Anda di halaman 1dari 3

ALGORITMA TAMPONADE JANTUNG

Pemeriksaan Fisik
Tamponade?
Distensi vena leher
Kateterisasi jantung
Syok
awal
Pulsus paradoksus
Ekokardiografi
Suara jantung meredam Peningkatan tekanan
dengan respirometer
atrial kanan
EKG
Hilangnya
Sinus takikardia keturunan X
Hadirnya efusi
Microvoltage QRS
perikardial sedang EKG
Alternans Listrik
atau besar
Penurunan tekanan
Kolaps diastolik
aorta
pada atrium kanan
Pulsus paradoksus
dan ventrikel kiri
Ekuilibrasi tekanan
Saling
diastolik
ketergantungan
intrakardiak
ventrikel
Peningkatan
trikuspid dan
kecepatan aliran
Perikardiosintesis perkutan paru (> 50%)
dan drainase dengan penurunan
kecepatan aliran
Pertimbangkan drainase mitral (> 25%)
bedah dan aorta saat
Menghindari ventilasi PEEP inspirasi (nilai
prediktif > 90%)

Tamponade

(Rampengan, 2015)
ASUHAN KEPERAWATAN

Primary Survey
1. Airway : tidak ditemukan tanda dan gejala sumbatan jalan nafas
2. Breathing :
a. Takipneu
b. Tanda kusmaul: peningkatan tekanan vena saat inspirasi ketika bernafas spontan
c. Circulation:
a. Takikardi
b. Peningkatan volume vena intravaskular
c. Pulsus paradoks >10 mmHg, tekanan nadi <30 mmHg, tekanan sistolik <100 mmHg
d. Pericardial friction rub
e. Pekak jantung melebar
f. Trias beck, berupa:
1) Distensi vena lebar
2) Bunyi jantung melemah atau redup
3) Hipotensi
g. Tekanan nadi terbatas
h. Kulit lembab, bibir, jari tangan dan kaki sianosis
3. Disability
a. Penurunan tingkat kesadaran
4. Exposure
a. Adanya jejas trauma tajam dan tumpul di daerah dada

Secondary Survey:
1. Five intervensi:
a. Foto thoraks menunjukkan pembesaran jantung
b. EKG menunjukkan electrical alternas atau amplitudo gelombang P dan QRS yang
berkurang pada setiap gelombang berikutnya
c. Echocardiografi: adanya efusi pleura
1) Kolaps diastol pada atrium kanan
2) Kolaps diastol ventrikel kanan
3) Kolaps pada atrium kiri
4) Peningkatan pemasukkan abnormal pada aliran katup trikuspidalis dan terjadi
penurunan pemasukkan dari aliran katup mitral >15%
5) Peningkatan pemasukkan abnormal pada ventrikel kanan dengan penurunan
pemasukkan dari ventrikel kiri
6) Penurunan pemasukkan dari katup mitral
7) Pseudo hipertropi dari ventrikel kiri
2. Head To Toe
1) Kepala dan wajah: pucat, bibir sianosis
2) Leher: peninggian vena jugularis
3) Dada: ada jejas trauma tajam dan tumpul di daerah dada, tanda kusmaul, takipnea,
bunyi jantung melemah atau redup, dan pekak jantung melebar
4) Abdomen dan pinggang: tidak ada tanda dan gejala
5) Pelvis dan perineum: tidak ada tanda dan gejala
6) Ekstermitas: pucat, kulit dingin, jari tangan dan kaki sianosis
7) Inspeksi back atau posterior surface: tidak ada tanda dan gejala

Diagnosa
1. Ketidakefektifan jalan nafas ybd hiperventilasi ditandai dengan takipnea, tanda
kusmaul
2. Penurunan curah jantung ybd perubahan sekuncup jantung ditandai dengan distensi
vena jugularis, TD menurun, kulit dingin, pucat, serta jari tangan dan kaki sianosis
3. Gangguan perfusi jaringan ybd suplai O2 menurun ditandai dengan nadi lemah, TTV
abnormal, penurunan kesadaran, kulit pucat, sianosis, akral dingin