Anda di halaman 1dari 20

2017

Gambar Kerja
Struktur Konstruksi dan Bangunan
Nama : Nur Alfinah
Kelas : C1
NIM : 03420160052

UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR


JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR
10/6/2017
Gambar Kerja

Site Plan
Site plan /rencana tapak adalah gambar dua dimensi yang menunjukan detail dari rencana yang akan
dilkukan terhadap sebauh kaveling tanah, baik menyagkut rencana jalan, utilitas air bersih , listrik,
dan air kotor, fasilitas umum dan fasilitassosial. Siteplan dalam dunia properti mungkin juga mencakup
serta cluster- cluster perumahanyang direncanakan. Tampak atas bangunan yang dilegkapi dengan
lingkungan sekitarnya.

Site Plan Town House


Town House Yang Disewakan

Dalam disain site plan ini, memulai dengan sebuah gambar sertivikat yang sangat sederhana dan
buram, sebelum kami melakukan pengukuran dikemudian hari. Berikut adalah gambar awal hingga
terjadinya gambar siteplan dan visualisasi 3D.
Permintaan Owner
Kompleks ini akan disewakan kepada ekspatriat, karena mereka telah menjalin kerjasama dengan
perusahaan ekspatriat tersebut untuk menyewakan unit-unit rumah jika sudah terbangun secara
tahunan.

Penggambaran Site Plan Town Hosue dari Sertivikat


Pembentukan Site Plan
Dari gambar diatas, bentuk siteplan seperti dibawah ini, lengkap dengan fasilitas yang ada. Dengan
total 31 unit serta 1 unit mess supir. Seluruh kawasan terhubung dengan CCTV, wifi berlangganan,
jaringan listrik dalam tanah, parkir khusus tamu, mini market, restauran, sarana olah raga dan
sebagainya.
Berikut adalah gambar dari fasilitas umum yang ada di tengah siteplan diatas.
Denah

Definisi: Denah adalah tampak atas bangunan yang terpotong secara horizontal setinggi 1m dari
ketinggian 0.00 sebuah bangunan dengan bagian atas bangunan dibuang/dihilangkan. Jika sebuah
bangunan dipapas melintang, maka gambar tampak atas dari bangunan tersebut dapat disebut sebuah
denah.
Fungsi
Seperti halnya peta, pada dasarnya denah dibuat untuk dapat memudahkan penggunanya dalam
melacak suatu lokasi. Jika peta memiliki cakupan wilayah yang lebih luas, maka denah hanya
mencakupi daerah suatu bangunan saja. Fungsi denah sendiri mencakupi beberapa fungsi seperti :
1. Fungsi ruang
Dalam hal ini, denan berfungsi untuk menunjukkan posisi setiap ruangan yang ada di dalam
suatu bangunan. Dengan menggunakan denah, seseorang dapat dengan mudah mengetahui
letak suatu ruangan di dalam sebuah bangunan.
2. Susunan ruang
Fungsi denah yang kedua adalah susunan ruang. Hampir sama dengan fungsi yang pertama,
fungsi susunan ruang pada denah berarti dengan berfungsi untuk menunjukkan susunan
ruangan yang ada di dalam bangunan. Dengan melihat denah, pengguna denah dapat dengan
mudah mengetahui letak susunan ruangan yang ada di dalam suatu bangunan.
3. Sirkulasi ruang
Fungsi yang ketiga yaitu sirkulasi ruang berhubungan dengan arus keluar masuk pada sebuah
ruangan. Pengertian denah berdasarkan fungsi ini yaitu berupa gambaran yang dapat
memudahkan penggunya dalam mobilitas di dalam sebuah gedung ataupun bangunan.
Pengguna denah akan dengan mudah mengetahui jalan yang paling cepat untuk menuju
sebuah ruangan di dalam bangunan tertentu.
4. Dimensi ruang
Fungsi dimensi ruang berarti denah berguna untuk menunjukkan dimensi ukuran setiap
ruangan yang ada di dalam sebuah gedung atau bangunan. Dengan memanfaatkan fungsi ini,
pengguna denah akan lebih mudah mengetahui ukuran setiap ruangan yang ada dalam sebuah
bangunan.
5. Letak pintu dan bukaan
Fungsi selanjutnya dari denah adalah fungsi letak pintu dan bukaan. Fungsi ini berguna untuk
memudahkan pengguna denah untuk mengetahui letak pintu dan berbagai ventilasi lainnya.
Hal ini akan sangat berguna ketika terjadi berbagai bencana seperti kebakaran di dalam
sebuah gedung. Dengan memanfaatkan fungsi ini, pengguna denah akan lebih mudah dalam
mencari pintu ataupun ventilasi yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri.
6. Isi ruang
Fungsi denah berupa isi ruang berhubungan dengan apa yang ada di dalam setiap ruangan
yang ada di dalam denah. Dengan memanfaatkan fungsi ini, pengguna denah dapat dengan
mudah mengetahui apa-apa saja yang ada di dalam sebuah ruangan. Selain itu, pengguna
denah juga dapat mengetahui pemilik ataupun pengguna dari sebuah ruangan yang ada di
dalam bangunan ataupun gedung.
7. Fungsi utilitas ruang (air, listrik, AC, dll.) Pada denah-denah tertentu.

