23 22000 0,39
24 23000 0,48
25 23300 0,50 Diberentikan selama 30 detik
26 24000 0,59
27 24700 0,67 Gaya maksimum pengujian

8
c.) Data setelah diuji

Setelah benda uji dilakukan lantak, maka dapat diambil datanya dengan melakukan
pengukuran sebagai berikut :

Keterangan :

Lo Lo= 20 mm

Do= 10 mm

do

Tabel Data pengukuran setelah ditekan

Lo (mm) Do (mm) Lv (mm) Dv (mm)


20mm 10mm 19,4mm 10,1mm

2. Data Pengujian tekan


1.Bahan ST 37
a.)Data sebelum diuji
Sebelum benda uji dilakukan pengujian tekan, maka harus dilakukan pengukuran
dimensi benda uji sebagai berikut :
Keterangan :
Lo=10mm
Do=10mm

b.)Setelah benda uji diletakan pada mesinuji tekan dan dilakukan pengujian, maka dapat
diambil datanya sebagai berikut :

Tabel data waktu pengujian tekan bahan ST. 37


No Gaya Tekan ( F ) Perpendekan (L) Ketarangan
(N) ( mm )
1 2000 0.02
2 4000 0.04
3 6000 0.06
4 8000 0.07
5 10000 0.07
6 12000 0.08
7 14000 0.09

9
8 16000 0.1
9 18000 0.12
10 20000 0.15
11 22000 0.19
12 24000 0.27
13 26000 0.33
14 28000 0.39
15 30000 0.45
16 32000 0.52
17 34000 0.61
18 36000 0.7
19 38000 0.81
20 40000 0.94
21 42000 1.07
22 44000 1.23
23 46000 1.39
24 48000 1.56
25 50000 1.73
26 52000 1.91
27 54000 2.09
28 56000 2.15
29 58000 2.41
30 60000 2.58
31 62000 2.72
32 64000 2.9
33 66000 3.06
34 68000 3.2
35 70000 3.34
36 72000 3.48
37 74000 3.61
38 76000 3.74
39 78000 3.86
40 80000 3.97
41 82000 4.09
42 84000 4.22
43 84600 4.26 Gaya maksimum

2.Bahan kuningan
a.)Data sebelum diuji
Sebelum benda uji dilakukan pengujian tekan, maka harus dilakukan pengukuran
dimensi benda uji sebagai berikut :
Keterangan :
Lo=10mm
Do=10mm

10
b.) Data setelah diuji
Setelah benda uji diletakan pada mesinuji tekan dan dilakukan pengujian, maka dapat
diambil datanya sebagai berikut :
Tabel data waktu pengujian tekan bahan Kuningan
No Gaya Tekan ( F ) Perpendekan (L) Ketarangan
(N) ( mm )
1 2000 0.01
2 4000 0.04
3 6000 0.05
4 8000 0.06
5 10000 0.07
6 12000 0.09
7 14000 0.11
8 16000 0.13
9 18000 0.16
10 20000 0.2
11 22000 0.25
12 24000 0.33
13 26000 0.42
14 28000 0.54
15 30000 0.68
16 32000 0.84
17 34000 0.98
18 36000 1.12
19 38000 1.18
20 40000 1.42
21 42000 1.57
22 44000 1.7
23 46000 1.84
24 48000 1.98
25 50000 2.09
26 52000 2.22
27 54000 2.34
28 56000 2.65
29 58000 2.67
30 60000 2.74
31 62000 2.8
32 64000 2.93
33 64000 3.02 Gaya maksimum

11
F. PENGOLAHAN DATA
I . Pengolahan Data Pengujian Lantak
1. Bahan ST.37
Dari data yang didapat dari hasil pengujian lantak diatas, maka dapatlah dilakukan
pengolahan datanya sebagai berikut :
a. Menghitung kekuatan tekan ( tk )

= ( N/mm )

b. Menghitung regangan ( )
L
=Lo

c. Menghitung elastisitas ( E )

E=

Tabel 7. Hasil pengolahan data bahan ST.37


Perpendekan ( Kekuatan
No Gaya ( F ) L ) Tekan Renggangan Elstisitas ( E ) Keterangan
( tk ) (
(N) ( mm ) N/mm) () ( N/mm
1 0 0 0 0 0
2 1000 0.01 14.18439716 0.001 14184.39716
3 2000 0.02 28.36879433 0.002 14184.39716
4 3000 0.03 42.55319149 0.003 14184.39716
5 4000 0.04 56.73758865 0.004 14184.39716
6 5000 0.06 70.92198582 0.006 11820.33097
7 6000 0.06 85.10638298 0.006 14184.39716
8 7000 0.06 99.29078014 0.006 16548.46336
9 8000 0.07 113.4751773 0.007 16210.73961
10 9000 0.08 127.6595745 0.008 15957.44681
11 10000 0.09 141.8439716 0.009 15760.44129
12 11000 0.1 156.0283688 0.01 15602.83688
13 12000 0.11 170.212766 0.011 15473.88781
14 13000 0.12 184.3971631 0.012 15366.43026
15 14000 0.13 198.5815603 0.013 15275.50464
16 15000 0.15 212.7659574 0.015 14184.39716
17 16000 0.18 226.9503546 0.018 12608.35303
18 17000 0.19 241.1347518 0.019 12691.30272
19 18000 0.21 255.3191489 0.021 12158.05471
20 19000 0.24 269.5035461 0.024 11229.31442
21 20000 0.26 283.6879433 0.026 10911.07474
22 21000 0.29 297.8723404 0.029 10271.46001

