Anda di halaman 1dari 5

Hari/tgl No Dx Jam Tindakan keperawatan Respon klien TTD

Mengkaji keluhan utama pasien DS: Pasien menyatakan saat ini merasa sesak dan
Senin, 13 Memantau tanda gejala infeksi batuk, pasien tidak menyatakan adanya mengigil
1,2,3,4,5 17.00
November Memantau status pernafasan pasien atau panas pada badanya. Batuk
2017 Memantau tanda-tanda vital DO: Suhu: 36,7, Nadi: 84x/menit, TD: 110/80 RR:
20x/menit, tand-tanda infeksi (-)
DO: Reaksi alergi pada obat(-), pasien telah di
Kolaborasi pemberian bronkodilator (ventolin berikan obat
1 17.30 2,5ml tiap 12 jam, ambroxol 15mg tiap 8 jam)
DS: Pasien menyatakan tidak ada tanda alegi
terhadap obat
Monitor kebutuhan nutrisi pasien
Kebutuhan nutrisi TKTP:
 Kebutuhan nutrisi energi 2700 kkal protein
90 gram DS: Pasien hanya mampu makan sedikit kurng
3 18.00  Bentuk makanan nasi (Cara pemberian oral) lebih 3 sendok,mual ada, pasien sudah berusaha
Kolaborasi pemberian makanan TKTP makan seikit tapi sering namu tiak mampu.
Memotivasi pasien untuk makan sedikit tapi sering
Memonitoring adanya mual dan muntah

Melakukan pengkajian komprehensif nyeri DS: Pasien mengatakan merasakan nyeri, nyeri
termasuk lokasi, karakteristik, onset/ durasi, karena penyakit kanker tulang (Osteosarcoma),
frekwensi, kualitas, intensitas atau derajat nyeri, nyeri dirasakan seperti tertusuk-tusuk berlokasi
dan faktor yang menimbulkan.
4 19.00 pada luka post operasi dengan skala 3 (0-10), nyeri
Mengobservasi reaksi non verbal terdapat nyeri
Mengunakan strategi komunikasi terapeutik terasa hilang timbul dan nyeri terasa memberat
Mengajarkan teknik relaksi nafas dalam pada ketika kaki digerakkan.
pasien DO: Pasien mampu melakukan nafas dalam
Kolaborasi pemberian analgesik yang sesuai DO: Reaksi alergi pada obat(-), pasien telah di
(paracetamol 500mg @ 8 jam, drip Fentanyl 300 berikan obat
4 22.00
mcq dalam nacl 50ml rate: 2,1 ml/jam) DS: Pasien menyatakan tidak ada tanda alegi
terhadap obat
Menganjurkan pasien dalam posisi yang nyaman
untuk meningkatkan kenyamanan tidur
Memberikan lingkungan yang nyaman minimalkan
kebisingan DS: Pasien menyatakan sudah nayaman dengan
Memberikan posisi semifowler. posisi semi foewler
Mengganti nasal kanul dengan sungkup NRB 10
1,2 22.15 DO: Pasien nampak tenang bed sit terpasng
lpm
Amankan pasien menggunakan bedrail Pasien terpasang sungkup, nampak dalam posisi
Ajarkan latihan yang dapat dilakukan di tempat supine, sesak (+)
tidur dan Ubah posisi pasien setiap 2 jam

Hari/tgl No Dx Jam Tindakan keperawatan Respon klien TTD

DS: -
Selasa, 14
Mengobservasi keadaan umum pasien DO : Keadaan umum pasien lemah, kesadaran
November 08.00
Memberikan obat oral paracetmaol 500mg composmentis, obat oral masuk, reaksi alergi tidak
2017
ada
Membantu ADL pasien
Merapikan dan menjaga kebersihan lingkungan
pasien
Ajarkan latihan yang dapat dilakukan di tempat
tidur dan Ubah posisi pasien setiap 2 jam
Pantau komplkasi bed rest (atropi, nyeri punggung,
DS: -
konstipasi, depresi, konfusi, perubahan pola tidur,
DO:Pasien terlihat lebih nyaman, rapi, dan bersih.
09.00 isk atau ksulitan berkemih)
Pasien mampu melakukan ROM secara aktif pada
Ajarkan jenis latihan ROM pada ekstimitas atas dan
ekstrimitas yang tidak di amputasi
bawah pada pasien di tempat tidur
Anjurkan pasien melakukan ROM secara
berkelanjutan (pagi dan sore)
Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam
melakukan ROM