Pada gambar denah presentasi, biasanya bagian dinding yang terpotong hanya diblok dengan warna
hitam, sementara kolom diberi warna putih untuk pembedaan. Sedangkan, pada gambar teknik untuk
pekerjaan lapangan, bagian yang terpotong tersebut perlu dilengkapi dengan notasi material sebagai
pedoman pengerjaan.
Untuk ketebalan, bagian yang terpotong digambar dengan garis yang lebih tebal. Furnitur dalam
ruangan, kecuali tingginya melebihi 1m dari level 0.00 yang ditentukan, digambar dengan garis yang
lebih tipis.

Tampak
Definisi:Wujud bangunan secara dua dimensi yang terlihat dari luar bangunan.
Fungsi gambar tampak antara lain untuk menunjukkan:
- Dimensi bangunan
- Proporsi
- Gaya arsitektur
- Warna & material
- Estetika

Karena digambar secara dua dimensi, pada gambar tampak kemungkinan akan ada beberapa
bagian bangunan yang ukurannya menjadi tidak sesuai dengan ukuran yang sebenarnya (sesuai skala),
yakni garis atau bidang yang tidak sejajar dengan bidang gambar. Untuk arah pandang sendiri tidak
tergantung pada suatu patokan yang pasti. Bisa jadi gambar tampak dinamai sesuai dengan arah mata
angin (tampak utara, tampak timur, dll.) Atau dinamai sesuai view tertentu seperti tampak dari danau,
tampak dari jalan raya, dsb. Selain itu bisa juga diberi nama tampak A, tampak B, dst. Sesuai
keinginan dari sang arsitek yang ditentukan pada denah.

Potongan

Gambar dari suatu bangunan yang dipotong vertikal pada sisi yang ditentukan (tertera pada denah)
dan memperlihatkan isi atau bagian dalam bangunan tersebut.
Fungsi potongan untuk menunjukkan:
Struktur bangunan
Dimensi tinggi ruang
Untuk kriteria penggambaran, potongan kurang lebih sama dengan denah. Bagian yang terpotong
digaris tebal dengan notasi material bila merupakan gambar kerja.
Ada juga yang disebut potongan ortogonal, yaitu gambar potongan yang berkesan tiga dimensi karena
digambar dengan teknik gambar perspektif satu titik lenyap. Letak titiknya sendiri berada di tengah
bangunan.
Rencanaan Pondasi
Definisi dan Prinsip Perencanaan Pondasi

