Anda di halaman 1dari 44

Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi
dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu
ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum
disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program
pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
SMK YASBU Al-Qomariyah merupakan sekolah yang bernaung dibawah
Yayasan Bina Ummat AL-Qomariyah dan berada di wilayah Kecamatan
Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, dimana Kecamatan Sodonghilir secara
geografis termasuk wilayah pegunungang dan sarana trasportasi pun masih terbatas,
sehingga masih menjadi salah satu kendala bagi para siswa untuk datang ke sekolah
tepat waktu.
Animo masyarakat terhadap SMK YASBU Al-Qomariyah sangat bagus, ini
terbukti dengan banyaknya jumlah siswa yang ingin belajar di SMK YASBU AL-
Qomariyah baik yang berasal dari Kecamatan Sodonghilir, maupun dari kecamatan
disekitarnya. Dengan tingginya animo masyarakat tersebut, SMK YASBU Al-
Qomariyah masih perlu untuk berbenah terutama dalam pembangunan ruang kelas
yang sampai saat ini masih melum memadai, sehingga hal ini menjadi salah satu
faktor belum maksimalnya implementasi Kurikulum 2013 yang dilaksanakan di
sekolah ini.
Penenerapan Kurikulum 2013 mulai diterapkan pada tahun 2013/2014 dan
secara serentak diberlakukan 25% Sekolah di Indonesia pada tahun ajaran
2016/2017, dan tahun ajaran 2017/2018 merupakan tahun kedua bagi SMK
YASBU Al-Qomariyah dalam melaksanakan Kurikulum 2013 yang mengacu pada
standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan
nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi
lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan
penilaian pendidikan. Empat dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut,
yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses, dan

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 1


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Standar Penilaian merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam


mengembangkan kurikulum.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SMK YASBU Al-Qomariyah
akan nampak apabila kegiatan belajar mampu membentuk pola tingkah laku peserta
didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran
dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila
dilakukan melalui persiapan yang cukup dan terencana dengan baik supaya dapat
diterima untuk memenuhi:
1. Kebutuhan masyarakat setempat dan masyarakat global
2. Mempersiapkan peserta didik untuk mandiri
3. Mempersiapkan peserta didik untuk bersaing dalam dunia usaha dan dunia
industri lokal maupun internasional
4. Mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi perkembangan dunia global
5. Sebagai proses untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

B. Landasan
1. Landasan Yuridis
a. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
b. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional; Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah Pasal
1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35
ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38
ayat (1), (2).
c. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor
32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
d. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
e. Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
f. Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
g. Permendiknas No. 24 Tahun 2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No. 22
dan 23 tahun 2006

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 2


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

h. Permendiknas No. 6 Tahun 2007 tetang perubahan Permendikasn no. 24


tahun 2006
i. Permendikbud No. 111 tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada
Pendidikan Dasar dan Menengah
j. Permendikbud No. 20, 21, 22, 23 dan 24 tahun 2016 tentang Standar
Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian.
k. Permendikbud No. 01 tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh
Pemerintah dan Satuan Pendidikan
l. Permendikbud No. 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru
m. Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 69 Tahun 2013 tentang Pembelajaran
Muatan Lokal dan Sastra Daerah pada jenjang satuan pendidikan dasar dan
menengah.
n. Hasil Keputusan Rapat Sekolah tanggal.......

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 3


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

2. Landasan Filosofis
Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas
peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum,
proses pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan
peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya.
Kurikulum 2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang
memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi
manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan
nasional.
Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan
secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan
manusia yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum SMK YASBU
Al-Mansyuriyah disusun untuk mengemban misi agar dapat turut mendukung
perkembangan kebudayaan pada arah yang positif. Karena itu, kurikulum SMK
harus memperhatikan beberapa hal mendasar sebagai berikut:
a. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun
kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini
menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa
Indonesia yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa
kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di
masa depan. Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan
selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini mengandung makna bahwa
kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan
generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi
muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan
kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik, Kurikulum 2013
mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan kesempatan luas
bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan bagi
kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap
mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan
orang yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini.
b. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut
pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di
masa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 4


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

dipelajari peserta didik. Proses pendidikan adalah suatu proses yang


memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi
dirinya menjadi kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik
dengan memberikan makna terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca,
dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna yang ditentukan oleh
lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan psikologis serta
kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan kemampuan
berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, Kurikulum 2013
memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan
rasa bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi,
dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan dalam kehidupan
berbangsa masa kini.
c. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan
kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini
menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran
adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini mewajibkan
kurikulum memiliki nama Mata pelajaran yang sama dengan nama disiplin
ilmu, selalu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan
kecemerlangan akademik.
d. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan
yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual,
kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi
untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik
(experimentalism and social reconstructivism). Dengan filosofi ini,
Kurikulum 2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik
menjadi kemampuan dalam berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah
sosial di masyarakat, dan untuk membangun kehidupan masyarakat
demokratis yang lebih baik.
Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di
atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama,
seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang
sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan
ummat manusia.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 5


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Secara filosofis, penyusunan kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah perlu


mempertimbangkan perkembangan psikologis peserta didik dan
perkembangan/kondisi kehidupan sosial budaya masyarakat.

3. Landasan Ekonomis
Pendidikan menengah kejuruan adalah pendidikan yang menyiapkan peserta
didik menjadi manusia yang produktif yang dapat langsung bekerja di bidangnya
setelah melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi. Dengan
demikian, pembukaan program diklat di SMK harus responsif terhadap
perubahan pasar kerja. Penyiapan manusia untuk bekerja bukan berarti
menganggap manusia semata-mata sebagai faktor produksi karena pembangunan
ekonomi memerlukan kesadaran sebagai warganegara yang baik dan
bertanggung jawab, sekaligus sebagai warganegara yang produktif.
Pendidikan menengah kejuruan harus dijalankan atas dasar prinsip investasi
SDM (human capital investment). Semakin tinggi kualitas pendidikan dan
pelatihan yang diperoleh seseorang, akan semakin produktif orang tersebut.
Akibatnya selain meningkatkan produktivitas nasional, meningkatkan pula daya
saing tenaga kerja di pasar kerja global. Untuk mampu bersaing di pasar global,
sekolah menengah kejuruan harus mengadopsi nilai-nilai yang diterapkan dalam
melaksanakan pekerjaan, yaitu disiplin, taat azas, efektif, dan efisien.
Pengembangan kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah dilakukan dengan
melibatkan berbagai pihak, diantaranya semua guru, komite sekolah, dunia
usaha dan dunia industri dengan tujuan agar terjadinya keserasian antara
pendidikan dan masyarakat. Oleh sebab itu, dalam menunjang pelaksanaan
pengembangan kurikulum tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar,
karena perlu adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan
pengontrolan. Untuk mensosialisasikannya, SMK YASBU Al-Qomariyah
mengadakan In House Training sebelum menetapkan kurikulum yang akan
dipakai di sekolah untuk periode satu tahun. Adapun anggaran yang dibutuhkan
dalam penyusunan kurikulum tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap
tahun yang biasanya dimasukkan ke dalam RAKS.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 6


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

C. Tujuan Penyempurnaan Kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah


Tujuan Penyempurnaan Kurikulum ini untuk menjadi acuan bagi satuan
pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah dalam melaksanakan pembelajaran serta
implementasi kurikulum yang telah disusun. Disamping itu dapat juga digunakan
sebagai acuan pengambilan keputusan satuan pendidikan sesuai dengan beberapa
petunjuk yang telah disusun dalam KTSP ini.
Kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah yang dibuat untuk satu tahun
kemarin yakni tahun pelajaran 2016/2017 diprediksi cukup baik. Namun, dalam
perjalanan pelaksanaannya masih ditemukan ada kekurangan, baik dalam
penyusunannya maupun dalam isinya. Oleh karena itu, untuk tahun pelajaran
2017/2018 diangap perlu untuk merevisi dan review kurikulum tersebut dengan
tujuan agar lebih efektif dan efisien sehingga dalam pelaksanaannya tidak ada lagi
kekurangan yang mengakibatkan terganggunya kegiatan belajar mengajar.

D. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah
dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan
pendidikan dan komite sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi dinas
pendidikan, mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta
berpedoman pada panduan penyusunan Kurikulum yang disusun oleh BSNP.
Sebagaimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada umumnya,
Kurikulum 2013 SMK dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan
peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki
posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut
pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi,
perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan
lingkungan. Peserta didik memiliki posisi sentral, berarti segala kegiatan
pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 7


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

2. Beragam dan terpadu


Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik
peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai
dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat,
status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen
muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu,
serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat
antar substansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni


Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat
dan isi kurikulum harus memberikan kegiatan pembelajaran peserta didik untuk
mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan


Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan
(stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan
kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia
usaha/industri dan dunia kerja. Oleh karena itu, upaya pengembangan kecakapan
pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional
merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan


Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian
keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara
berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat (Long life Education)


Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan
pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum
mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal,

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 8


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang


selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah


Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan
kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling
mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam
kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

E. Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah


Kurikulum Tahun 2017 disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Peningkatan Iman dan Taqwa serta Akhlak Mulia
Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan
kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun harus
memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan
taqwa serta akhlak mulia.
2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kemampuan peserta didik
Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat
manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif,
psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum
disusun dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat,
kecerdasan intelektual, emosional dan sosial, spiritual, dan kinestetik peserta
didik.
3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
Daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan keragaman karakteristik
lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan
karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu,
kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang
relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah.
4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang
otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 9


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk


itu, keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi.
5. Tuntutan dunia kerja
Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh-kembangnya pribadi
peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup.
Oleh sebab itu, kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali
peserta didik memasuki dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi
satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke
jenjang yang lebih tinggi.
6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat
berbasis pengetahuan di mana ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS)
sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus
menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS
sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu,
kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan
dengan perkembangan IPTEKS.
7. Agama
Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan
taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan
umat beragama. Oleh karena itu, muatan kurikulum semua mata pelajaran
harus ikut mendukung peningkatan iman, taqwa dan akhlak mulia.
8. Dinamika perkembangan global
Pendidikan harus menciptakan kemandirian, baik pada individu maupun
bangsa, yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas.
Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri
dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan
dengan suku dan bangsa lain.
9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan
peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan
dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum harus
mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan
nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 10


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat


Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial
budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya.
Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu
ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.
11. Kesetaraan jender
Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan
dan memperhatikan kesetaraan jender. Maksudnngya adalah bahwasannya
dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar tidak ada perbedaan
antara satu siswa dengan siswa lain, antara siswa laki-laki dengan perempuan.
Intinya harus ada kesimbangan dalam perlakuan, bimbingan terhadap semua
siswa. Dan untuk SMK YASBU Al-Qomariyah Kesetaraan Jender ini lebih
tepatnya bisa diistilahkan adil dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar
mengajar.
12. Karakteristik satuan pendidikan
Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan
ciri khas masing-masing satuan pendidikan. Salah satu misi SMK YASBU Al-
Qomariyah adalah menciptakan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan disiplin. Oleh sebab itu, SMK YASBU Al-Qomariyah suka
mengadakan pengajian mingguan setiap hari jumat pagi dengan penceramah
dari pesantren-pesantren yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Selain itu
juga, dalam berpakaian sudah mempunyai identitas tersendiri dengan aturan
yang telah ditetapkan dalam tata tertib sekolah, demikian juga masuk dan
pulang sekolah yang mungkin sedikit berbeda dengan sekolah lain terutama
yang berada di wilayah Kecamatan Sodonghilir.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 11


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

BAB II
TUJUAN PENDIDIKAN

A. Visi SMK YASBU Al-Qomariyah Sodonghilir


Visi : BERAHLAQ MULIA, CERDAS, TERAMPIL, KOMPETITIF DAN
BERKARAKTER YANG DILANDASI IMTAQ.
B. Misi :
1. Mewujudkan lulusan yang beriman terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
2. Meningkatkan wawasan dalam beragama;
3. Menumbuh kembangkan pola fikir dan tindakan yang mencerminkan budaya
bangsa dalam kehidupan sehari-hari;
4. Mewujudkan lulusan yang tekun, kreatif dan terampil;
5. Mewujudkan lulusan yang siap berkompetitif dalam mengisi dunia usaha dan
industry;

C. Tujuan SMK YASBU Al-Qomariyah


1. Dapat memperlihatkan sikap hidup atau pola hidup di masyarakat yang
mencerminkan ahklak mulia
2. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik dalam melaksanakan ibadah
dan kegiatan agama secara rutin yang bisa dilakukan sesuai tuntunan ajaran agam
Islam;
3. Melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, efisien dan inovatif berdasarkan
semangat keunggualan lockl dan global;
4. Mendidik dan melatih peserta didik sesuai bidang keahlian teknologi agar bekerja
dengan baik mandiri dalam mengisi lowongan pekrjaan yang ada di dunia usaha
dan industri;
5. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi
sebagai bekal bagi merekayang beminat melanjutkan pendidikan keperguruan
tinggi;
6. Mewujudkan kualitas lulusan yang memiliki sikap, pengetahuan, keterampilan dan
teknologi yang siap berkompetitif di dunia kerja.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 12


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

D. Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan


Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan secara umum
mengacu padaisi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3
mengenai Tujuan PendidikanNasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan
bahwa pendidikan kejuruan merupakanpendidikan menengah yang mempersiapkan
peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidangtertentu. Secara khusus tujuan
Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan adalahmembekali peserta didik
dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:
1. Tujuan Kompetensi Keahlian TKJ adalah membekali peserta didik dengan
keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam bidangnya,

2. Siswa diharapkan mampu melakukan dan menguasai teknik merakit, menginstal


dan mengkonfigurasi Personal Komputer dengan Menerapkan Keselamatan,
Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH).
3. Siswa diharapkan mampu menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar,
menginstalasi periferal dan melakukan diagnosa kerusakan serta setting ulang
personal Komputer.
4. Siswa diharapkan mampu melakukan dan menguasai instalasi Local Area
Network (LAN), mendiagnosis permasalahan dan melakukan perbaikan dan atau
setting ulang koneksi jaringan.
5. Siswa diharapkan mampu dan menguasai instalasi sistem operasi jaringan
berbasis GUI (Graphical User Interface) dan Text.
6. Siswa diharapkan mampu dan menguasai instalasi Wide Area Network (WAN),
mendiagnosis permasalahan kerusakan serta melakukan perbaikan dan atau setting
ulang koneksi jaringan berbasis luas.
7. Siswa diharapkan mampu dan menguasai merancang bangun WAN, administrasi
server, membuat sistem keamanan jaringan serta merancang web database untuk
content server.

E. Standar Kompetensi Lulusan SMK


1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut serta perkembangan remaja
2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta
memperbaiki kekurangannya

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 13


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

3. Menunjukkan sikap percaya diri dan tanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan
pekerjaan
4. Berpartisifasi dalam penegakkan aturan-aturan sosial
5. Mengharagai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global
6. Membangun danmenerapkan informasi dan pengetauan secara logis, kritis, kreatif,
dan inovatif
7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam
pengambilan keputusan
8. Menunjukkan kemampuan mengemabngkan budaya belajar untuk pemberdayaan
diri
9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik
10. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks
11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial
12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
13. Berpartisifasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara
demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budya
15. Mengekspresikan karya seni dan budaya
16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok
17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan
lingkungan
18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif san santun
19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain
21. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan
estetis
22. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam
bahasa Indonesia dan Inggris
23. Menguasai kompetensi program keahlian dan kewirausahaan baik untuk memnuhi
tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan
kejuruannya

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 14


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah


Struktur Kurikulum yang digunakan di SMK YASBU Al-Qomariyah untuk tahun
pelajaran 2017/2018 menggunakan struktur Kurikulum 2006 dan struktur kurikulum
2013. Untuk kelas/tingkat Sepuluh (X) dan Sebelas (XI) mengunakan Struktur
Kurikulum 2013 yang mengacu pada Keputusan Dirjen Dikdasmen Nomor
4678/D/Kep/MK/2016, dan untuk kelas/tingkat dua belas (XII) menggunakan Struktur
Kurikulum 2006.
Berikut struktur kurikulum Teknik Komputer dan Jaringan :
KELAS / STRUKTUR KURIKULUM
MATA PELAJARAN X / 2017* XI / 2017* XII / 2006
1 2 1 2 1 2
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 4 4 2 2 2
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4 2 4 2 2
4 Matematika 4 4 4 4 4 4
5 Sejarah Indonesia 2 4 - - - -
6 Bahasa Inggris 4 2 4 2 4 4
7 Seni Budaya 2 4 - - 2 2
8 Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesehatan 2 2 2 2 2 2
9 Kewirausahaan - - - - 2 2
10 Ilmu Pengetahuan Alam - - - - 2 2
11 Ilmu Pengetahuan Sosial - - - - 2 2
12 Bahasa Sunda - - 2 2 2 2
13 KKPI - - - - 2 2
14 Simulasi Digital 4 2 - - - -
15 Fisika 3 3 - - 2 2
16 Kimia 3 3 - - 2 2
17 Sistem Komputer 2 2 - - - -
18 Komputer dan Jaringan Dasar 4 2 - - - -
19 Pemrograman dasar 4 4 - - - -
20 Dasar Desain Grafis 4 4 2 2 - -
21 Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) - - 4 6 - -
22 Administrasi Infrastruktur Jaringan - - 6 4 - -
23 Administrasi Sistem Jaringan - - 6 6 - -
24 Teknologi Layanan Jaringan - - 6 6 - -
25 Produk Kreatif dan Kewirausahaan - - 4 6 - -
26 Kompetensi Keahlian - - - - 12 12
TOTAL 46 46 48 48 44 44

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 15


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Implikasi dari struktur kurikulum di atas dijelaskan sebagai berikut.


