Anda di halaman 1dari 5

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 PENIMBANGAN BAHAN

NO. NAMA BAHAN JUMLAH


1. Paracetamol 50 g
2. Hpmc 1,805 g
3. Amylum 4,608 g
4. Talk 1,801 g
5. Amportab 1,805 g

4.2 PENCAMPURAN KERING

ALAT : Mortir & stamper, sudip.

BAHAN : Talk, amportab

LAMA PENCAMPURAN : 20 menit

PRODUKSI : Campuran serbuk kering

4.3 GRANULASI

4.3.1 Pembuatan Larutan Pengikat:

Skema pembuatan larutan pengikat

Disiapkan alat dan bahan

Menimbang HPMC sebanyak 1,805 g

Memanaskan air menggunakan beaker


glass sebanyak 18 ml

Dimasukkan aquadest panas 18 ml kedalam


mortir

Ditambahkan HPMC sebanyak 1,805 g


dengan ditaburkan sedikit demi sedikit
kemudian aduk ad terbentuk mucilago
4.3.2 Pembuatan Massa Granul

Alat : Mortir & Stamper, pengempaan langsung (menggunakan


tangan) sudip.

Lama Granulasi : 20 menit.

Prosedur :

Membuat larutan pengikat HPMC sebanyak 1,805 g dengan aquadest


panas 18 ml.
Mencampurkan bahan aktif (paracetamol 50 mg) sedikit demi sedikit
campur dan aduk ad homogen.
Mencampurkan bahan pengisi (Amylum 4,602 gr sedikit demi sedikit
campur dan aduk ad homogen.
Semua bahan harus tercampur secara homogen dengan textur yang sudah
kalis tidak lengket) kemudian dikempa langsung dan siap diayak.

4.3.3 Pengayakan Massa Granul

Alat : Ayakan dan Loyang.

Ukuran Mesh Pengayak : Ayakan 12 Mess.

Prosedur :

Membuat massa granul yang telah dikempa langsung diayak


menggunakan ayakan 12 mesh.
Pengayakan dilakukan dengan sedikit ditekan seperti memarut.
Tampung granul pada loyang dan masukkan di oven.

4.4 PENGERINGAN

Alat : Oven.

Suhu : 50 - 55 C.

Lama Pengeringan : 30 menit.

Berat Awal Proses Berat Akhir Proses


TTD
Pengeringan (g) Pengeringan (g)
114,11 gr 105,15 gr 1.
2.

4.5 PENGAYAKAN GRANUL KERING

Alat : Pengayak , loyang, toples.

Ukuran Mesh Pengayak : No. 20 Mesh


4.6 EVALUASI GRANUL

4.6.1 Bobot Jenis

BJ Nyata

Hasil Pengamatan :

No. Replikasi W (g) V (ml) Bobot Jenis (g/ml)


1. 39,07 g 80 ml 0,4883 g/ml

Rata - rata

39,07
Perhitungan : = g/ml = = 0,4883 /
80

BJ Mampat

Hasil Pengamatan :

Interval Volume (ml)


Pengetukan 1 2 3
10 74
20 73
30 71
40 70
50 70
60 70
70
80
90
100
Bobot Jenis
(g/ml)


g 39,07
Perhitungan : = 1 = = 0,5581 /
ml 70
4.6.2 Kecepatan Alir dan Sudut Istirahat

Hasil Pengamatan:

No Sebelum Penambahan Lubrikan Sesudah Penambahan Lubrikan


W(g) T (detik) Kec. Alir W(g) T (detik) Kec. Alir
(g/detik) (g/ detik)
39,07 g 6 detik 6,5 g/ detik 40,87 5 detik 8,174 g/
(Baik) detik
(Baik)
Rata - rata Rata- rata

Kesimpulan Kecapatan Alir : Hasil dari kecepatan alir sebelum penambahan lubrikan
didapatkan hasil 6,5 g/ detik dan seduah penambahan
lubrikan didapatkan hasil 8,174 g/ detik, hasil ini
memenuhi kriteria baik karena syarat yang memenuhi
yaitu kurang dari 10 g/ detik

Hasil Pengamatan :

No. h (cm) R (cm) ()


1. 3 cm 3,75 cm 38,659
2. 3,3 cm 3,75 cm 41,347
Rata - rata

Kesimpulan sudut istirahat : Dari hasil pengamatan didapatkan untuk hasil sudut
istirahat sebelum penambahan lubrikan dari sesudah
penambahan lubrikan didapatkan 38,659 dan 41,347
,Hasil ini memenuhi syarat baik, karena syarat yang
baik adalah kurang dari 45