B. Definisi dan Pengertian Pondasi


Struktur pondasi didefinisikan sebagai bagian dari struktur yang berhubungan lansung dengan
tanah yang berfungsi memindahkan beban-beban dari struktur ke tanah. Pondasi ialah bagian dari
suatu sistem rekayasa yang meneruskan beban yang ditopang oleh pondasi dan beratnya sendiri
kepada dan kedalam tanah dan batuan yang letaknya dibawahnya. Istilah struktur atas umumnya
dipakai untuk menjelaskan bagian sistem yang direkayasa yang membawa beban kepada struktur
bawah.
C. Prinsip Perencanaan Pondasi
Pemecahan-pemecahan untuk persoalan-persoalan perencanaan pondasi pada umumnya
menggunakan prinsip-prinsip mekanika tanah dan mekanika teknik. Seorang perencana harus
memikirkan bagian-bagian konstruksi yang mempengaruhi pemindahan beban dari bangunan atas
ke tanah sehingga stabilitas tanah yang dihasilkan dan deformasi yang diperkirakan masih dapat
ditolerir.

Hal-hal yang harus diperhatikan bagi seorang perencana :


1. Integrasi visual dari bukti geologis dilapangan dengan suatu data pengujian lapangan dan
pengujian lab.
2. Menetapkan penyelidikan lapangan dan program penyelidikan laboratorium yang memadai.
3. Merencanakan elemen-elemen bangunan bawah agar dapat dibangun dan seekonomis
mungkin.
4. Pengetahuan akan metode pelaksanaan praktis dan toleransi konstruksi yang kemungkinan
besar akan didapatkan penetapan toleransi yang sangat ketat dapat mempunyai pengaruh yang
sangat besar pada biaya pondasi.

Gambar pondasi batu kali berbentuk trapesium ini sering digunakan sebagai struktur pondasi pada
rumah tinggal 1 lantai sedangkan pada rumah tinggal bertingkat masih dapat menggunakan pondasi
batu kali ini namun diperlukan penambahan dimensi atau penggabungan dengan pondasi foot plat
pada area kolom sehingga didapatkan sebuah struktur pondasi yang kuat untuk menahan beban
rumah tinggal yang berdiri diatasnya.

Pada gambar pondasi batu kali potongan pondasi diatas terlihat pondasi batu kali secara utuh yang
digunakan pada area tengah rumah atau pada lahan bebas yang memungkinkan untuk dibuat pondasi
batu kali dengan bentuk seperti ini.
Sedangkan pada lahan terbatas misalnya pada area pinggir rumah yang berbatasan dengan tetangga
maka dapat digunakan pondasi batu kali terpotong sebelah yang dapat dilihat pada gambar pondasi
batu kali dibawah ini.

Sedangkan contoh penerapanya pada sebuah rumah tinggal dapat dilihat di Gambar denah pondasi
batu kali untuk rumah tinggal sebagai berikut:
DENAH PONDASI BATU KALI

Denah pondasi ini merupakah sebuah contoh pondasi batu kali diatas pada rumah tinggal dengan
ukuran 7 m x 14 m dimana ada dua jenis pondasi yang dapat dilihat pada detail potongan A-A untuk
area dalam rumah dan potongan B-B untuk area tepi rumah yang berbatasan dengan lahan tetangga.

Perhitungan material pondasi batu kali


Material yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini dapat kita uraikan sebagai berikut : Tanah urug, Pasir
pasang, Batu kali, Semen, Air, Papan bouw plank.

Masing-masing material tersebut di atas dapat dhitung jumlah yang dibutuhkan untuk pasangan batu
kali per m3, sehingga didapatkan total kebutuhan material dengan cara mngalikan kebutuhan material
per m3 dengan jumlah volume total pekerjaan pasangan batu kali.
Rencana Pola Lantai
Denah Rencana Pola Lantai : Denah Lantai / pola lantai merupakan gambar kerja yang menunjukan
perencanaan pemasangan keramik lantai tiap ruangan yang berbeda. Gambar dibawah merupakan
hasil gambar menggunakan Softwere Autocad.