1. Di dalam penyusunan kurikulum SMK YASBU Al-Qomariyah mata pelajaran
dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok A (Wajib), kelompok B (Wajib),
dan Kelompok C (Peminatan/ Kejuruan). Kelompok A (Wajib) adalah mata
pelajaran yang dialokasikan secara tetap yang meliputi Pendidikan Agama,
Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani Olahraga dan
Kesehatan, dan Seni Budaya. Kelompok adaptif terdiri atas mata pelajaran Bahasa
Inggris, Matematika, IPA, IPS, Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi,
dan Kewirausahaan. Kelompok produktif terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang
dikelompokkan dalam Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan.
Kelompok adaptif dan produktif adalah mata pelajaran yang alokasi waktunya
disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian, dan dapat diselenggarakan dalam
blok waktu atau alternatif lain.
2. Materi pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan
disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian untuk memenuhi standar
kompetensi kerja di dunia kerja.
3. Evaluasi pembelajaran dilakukan setiap akhir penyelesaian satu standar kompetensi
atau beberapa penyelesaian kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran.
4. Pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah diselenggarakan dalam bentuk
pendidikan sistem ganda.
5. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit.
6. Beban belajar SMK YASBU Al-Qomariyah meliputi kegiatan pembelajaran tatap
muka, praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri
ekuivalen dengan 50 jam pelajaran per minggu.
7. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah adalah
34 minggu dalam satu tahun pelajaran.
8. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah tiga tahun, sesuai
dengan tuntutan program keahlian.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 16


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

A. Mata Pelajaran
Berdasarkan Implementasi Kurikulum 2013 revisi 2016, Muatan mata
pelajaran yang diberikan di SMK YASBU Al-Qomariyah khusunya di kompetensi
keahlian Teknik Teknik Komputer dan Jaringan sesuai dengan struktur kurikulum
yang terdapat dalam Standar Isi.
Adapun Mata pelajaran pada SMK YASBU Al-Qomariyah adalah:
1. Untuk Kelas X dan XI menerapkan Kurikulum 2013, dengan struktur pelajaran
sebagai berikut:
a) Muatan Nasional
a) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
b) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
c) Bahasa Indonesia
d) Matematika
e) Sejarah Indonesia
f) Bahasa Inggris
b) Muatan Kewilayahan
1) Seni Budaya
2) Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesehatan
3) Bahasa Sunda (bagi kelas XI)
c) Peminatan
1) Simulasi Digital
2) Fisika
3) Kimia
4) Sistem Komputer
5) Komputer dan Jaringan Dasar
6) Pemrograman dasar
7) Dasar Desain Grafis
8) Teknologi Jaringa Berbasis Luas
9) Administrasi Infrastruktur Jaringan
10) Administrasi Sistem Jaringan
11) Teknologi Layanan Jaringan
12) Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 17


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

2. Kelas XII menggunakan Kurikulum 2006 dengan mata pelajaran sebagai


berikut:
a) Normatif
1) Pendidikan Agama Islam
2) Pendidikan Kewarganegaraan
3) Bahasa Indonesia
4) Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan
5) Seni dan Budaya
b) Adaptif
1) Matematika
2) Bahasa Inggris
3) IPA
4) IPS
5) KKPI
6) Kewirausahaan
7) Fisika
8) Kimia
c) Produktif
1) Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis
luas (Wide Area Network)
2) Membuat desain sistem keamanan jaringan
3) Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang koneksi jaringan berbasis
luas (Wide Area Network)
4) Mengadministrasi server dalam jaringan
5) Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
6) Merancang web data base untuk content server
d) Muatan Lokal
1) Bahasa Sunda

B. Muatan Lokal
Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi
yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah,
yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu
banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 18


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan.
Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus
mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis
muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu
mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satu tahun satuan
pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal.
Berdasarkan SK Gubernur Jawa Barat Nomor Nomor: 423.5/Kep.674-
Disdik/2006 tanggal 25Juli 2006 Tentang Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Sunda
Tahun 2004 untuk jenjang pendidikan SD/SDLB/MI, SMK/SMKLB/MTs dan SMA /
SMALB / SMK / MA Negeri dan Swasta sebagai Mulok Wajib di Provinsi Jawa Barat
adalah Bahasa Sunda.
Tujuan Mulok Bahasa Sunda adalah :
1) Murid beroleh pengalaman berbahasa dan bersastra Sunda.
2) Murid menghargai dan membanggakan bahasa Sunda sebagai bahasa daerah di
Jawa Barat, yang juga merupakan bahasa ibu bagi sebagian besar
masyarakatnya.
3) Murid memahami bahasa Sunda dari segi bentuk, makna, dan fungsi, serta
mampu menggunakannya secara tepat dan kreatif untuk berbagai konteks
(tujuan, keperluan, dan keadaan).
4) Murid mampu menggunakan bahasa Sunda untuk meningkatkan kemampuan
intelektual, kematangan emosional, dan kematangan sosial.
5) Murid memiliki kemampuan dan kedisiplinan dalam berbahasa Sunda
(berbicara, menulis,dan berpikir).
6) Murid mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra Sunda untuk
meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa Sunda, mengembangkan
kepribadian, dan memperluas wawasan kehidupan.
7) Murid menghargai dan membanggakan sastra Sunda sebagai khazanah budaya
dan intelektual manusia Sunda.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 19


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Bahasa Dan Sastra Sunda

Kelas XI

KI KD (HASIL REVIU)
10.1 Menghayati dan 10.1.1 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan
mengamalkan ajaran agama bahasa Sunda dan menggunakannnya sesuai
yang dianutnya dengan kaidah dan konteks sosial budaya.
10.1.2 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan
bahasa Sunda dan menggunakannya sebagai
sarana komunikasi dalam mengolah, menalar, dan
menyajikan informasi lisan dan tulis melalui teks
BIANTARA, PAGUNEMAN, BIOGRAFI,
OTOBIOGRAFI, AKSARA SUNDA,
DONGENG, PUPUH, DAN SISINDIRAN.

10.2 Menghayati dan 10.2.1 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, peduli,


mengamalkan perilaku jujur, santun, dan proaktif dalam menggunakan bahasa
disiplin, tanggungjawab, Sunda untuk memahami BIANTARA dan
peduli (gotong royong, melakukan PAGUNEMAN.
kerjasama, toleran, damai), 10.2.2 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, dan
santun, responsif dan proaktif tanggung jawab dalam menggunakan bahasa
dan menunjukkan sikap Sunda untuk memahami dan menyusun
sebagai bagian dari solusi atas BIOGRAFI, OTOBIOGRAFI, dan AKSARA
berbagai permasalahan dalam SUNDA
berinteraksi secara efektif 10.2.3 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, dan peduli
dengan lingkungan sosial dan dalam menggunakan bahasa Sunda untuk
alam serta dalam mengapresiasi dan mengekspresikan DONGENG,
menempatkan diri sebagai PUPUH dan SISINDIRAN
cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia

10.3 Memahami, menerapkan, 10.3.1 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami


menganalisis pengetahuan teks BIANTARA sesuai dengan kaidah-
faktual, konseptual, kaidahnya.
prosedural berdasarkan rasa 10.3.2 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
ingintahunya tentang ilmu PEGUNEMAN sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
pengetahuan, teknologi, seni, 10.3.3 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
budaya, dan humaniora teks BIOGRAFI dan OTOBIOGRAFI sesuai
dengan wawasan dengan kaidah-kaidahnya.
kemanusiaan, kebangsaan, 10.3.4 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
kenegaraan, dan peradaban teks AKSARA SUNDA sesuai dengan kaidah-
terkait fenomena dan kaidahnya.
kejadian, serta menerapkan 10.3.5 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
pengetahuan prosedural pada teks DONGENG sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
bidang kajian yang spesifik 10.3.6 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
sesuai dengan bakat dan teks PUPUH sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
minatnya untuk memecahkan 10.3.7 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
masalah teks SISINDIRAN sesuai dengan kaidah-
kaidahnya.

