Anda di halaman 1dari 3

SYARAT DAN KETENTUAN UMUM

PENGADAAN BARANG DAN JASA PT. SEMEN BATURAJA (Persero) Tbk.


MELALUI APLIKASI ePROCUREMENT
Palembang, 1 Oktober 2013

DOKUMEN PENGADAAN
1. Dokumen Pengadaan ini diterbitkan dengan maksud untuk memberikan penjelasan tentang
lingkup pekerjaan (scope of work), batas-batas tanggung jawab, keadaan umum dan
ketentuan-ketentuan hukum serta teknis, sebagai pedoman bagi rekanan untuk membuat
surat penawaran dalam dokumen tersebut.

2. Dokumen ini terdiri dari :


- Syarat-Syarat Umum
- Syarat-Syarat Administrasi
- Syarat-Syarat Teknis

3. PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk berhak untuk sewaktu-waktu membuat perubahan
(amandemen) terhadap dokumen ini. Amandemen akan dikirimkan kepada Rekanan
(Bidders) melalui surat tercatat, facsimile atau email.

PEMBAYARAN
PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk tidak akan membayar biaya tambahan dalam bentuk
apapun juga, kecuali yang termaktub dalam Perjanjian dan/atau P.O.
Mekanisme pembayaran tagihan akan dituangkan dalam Perjanjian

PERSYARATAN ADMINISTRASI
Terdaftar sebagai rekanan aktif di eProcurement PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk

HARGA PENAWARAN
Harga penawaran adalah total harga yang ditawarkan oleh rekanan dan belum termasuk
PPN 10%.
METODE EVALUASI.
Metode evaluasi penawaran harga dilakukan untuk menentukan penilaian penawaran dan akan
digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk menentukan
pemenang pengadaan, penilaian meliputi :
Evaluasi Administrasi
Evaluasi Teknis
Evaluasi Harga

NEGOSIASI HARGA
Negosiasi harga akan dilakukan melalui eProcurement PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk

PENETAPAN PEMENANG
Penetapan pemenang ditentukan berdasarkan hasil evaluasi secara keseluruhan. Selanjutnya
oleh pejabat yang berwenang akan ditentukan pemenang dari pengadaan tersebut.

Selanjutnya bagi pemenang yang telah ditunjuk, akan diberitahukan melalui surat penunjukan
sebagai pemenang lelang dan/atau email/pemberitahuan melalui eProcurement PT. Semen
Baturaja (Persero) Tbk.

DENDA
Apabila terjadi keterlambatan dalam penyerahan barang atau penyelesaian pekerjaan dari waktu
yang telah disepakati akibat kelalaian rekanan, maka rekanan yang bersangkutan akan
dikenakan denda keterlambatan sebesar 1 0/00 (satu per seribu) per hari dari nilai SPK/Kontrak
dan atau dengan denda maksimal 5% dari nilai SPK/Kontrak.
Untuk pengadaan dengan penyerahan barang/jasa secara parsial, denda keterlambatan hanya
dikenakan terhadap barang/jasa yang belum diserahkan sebesar 1 0/00 (satu per seribu) per hari
dan atau dengan denda maksimal 5% dari nilai sisa harga barang/jasa yang belum diserahkan.

Apabila rekanan gagal menyelesaikan pekerjaan dan atau gagal menyerahkan barang, maka
dikenakan denda maksimal 5% Order Pembelian/SPK/Kontrak ditambah dengan jaminan
pelaksanaan dapat dicairkan dan menjadi milik PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk. serta diberi
sanksi maksimal selama 2 (dua) tahun tidak bisa menjadi rekanan.

SANKSI
Apabila rekanan mengundurkan diri pada saat proses pengadaan masih berlangsung, maka
jaminan penawaran akan dicairkan dan menjadi milik PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.
Apabila rekanan terbukti melakukan kecurangan, maka akan diberi sanksi maksimal selama 2
(dua) tahun tidak bisa menjadi rekanan.
PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan proses barang/jasa maka akan diselesaikan dengan cara
musyawarah.
Apabila dalam musyawarah tidak tercapai mufakat, maka penyelesaian perselisihan akan ditempuh
melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) & LINGKUNGAN HIDUP (LH)


Seluruh Rekanan yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa di PT. Semen Baturaja (Persero)
harus tunduk mematuhi dan melaksanakan setiap peraturan dan standar mengenai K3LH.

FORCE MAJEURE
Keadaan memaksa (Force Majeure) adalah peristiwa-peristiwa yang secara langsung mempengaruhi
pelaksanaan proses pengadaan barang/jasa yang terjadi diluar kemampuan semua pihak untuk
mengatasinya, seperti namun tidak terbatas pada gempa bumi, banjir dan bencana alam lainnya serta
sabotase, huru-hara, pemogokan umum dan keadaan darurat yang diumumkan secara resmi oleh
pemerintah.

AKHIR DOKUMEN