Rencana Kusen Pintu dan Jendela


Gambar Kusen Pintu dan Jendela yang dibuat dengan menggunakan Softwere autocad 2 Dimensi,
Detail Kusen Pintu Jendela
Detail Kusen Pintu Jendela : Gambar Detail Kusen dengan ukuran-ukuran detail ini dibuat
menggunakan Softwere autocad 2D,Gambar Kusen Pintu,Gambar Kusen Jendela,

Detail Kusen P2,P3 dan PS


Detail Kusen P2,P3 dan PS : Gambar Detail Kusen dengan ukuran-ukuran detail ini dibuat
menggunakan Softwere autocad 2D,Gambar Kusen Pintu,Gambar Kusen Jendela,
Detail Kusen Pintu Lipat,Pintu Single,Pintu Kamar Mandi
Detail Kusen Pintu Lipat,Pintu Single,Pintu Kamar Mandi : Gambar Detail Kusen dengan ukuran-
ukuran detail ini dibuat menggunakan Softwere autocad 2D,Gambar Kusen Pintu,Gambar Kusen
Jendela,

Detail Kusen J1 Dan Kusen JA


Detail Kusen J1 Dan Kusen JA : Gambar Detail Kusen dengan ukuran-ukuran detail ini dibuat
menggunakan Softwere autocad 2D,Gambar Kusen Pintu,Gambar Kusen Jendela,
Rencana Plafond
Denah Rencana Plafond Lantai 1

Potongan Plafond
26.Potongan Plafond :Berikut merupakan gambar kerja atau bistek Potongan Plafond
Rencana Instalasi Listrik
Denah Rencana Instalasi Listrik dan AC Lantai 2 : Gambar Kerja Denah Pemasangan instalasi
Listrik,Titik Lampu,Titik Pemasangan Air Conditioner AC ini dibuat menggunakan Program /
Softwere Aplikasi autocad 2D,Denah Titik Lampu autocad,Denah Instalasi Listrik autocad,Program
autocad,

Plumbing
Plumbing adalah kosa kata dari Bahasa Inggris, dan orang Indonesia biasa menyebutnya
sebagai Plambing. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah : Pipa ledeng atau
jenis pekerjaan penyambungan dan pemasangan pipa air ledeng.
Jadi plumbing / plambing adalah semua pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan,
pemeliharaan, perawatan instalasi air, baik di perumahan maupun di gedung.