10.4 Mengolah, menalar, dan 10.4.1 Menyusun dan menyampaikan teks BIANTARA
menyaji dalam ranah konkret sesuai dengan kaidah-kaidahnya secara lisan dan
dan ranah abstrak terkait tulisan.
dengan pengembangan dari 10.4.2 Memperagakan dan menanggapi PEGUNEMAN

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 20


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

yang dipelajarinya di sekolah untuk menyampaikan informasi tentang budaya


secara mandiri, dan mampu Sunda sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
menggunakan metoda sesuai 10.4.3 Menyusun, menyunting, dan menyajikan teks
kaidah keilmuan BIOGRAFI dan OTOBIOGRAFI sesuai dengan
kaidah-kaidahnya.
10.4.4 Menyusun teks pendek serta menyunting kalimat
dan paragrafnya yang menggunakan aksara Sunda
sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
10.4.5 Menanggapi dan mengekspresikan DONGENG
sesuai dengan kaidah-kaidahnya secara lisan dan
tulisan.
10.4.6 Menanggapi dan mengekspresikan PUPUH sesuai
dengan kaidah-kaidahnya secara lisan dan tulisan.
10.4.7 Menanggapi dan mengekspresikan SISINDIRAN
sesuai dengan kaidah-kaidahnya secara lisan dan
tulisan.

Kelas XII

KI KD (HASIL REVIU)
11.1 Menghayati dan 11.1.1 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan
mengamalkan ajaran agama bahasa Sunda dan menggunakannnya sesuai dengan
yang dianutnya kaidah dan konteks social budaya.
11.1.2 Mensyukuri anugerah Tuhan YME akan keberadaan
bahasa Sunda sebagai sarana untuk memahami
RUMPAKA KAWIH, SAJAK, PAKEMAN BASA,
NOVEL, BAHASAN, WARTA, dan
WAWANCARA
11.2 Menghayati dan 11.2.1 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, peduli, dan
mengamalkan perilaku santun dalam menggunakan bahasa Sunda untuk
jujur, disiplin, memahami dan menyampaikan RUMPAKA
tanggungjawab, peduli KAWIH, SAJAK, dan PAKEMAN BASA.
(gotong royong, kerjasama, 11.2.2 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, peduli, dan
toleran, damai), santun, santun dalam menggunakan bahasa Sunda untuk
responsif dan proaktif dan memahami dan menyampaikan teks BAHASAN
menunjukkan sikap sebagai BUDAYA dan NOVEL
bagian dari solusi atas 11.2.3 Menunjukkan prilaku jujur, disiplin, peduli, santun,
berbagai permasalahan dan proaktif dalam menggunakan bahasa Sunda
dalam berinteraksi secara untuk memahami dan melakukan WAWANCARA
efektif dengan lingkungan serta WARTA dan/atau IKLAN
sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia

11.3 Memahami, menerapkan, 11.3.1 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami


menganalisis pengetahuan RUMPAKA KAWIH sesuai dengan kaidah-
faktual, konseptual, kaidahnya.
prosedural berdasarkan rasa 11.3.2 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
ingintahunya tentang ilmu SAJAK sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
pengetahuan, teknologi, 11.3.3 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
seni, budaya, dan PAKEMAN BASA (babasan jeung paribasa,
humaniora dengan cacandran, dan/atau uga) sesuai dengan kaidah-
wawasan kemanusiaan, kaidahnya.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 21


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

kebangsaan, kenegaraan, 11.3.4 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami


dan peradaban terkait BAHASAN BUDAYA sesuai dengan kaidah-
fenomena dan kejadian, kaidahnya.
serta menerapkan 11.3.5 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
pengetahuan prosedural NOVEL sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
pada bidang kajian yang 11.3.6 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
spesifik sesuai dengan teks WAWANCARA sesuai dengan kaidah-
bakat dan minatnya untuk kaidahnya secara lisan dan tulisan.
memecahkan masalah 11.3.7 Menganalisis, mengidentifikasi, dan memahami
teks WARTA dan/atau IKLAN sesuai dengan
kaidah-kaidahnya.

11.4 Mengolah, menalar, dan 11.4.1 Menanggapi dan mengekspresikan RUMPAKA


menyaji dalam ranah KAWIH sesuai dengan kaidah-kaidahnya secara
konkret dan ranah abstrak lisan dan tulisan.
terkait dengan 11.4.2 Menanggapi dan mengekspresikan SAJAK sesuai
pengembangan dari yang dengan kaidah-kaidahnya secara lisan dan tulisan
dipelajarinya di sekolah 11.4.3 Menanggapi dan menggunakan PAKEMAN BASA
secara mandiri, dan mampu sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
menggunakan metoda 11.4.4 Menangkap isi, menjelaskan dan mengomentari isi
sesuai kaidah keilmuan teks BAHASAN tentang BUDAYA sesuai dengan
kaidah-kaidahnya.
11.4.5 Menanggapi, menjelaskan, dan mengomentari isi
teks NOVEL sesuai dengan kaidah-kaidahnya.
11.4.6 Menyusun, menanggapi, dan memperagakan teks
WAWANCARA sesuai dengan kaidah-kaidahnya
secara lisan dan tulisan.
11.4.7 Menyusun, menanggapi, dan menyampaikan teks
WARTA dan/atau IKLAN berbahasa Sunda sesuai
dengan kaidah-kaidahnya.

C. Kegiatan Pengembangan Diri


Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan
kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi SMK YASBU Al-
Qomariyah dilakukan melalui:
1. Kegiatan Pelayanan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi
dan kehidupan sosial, belajar, dan pembentukan karier peserta didik.
Pengembangan diri bagi peserta didik SMK YASBU Al-Qomariyah terutama
ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan bimbingan karier.
Strategi layanan bimbingan dapat berupa :
a) konseling individual,
b) konsultasi,
c) konseling kelompok,
d) bimbingan kelompok, dan

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 22


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

e) pengajaran remedial.
2. Kegiatan Pengembangan Pribadi dan Kreatifitas Siswa dilaksanakan melalui
kegiatan ekstrakurikuler, yang mencakup Kegiatan:
Keolahragaan
1) Bola Voli
2) Bandung Karate Club (BKC)
Kepemimpinan
1) Latihan Dasar Kepeminpinan Siswa (LDKS)
2) Paskibra
3) Pramuka
Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih jenis
ekstrakurikuler yang ada di SMK YASBU Al-Qomariyah. Segala aktifitas
peserta didik berkenaan dengan kegiatan ekstrakurikuler dibawah pembinaan
dan pengawasan guru pembina yang telah ditugaskan oleh Kepala Sekolah.

D. Beban Belajar
Beban belajar yang diatur di SMK YASBU Al-Qomariyah dengan menggunakan
Sistem Paket yaitu sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya
diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah
ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada
SMK YASBU Al-Qomariyah. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket
dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran.
Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh
peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka,
penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkan
untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat
perkembangan peserta didik.
Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi
antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam
pembelajaran di SMK YASBU Al-Qomariyah berlangsung selama 45 menit.
Sebagaimana tercantum dalam struktur kurikulum 2013 yang digunakan di
tingkat X dan XI, jumlah jam pelajaran perminggu 48 Jam. Sedangkan bagi kelas XII
yang menggunakan struktur Kurikulum 2004 sebanyak 42 jam perminggu. Minggu
efektif pada tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 35 minggu. Jumlah jam dalam satu

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 23


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

tahun bagi kelas X dan XI sebanyak 1680 jam/tahun, sedangkan bagi kelas XII
sebanyak 1470 jam/tahun.
Pemanfaatan alokasi waktu kegiatan terstruktur dan tidak terstruktur sebanyak
maksimum 60 % dari jumlah alokasi waktu tatap muka per mata pelajaran disesuaikan
dengan kebutuhan masing-masing mata pelajaran. Alokasi waktu dimaksud,
digunakan untuk peleksanaan remedial dan pendalaman/pengayaan materi.

