Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

STUDI KELAYAKAN PELABUHAN KELAGIAN


KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT TAHUN 2017

CV. DINAMIKA TEKNIK


JAMBI TAHUN 2017

1
1. PENDAHULUAN

Pembangunan transportasi merupakan bagian yang amat penting dalam pembangunan


nasional. Sarana dan prasarana transportasi berperan sebagai pendukung kegiatan
ekonomi dan berfungsi untuk menyediakan jasa pelayanan bagi arus pergerakan orang
dan barang khususnya dalam distribusi barang dan jasa dari sumber bahan baku ke tempat
produksi serta ke lokasi pemasarannya baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun
internasional. Jasa pelayanan sarana dan prasarana transportasi sangat diperlukan untuk
menunjang kegiatan sosial masyarakat, termasuk upaya penanggulangan kemiskinan.

Perencanaan transportasi didefinisikan sebagai suatu proses yang tujuannya


mengembangkan sistem transportasi yang memungkinkan manusia dan barang bergerak
atau berpindah tempat dengan aman dan murah. Selain itu harus juga mempunyai unsur
cepat dan juga dengan pertimbangan manusia, suatu sistem transportasi harus pula
mempertimbangkan unsur kenyamanan.

Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh peran sektor transportasi yang dalam
hal ini melibatkan pemerintah, swasta dan masyarakat. Pemerintah baik pusat, provinsi
dan daerah memiliki kewenangan dan kewajiban masing-masing untuk menyusun
rencana, merumuskan kebijakan mengendalikan dan mengawasi perwujudan transportasi
tersebut.

Tujuan pembangunan sarana dan prasarana transportasi adalah meningkatkan pelayanan


jasa transportasi secaraa efisien, handal, berkualitas, aman dan harga terjangkau, dan
mewujudkan sistem transportasi nasional secara intermoda dan terpadu dengan
pembangunan wilayahnya dan menjadi bagian dari suatu sistem distribusi yang mampu
memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat luas.

Pelabuhan merupakan simpul sistem perangkutan laut dengan darat. Pelabuhan


merupakan suatu unit ekonomi yang berperan merangsang pertumbuhan dan
perkembangan perdagangan atau perekonomian yang terdiri atas kegiatan penyimpanan,
distribusi, pemrosesan, pemasaran, dan lain-lain. Pelabuhan merupakan suatu unit dalam
sistem ekonomi secara keseluruhan dan tidak dapat dipisahkan dengan kondisi ekonomi
daerah yang dilayani oleh suatu pelabuhan.

2
Berdasarkan Peraturan Pemerintah berkenaan Kepelabuhanan, pelabuhan ialah lokasi yg
terdiri atas daratan atau perairan dengan batas - batas tertentu sebagai ruangan aktivitas
pemerintahan dan gerakan pengusahaan yang dipergunakan untuk ruang kapal bersandar,
naik turun penumpang atau bongkar muat barang, berupa terminal dan ruang berlabuh
kapal yang di lengkapi bersama alat keselamatan dan keamanan pelayaran serta kegiatan
penunjang pelabuhan, juga sebagai lokasi perpindahan intra-dan antarmoda transportasi.

Dari pelabuhan yang ada di Provinsi Jambi umumnya dan Kabupaten Tanjung Jabung
Barat khususnya, fasilitasnya sudah tidak mencukupi lagi untuk memenuhi kebutuhan
kegiatan perekonomian baik untuk saat ini maupun di masa mendatang, untuk itu perlu
dibangun dan dikembangkan. Pembangunan pelabuhan ini diharapkan akan memberikan
dampak antara lain :

Meningkatkan kegiatan perekonomian daerah

Meningkatkan peluang berusaha

Menciptakan lapangan kerja baru

Meningkatkan pendapatan masyarakat

Dalam rangka perencanaan pelabuhan tersebut, sebelum kegiatan pembangunan


dilaksanakan maka diperlukan penilaian terhadap perencanaan pelabuhan tersebut (Studi
Kelayakan), dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan arahan bagi perusahaan
jasa konsultansi non konstruksi untuk melaksanakan suatu Studi Kelayakan Pelabuhan
tersebut.