Prinsip Dasar Plumbing


Prinsip dasar plumbing termasuk masalah kualitas air, dan masalah pencemaran terhadap
lingkungan. Peraturan yang berlaku di Indonesia adalah sesuai dengan standar SNI No. 01-0220-
1987 yang membahas tentang air minum yang boleh dialirkan melalui peralatan plumbing.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hubungannya dengan pencemaran lingkungan adalah
Pelarangan hubungan pintas
Perlindungan terhadap pencemaran dengan mencegah backflow (aliran balik) serta
efek siphon balik (back siphonage).
Beberapa peralatan yang menyebabkan efek siphon balik antara lain adalah :
Penyimpan air, bisa berupa tangki air, menara pendingin, tangki ekspansi, kolam
renang, dan lain lain.
Tempat penampung air seperti bak cuci tangan , bak cuci dapur, dan lain lain.
Peralatan khusus seperti alat dapur, alat-alat kedokteran, mesin cuci, ketel pemanas,
sprinkler, dan lain lain.
Cara mencegah pencemaran lingkungan karena adanya aliran balik adalah dengan menambah celah
udara atau penahan aliran balik. Celah udara adalah suatu ruang bebas yang berisikan udara bebas
yang dipasang diantara bagian terencah pada lubang pipa / kran untuk mengisi air ke dalam tangki
atau peralatan plumbing.
Bagaimana cara mencegah arus balik? Yaitu dengan menambah pemecah vakum tekanan atmosfer,
pemecah vakum tekanan positif.
Jenis dan Sistem Plumbing
Pada dasarnya ada dua sistem pengaliran air di gedung, yaitu:
Pengaliran ke atas yang juga disebut transfer, dan
Pengaliran ke bawah yang juga disebut distribusi
Kedua sistem tersebut dibahas di detai pada sub judul pembagian instalasi air di bawah.
Beberapa jenis dan sistem plumbing antara lain adalah :
1. Sistem Penyambungan Langsung
Yaitu pipa distribusi dalam rumah atau gedung disambungkan secara langsung dengan pipa
utama.
2. Sistem Dengan Menggunakan Tangki Atap (Roof Tank)
Sistem ini biasanya digunakan untuk rumah atau gedung bertingkat, dimana tekanan air di
pipa utama tidak mampu memenuhi semua ruang.
Air dari pipa utama di tampung di tangki bawah (Ground Tank), ngan menggunakan pompa,
lalu ditekan ke tangki atas, hal ini disebut instalasi pipa transfer. Dari tangki atas disalurkan
ke semua ruang bisa dengan cukup gaya gravitasi maupun penambahan pompa.
3. Sistem Dengan Menggunakan Tangki Tekan
Berbeda dengan sistem menggunakan tangki atas, pada sistem ini hanya memerlukan tangki
bawah (ground tank) untuk menampung air dari pipa utama, kemudian ditekan dengan
menggunakan pompa ke seluruh instalasi di semua ruang. Sistem ini biasanya diterapkan pada
perumahan dan gedung tidak beringkat.
Pada pompa ditambahkan bejana / tangki tertutup sehingga udara di dalamnya ter-kompresi,
kompresi ini untuk memberikan tekanan standby pada jaringan instalasi, jika penggunaan air
relatif sedikit tidak memerlukan penyalaan pompa.
4. Sistem menggunakan bosster pump secara langsung.
Sebuah pompa di sambungan langsung dari pipa utama sebagai discharge-nya / inputnya, dan
bagian keluaran / suction pompa langsung masuk instalasi rumah atau gedung. Namun sistem
ini sangat dilarang penyedia pasokan air, semisal PDAM.