E. Penjurusan/Pemilihan Kompetensi Keahlian Peserta Didik


Penjurusan/Peminatan yang dilakukan berpedoman pada buku Pedoman
Peminatan Peserta Didik dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melaui Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan
Mutu Pendidikan yang diterbitkan tahun 2013.
Penjurusan atau pemilihan kompetensi keahlian peserta didik SMK YASBU AL-
Qomariyah dilakukan langsung pada saat pendaftaran penerimaan siswa baru dengan
cara mengisi formulir yang telah disediakan oleh panitia Penerimaan Peserta Didik
Baru. Siswa dipersilahkan untuk terlebuh dahulu memilih jurusan yang diminati,
selanjutnya pihak sekolah melalui kegiatan MPLS memperkenalkan kepada peserta
didik baru secara lebih detail tentang kompetensi-kompetensi dari masing-masing
jurusan. Pada akhir kegiatan MPLS siswa diberi kesempatan untuk menibang dan
memilih kembali jurusan yang mereka inginkan sesuai dengan minat dan bakat yang
mereka miliki.

F. Ketuntasan Belajar
SMK YASBU Al-Qomariyah menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan
mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas
kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan
pembelajaran.
Kriteria Ketuntasan Minimal mata pelajaran sebagai berikut :

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 24


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

a. KKM Kurikulum 2013

KKM KI 3 dan KI 4 KI 1 dan


Mata Pelajaran X XI XII KI 2
1 2 1 2 1 2
Kelompok A (Wajib)
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 75 75 77 77 80 80 Baik
2 Pendidikan Pancasila dan 75 75 77 77 80 80
Baik
Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia 70 70 72 72 75 75 Baik
4 Matematika 70 70 72 72 75 75 Baik
5 Sejarah Indonesia 70 70 72 72 75 75 Baik
6 Bahasa Inggris 70 70 72 72 75 75 Baik
Kelompok B (Wajib)
7 Seni Budaya 72 72 75 75 77 77 Baik
9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga &
75 75 77 77 80 80 Baik
Kesehatan
Kelompok C (Peminatan)
C1. Dasar Bidang Keahlian
10 Simulasi Digital 70 70 - - - - Baik
11 Fisika 70 70 - - - - Baik
12 Kimia 70 70 - - - - Baik
C2. Dasar Program Keahlian
13 Sistem Komputer 72 72 - - - - Baik
15 Komputer dan Jaringan Dasar 72 72 - - - - Baik
16 Dasar Desain Grafis 72 72 - - - - Baik
17 Pemrograman WEB 72 72 - - - - Baik
C3. Paket Keahlian
18 Teknologi jaringan Berbasis Luas - - 75 75 - - Baik
19 Administrasi Infrastruktur jaringan - - 75 75 77 77 Baik
20 Administrasi Sistem jaringan - - 75 75 77 77 Baik
21 Teknologi Layanan jaringan - - 75 75 77 77 Baik
22 Produk Kreatif dan kewirausahaan - - 75 75 77 77 Baik

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 25


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

b. KKM Kurikulum 2006 (kelas XII)


KKM
No. Mata Pelajaran /Semester
5 6
I. NOMATIF
1. PendidikanAgama 75 75
2. PendidikanKewarganegaraan 75 75
3. BahasaIndonesia 77 77
4. PendidikanJasmaniOlahRaga danKesehatan 78 78
5. SeniBudaya 75 75
II. ADAPTIF
1. Matematika 75 75
2. Bahasa Inggris 75 75
3. Fisika 75 75
4. Kimia 75 75
5. Ilmu PengetahuanAlam 75 75
6. Ilmu Pengetahuan Sosial 77 77
7. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi 77 77
8. Kewirausahaan 77 77
III. MULOK
1. Bahasa Sunda 77 77
IV. KOMPETENSI KEJURUAN
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung
1. 77
jaringan berbasis luas (WAN)
2. Membuat desain sistem keamanan jaringan 77
3. Mengadministrasi server dalam jaringan 77
4. Merancang bangun dan menganalisa WAN 77
5. Merancang web data base untuk content server 77

SMK YASBU Al-Qomariyah terus berupaya untuk meningkatkan kriteria


ketuntasan belajar secara bertahap dan terus menerus untuk mencapai kriteria
ketuntasan ideal yaitu 100.

G. Kenaikan Kelas
Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Kriteria kenaikan
kelas diatur sebagai berikut :
1. Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang
bersangkutan
2. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas, apabila yang bersangkutan tidak
mencapai ketuntasan belajar minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran untuk
mata pelajaran Adaptif Normatif dan atau tidak mencapai ketuntasan belajar
minimal pada satu mata pelajaran Produktif.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 26


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

3. Peserta didik memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir tahun
pelajaran untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan
akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata
pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan
kesehatan.
4. Peserta didik memiliki sikap yang baik pada semua mata pelajaran.
5. Peserta didik harus memenuhi kehadiran dalam kegiatan proses pembelajaran
minimal 80% dalam satu tahun ajaran.

H. Kelulusan
Kelulusan peserta didik SMK YASBU Al-Qomariyah diputuskan melalui rapat
dewan guru, dengan mempertimbangkan kriteria sebagai berikut :
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari kelas X sampai dengan Kelas
XII;
2. Memperoleh nilai sikap/prilaku minimal baik untuk seluruh mata pelajaran;
3. Lulus US dan USBN dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Nilai minimal kelulusan setiap mata pelajaran serendah-rendahnya 55,0
dengan nilai rata-rata untuk semua mata pelajaran, minimal 60,0 yang
diperoleh dari hasil ujian sekolah tulis dan praktik
b. Nilai US dan USBN diperoleh dari 60% nilai praktik dan 40% nilai ujian tulis

I. Penilaian Peserta Didik


1. Prinsip Penilaian
Dalam melaksanakan penilaian mempertimbangkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
a) Memandang penilaian dan kegiatan pembelajaran secara terpadu.
b) Mengembangkan strategi yang mendorong dan memperkuat penilaian sebagai
cermin diri.
c) Melakukan berbagai strategi penilaian di dalam program pembelajaran untuk
menyediakan berbagai jenis informasi tentang hasil belajar peserta didik.
d) Mempertimbangkan berbagai kebutuhan khusus peserta didik.
e) Mengembangkan dan menyediakan sistem pencatatan yang bervariasi dalam
pengamatan kegiatan belajar peserta didik.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 27


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

f) Menggunakan cara dan alat penilaian yang bervariasi. Penilaian dapat dilakukan
dengan cara tertulis, lisan, produk portofolio, unjuk kerja, proyek, dan
pengamatan tingkah laku.
g) Melakukan penilaian secara berkesinambungan untuk memantau proses,
kemajuan, dan perbaikan hasil, dalam bentuk: ulangan harian, ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Ulangan harian
dapat dilakukan bila sudah menyelesaikan satu atau beberapa indikator atau satu
kompetensi dasar (KD), ulangan tengah semester dilakukan bila telah
menyelesaikan beberapa KD atau satu Kompetensi Inti(KI), ulangan akhir
semester dilakukan setelah menyelesaikan semua KD atau KI semester
bersangkutan, sedangkan ulangan kenaikan kelas dilakukan pada akhir semester
genap dengan menilai semua KI semester ganjil dan genap, dengan penekanan
pada semester genap.
h) Penilaian kompetensi pada uji kompetensi melibatkan pihak sekolah dan
Institusi Pasangan/Asosiasi Profesi, dan pihak lain terutama DU/DI. Idealnya,
lembaga yang menyelenggarakan uji kompetensi ini independen; yakni lembaga
yang tidak dapat diintervensi oleh unsur atau lembaga lain.

