Anda di halaman 1dari 2

EDUKASI TENTANG TATALAKSANA NYERI

KEPADA PASIEN

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman


1 dari 2
359/PM&AK/II/2016

Tanggal Terbit :
Ditetapkan
STANDAR
Direktur Utama :
5 Februari 2016
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)
dr. Nasaruddin Nawir. Sp.OG
NIP : 19711125 200012 1 002
Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosi yang tidak
PENGERTIAN menyenangkan terkait dengan kerusakan jaringan yang aktual atau
potensial, atau yang dijelaskan bila ada suatu kerusakan.

Memberikan penjelasan kepada pasien mengenai manfaat, prosedur,


TUJUAN
efek samping dan komplikasi tatalaksana nyeri terhadap pasien

Keputusan Direktur Utama RSUD. Sawerigading Kota Palopo, Nomor


KEBIJAKAN :220/SK/RSUD SWG/PLP/XII/2015 tentang Pemberlakuan Pedoman
dan SPO Manajemen Nyeri
1. Edukasi mengenai tatalaksana nyeri diberikan kepada pasien
yang membutuhkannya.
2. Edukasi mencakup :
a. Terapi yang akan dilakukan.
b. Pemberian obat-obatan analgesia yang meliputi
penjelasan mengenai kelebihan maupun kegunaan serta
kekurangan maupun komplikasi dari obat-obatan yang
digunakan.
c. Penjelasan tindakan pencegahan terhadap efek
samping dan komplikasi yang mungkin terjadi oleh karena
PROSEDUR obat-obatan tatalaksana nyeri.
3. Pemberian edukasi dilakukan oleh perawat, DPJP atau
anggota tim tatalaksana nyeri
4. Setelah menerima penjelasan dan mengerti, pasien berhak
menyetujui atau menolak tindakan medis yang akan dilakukan.
5. Jika pasien menyetujui dilakukan tindakan medis yang disebut,
maka pasien akan menandatangani lembar Persetujuan Tindakan
Medis.
6. Jika pasien tidak menyetujui tindakan medis yang akan
dijalani, maka pasien akan menandatangani lembar Penolakan
Tindakan Medis.
EDUKASI TENTANG TATALAKSANA NYERI
KEPADA PASIEN

No. Dokumen : NO. REVISI Halaman


2 dari 2
359/PM&AK/II/2016

7. Persetujuan atau penolakan tindakan medis ditandatangani


oleh pasien atau keluarga yang bertanggungjawab, saksi, dan dokter
yang memberikan penjelasan di atas.
8. Persetujuan/penolakan tindakan medis harus memuat
identitas dan alamat pasien serta identitas dan alamat keluarga yang
bertanggungjawab.
9. Penjelasan tertulis serta lembar persetujuan atau lembar
penolakan tindakan medis dijadikan satu dan dimasukkan bersama
dokumen lain dalam rekam medis pasien.

1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Kamar Operasi
UNIT TERKAIT
3. IGD
4. Unit terkait lainnya