2. MAKSUD,TUJUAN DAN SASARAN

Maksud dari pekerjaan ini adalah agar pelabuhan Kelegian Kabupaten Tanjung Jabung
Barat ini nantinya dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya yang dapat menciptakan
kelancaran arus perpindahan penumpang dan barang dan sinergi dengan rencana
pengembangan wilayah.

3
Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk memberikan gambaran kelayakan dari Pelabuhan
Kelagian yang akan digunakan sebagai pedoman dalam pembangunan penyediaan sarana
dan prasarana utama dan pendukung.

Sasaran dari pekerjaan ini adalah :

1. Tersedianya data pendukung pembangunan dan pengembangan pelabuhan


Kelagian .

2. Melakukan studi kelayakan pembangunan pelabuhan dari aspek finansial


(ekonomi), dan sosial serta aspek teknis (konstruksi), yang dapat berakibat
terhadap jumlah investasi yang akan digunakan dalam pembangunan pelabuhan
tersebut serta kesesuaian tata ruang kawasan baik secara lokal maupun regional.

3. MANFAAT PEKERJAAN

Manfaat dari pekerjaan adalah untuk memberikan penilaian kelayakan terhadap


pembangunan pelabuhan Kelagian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat baik dari aspek
ekonomi, sosial maupun aspek teknis sekaligus memberikan masukan terhadap
perencanaan pelabuhan tersebut.

4. KELUARAN

Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah :

Buku Studi Kelayakan Pelabuhan Kelagian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat


yang mengakomodasi berbagai keinginan masyarakat setempat dan pemerintah
daerah maupun sektor terkait.

Peta-peta pendukung

CD dalam format HTML.

5. DASAR HUKUM

1. Undang undang No. 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran;

4
2. Undang undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Peraturan Pemeritah No. 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan


Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom;

4. Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2000 tentang Kenavigasian;

5. Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 2001 tentang Kepelabuhan;

6. Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 51 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan


Pelabuhan Laut.

7. Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 20 tahun 2017 tentang Terminal Khusus


dan Terminal untuk kepentingan sendiri

6. RUANG LINGKUP

Ruang Lingkup Wilayah


Ruang lingkup wilayah dalam penyusunan Studi Kelayakan ini adalah wilayah Pelabuhan
Kelagian di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sekitarnya.

Ruang Lingkup Pekerjaan


Sesuai dengan maksud dan tujuan Studi Kelayakan Pelabuhan Kelagian di Kecamatan
Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, maka ruang lingkup pekerjaan
dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Survei dan Pengumpulan Data


a. Data administrasi dan kondisi fisik wilayah, antara lain :
Administrasi wilayah.
Topografi
Geologi
Hidrologi
Iklim
b. Data sosial-budaya, antara lain mengenai :
Penduduk

5
Ketenagakerjaan
Pendidikan
Kesehatan
Agama
c. Data potensi ekonomi wilayah, antara lain :
Sumberdaya alam (pertanian, perkebunan, perikanan,
pertambangan)
Industri Pengolahan
Perdagangan dan jasa
Perekonomian makro wilayah
d. Data tentang kebijaksanaan pemerintah daerah setempat, yang meliputi :
Rencana Umum Tata Ruang (RUTR)
Rencana Prasarana dan sarana dasar umum (PSDU)
e. Survei Kondisi Fisik Lokasi, meliputi :
Survei topografi dan bathimetri
Survei hidrooceanografi meliputi (pasang surut, arus, gelombang
dan sedimen)
Penyelidikan tanah (sondier)
Data sarana dan prasarana serta muka air bersih.
f. Penyelidikan aspek lingkungan, antara lain meliputi kualitas air dan udara.