2. Teknik dan Instrumen Penilaian


Berbagai teknik penilaian dapat dilakukan untuk mengumpulkan informasi
kemajuan belajar peserta didik, baik yang berhubungan dengan proses belajar
maupun hasil belajar, sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai. Penilaian
kompetensi dilakukan melalui pengukuran indikator-indikator pada setiap
kompetensi dasar. Dalam penilaian hasil belajar dapat digunakan berbagai teknik
penilaian diantaranya adalah: penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian
tertulis, penilaian proyek, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 28


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

3. Penilaian Unjuk Kerja


1. Pengertian
Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan
mengamati kegiatan peserta didik dalam melakukan suatu pekerjaan/tugas.
Penilaian ini cocok digunakan untuk menilai ketercapaian penguasaan
kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu, seperti:
praktik di bengkel/laboratorium, praktik sholat, praktik olah raga, presentasi,
diskusi, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, dan membaca
puisi/deklamasi. Cara penilaian ini dianggap lebih otentik daripada tes tertulis,
karena apa yang dinilai lebih mencerminkan kemampuan peserta didik yang
sebenarnya.
Penilaian unjuk kerja perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:
1) langkah-langkah kerja yang diharapkan untuk dilakukan peserta didik dalam
menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi.
2) kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja tersebut.
3) kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan
tugas.
4) kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak (hanya yang esensial),
sehingga semua dapat diamati.
5) kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan yang akan
diamati.
2. Teknik Penilaian Unjuk Kerja
Pengamatan unjuk kerja perlu dilakukan dalam berbagai konteks untuk
menetapkan tingkat pencapaian kemampuan tertentu. Misalnya, untuk menilai
kemampuan berbicara peserta didik perlu dilakukan pengamatan atau observasi
berbicara yang beragam, seperti: diskusi dalam kelompok kecil, berpidato,
bercerita, dan melakukan wawancara. Dengan demikian, gambaran kemampuan
peserta didik akan lebih utuh.
Penilaian unjuk kerja dapat dilakukan dengan menggunakan daftar
cek (ya/tidak), terhadap indikator-indikator pada setiap KD. Peserta didik
dinyatakan kompeten apabila seluruh indikator terpenuhi (ya) dan tidak
kompeten apabila ada indikator yang tidak terpenuhi.
3. Pengolahan Data Penilaian Unjuk Kerja

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 29


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Data penilaian unjuk kerja adalah skor yang diperoleh dari pengamatan
terhadap unjuk kerja peserta didik dari suatu kompetensi. Skor diperoleh dari
format penilaian unjuk kerja.
Nilai yang dicapai oleh peserta didik dalam suatu unjuk kerja adalah
tingkat ketercapaian indikator pada setiap KD. Nilai unjuk kerja suatu
kompetensi ditetapkan berdasarkan skor KD terendah.

4. Penilaian Sikap
1. Pengertian
Penilaian sikap merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati
sikap peserta didik dalam berperilaku di lingkungan tempat belajar.
Sikap bermula dari perasaan (suka atau tidak suka) yang terkait dengan
kecenderungan bertindak seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga
sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh
seseorang. Sikap dapat dibentuk untuk terjadinya perilaku atau tindakan yang
diinginkan.
Secara umum, objek sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran
berbagai mata pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Sikap terhadap materi pelajaran; Peserta didik perlu memiliki sikap
positif terhadap materi pelajaran. Dengan sikap`positif dalam diri peserta
didik, akan tumbuh dan berkembang minat belajar, akan lebih mudah diberi
motivasi, dan akan lebih mudah menyerap materi pelajaran yang diajarkan.
2) Sikap terhadap guru/pengajar; Peserta didik perlu memiliki sikap positif
terhadap guru. Peserta didik yang tidak memiliki sikap positif terhadap
guru, akan cenderung mengabaikan hal-hal yang diajarkan. Dengan
demikian, peserta didik yang memiliki sikap negatif terhadap guru akan
sukar menyerap materi pelajaran yang diajarkan oleh guru tersebut.
3) Sikap terhadap proses pembelajaran; Peserta didik juga perlu memiliki
sikap positif terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Proses
pembelajaran di sini mencakup suasana pembelajaran, strategi, metodologi,
dan teknik pembelajaran yang digunakan.
4) Sikap berkaitan dengan nilai-nilai atau norma-norma tertentu
berhubungan dengan suatu materi pelajaran; Misalnya: kasus atau
masalah lingkungan hidup, berkaitan dengan materi Biologi atau Kimia.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 30


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Peserta didik juga perlu memiliki sikap yang tepat, yang dilandasi oleh
nilai-nilai positif terhadap kasus lingkungan tertentu (kegiatan
pelestarian/kasus perusakan lingkungan hidup). Misalnya, peserta didik
memiliki sikap positif terhadap program perlindungan satwa liar. Dalam
kasus yang lain, peserta didik memiliki sikap negatif terhadap kegiatan
ekspor kayu glondongan ke luar negeri.
5) Sikap-sikap lain yang dimuat dalam tujuan pendidikan Misalnya:
mandiri, kreatif, bertanggung jawab, demokratis, dan lain-lain yang secara
umum digunakan pada unjuk kerja.
2. Teknik Penilaian Sikap
Penilaian sikap dapat dilakukan dengan melakukan observasi perilaku
peserta didik. Penggunaan skala penilaian (rating scale) memungkinkan penilai
memberi skor/nilai terhadap sikap/perilaku tertentu secara lebih cermat.

5. Mekanisme dan Prosedur Penilaian


a. Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
dilaksanakan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah.
b. Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan
silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP).
c. Ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan
kelas dilakukan oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikan.
d. Penilaian hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dalam kelompok
mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada UN
dan aspek kognitif dan/atau aspek psikomotorik untuk kelompok mata
pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan
melalui ujian sekolah/madrasah untuk memperoleh pengakuan atas
prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari
satuan pendidikan.
e. Penilaian akhir hasil belajar oleh satuan pendidikan untuk mata pelajaran
kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan
jasmani, olahraga dan kesehatan ditentukan melalui rapat dewan pendidik
berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 31


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

f. Penilaian akhir hasil belajar peserta didik kelompok mata pelajaran agama dan
akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
dilakukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik
berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik dengan mempertimbangkan hasil
ujian sekolah/madrasah.
g. Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah-langkah: (a)
menyusun kisi-kisi ujian, (b) mengembangkan instrumen, (c) melaksanakan
ujian, (d) mengolah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian
sekolah/madrasah, dan (e) melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian.
h. Penilaian akhlak mulia yang merupakan aspek afektif dari kelompok mata
pelajaran agama dan akhlak mulia, sebagai perwujudan sikap dan perilaku
beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, dilakukan oleh guru agama dengan
memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain
yang relevan.
i. Penilaian kepribadian, yang merupakan perwujudan kesadaran dan tanggung
jawab sebagai warga masyarakat dan warganegara yang baik sesuai dengan
norma dan nilai-nilai luhur yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan
berbangsa, adalah bagian dari penilaian kelompok mata pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian oleh guru pendidikan kewarganegaraan
dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber
lain yang relevan.
j. Penilaian mata pelajaran muatan lokal mengikuti penilaian kelompok mata
pelajaran yang relevan.
k. Keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan diri dibuktikan dengan surat
keterangan yang ditandatangani oleh pembina kegiatan dan kepala
sekolah/madrasah.
l. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan
ulangan harian berikutnya. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus
mengikuti pembelajaran remedi.
m. Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan dalam
bentuk satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan
deskripsi kemajuan belajar.
n. Kegiatan penilaian oleh pemerintah dilakukan melalui UN dengan
langkah-langkah yang diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS) UN.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 32


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

o. UN diselenggarakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)


bekerjasama dengan instansi terkait.
p. Hasil UN disampaikan kepada satuan pendidikan untuk dijadikan salah satu
syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dan salah satu
pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.
q. Hasil analisis data UN disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan
untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan serta pembinaan dan
pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu
pendidikan.
Penilaian peserta didik di SMK YASBU Al-Qomariyah dapat ditinjau dari 4 ranah
yaitu :
a. Kognitif/ Pengetahuan,
b. Psikomotor/ Keterampilan
c. Apektif/ Sikap spiritual dan;
d. Apektif/ Sikap sosial.
Dalam pelaksanaannya, keempat ranah penilaian tersebut dapat dilakukan
baik ketika pada saat sebelum proses kegiatan belajar mengajar berlangsung atau
pada saat pembelajaran dan atau setelah materi selesai disampaikan. Dan waktunya
disesuaikan dengan kalender pendidikan yang berlaku.
Setelah penilaian dilaksanakan, guru memberitahukan kepada apeserta didik
nilai yang diperolehnya. Dan bagi mereka yang nilainya kurang dari Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM) akan dilakukan remedial sampai peserta didik tersebut
tuntas sesuai dengan KKM yang ditentukan setiap mata pelajaran.

