Anda di halaman 1dari 10

12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

Lainnya Blog Berikut fatah.ramdhan@gmail.com Dasbor Logout

EXPLORATION ZONES

Ada kesalahan di dalam gadget ini


KAMIS, 18 SEPTEMBER 2008

ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT


ARSIP BLOG

ANALISA FASIES SEISMIK 2008 (4)

KARBONAT September (4)


Converting Between Decimal
Adanya batuan karbonat dalam data seismik memberikan informasi Degrees, Degrees, Minut...
tentang lingkungan pengendapan, litofasies, diagenesis dan batuan
ANALISA FASIES SEISMIK
sumber dan potensi reservoirnya. Fasies seismik karbonat dapat
KARBONAT
diinterpretasi melalui analisa konfigurasi, amplitudo, frekuensi dan
kemenerusan dari refleksi seismik. Geometri dari konfigurasi refleksi, WELL LOG ANALYSIS
aspek yang paling bervariasi dalam data seismik, antara lain yaitu
paralel, prograding, mounded, draped, onlap dan onlap fill. Tiap
geometri menunjukkan proses pengendapan yang berbeda yang dapat
MENGENAI SAYA
terjadi pada lingkungan pengendapan yang berbeda. Amplitudo dan
HRY-SITE
frekuensi dapat juga menjadi alat diagnostik untuk batuan karbonat,
ketidakmenerusan biasanya adalah karakteristik dari carbonate LIHAT PROFIL LENGKAPKU
buildup.

Konfigurasi Refleksi
Refleksi paralel, subparalel dan divergen

Refleksi paralel atau subparalel menunjukkan bahwa ada interval


antar refleksi secara vertikal; ada peningkatan potensial akomodasi
secara regional. Refleksi divergen menunjukkan bahwa ada
perbedaan regional pada suatu tingkatan dimana potensial akomodasi
berubah, seperti pada half-graben yang terisi atau di depan suatu
reef yang berkembang. Tidak ada sesuatu yang inheren dalam refleksi
yang menunjukkan apakah akumulasi dari refleksi paralel atau
subparalel berjalan secara cepat atau lambat. Informasi biostratigrafi
diperlukan untuk mengkalibrasi data. Refleksi divergen biasanya
menunjukkan deformasi synsedimentary atau suplai diferensial,
seperti pada suatu batas karbonat yang berkembang secara cepat
sementara daerah cekungannya (dengan tingkatan sedimentasi yang
lebih rendah) gagal mengimbanginya. Slope karbonat dapat menjadi
sangat curam yang mengakibatkan perbedaan batimetri yang makin
besar. Refleksi divergen dapat disebabkan oleh perekahan awal pada
daerah yang sangat kering dimana polusi silisiklastik bukan
merupakan faktor yang penting, seperti pada lapisan-lapisan berumur
Pennsylvanian pada Cekungan Paradox. Divergensi juga dapat

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 1/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

disebabkan oleh halokinesis, seperti pada lapisan-lapisan berumur


Jurassic pada bagian timurlaut Teluk Meksiko.