Sistem Plumbing
Pembagian Plumbing
Pembagian plumbing gedung dan perumahan sedikit berbeda, perbedaannya adalah di gedung lebih
lengkap dan biasanya ada peralatan pengolahan dll.
Pembagian plumbing antara lain adalah :
Instalasi plumbing untuk air bersih,
Instalasi plumbing untuk air bekas,
Instalasi plumbing untuk air kotor,
Instalasi plumbing untuk vent,
Instalasi plumbing untuk air hujan.
Kita akan membahas satu persatu jenis instalasi plumbing diatas.
1. Instalasi Plumbing Untuk Air Bersih
Instalasi ini berfungsi untuk menyalurkan media air yang bersih / layak pakai, misalkan untuk
kebutuhan memasak, mandi, cuci pakaian dan lain lain.
Instalasi air bersih di gedung dibagi menjadi :
Instalasi Suplai Air bersih, dan
Instalasi Distribusi Air bersih.
1. Instalasi Suplai Air Bersih
Cara kerja bagian instalasi suplai air bersih adalah :
1. Proses dan cara kerja suplai air bersih dimulai dari tangki bawah (ground tank),
2. Pompa transfer menghisap air dari tangki bawah dan menyalurkan melalui pipa transfer
menuju tangki atas (roof tank).
3. Pada sistem otomatis, pompa akan terus menyala hingga tangki atas penuh, untuk mengetahui
bahwa air di tangki atas penuh adalah dengan memasang level switch, radar air atau bisa
menggunakan WLC (Water level Control).
4. Sistem otomatis mengatur:
Pompa akan menyala jika air turun hingga di bawah setingan pembaca ketinggian air,
Pompa akan mati jika air naik hingga batas setingan pembaca ketinggian air.
Beberapa sistem mungkin lebih modern, dan akan dibahas di artikel lainnya. Untuk gedung tingkat
tinggi (banyak) perlu penambahan pompa booster pada beberapa lantai agar tekanan sampai hingga ke
roof tank, hal ini tergantung kepada ketinggian roof tank dan kekuatan pompa transfer yang dipakai.
2. Instalasi Distribusi Air bersih
Instalasi distribusi dimulai dari tangki atas (roof tank), disalurkan dengan pipa vertikal, pada gedung
yang tinggi perlu penambahan PRV (valve pengatur tekanan, Pressure Relief Valve) ini berfungsi
untuk mengurangi tekanan karena perbedaan pengaruh gaya gravitasi bumi pada tiap lantainya. Dan
menyesuaikan tekanan untuk pemakaian.
Catatan :
Memahami tekanan pengaruhnya terhadap ketinggian pada pipa distribusi gravitasi, secara teori setiap
ketinggian 20 meter, tekanan akan turun sekitar 2 BAR, dan sebaliknya setiap ketinggian turun
tekanan akan terus bertambah.
Suatu misal : sebuah gedung memiliki jumlah lantai 30 tingkat, setiap tingkat memiliki ketinggian 4
meter, maka total ketinggian gedung adalah 80 meter. Jika pada tingkat teratas air di dalam pipa
distribusi memiliki besar tekanan 6 \BAR maka:
Pada lantai 26 tekanan menjadi 8 BAR,
Pada lantai 22 tekanan menjadi 10 BAR,
Pada lantai 17 tekanan menjadi 12 BAR,
Dan seterusnya
Arah aliran instalasi ini adalah ke titik titik pemakaian di gedung.
3. Instalasi Plumbing Untuk Air Bekas
Instalasi air bekas adalah instalasi plumbing yang menyalurkan air bekas dari pemakaian, misalkan
dari : wastafel, air mandi, dan lain lain. (perhatikan perbedaan air bekas dan air kotor).
Arah aliran air bekas ini tergantung perencanaan, yaitu bisa diproses dulu demi kelayakan buang ke
saluran kota, atau langsung dibuang. Beberapa gedung memisahkan antara instalasi pemakaian umum
dengan pemakaian khusus, misalnya air bekas dari dapur restaurant dan lian lain. Yang banyak
mengandung minyak dan bekas masakan.
Pemakaian water trap mungkin solusi lainnya.
4. Instalasi Plumbing Untuk Air Kotor,
Untuk air yang dibuang dari closet, urinoir, dan pemakaian khusus seperti minyak bekas dari dapur
restaurant yang memerlukan penanganan khusus masuk pada instalasi air kotor.
Arah aliran air kotor sesuai peraturan harus ke unit proses pengolahan agar layak dibuang ke saluran
kota. Penggunaan STP untuk gedung dengan kapasitas pembuangan air kotor yang tinggi sangat
diperlukan. Sementara untuk perumahan cukup menggunakan septiktank.
5. Instalasi Plumbing Untuk Vent
Instalasi ini yang kurang dipahami oleh banyak orang, secara fungsi, instalasi ini berguna untuk
mengisi udara pada instalasi air kotor dan air bekas.
Kenapa buangan air kotor dan air bekas tidak lancar? Salah satu penyebabnya adalah tidak ada
instalasi pipa vent, selain karena masalah yang lain. Pada saat terjadi pembuangan air kotor atau air
bekas ke instalasi pipa air kotor dan air bekas, terjadi gaya tarik dari bumi (gravitasi), ada beberapa
titik pada instalasi air kotor yang menyebabkan terjadi vakum, hal ini biasanya ber-efek misalkan pada
closet atau urinoir mengeluarkan gelembung yang sebenarnya bukan mengeluarkan, justru
membutuhkan udara untuk mengisi ruang vakum tersebut. Kotoran dan lain-lain di dalam pipa air
kotor akan tertahan karenanya.
Penambahan instalasi pipa vent akan mengatasi hal itu yaitu memasukkan udara bebas ke ruang
vakum dan air kotor / bekas akan secara bebas mengikuti gaya gravitasi bumi.
Air vent harus selalu pada posisi atas untuk menghindari masuknya air ke dalam pipa vent. Untuk
gedung bertingkat pipa vent mengambil udara dari atap tertinggi gedung.
6. Instalasi plumbing untuk air hujan
Instalasi pipa untuk menyalurkan air hujan dari atap, deck, kanopi, atau tempat yang menerima air
hujan untuk disalurkan hingga saluran kota.
Perencanaan Plumbing
Instalasi plumbing memerlukan perencanaan yang matang, karena hal ini berhubungan langsung
dengan konstruksi bangunan, karena tanpa perencanaan matang bisa mempengaruhi kekuatan dan
menurunkan kemampuan konstruksi bangunan.

