Anda di halaman 1dari 2

I.

PENDAHULUAN
Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
mengamanatkan penyelenggaraan pengelolaan sampah. Penyelenggaraan
pengelolaan sampah mencakup pembagian kewenangan pengelolaan sampah,
pengurangan dan penanganan sampah, maupun sanksi terhadap pelanggaran
pengelolaan sampah.
Pemerintah dan pemerintah daerah wajib melakukan kegiatan penyelenggaraan
pengelolaan sampah meliputi:
Penetapan target pengurangan sampah secara bertahap dalam jangka waktu
tertentu;
Memfasilitasi penerapan teknologi yang ramah lingkungan;
Memfasilitasi penerapan label produk yang ramah lingkungan;
Memfasilitasi kegiatan mengguna ulang dan mendaur ulang; dan
Memfasilitasi pemasaran produk-produk daur ulang.
Di samping hal-hal tersebut ketentuan penting lainnya yang perlu diperhatikan
adalah Pasal 44 Undang-Undang No. 18 Tahun 2008, di mana pemerintah daerah
berkewajiban menutup tempat pemrosesan akhir sampah (TPA) yang dioperasikan
dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping) paling lama 5 (lima) tahun
terhitung sejak diberlakukannya Undang-Undang dimaksud.
Penyelenggaraan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas masih
mengahadapi tantangan sebagai berikut:
1. Sejalan dengan perkembangan penduduk di wilayah Kabupaen Banyumas jumlah
sampah juga terus meningkat;
2. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, dan pelaksanaan
3R (reduce, reuse, recycle);
3. TPA Gunung Tugel sesuai umur perencanaan fungsinya seharusnya sudah ditutup
pada tahun 2003. Namun demikian sampai saat sekarang TPA Gunung Tugel
masih beroperasi. Volume sampah yang masuk ke TPA Gunung Tugel setiap
harinya masih besar yaitu 300-350 ton, meskipun Kabupaten Banyumas telah
mengembangkan TPA Kaliori. Sesuai ketentuan Undang-Undang No. 18 Tahun
2008 TPA Gunung Tugel yang dioperasikan dengan sistem pembuangan terbuka
(open dumping) juga sudah harus ditutup.

Dalam rangka penyelenggaraan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas


khususnya pelayanan dasar persampahan diperlukan langkah-langkah untuk
memanfaatkan sampah di TPA Gunung Tugel. Sehubungan dengan hal tersebut perlu
pengembangan dan penerapan teknologi pengelolaan sampah sesuai dengan kondisi
eksisiting dan sosial ekonomi di TPA Gunung Tugel.

II. TUJUAN(II.B.2. Melakukan studi pustaka yang memperkuat landasan/kerangka


Kegiatan bertujuan Studi Pemanfaatan Sampah TPA Gunung Tugel meliputi:
Identifikasi jenis sampah yang masuk ada di TPA Gunung Tugel untuk mengetahui
volume dan jenis sampah, untuk dapat diketahui berapa jumlah dan jenis yang bisa
didaur ulang menjadi produk bermanfaat lainnya atau langsung pada
pengolahan/pemrosesan akhir;
Identifikasi kondisi TPA Gunung Tugel meliputi kondisi sampah (ketebalan lapisan,
leachate), sarana prasarana TPA. Berdasarkan identifikasi ini diharapkan dapat
diperoleh informasi eksisting fisik TPA Gunung Tugel;
Identifikasi aspek sosial TPA Gunung Tugel meliputi aspirasi masyarakat untuk
pemanfaatan sampah TPA Gunung Tugel, dan eksisitig pemanfaatan sampah TPA
oleh masyarakat;
Menentukan alternatif pemanfaatan sampah TPA Gunung Tugel beserta analisis
biaya dan manfaat, analisis kelayakan ekonomi, dan analisis kelayakan proyek