Refleksi progradasional
Progradasi adalah salah satu pola refleksi yang paling dapat
dibedakan secara cepat oleh pengamat. Progradasi mempunyai
bermacam-macam bentuk dan tiap bentuk mempunyai konsekuensi
tersendiri terhadap prediksi reservoirnya. Salah satu konfigurasi
prograding yang umum adalah sigmoid dimana ada interval
pengendapan baik secara vertikal maupun lateral. Pola tersebut
adalah karakteristik dari batas karbonat dalam cekungan dimana
terjadi penurunan yang cukup cepat. Prediksi dari litofasies dan
porositas dari pola sigmoid mempunyai beberapa konsekuensi yang
menarik. Prediksi dari litofasies adalah lebih berlumpur karena
lingkungannya berenergi lebih rendah, sehingga porositasnya akan
lebih buruk jika dibandingkan dengan konfigurasi oblique yang
berenergi lebih tinggi. Tetapi sedimen pada lingkungan dengan energi
tinggi menjadi secara simultan tersementasi karena adanya
peningkatan sirkulasi air laut yang melewatinya sementara sedimen
pada lingkungan dengan energi lebih rendah tetap tidak tersementasi
untuk perioda waktu yang lebih lama. Refleksi oblique prograding
menunjukkan adanya suatu kontrol yang ketat pada interval vertikal
tetapi tidak terkontrol dengan ketat secara lateral. Pola seperti ini
terjadi antara lain sepanjang batas periplatform di barat Florida
dimana arus menyapu sedimen pada ujung paparan atau di Campeche
Bank, sebelah utara Semenanjung Yucatan. Pola ini juga dapat
terjadi pada sedimen karbonat yang terjadi pada lingkungan
berenergi tinggi di puncak suatu reef, tetapi dibatasi oleh energi
tinggi dan muka laut statis sehingga akumulasi vertikal tidak terjadi.
Refleksi oblique biasanya terjadi dalam kondisi energi tinggi,
berkomposisi grainstone atau rudstone dan tersementasi lebih cepat
karena adanya sirkulasi air laut yang secara simultan melewati
sedimen. Pola prograding ketiga adalah pola sigmoid-oblique
kompleks. Biasanya ini terlihat sebagai set oblique dan sigmoid
clinoform yang saling bergantian. Ada beberapa proses yang, baik
secara individual maupun bersama-sama, menyebabkan terjadinya
kesalingbergantian ini. Salah satunya adalah tingkat penurunan yang
bervariasi dalam suatu daerah yang aktif secara tektonik. Penyebab
kedua adalah fluktuasi dalam intensitas arus sepanjang suatu batas.
Hal lain yang menjadi penyebab biasa dikaitkan dengan fluktuasi
iklim yang mempengaruhi sumber karbonat. Sigmoid-oblique
kompleks adalah pola yang langka, salah satunya adalah pada lapisan
berumur Jurassic pada batas bagian timur dari Amerika Serikat. Pola
prograding keenam adalah shingled. Pola ini mirip dengan pola
oblique pada konfigurasinya tetapi hanya mempunyai satu ketebalan
refleksi pada waktu tempuh two-way (TWT) sementara pola oblique
menunjukkan refleksi miring lebih dari satu. Pola ini dibedakan
karena merupakan karakteristik dari lingkungan dengan interval
http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 2/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

vertikal yang terbatas tetapi mempunyai energi tinggi sepanjang


ujung prograding aktif. Pola ini khususnya merupakan karakter dari
lingkungan ramp karbonat dimana grainstone atau oolit mungkin
terbentuk. Pola ini dapat pula terbentuk pada lingkungan distal
carbonate slope dimana suplai sedimen makin berkurang seiring
dengan arus turbidit yang bergerak ke arah downslope atau pada
bagian jauh dari carbonate contourite dimana suplai sedimen
semakin menipis. Pola prograding kelima adalah hummocky
clinoform. Pola hummocky sederhana mempunyai pola refleksi
cembung yang saling menumpuk tetapi refleksi cembung tersebut
tidak menerus dan dipengaruhi offset. Pola ini adalah hasil dari aliran
debris atau runtuhan akibat karstifikasi. Permukaan atas dari unit ini
kasar dan berundulasi. Kebalikan dari pola hummocky sederhana,
pola hummocky clinoform adalah refleksi berbentuk cembung dengan
ujung yang tajam. Ini adalah hasil dari suplai sedimen dari suatu
sumber titik (gambar 8). Karena sumber titik tidak banyak ditemui
dalam lingkungan karbonat dibandingkan dengan pada lingkungan
silisiklastik maka pola ini jarang ditemui dalam karbonat.