6. Penilaian oleh Pendidik


Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan,
bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk
meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. Penilaian tersebut meliputi
kegiatan sebagai berikut:
a. Menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat rancangan
dan kriteria penilaian pada awal semester.
b. Mengembangkan indikator pencapaian KI dan KD serta memilih teknik
penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 33


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

c. Mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan


teknik penilaian yang dipilih.
d. Melaksanakan tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang
diperlukan.
e. Mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan
belajar peserta didik.
f. Mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan peserta didik disertai
balikan/komentar yang mendidik.
g. Memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.
h. Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada
pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta
didik disertai deskripsi singkat sebagai cerminan kompetensi utuh.
i. Melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru Pendidikan Agama dan hasil
penilaian kepribadian kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai
informasi untuk menentukan nilai akhir semester akhlak dan kepribadian
peserta didik dengan kategori sangat baik, baik, atau kurang baik.

7. Penilaian oleh Satuan Pendidikan


Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai
pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran. Penilaian
tersebut meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. Menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik
peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan
melalui rapat dewan pendidik.
b. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan
ulangan kenaikan kelas.
c. Menentukan kriteria kenaikan kelas bagi satuan pendidikan yang menggunakan
sistem paket melalui rapat dewan pendidik.
d. Menentukan kriteria program pembelajaran bagi satuan pendidikan yang
menggunakan sistem kredit semester melalui rapat dewan pendidik.
e. Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata
pelajaran pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan melalui rapat dewan
pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 34


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

f. Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan
kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui
rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik
dan nilai hasil ujian sekolah/madrasah.
g. Menyelenggarakan ujian sekolah/madrasah dan menentukan kelulusan peserta
didik dari ujian sekolah/madrasah sesuai dengan POS Ujian Sekolah/Madrasah
bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.
h. Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata
pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam
bentuk buku laporan pendidikan.
i. Melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada dinas
pendidikan kabupaten/kota.
j. Menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat
dewan pendidik sesuai dengan kriteria:
k. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
l. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; kelompok mata
pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; kelompok mata pelajaran estetika;
dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
m. Lulus ujian sekolah/madrasah.
n. Menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta
didik yang mengikuti Ujian Nasional bagi satuan pendidikan penyelenggara
UN.
o. Menerbitkan ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi
satuan pendidikan penyelenggara UN.

8. Penilaian oleh Pemerintah


Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilakukan dalam bentuk UN yang
bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata
pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
teknologi.
a. UN didukung oleh suatu sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta
pelaksanaan yang aman, jujur, dan adil.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 35


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

b. Dalam rangka penggunaan hasil UN untuk pemetaan mutu program dan/atau


satuan pendidikan, Pemerintah menganalisis dan membuat peta daya serap
berdasarkan hasil UN dan menyampaikan ke pihak yang berkepentingan.
c. Hasil UN menjadi salah satu pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian
bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
d. Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan
kelulusan peserta didik pada seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.
e. Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari
satuan pendidikan yang kriteria kelulusannya ditetapkan setiap tahun oleh
Menteri berdasarkan rekomendasi BSNP.

J. Mutasi
SMK YASBU Al-Qomariyah menentukan persyaratan pindah / mutasi peserta
didik sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah, melalui suatu mekanisme
yang obyektif dan transparan antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut:
a. Memenuhi persyaratan yang ditentukan
a. Surat permohonan orang tua yang bersangkutan
b. Memiliki Laporan Hasil belajar ( Raport ) dengan nilai lengkap dari sekolah asal
c. Memilki Ijazah Sekolah Menengah Pertama/sederajat.
d. Memiliki surat tanda lulus dengan nilai yang tidak lebih rendah dari nilai
minimal ( PSB pada tahunnya )
e. Memiliki surat pindah dari sekolah asal yang diketahui oleh pengawas dengan
dilampirkan daftar 8355 (status peserta didik yang bersangkutan)
b. Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar (LHBS) dari sekolah asal sesuai dengan
bentuk raport yang digunakan di sekolah tujuan.

K. Pendidikan Kecakapan Hidup dan Pendidikan Keunggulan Lokal dan Global


1. Pendidikan Kecakapan Hidup
Banyak pendapat dan literatur yang mengemukakan bahwa pengertian
kecakapan hidup bukan sekedar keterampilan untuk bekerja (vokasional) tetapi
memiliki makna yang lebih luas. WHO (1997) mendefinisikan bahwa kecakapan
hidup sebagai keterampilan atau kemampuan untuk dapat beradaptasi dan
berperilaku positif, yang memungkinkan seseorang mampu menghadapi berbagai
tuntutan dan tantangan dalam kehidupan secara lebih efektif. Kecakapan disini

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 36


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

mencakup lima jenis, yaitu: (1) kecakapan mengenal diri, (2) kecakapan berpikir,
(3) kecakapan sosial, (4) kecakapan akademik, dan (5) kecakapan kejuruan.
SMK YASBU Al-Qomariyah memberikan pendidikan kecakapan hidup, yang
mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan
kecakapan vokasional, secara terpadu dan merupakan bagian integral dari
pendidikan semua mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

2. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global


1. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang
memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam
aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi,
dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi
peserta didik.
2. Kurikulum untuk semua tingkat satuan pendidikan dapat memasukkan
pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.
3. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari
semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.
4. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan
pendidikan formal lain dan/atau nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.

L. Pendidikan Sistem Ganda / Praktik Kerja Industri


Pendidikan Sistem Ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan
kehalian profesional yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara
program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui
kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu tingkat keahlian
profesional. Kehalian profesional tersebut hanya dapat dibentuk melaui tiga unsur
utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik dan kiat. Ilmu pengetahuan dan teknik dapat
dipelajari dan dikuasai kapan dan dimana saja kita berada, sedangkan kiat tidak
dapat diajarkan tetapi dapat dikuasai melalui proses mengerjakan langsung
pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri.
Pendidikan sistem ganda dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga
kerja yang profesional dibidangnya dimana para siswa diharapkan dapat
menerapkan ilmu yang didapat dan sekaligus mempelajari dunia industri secara
langsung.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 37


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Untuk sekolah menengah kejuruan, pendidikan sistem ganda sangat dibutuhkan


guna membekali para peserta didiknya agar siap dalam bersaing di dunia kerja
setelah lulus dari sekolah. Begitu pula di SMK YASBU Al-Qomariyah pendidikan
sistem ganda dilaksanakan selama 3 bulan (setara dengan 500 jam) biasanya yaitu
dari bulan Januari sampai dengan bulan April. Pendidikan sistem ganda di SMK
YASBU Al-Qomariyah terdapat pada semester 5 atau terdapat pada kelas XII
semester ganjil. Adapun perusahaan-perusahaan atau instansi yang dijadikan tempat
untuk pendidikan sistem ganda ini adalah perusahaan atau instansi yang berada di
lingkungan Kab/Kota Tasikmalaya khususnya dan ada juga yang memilih tempat di
luar kota.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 38


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

BAB IV
KALENDER PENDIDIKAN

1. Kalender Pendidikan
a. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta
didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu
efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.
b. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada
awal tahunpelajaran pada setiap satuan pendidikan.
c. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap
tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
d. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu,
meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan
lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
e. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat
berbentuk jeda tengah semester,jeda antarsemester, libur akhir tahun pelajaran, hari
libur keagamaan, hari libur umum termasukhari-hari besar nasional, dan hari libur
khusus.
f. Kalender pendidikan ditetapkan oleh sekolah, apabila ada perubahan sekolah
melaporkan kepada dinas pendidikan
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya tertera
pada Tabel berikut :
No Kegiatan AlokasiWaktu Keterangan
Minggu efektif Minimum 34 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran
1.
belajar Maksimum 38 efektif pada setiap satuan pendidikan
Jeda tengah Maksimum
minggu
2. Satu minggu setiap semester
Semester 2 minggu
Maksimum
3. Jeda antar semester Antara semester I dan II
2 minggu
Libur akhir tahun Maksimum Digunakan untuk penyiapan kegiatan
4.
pelajaran 3 minggu dan administrasi akhir dan awal tahun
pelajaran