DS : -
10.00 Mengukur TTV pasien DO : TD = 100/60 mmHg, S= 36,6C, N= 82 x/mnt,
RR= 22 x/mnt
Monitor kebutuhan nutrisi pasien
Kebutuhan nutrisi TKTP:
 Kebutuhan nutrisi energi 2700 kkal protein
90 gram DS:-
12.00  Bentuk makanan nasi (Cara pemberian oral) DO: Pasien tidak mampu makan karena sesak yang
Kolaborasi pemberian makanan TKTP dirasakan makan kurang lebih 5 sendok makan
Memotivasi pasien untuk makan sedikit tapi sering
Memonitoring adanya mual dan muntah

DS:-
13.00 Memantau saturasi oksigen pasien
DO: Sa02: 91%
DS : -
Memantau TTV
14.00 DO : TD = 100/60 mmHg, S= 36,6C, N= 82 x/mnt,
Memberikan albumin 100mg (20 tpm)
RR= 24 x/mnt, albumin masuk
DS:-
Memberikan nebulizer (ventolin 2,5ml)
15.00 DO: pasien tampak batuk seseskali saat diberikan
nebul, residu (2ml), susu masuk
DS: -
Memberikan sirup ambroxol 15ml
16.00 DO:Obat masuk, alergi (-), Pasien terlihat lebih
Membantu ADL pasien
nyaman, rapi, dan bersih

DS: Pasien menyatakan saat ini merasa sesak dan


Memantau tanda gejala infeksi
batuk, pasien tidak menyatakan adanya mengigil
17.00 Memantau status pernafasan pasien
atau panas pada badanya. Batuk
Memantau tanda-tanda vital
DO: Suhu: 36,7, Nadi: 84x/menit, TD: 110/80 RR:
20x/menit, tand-tanda infeksi (-)
DO: Reaksi alergi pada obat(-), pasien telah di
Kolaborasi pemberian bronkodilator (ventolin berikan obat
17.30 2,5ml tiap 12 jam, ambroxol 15mg tiap 8 jam)
DS: Pasien menyatakan tidak ada tanda alegi
terhadap obat
Monitor kebutuhan nutrisi pasien
Kebutuhan nutrisi TKTP:
 Kebutuhan nutrisi energi 2700 kkal protein
90 gram DS: Pasien hanya mampu makan sedikit kurng
18.00  Bentuk makanan nasi (Cara pemberian oral) lebih 3 sendok,mual ada, pasien sudah berusaha
Kolaborasi pemberian makanan TKTP makan seikit tapi sering namu tiak mampu.
Memotivasi pasien untuk makan sedikit tapi sering
Memonitoring adanya mual dan muntah

Melakukan pengkajian komprehensif nyeri DS: Pasien mengatakan merasakan nyeri, nyeri
termasuk lokasi, karakteristik, onset/ durasi, karena penyakit kanker tulang (Osteosarcoma),
frekwensi, kualitas, intensitas atau derajat nyeri, nyeri dirasakan seperti tertusuk-tusuk berlokasi
dan faktor yang menimbulkan.
19.00 pada luka post operasi dengan skala 3 (0-10), nyeri
Mengobservasi reaksi non verbal terdapat nyeri
Mengunakan strategi komunikasi terapeutik terasa hilang timbul dan nyeri terasa memberat
Mengajarkan teknik relaksi nafas dalam pada ketika kaki digerakkan.
pasien DO: Pasien mampu melakukan nafas dalam
Kolaborasi pemberian analgesik yang sesuai DO: Reaksi alergi pada obat(-), pasien telah di
(paracetamol 500mg @ 8 jam, drip Fentanyl 300 berikan obat
22.00
mcq dalam nacl 50ml rate: 2,1 ml/jam) DS: Pasien menyatakan tidak ada tanda alegi
terhadap obat
Menganjurkan pasien dalam posisi yang nyaman
untuk meningkatkan kenyamanan tidur
Memberikan lingkungan yang nyaman minimalkan
kebisingan DS: Pasien menyatakan sudah nayaman dengan
Memberikan posisi semifowler. posisi semi foewler
Mengganti nasal kanul dengan sungkup NRB 10
22.15 DO: Pasien nampak tenang bed sit terpasng
lpm
Amankan pasien menggunakan bedrail Pasien terpasang sungkup, nampak dalam posisi
Ajarkan latihan yang dapat dilakukan di tempat supine, sesak (+)
tidur dan Ubah posisi pasien setiap 2 jam