Refleksi mounded dan draped

Refleksi mounded dan draped adalah konfigurasi yang paling mudah


dilihat oleh pengamat. Asumsi yang umum adalah pola ini
merepresentasikan reef atau carbonate buildup. Tetapi ada beberapa
fenomena yang menghasilkan refleksi cembung, antara lain
sideswipe, jejak noise, overmigration dan difraksi, yang bukan
merupakan bentuk geologi. Begitu hal-hal di atas sudah dieliminasi
dari konsiderasi, kemudian harus ditentukan apakah refleksi cembung
tersebut disebabkan oleh erosi, konstruksi, vulkanik atau intrusi. Hal
selanjutnya yang harus ditentukan adalah apakah refleksi mounded
dan draped tersebut terdiri dari karbonat atau silisiklastik. Harap
diingat bahwa konfigurasi refleksi merepresentasikan proses
pengendapan dan tidak secara unik merepresentasikan litofasies.
Prediksi litofasies adalah hasil dari analisa regional dari fasies dan
lingkungan, kalibrasi dengan core dan log, analisa kecepatan dan
koefisien refleksi. Tidak ada yang bisa diasumsikan. Contohnya, reef
karbonat dapat terjadi pada daerah yang didominasi oleh endapan
silisiklastik seperti pada Delta Sungai Mahakam di Kalimantan atau
reef Devonian Nisku di Alberta yang berkembang di atas clinoform
silisiklastik. Mayoritas buildup organik ditemukan pada batas paparan
(shelf margin) atau ujung dari ramp karbonat. Biasanya berukuran
besar baik pada singkapan maupun penampang seismik. Perubahan
fasies klasik adalah dari karakteristik refleksi paralel dan
beramplitudo tinggi pada paparan (shelf) menjadi refleksi cembung,
tidak menerus dan beramplitudo rendah yang merepresentasikan
buildup kemudian menjadi refleksi prograding pada lingkungan slope.
Reef adalah fokus dari usaha eksplorasi pada sejumlah cekungan,
seperti pada lapisan berumur Silurian pada Cekungan Michigan, dan
salah satu tujuan utama pada usaha lain, seperti pada lapisan

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 3/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

berumur Devonian di Alberta dan lapisan berumur Miosen di


Indonesia. Reef mempunyai penampakan yang bervariasi, mulai dari
velocity pull up kecil (Kanada barat) atau kontras kemenerusan
kecepatan yang kecil (lapisan berumur Silurian di Cekungan Michigan)
sampai pada bentuk menggunduk (mound) yang agak menerus
(lapisan berumur Permian di Paparan Barents) sampai bentuk
menggunduk yang sangat jelas dengan ketebalan lebih dari 1000
meter (lapisan berumur Cretaceous di Teluk Meksiko). Pengujian
secara regional dari fasies buildup diperlukan untuk meyakinkan
tatanan pengendapannya. Beberapa buildup Waulsortian di Republik
Irlandia dan Irlandia Utara mempunyai ketebalan lebih dari 300 meter
sementara deep-water buildup di Selat Florida hanya mempunyai
ketinggian 20 sampai 30 meter sehingga sulit untuk diresolusikan
secara seismik.

Beberapa fasies karbonat mounded adalah hasil dari transpor sedimen


lateral oleh arus laut dalam, seperti pada carbonate contourite di
Selat Florida dimana Semenanjung Florida dan Bahama Platform
menyempit sehingga terjadi akselerasi arus. Fasies-fasies tersebut
ditemukan pada kedalaman 7 sampai 800 meter. Fasies karbonat
mounded lainnya ditemukan pada lingkungan slope dan cekungan.
Pola refleksi internal dari fasies tersebut berbentuk hummocky
sampai chaotic dengan permukaan atas yang kasar. Karstifikasi
adalah salah satu proses yang berjalan pada permukaan karbonat.
Konfigurasi refleksinya berbentuk hummocky atau chaotic. Jejak
gelombang (ray path) direfraksikan oleh permukaan yang kompleks
dari hasil karstifikasi yang menyebabkan kualitas data yang buruk.

Kesimpulannya, fasies karbonat mounded mempunyai asal-usul yang


berbeda-beda dan semua kemungkinan harus dipertimbangkan.
Interpretasi lingkungan pengendapan harus dilakukan secara hati-
hati.

Refleksi onlap dan onlap fill

Pola seismik onlap dan onlap fill menunjukkan adanya suatu


permukaan miring yang lebih dulu ada sehingga menyebabkan
reflection termination. Istilah onlap digunakan jika terminasi hanya
terhadap satu permukaan miring, sedang istilah onlap fill digunakan
pada terminasi terhadap dua permukaan miring yang saling
berhadapan. Pola onlap kebanyakan umum ditemukan pada dua
tatanan yaitu pada dasar lereng/slope atau pada paparan yang
terkait dengan transgresi. Batas karbonat yang lebih tua menjadi
curam dan sedimen melewati lereng untuk kemudian terakumulasi di
dasarnya. Kemiringannya sangat curam untuk terjadinya akumulasi
lain, sehingga sedimentary bypassing menjadi proses yang paling
dominan. Keberadaan onlap pada lingkungan laut dangkal bergantung
pada kenaikan relatif dari base level yang berpengaruh pada proses
produksi sumber karbonat. Hal ini dapat ditemukan pada lingkungan
back-steep reef yang terkait dengan penurunan dan daerah paparan

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 4/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

yang mengalami penurunan. Contoh yang bagus adalah lapisan


berumur Miosen di Teluk Suez yang memperlihatkan onlap dari
karbonat platform Miosen terhadap basement Precambrian. Pola ini
juga umum terjadi pada daratan vulkanik yang mengalami
penurunan, seperti di Hawaii, dimana reef organik mengambil alih
ketika daratan turun ke bawah muka laut.