12
23 22000 0.33 312.0567376 0.033 9456.264775
24 23000 0.37 326.2411348 0.037 8817.327966
25 24000 0.43 340.4255319 0.043 7916.872835
26 25000 0.52 354.6099291 0.052 6819.421713
27 26000 0.59 368.7943262 0.059 6250.751292
28 27000 0.66 382.9787234 0.066 5802.70793
29 28000 0.71 397.1631206 0.071 5593.846769
30 29000 0.78 411.3475177 0.078 5273.686125
31 30000 0.86 425.5319149 0.086 4948.045522
32 30400 0.89 431.2056738 0.089 4845.00757
33 31000 0.94 439.7163121 0.094 4677.833107
34 32000 1.03 453.9007092 0.103 4406.803002
35 32400 1.08 459.5744681 0.108 4255.319149 Gaya aksimum

2. Bahan kuningan
Dari data yang didapat dari hasil pengujian lantak diatas, maka dapatlah dilakukan
pengolahan datanya sebagai berikut :
a. Menghitung kekuatan tekan ( tk )

= ( N/mm )

b. Menghitung regangan ( )
L
=Lo

c. Menghitung elastisitas ( E )

E=

Tabel Hasil pengolahan data bahan Kuningan


Perpendekan ( Kekuatan
No Gaya ( F ) L ) Tekan Renggangan Elstisitas ( E ) Keterangan
( tk ) (
(N) ( mm ) N/mm) () ( N/mm
1 0 0 0 0 0
2 1000 0.02 14.18439716 0.002 7092.198582
3 2000 0.03 28.36879433 0.003 9456.264775
4 3000 0.04 42.55319149 0.004 10638.29787
5 4000 0.05 56.73758865 0.005 11347.51773
6 5000 0.06 70.92198582 0.006 11820.33097
7 6000 0.06 85.10638298 0.006 14184.39716
8 7000 0.07 99.29078014 0.007 14184.39716
9 8000 0.08 113.4751773 0.008 14184.39716
10 9000 0.09 127.6595745 0.009 14184.39716

13
11 10000 0.1 141.8439716 0.01 14184.39716
12 11000 0.1 156.0283688 0.01 15602.83688
13 12000 0.11 170.212766 0.011 15473.88781
14 13000 0.12 184.3971631 0.012 15366.43026
15 14000 0.13 198.5815603 0.013 15275.50464
16 15000 0.14 212.7659574 0.014 15197.56839
17 16000 0.15 226.9503546 0.015 15130.02364
18 17000 0.17 241.1347518 0.017 14184.39716
19 18000 0.19 255.3191489 0.019 13437.84994
20 19000 0.2 269.5035461 0.02 13475.1773
21 20000 0.26 283.6879433 0.026 10911.07474
22 21000 0.33 297.8723404 0.033 9026.434558
23 22000 0.39 312.0567376 0.039 8001.45481
24 23000 0.48 326.2411348 0.048 6796.690307
25 24000 0.5 340.4255319 0.05 6808.510638
26 25000 0.59 354.6099291 0.059 6010.337781
27 26000 0.67 368.7943262 0.067 5504.392929
.

II . Pengolahan Data Pengujian Tekan


1. Bahan ST.37
Tabel Hasil pengolahan data bahan ST.37
Perpendekan ( Kekuatan
No Gaya ( F ) L ) Tekan Renggangan Elstisitas ( E ) Keterangan
( tk ) (
(N) ( mm ) N/mm) () ( N/mm
1 2000 0.02 28.36879433 0.002 14184.39716
2 4000 0.04 56.73758865 0.004 14184.39716
3 6000 0.06 85.10638298 0.006 14184.39716
4 8000 0.07 113.4751773 0.007 16210.73961
5 10000 0.07 141.8439716 0.007 20263.42452
6 12000 0.08 170.212766 0.008 21276.59574
7 14000 0.09 198.5815603 0.009 22064.61781
8 16000 0.1 226.9503546 0.01 22695.03546
9 18000 0.12 255.3191489 0.012 21276.59574
10 20000 0.15 283.6879433 0.015 18912.52955
11 22000 0.19 312.0567376 0.019 16424.03882
12 24000 0.27 340.4255319 0.027 12608.35303
13 26000 0.33 368.7943262 0.033 11175.58564
14 28000 0.39 397.1631206 0.039 10183.66976
15 30000 0.45 425.5319149 0.045 9456.264775
16 32000 0.52 453.9007092 0.052 8728.859793
17 34000 0.61 482.2695035 0.061 7906.057435
18 36000 0.7 510.6382979 0.07 7294.832827
19 38000 0.81 539.0070922 0.081 6654.408546