Perencanaan Plumbing
Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah :
1. Konsep dan Denah Bangunan.
Menentukan titik-titik akses plumbing dalam perencanaan, serta menghitung pengaruhnya terhadap
kekuatan konstruksi gedung. Karena pada dasarnya instalasi plumbing adalah kompleks, karena
memiliki bagian, jenis dan fungsi berbeda tapi harus tetap ada. Sementara konstruksi bangunan harus
terjaga kekuatannya karena sebagai penyokong penuh.
Perencanaan ini tentunya adalah koordinasi antara perencanaan bangunan (sipil) konstruksi dan
perencanaan instalasi plumbing. Guna menjaga segi arsitektual, atau estetika bangunan.
2. Perlindungan Terhadap Konstruksi Gedung
Seperti pada poin 1, pemilihan akses pipa plumbing harus disesuaikan dengan denah serta kekuatan
konstruksi bangunan, untuk menghindari menurunnya kekuatan konstruksi.
3. Perlindungan Kerusakan Pipa
Sama penting dengan konstruksi, bahwa melindungi pipa dengan menempatkan pada posisi yang
tepat, dengan bahan yang tepat dan perlindungan tiap jenis pipa adalah penting. Misalkan pada pipa
BS tanam (underground) perlu adanya perlindungan khusus agar tahan terhadap pengaruh asam tanah
yang menyebabkan korosi.
4. Perencanaan Plumbing Yang Standar
Menghindari adanya penyumbatan karena kesalahan proses pengerjaan, pengaturan level yang tidak
tepat misalnya nilai kemiringan pipa, pengaturan pipa yang menimbulkan turbulensi yang berakibat
kerusakan pada pipa.
Demikian dulu masalah plumbing kali ini, beberapa poin sebenarnya akan saya tuliskan disini, namun
jumlah word agaknya sudah terlampau panjang.
Kedepan kami akan update beberapa poin antara lain:
Sistem plumbing di perumahan,
Sistem plumbing di gedung
Penghitungan debit air
Menghitung tekanan pada plumbing

PEMBESIAN
STANDAR UNTUK PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBESIAN
Fungsi Baja Tulangan betontulangan pokok :
Berfungsi untuk menahan gaya tarik yang diakibatkan oleh momen lentur.
Pada kolom dan balok yang paling mempengaruhi kuat tariknya adalah luas permukaan baj a
yang dipakai , bukan jarak, t etapi t etap har us di per hit ungkan ter hadap lebar
r etak.Kondisi di ma na j arak t ul angan t erl alu r apat ( kurang dari 4 cm) , maka
2 (dua) atau lebi h tulangan dapat dirapatkan sehingga campuran beton dapat diisikan.
Pada kolom dan balok, bai k baj a pol os maupun ulir , di ameter mi ni mum
t ulangan pokok adalah 12 mm.
Berfungsi menahan tegangan geser yang diakibatkan oleh Gaya lintang dan gaya puntir.
Yang paling mempengaruhi kekuatan sengkang adalah diameter yang dipakai dan jarakantar
sengkang.

Menggambar Denah Rencana Penulangan Pelat Lantai


Pelat lantai adalah bagian dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak. Perencanaan
elemen pelat lantai tidak kalah pentingnya dengan perencanaan balok, kolom, dan pondasi. Pelat
lantai yang tidak direncanakan dengan baik bisa menyebabkan lendutan dan getaran saat ada beban
yang bekerja pada pelat tersebut.
Langkah- langkah perancanaan pelat lantai adalah sebagai berikut :
1. Menentukan syarat- syarat batas dan bentang pelat lantai.
2. Menentukan tebal pelat lantai.
3. Menghitung beban yang bekerja pada pelat lantai (beban mati dan hidup).
4. Menentukan nilai momen yang bekerja pada pelat lantai.
5. Menghitung penulangan plat lantai.