Onlap fill menunjukkan lereng terjadi pada kedua sisi dari pola
tersebut dengan relief negatif. Kondisi ini dapat terjadi pada
platform karbonat yang mengalami retrogradational slope failure
dimana suatu embayment besar masuk sampai ke platform (gambar
11). Sedimen terakumulasi pada dasar dari lapisan yang miring ke
dalam (reentrant) oleh proses sedimentasi slide, turbidit dan
nepheloid. Penampang axial dari embayment akan menunjukkan
onlap, sementara penampang melintang akan menunjukkan onlap
fill. Pola ini juga akan terjadi dimana ada extensive platform reef;
sedimen akan mengisi selang antara gundukan yang berurutan.

Alat Diagnostik Lain pada Data


Seismik Karbonat
Amplitudo

Sedimen karbonat yang berlapis secara baik secara umum


menampilkan amplitudo tinggi. Hal ini dapat terjadi pada lingkungan
karbonat murni atau yang tercampur dengan evaporit (Saudi Arabia)
atau serpih dan marmer (timur laut Teluk Meksiko). Kontras
impedansi tinggi juga dapat dilihat. Amplitudo biasanya tinggi pada
platform setting. Contoh yang bagus antara lain terjadi pada
karbonat Jurassic-Cretaceous di Teluk Meksiko, karbonat Tersier di
Malta Platform, puncak dari batukapur di Graben Viking, karbonat
Tersier bawah di timur laut Amerika Selatan, karbonat Tersier di
barat laut Australia dan karbonat Cretaceous di Angola. Amplitudo
juga dapat tinggi di tatanan cekungan, seperti terlihat di Teluk
Meksiko, karbonat Jurassic di timur laut Amerika Serikat, Selat
Florida dan karbonat Jurassic di barat laut Afrika. Refleksi prograding
juga biasanya dikarakterisasi oleh amplitudo tinggi, seperti pada
karbonat Cretaceous di Teluk Meksiko, karbonat Permian di Cekungan
Permian di Texas Barat, sebelah dalam dan barat dari Bahama
Platform (Miosen-Recent), karbonat Tersier bawah di timur laut
Amerika Selatan dan karbonat Jurassic di sebelah timur Amerika
Serikat. Banyak dari clinoform yang melemah amplitudonya di bagian
toenya sehingga mempersulit untuk menentukan lokasi reflection
termination. Amplitudo tinggi juga dikaitkan dengan beberapa
buildup organik, seperti pada karbonat Miosen di timur laut Amerika
Selatan dan karbonat Permian di Paparan Barents. Kebalikannya,
bagian dalam dari buildup karbonat sering menunjukkan karakter
seismik beramplitudo rendah. Contohnya pada karbonat Cretaceous
di Cekungan Porcupine barat daya Irlandia, karbonat Jurassic di

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 5/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

Afrika Barat Laut, karbonat Cretaceous di Teluk Meksiko, karbonat


Karboniferus bawah di Khazakhstan, karbonat Permian di Texas
Barat, karbonat Silurian di Cekungan Michigan, karbonat Pliosen di
Indonesia dan karbonat Miosen di Teluk Suez. Hal ini biasanya
dihubungkan dengan karakteristik buildup yang masif atau kurangnya
horison yang menerus di dalamnya. Refleksi cembung lainnya, seperti
aliran massa hasil pelapukan, biasanya mempunyai amplitudo tinggi,
seperti pada dasar dari Platform Florida bagian barat, dasar dari
slope di Bahama dan karbonat Cretaceous di Tinggian Blake di bawah
Blake Escarpment, yang semuanya mempunyai refleksi cembung
sampai chaotic. Permukaan yang terkarstifikasi juga mempunyai
amplitudo tinggi, seperti pada platform di sebelah timur dan barat
Florida. Pola onlap dan onlap fill juga biasanya dikarakterisasi oleh
amplitudo tinggi.