14
20 40000 0.94 567.3758865 0.094 6035.913686
21 42000 1.07 595.7446809 0.107 5567.707298
22 44000 1.23 624.1134752 0.123 5074.093294
23 46000 1.39 652.4822695 0.139 4694.117047
24 48000 1.56 680.8510638 0.156 4364.429896
25 50000 1.73 709.2198582 0.173 4099.536752
26 52000 1.91 737.5886525 0.191 3861.720694
27 54000 2.09 765.9574468 0.209 3664.868167
28 56000 2.15 794.3262411 0.215 3694.540656
29 58000 2.41 822.6950355 0.241 3413.672346
30 60000 2.58 851.0638298 0.258 3298.697015
31 62000 2.72 879.4326241 0.272 3233.208177
32 64000 2.9 907.8014184 0.29 3130.349719
33 66000 3.06 936.1702128 0.306 3059.37978
34 68000 3.2 964.5390071 0.32 3014.184397
35 70000 3.34 992.9078014 0.334 2972.777849
36 72000 3.48 1021.276596 0.348 2934.702861
37 74000 3.61 1049.64539 0.361 2907.604959
38 76000 3.74 1078.014184 0.374 2882.390867
39 78000 3.86 1106.382979 0.386 2866.277147
40 80000 3.97 1134.751773 0.397 2858.316809
41 82000 4.09 1163.120567 0.409 2843.815568
42 84000 4.22 1191.489362 0.422 2823.434506
43 84600 4.26 1200 0.426 2816.901408

2. kuningan
Tabel Hasil pengolahan data bahan Kuningan
Gaya Perpendeka Kekuatan Rengganga Keteranga
(F) n ( L ) Tekan n Elstisitas ( E ) n
( tk ) (
(N) ( mm ) N/mm) () ( N/mm
1 2000 0.01 28.36879433 0.001 28368.79433
2 4000 0.04 56.73758865 0.004 14184.39716
3 6000 0.05 85.10638298 0.005 17021.2766
4 8000 0.06 113.4751773 0.006 18912.52955
5 10000 0.07 141.8439716 0.007 20263.42452
6 12000 0.09 170.212766 0.009 18912.52955
7 14000 0.11 198.5815603 0.011 18052.86912
8 16000 0.13 226.9503546 0.013 17457.71959
9 18000 0.16 255.3191489 0.016 15957.44681
10 20000 0.2 283.6879433 0.02 14184.39716
11 22000 0.25 312.0567376 0.025 12482.2695
12 24000 0.33 340.4255319 0.033 10315.92521
13 26000 0.42 368.7943262 0.042 8780.817291
14 28000 0.54 397.1631206 0.054 7354.872603
15 30000 0.68 425.5319149 0.068 6257.822278

15
16 32000 0.84 453.9007092 0.084 5403.579872
17 34000 0.98 482.2695035 0.098 4921.117383
18 36000 1.12 510.6382979 0.112 4559.270517
19 38000 1.18 539.0070922 0.118 4567.856714
20 40000 1.42 567.3758865 0.142 3995.604835
21 42000 1.57 595.7446809 0.157 3794.552107
22 44000 1.7 624.1134752 0.17 3671.255736
23 46000 1.84 652.4822695 0.184 3546.099291
24 48000 1.98 680.8510638 0.198 3438.641737
25 50000 2.09 709.2198582 0.209 3393.396451
26 52000 2.22 737.5886525 0.222 3322.471408
27 54000 2.34 765.9574468 0.234 3273.322422
28 56000 2.65 794.3262411 0.265 2997.457514
29 58000 2.67 822.6950355 0.267 3081.254814
30 60000 2.74 851.0638298 0.274 3106.072371
31 62000 2.8 879.4326241 0.28 3140.8308
32 64000 2.93 907.8014184 0.293 3098.298356
33 64000 3.02 907.8014184 0.302 3005.964962

G. ANALISA
Setelah dilakukan pengujian tekan maka dapat di analisa sebagai berikut. Dilihat
dari tabel pengamatan data dan hasil ujian tekan bahan. Bahan yang mempunyai
tingkat kekerasan rendah akan pecah karena sifat elastis dari bahan tersebut rendah
dan hampir tidak ada.
H. KESIMPULAN
Kesimpulan yang di dapat dari hasil pengolahan data ialah, tidak semua bahan
mempunyai kemampuan yang sama. Dengan kemampuan yang tidak sama tersebut
terlihatlah perbedaan regangan antara dua bahan yang berbeda dengan dua pengujian
yang berbeda.

16