Kontruksi Atap
Konstruksi atap adalah bagian paling atas dan suatu bangunan, permasalahan konstruksi atap
tergantung pada luasnya ruang yang harus dilindungi, bentuk dan konstruksi yang dipilih, dan lapisan
penutupnya.
Pengaruh lingkungan luar terhadap atap menentukan pilihan penyelesaian yang baik terhadap suhu (
sinar matahari ), cuaca ( air hujan dan kelembaban udara), serta keamanan terhadap kebakaran (petir
dan bunga api) sehingga atap harus memenuhi kebutuhan terhadap keamanan dan kenyamanan.
Konstruksi atap rangka kayu adalah suatu konstruksi yang berfungsi bagai penahan beban penutup
atap, yang melindungi penghuni rumah dan panas matahari, angin dan air hujan, yang strukturnya
terbuat dan rangka kayu.
Konstruksi atap rangka baja ringan adalah konstruksi atap rangka baja ringan yang strukturnya tidak
jauh berbeda dengan konstruksi atap rangka kayu, hanya saja bahan pembuatnya dari bahan rangka
baja ringan atau sering disebut truss. R.angka atap (kuda-kuda) baja ringan atau yang biasa disebut
Truss adalah rangka yang terbuat dan baja lapis Zincalume dengan kandungan Alumunium, Zinc, dan
Silikon. Produk mi digunakan sebagai alternatif pengganti rangka atap kayu yang selama ini masih
digunakan.

Rangka atap (roof truss) adalah sistem struktur yang berfungsi untuk menopang/menyangga penutup
atap, dengan elemen-elemen pokok yang diri dari: kuda-kuda (truss), usuk/kasau (rafter), dan reng
(roof batten). Truss merupakan struktur rangka batang (kuda-kuda) sebagai penyangga utama rangka
atap, yang terdiri dan batang utama luar (chords) dan batang Iam (webs), dan yang berfungsi untuk
menahan gaya aksial (tarik dan tekan), maupun momen lentur.
DAFTRA PUSTAKA
Https://id.scribd.com/doc/140443091/Site-Plan-Adalah-Rencana-Tapak. 6/10/2017.
Http://www.jasasiteplan.com/2013/10/town-house-yang-disewakan.html. 6/10/2017.
Https://pengertiandefinisi.com/pengertian-denah-dan-fungsinya/. 6/10/2017.
Https://mahasiswaarsitektur.wordpress.com/2011/04/04/pengertian-denah-tampak-dan-potongan-
dalam-arsitektur/. 6/10/2017.
Http://pemudasipil.blogspot.co.id/2013/02/definisi-dan-dasar-perencanaan-pondasi.html. 6/10/2017.
Http://unejcivilengineering.blogspot.co.id/2012/12/detail-pondasi-rumah.html. 6/10/2017.
Https://indodesigncenter.com/blog/2016/01/17/denah-rencana-pola-lantai/. 6/10/2017.
Http://abi-blog.com/plumbing-pengertian-prinsip-jenis/. 6/10/2017.
Http://www.mandorayub.com/2014/08/perhitungan-struktur-pelat-lantai-Penulangan-Pembesian-
cordakbeton-jarakbesi.html. 6/10/2017.
http://architectdeni.blogspot.co.id/2013/07/pengertian-kontruksi-atap.html. 6/10/2017.
http://belajarserbaneka.blogspot.co.id/2013/11/menggambar-rencana-pelat-lantai-bangunan.html.
6/10/2017.
https://www.academia.edu/29302651/Prosedur_dan_Teknik_Pembuatan_dan_Pemasangan_Pembesia
n_Penulangan_Beton. 6/10/2017.