Perubahan amplitudo pada lingkungan paparan yang menerus ke arah


pantai biasanya berarti suatu perubahan besar dalam lingkungan. Hal
ini paling sering terjadi pada lingkungan karbonat-silisiklastik dimana
produksi karbonat aktif pada paparan luar sementara silisiklastik
diendapkan sepanjang batas cekungan. Amplitudo tinggi pada
paparan luar melemah sampai habis ketika paparan melintasi
endapan silisiklastik pada batas cekungan. Karbonat terlihat jelas
khususnya pada interface antara karbonat-silisiklastik. Variasi
amplitudo lainnya yang menarik adalah pada transisi antara
batugamping ke dolomit. Dolomit biasa dihubungkan dengan
amplitudo yang lebih tinggi dibandingkan dengan batugamping di
bawahnya. Karena lingkungan reservoir karbonat yang paling penting
secara global adalah fasies paparan (shelf) yang terdolomitasi,
hubungan ini harus diperhatikan dengan seksama. Jika ada kandungan
gas dalam buildup maka akan menyebabkan efek dimming
(pelemahan amplitudo) dan distorsi kecepatan.

Frekuensi

Frekuensi diukur dengan cara membagi jumlah refleksi seismik


dengan two-way time (TWT) vertikal. Karena frekuensi makin
berkurang terhadap kedalaman dan biasanya sudah difilter oleh
pemroses data seismik maka interpreter harus memperhatikan TWT
yang digunakan dalam penampang seismik dan filter yang diterapkan
pada data selama akuisisi dan pemrosesan. Secara umum karbonat
dikarakterisasi oleh frekuensi yang lebih rendah jika dibandingkan
dengan silisiklastik. Sebagian disebabkan oleh kecepatannya yang
tinggi dengan resolusi internal yang kurang. Fasies cekungan,
kemungkinan karena kedalamannya, biasanya mempunyai frekuensi
terendah dibandingkan tatanan lingkungan lain dan refleksinya
terpisah jauh. Fasies prograding mempunyai frekuensi yang berubah-
ubah, yang sepertinya merupakan fungsi dari suatu trend tertentu
dan fungsi dari umur. Frekuensi relatif tertinggi ditemukan pada
lingkungan platform. Resolusi internal yang bagus dimungkinkan dan
buildup kecil dan prograding shoal kadang dapat dibedakan.
http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 6/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

Kemenerusan

Lingkungan platform karbonat adalah lingkungan yang refleksi


seismik individualnya paling menerus. Refleksi dalam formasi
batugamping Knowles, sekumpulan ramp karbonat pada batas
Jurassic-Cretaceous di timur laut Teluk Meksiko, menunjukkan
kemenerusan sepanjang ratusan kilometer ke arah selatan dari
panhandle Florida. Refleksi dengan kemenerusan tinggi juga dapat
terjadi pada lingkungan cekungan jika tidak dipotong oleh proses
halokinesis. Lingkungan slope biasanya mempunyai refleksi yang lebih
pendek karena proses sedimentasi tapi masih menerus jika clinoform
individual dapat dicitrakan dengan baik. Ada beberapa setting dalam
karbonat platform dimana ada refleksi yang tidak menerus di
dalamnya. Endapan kapur juga dikarakterisasi oleh bentuk
kemenerusan yang berbeda. Batas satuan utama dalam kapur di
Central Graben, Laut Utara mempunyai kemenerusan yang bagus
walaupun konfigurasi refleksi internalnya biasanya tidak menerus.
Endapan karbonat dengan kemenerusan yang paling buruk adalah
buildup. Refleksi dapat menerus untuk 10 sampai 20 shotpoint
kemudian menghilang untuk kemudian digantikan refleksi lain yang
sama pendeknya di bawahnya. Hal ini dipengaruhi oleh karakteristik
dari bagian dalam buildup yang masif.

Analisa Lingkungan Karbonat


Karbonat platform dan supratidal

Dari semua lingkungan karbonat, fasies paparan terdolomitasi


(dolomitized shelf facies) mempunyai kandungan hidrokarbon lebih
banyak dibandingkan dengan lingkungan karbonat lainnya. Sehingga
analisa yang sesuai terhadap lingkungan ini merupakan hal yang
penting. Analisa seismik skala detail dari sedimen platform
menunjukkan suksesi upward-shoaling berulang dari umur
Precambrian sampai Recent. Pemodelan menunjukkan bahwa
frekuensi relatif dari fasies subtidal terhadap fasies supratidal harus
menunjukkan suatu peningkatan dari fasies supratidal ke arah batas
cekungan dan parasekuens individual makin menipis ketika mendekati
batas sekuens. Kecepatan karbonat yang tinggi kemungkinan
menyebabkan aplikasi konsep di atas secara mendetail sulit untuk
diterapkan. Pola fasies karbonat platform yang paling menyolok
adalah konfigurasi refleksi paralel dan subparalelnya dan juga
kemenerusannya yang tinggi. Refleksi individual dari platform
batugamping Jurassic Atas-Cretaceous Bawah di timur laut Teluk
Meksiko dapat ditelusuri sampai ratusan kilometer.