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 39


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

Daerah khusus yang memerlukan libur


Hari libur keagamaan lebih panjang dapat
5. 2 4 minggu
keagamaan mengaturnya sendiri tanpa mengurangi
jumlah minggu efektif belajar dan waktu
Hari libur Maksimum Disesuaikan
pembelajarandengan
efektifPeraturan
6.
umum/nasional 2 minggu Pemerintah
Maksimum Untuk satuan pendidikan sesuai dengan
7. Hari libur khusus
1 minggu ciri kekhususan masing-masing
Digunakan untuk kegiatan yang
Kegiatan khusus Maksimum diprogramkan secara khusus oleh
8.
sekolah/madrasah 3 minggu sekolah madrasah tanpa mengurangi
jumlah minggu efektif belajar dan waktu
pembelajaran efektif
2. Penetapan Kalender Pendidikan
a. Kalender Pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah, diterbitkan oleh sekolah
melalui Surat Keputusan Kepala SMK YASBU Al-Qomariyah tentang Kalender
Pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah untuk tahun pelajaran yang sedang
berjalan atau akan di berlakukan.
b. Kalender pendidikan sekolah di buat sebelum tahun pelajaran yang baru dimulai,
hal itu di maksudkan agar ada persiapan perencanaan kegiatan kurikuler dan
ekstrakurikuler serta kegiatan lain yang ada di SMK YASBU Al-Qomariyah. Jika
terjadi perubahan yang bersifat crusial/fundamental maka harus diterbitkan
keputusan kepala sekolah sesuai peruntukkannya, dengan tetap berpedoman pada
ketetentuan perundangan/aturan yang berlaku.
c. Kalender Pendidikan SMK YASBU Al-Qomariyah merupakan barometer seluruh
kegiatan yang dilaksanakan oleh SMK YASBU Al-Qomariyah mulai saat
diterbitkannya keputusan kepala sekolah dan berakhir saat diterbitkannya surat
keputusan tentang kalender pendidikan yang baru.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 40


KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
SMK YASBU AL-QOMARIYAH
HARI DAN TANGGAL JUMLAH HARI
Thn Bln
Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg MK MT ME JML
JUL 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 4 3 1
AGT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 5 0 5
SEPT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 4 1 3
18
OKT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 4 0 4
NOV 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 5 0 5
DES 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 4 4 0
JAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 4 0 4
PEB 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 4 0 4
MAR 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 5 2 3
APR 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 4 1 3 17
MEI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 5 2 3

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018


JUN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 4 4 0
JUL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 4 4 0
Jumlah Hari 56 21 35
Keterangan
SEMESTER : 1 SEMESTER : 2
MPLS dan Permata 2017/2018 : 17 -22 Juli 2017 Libur Tahun Baru Masehi : 1 Januari 2018
Libur Hari Proklamasi Kemerdekaan RI : 17 Agustus 2017 Hari pertama masuk sekolah : 2 Januari 2018
Libur Hari Raya Idul Adha 1437 H : 1-2 September 2017 Perkiraan Ujian Kompetensi Keahlian : 26 - 28 Februari 2018
Perkiraan Ulangan Tengah Semester 1 : 25 - 30 September 2017 Perkiraan Ulangan Tengah Semester 2 : 5 - 10 Maret 2018
Libur Tahun Baru 1439 H : 21 September 2017 Libur Hari Raya Nyepi : 17 Maret 2018
Libur Maulid Nabi Muhammad saw : 1 Des 2017 Perkiraan Ujian Sekolah SMA/SMK : 19 - 24 Maret 2018
Perkiraan Penilaian Akhir Semester 1 : 5 - 10 Desember 2016 Libur Wafat Isa Al-Masih : 30 Maret 2018 Sodonghilir, 17 Juli 2017
Titimangsa dan pembagian rapor : 16 Desember 2017 Perkiraan Ujian Nasional SMA/SMK : 2 -5 April 2018 Kepala SMK YASBU Al-Qomariyah
Libur Semester 1 : 18-30 Des 2017 Libur Isro Mi'raj Nabi Muhammd saw : 13 April 2018
Libur Hari Buruh : 1 Mei 2018
Libur Hari Raya Waisyak : 29 Mei 2018
Libur awal Ramadhan 1439 H : 14 - 16 Mei 2018
Perkiraan Penilaian Akhir Tahun / UKK : 21-26 Juni 2018
Titimangsa dan Pembagian Rapor : 8/9 Juni 2018 H. NANA SUPENA, S.Pd
Libur Hari Raya Idul Fitri 1438 H. : 10 - 24 Juni 2018
Libur Akhir Tahun Pelajaran/ Semester 2 : 25 Juni - 15 Juli 2018
Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

41
Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan


Permulaan tahun Awal Tahun
1. 17 Juli 2017
pelajaran pelajaran
Digunakan untuk kegiatan
2. Minggu efektif belajar 35 Minggu pembelajaran efektif pada setiap
satuan pendidikan
Pada semester 1 dilaksanakan
pada :
4 minggu (setiap
Ulangan Akhir 4 s.d 16 Desember 2017
3. semester 2
Semester Pada semester 2 dilaksanakan
minggu )
pada :
21 Mei- 2 Juni 2018
1. Hari Raya Idul Adha
2. Tahun Baru Hijriyah
3. Maulid Nabi Muhammad Saw
4. Tahun Baru Masehi
5. Hari Raya Nyepi
4. Hari libur keagamaan 3 minggu
6. Wafat Isa Al-Masih
7. Isro Miraj
8. Waisak
9. Libur awal Ramadhan
10. libur hari Raya Idul Fitri
Akhir
Semester 1 : 16 Desember 2017
5. Pembagian rapor semester 1 dan
Semester 2 : 9 Juli 2018
2
6. Jeda antar semester 2 minggu 18 s.d 30 Des 2017
7. Ujian sekolah 1 minggu 19 s.d 25 maret 2018
8. Ujian Nasional 1 minggu 2 s.d 5 April 2018
Libur akhir tahun
9. 3 minggu 25 Juni s.d 15 Juli 2018
pelajaran
1. untuk Remedial proses
1. sepanjang hari 2. untuk Remedial test
10. Program remedial efektif belajar dilaksankan setelah ujian
2. 16 hari efektif dengan menggunakan minggu
pertama setelah test
Hari libur Disesuaikan dengan Peraturan
11. 1 minggu
umum/nasional Pemerintah daerah dan pusat

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 42


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

BAB V
PENUTUP

Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan


Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi
pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk
karakter peserta didik yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia. Upaya
pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata
hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik
melalui mata pelajaran maupun serangkaian kegiatan pengembangan diri yang
dilakukan di kelas dan luar sekolah. Pembiasaan-pembiasan (habituasi) dalam
kehidupan, seperti: religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai,
tanggung-jawab, dsb. perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai
dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu
ditumbuh kembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter
peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang
besar.
Pedoman yang disusun ini lebih diperuntukkan kepada kepala sekolah.
Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah melalui
serangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran yang lebih
berorientasi pada peserta didik, dan penilaian yang bersifat komprehensif.
Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam
penyusunan kurikulum di tingkat sekolah (KTSP), seperti menetapkan visi, misi,
tujuan, struktur kurikulum, kalender akademik, dan penyusunan silabus.
Keseluruhan perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis
kekuatan dan kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program pendidikan yang
lebih terarah yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan
keterampilan melainkan juga sikap prilaku yang akhirnya dapat membentuk ahklak
budi luhur. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bukan merupakan mata
pelajaran yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan, tetapi lebih
kepada upaya penanaman nilai-nilai baik melalui mata pelajaran, program
pengembangan diri maupun budaya sekolah. Peta nilai dan indikator yang disajikan
dalam naskah ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui
berbagai mata pelajaran sesuai dengan standard kompetensi (SK) dan kompetensi

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 43


Kurikulum SMK YASBU AL-Qomariyah

dasar (KD) yang terdapat dalam standard isi (SI). Begitu pula melalui program
pengembangan diri, seperti kegiatan rutin sekolah, kegiatan spontan, keteladanan,
pengkondisian. Perencanaan pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter
Bangsa ini perlu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang
secara bersama-sama sebagai suatu komunitas pendidik diterapkan kedalam
kurikulum sekolah yang selanjutnya diharapkan menghasilkan budaya sekolah.
Kami Menyadari dalam penyusunan ini banyak kekurangan ataupun
kekeliuruan, kritik sumbang saran dan masukan yang kami harapkan demi
peningkatan mutu serta kwalitas pendidikan khususnya di SMK YASBU Al-
Qomariyah umumnya di Indonesia.
Akhirnya, kesungguhan, komitmen, kerja keras, dan kerjasama dari para
guru, kepala sekolah, komite sekolah dan warga sekolah secara keseluruhan
merupakan kunci utama bagi perwujudan dariapa yang telah direncanakan.

Teknik Komputer dan Jaringan 2017/2018 44