2. Analisis dan sintesis;

Menilai kondisi eksisting

Menghitung kapasitas dan volume pelabuhan

Memperkirakan arah perkembangan masa yang akan datang

Menilai kelayakan pelabuhan

Perumusan tujuan dan sasaran dari kajian kelayakan pelabuhan

7. TENAGA YANG DIBUTUHKAN

6
Untuk melaksanakan pekerjaan ini dibutuhkan 5 (lima) tenaga ahli sebagai Berikut :

1. Ketua Tim (Team Leader), merupakan seorang Ahli Perencanaan Wilayah.

2. Ahli Transportasi

3. Ahli Sipil Air

4. Ahli Lingkungan

5. Ahli Sosial-Budaya

Selain itu tenaga ahli utama akan dibantu oleh asisten tenaga ahli sebagai tenaga
penunjang dan tenaga pendukung (sekretaris, operator komputer, sopir dan pesuruh).

8. JADWAL PELAKSANAAN

Pekerjaan ini dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2017 dan seluruh pekerjaan harus dapat
diselesaikan dalam waktu 30 (Tiga Puluh) Hari Kalender terhitung sejak dikeluarkan
SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) dari pemimpin proyek. Selama kurun waktu tersebut
konsultan diwajibkan melakukan konsultasi dan asistensi dengan Pemerintah Daerah
KabupatenTanjung Jabung Barat dalam proses penyusunannya.

9. BIAYA PEKERJAAN

Biaya pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah berasal dari dana APBD Perubahan
Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2017.

10. PELAPORAN

a. Laporan Pendahuluan

Laporan Pendahuluan selambat-lambatnya harus diserahkan 20 (duapuluh) hari


setelah dikeluarkannya SPMK sebanyak 5 (lima) buku, kemudian dilakukan
diskusi pembahasan bersama tim supervisi dan instansi terkait di Daerah.

7
Laporan pendahuluan berisi:

Tujuan dan sasaran studi, metode yang digunakan, rencana kerja, jadwal
pelaksanaan dan lain-lain sesuai dengan yang disyaratkan dalam KAK.

Hasil masukan, kajian-kajian dan pemahaman dari beberapa study literature.

b. Konsep Laporan Akhir / Laporan Akhir Sementara

Konsep Laporan Akhir selambat-lambatnya harus diserahkan 40 (empat puluh)


Hari setelah SPMK sebanyak 10 (sepuluh) buah buku dan ditambah 10 (sepuluh)
buku ringkasan eksekutif, kemudian dilakukan diskusi pembahasan bersama tim
supervisi dan instansi terkait.

Konsep laporan akhir ini berisikan :

Review analisis/kesimpulan-kesimpulan dari laporan antara

Hasil Study Kelayakan rencana pembangunan Pelabuhan Kelagian


Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Peta-peta

c. Laporan Akhir

Laporan Akhir selambat-lambatnya diserahkan 1,5 (satu setengah) bulan atau 45


(empat puluh lima) hari setelah dikeluarkan SPMK, sebanyak 10 (sepuluh) buah
buku dan Ringkasan Eksekutif sebanyak 10 (sepuluh) buah buku ditambah album
peta berwarna. Laporan akhir ini merupakan hasil akhir rumusan/kesepakatan
sektoral dan daerah serta merupakan bentuk penyempurnaan dari laporan
sebelumnya.

d. Laporan Lain-lain

Laporan lain-lain yang harus diserahkan yaitu:

8
CD yang berisikan ketikan laporan, diserahkan kepada pemberi pekerjaan
pada akhir masa pelaksanaan.

Produk peta yang dihasilkan berupa program komputer berbentuk CD


diberikan kepada pemberi pekerjaan.

11. WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN


Jadwal waktu pekerjaan Studi Kelayakan Pembangunan Pelabuhan Kelagian
Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan selama 30 hari kalender terhitung sejak
SPMK ditandatangani. (Jadwal Tahapan secara rinci terlampir).

Jadwal Pelaksanaan
No Uraian Kegiatan
Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4
1 Survey lapangan
2 Pengumpulan Data Sekunder
3 Pengumpulan data Primer
4 Laporan pendahuluan
5 Focus Group Discussion (FGD)
6 Diskusi Internal Tim
7 Analisis Data dan Masukan FGD
8 Penyusunan Laporan Akhir Sementara
9 Perbaikan Laporan Akhir Sementara
10 Laporan Akhir (Final Report)