Contoh yang bagus dari karbonat platform adalah di timur laut Teluk
Meksiko. Pengendapan awal terjadi pada puncak dari abandoned
delta platform. Karena kurangnya relief, lingkungan tersebut
menjadi ideal untuk perkembangan fasies platform yang lebih lanjut.
Tiga lingkungan karbonat ramp terjadi kemudian. Refleksi dari

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 7/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

interval ini mempunyai amplitudo dan kemenerusan tertinggi yang


pernah ditemukan di seluruh interval Jurassic Atas-Cretaceous
Bawah. Karbonat terendapkan mulai dari atas Cretaceous Bawah
sampai ke Albian paling atas dengan ketebalan melebihi TWT 1 detik
atau 2500 meter. Refleksi-refleksinya bervariasi dalam amplitudo
(dari medium sampai tinggi) dan kemenerusan (jelek sampai bagus)
tapi frekuensinya rendah. Secara regional, fasies-fasies tersebut
berubah secara drastis ke arah batas cekungan dimana silisiklastik
menggantikan karbonat. Konfigurasi refleksi menjadi tidak menerus,
amplitudo turun drastis dan frekuensi meningkat. Cekungan Williston
di North Dakota dan Montana adalah daerah dengan fasies platform
dan supratidal yang luas. Akan tetapi walaupun refleksi paralel ke
subparalel terlihat nyata, tingkatan stratigrafi yang berbeda
menunjukkan perbedaan amplitudo dan kemenerusan karena biota
dan lingkungan pengendapan berubah-ubah dari waktu ke waktu.
Sekuens Ordovician adalah laut terbuka, Silurian terutama adalah
supratidal, Devonian membentuk bagian dari platform terbuka yang
disisipi oleh evaporit dan Mississippian mempunyai lingkungan laut
terbuka dan supratidal. Satu contoh sekuens Mesozoic yang bagus
ditemukan pada karbonat Jurassic di Maroko. Suksesi berawal sebagai
suatu lingkungan ramp dan berevolusi menjadi suatu steep bypass
atau batas karbonat erosional. Lingkungan platform dikarakterisasi
oleh banyak sekuens individual, tiap sekuens setebal kira-kira 100 ms,
menunjukkan banyaknya aggradational episode yang terpisah.
Amplitudo bervariasi dari medium ke tinggi dan sekuens mempunyai
banyak karakter internal tidak seperti yang sudah dicontohkan di
atas.

Bagian dalam platform dapat menjadi tempat berkembangnya


buildup jika ada penurunan regional atau kenaikan relatif dari muka
laut yang cukup lambat untuk terbentuknya reef.

Batas platform

Transisi dari shelf ke slope berpengaruh pada perubahan yang cepat


dari pola fasies karbonat. Pola pertama yang dicari oleh kebanyakan
interpreter adalah bentuk mound yang merepresentasikan reef.
Beberapa contoh dengan seismik yang bagus adalah karbonat
Cretaceous di timur laut Amerika Serikat dan Teluk Meksiko, karbonat
Jurassic di Maroko, karbonat Miosen di Papua Nugini dan karbonat
Permian di Texas Barat. Beberapa buildup dapat mencapai ketinggian
melebihi 1000 meter. Salah satu signature kunci adalah adanya
refleksi shingled kecil yang miring ke arah lingkungan paparan
(shelf). Ini adalah hasil dari transpor endapan karbonat oleh badai
dan arus dari puncak reef menuju bagian dalam platform. Signature
internal dari buildup biasanya adalah hilangnya amplitudo dan
kemenerusan walaupun ini tidak selalu benar. Karena kemiringan
utama dari slope karbonat dapat melebihi 300 maka transisi dari
buildup ke slope bagian atas dapat terjadi secara mendadak.

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 8/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

Tidak semua batas platform mempunyai buildup, hal ini hanya


terjadi pada downwind margin seperti di bagian barat Bahama Banks
dimana refleksi paralel dari platform berbelok langsung ke arah slope
atas tanpa terputus. Sedimen dibawa keluar dari platform oleh
gelombang, arus dan badai. Batas platform dapat berupa
progradational, bypassing atau erosional. Contoh data seismik dari
batas erosional memberikan gambaran yang bagus. Batas platform
sepanjang pinggiran barat Florida Escarpment berbelok secara
mendadak turun ke arah slope dengan kemiringan sampai 850 dengan
relief mencapai 1500 meter.

Lingkungan slope

Lingkungan slope, karena proses-proses yang terjadi di dalamnya,


adalah salah satu fasies yang paling bervariasi yang ditemukan dalam
lingkungan karbonat. Dua lingkungan slope yang berbeda tapi saling
melengkapi, salah satu contohnya, adalah karbonat Cretaceous
Bawah (Aptian-Albian) di timur laut Teluk Meksiko mempunyai
perubahan fasies dari progradational slope menjadi slope erosional,
hampir vertikal jika ditelusuri ke arah tenggara. Seiring turunnya
platform karbonat pada akhir waktu Albian, daerah sebelah dalam
dari batas lama menjadi tempat pengendapan batukapur dan
marmer. Endapan-endapan ini berumur antara Cretaceous Akhir
sampai Oligosen dan menunjukkan pola progradasi ke arah ujung
paparan lama. Endapan slope Cretaceous Bawah memperlihatkan
banyaknya unit-unit prograding yang ditunjukkan oleh adanya
downslope dan toplap yang berurutan. Beberapa unit terbatas pada
slope sementara yang lainnya dapat ditelusuri sampai paparan. Upaya
untuk menelusuri unit setebal 100 ms secara lateral biasanya gagal
sebelum mencapai 20 kilometer. Konfigurasi internal menunjukkan
adanya aliran massa hasil pelapukan. Jika ditelusuri ke arah selatan
pola clinoform akan hilang dan digantikan oleh refleksi chaotic.
Selatan Ngarai De Soto, batas telah mengalami runtuhan dan erosi.
Endapan slope yang dihasilkan oleh runtuhan akan berbentuk
hummocky dan chaotic dengan tumpukan massa hasil pelapukan yang
besar. Prograding slope yang lebih muda, yang terdiri dari batukapur
dan marmer, menunjukkan refleksi yang panjang dan menerus pada
penampang dip. Semakin mendekati batas Cretaceous Bawah
kemenerusan ini menjadi terganggu karena adanya penipisan dan
erosi. Garis strike ke arah dalam dari ujung erosional Cretaceous
Bawah menunjukkan adanya submarine canyon dan gully.

Endapan cekungan
Endapan cekungan kebanyakan adalah hasil dari pengendapan secara
gradual dari partikel-partikel pelagik ke dasar cekungan. Massa hasil
pelapukan dapat menempuh jarak sampai puluhan kilometer sebagai
hasil dari runtuhan batas karbonat (volume runtuhan bisa mencapai
200 km3 pada suatu cekungan Pyrenean Tersier). Aliran massa hasil

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 9/10
12/19/2017 Exploration zones: ANALISA FASIES SEISMIK KARBONAT

pelapukan dari Platform Bahama merusak endapan di bawahnya


yang lebih tua dan mempunyai permukaan atas yang kasar. Aliran
batukapur hasil pelapukan yang bergerak ke dasar Graben Viking
menjadi reservoir minyak di lapangan Ekofisk. Contour current yang
terbentuk oleh arus temperatur dan salinitas membawa sedimen ke
arah yang jauh sepanjang dasar slope dan dasar cekungan. Contoh
paling bagus dari carbonate contourite adalah pada Selat Florida
dimana arus yang terbatas antara Semenanjung Florida dan Bahama
Bank membawa massa hasil pelapukan dan mengendapkannya dalam
drift panjang dan prograding.

DIPOSTING OLEH HRY-SITE DI 10.31

1 KOMENTAR:

maul mengatakan...
sumbernya darimana nih mas??

tulisan anda sendiri?


2 1 MARET 2 0 1 0 2 1 .5 8

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

Langganan: Posting Komentar (Atom)

LIVE NIFTY QUOTES

http://hry-site.blogspot.co.id/2008/09/analisa-fasies-seismik-karbonat.html 10/10