Anda di halaman 1dari 8

ISOMERI

OLEH :

Nama : Zahrina

Nim : 1506103040032

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA


FKIP UNSYIAH
DARUSSALAM
2016
BAB I

PENDAHULAN
Isomer adalah senyawa kimia yang memiliki rumus molekul yang sama yang berarti
bahwa mereka terdiri dari jumlah yang sama dari jenis atom yang sama . Ada tiga jenis isomer-
isomer gugus fungsi, isomer kerangka, isomer posisi.

Isomer kerangka adalah molekul yang mempunyai kerangka yang berbeda, tetapi
mempunyai rumus molekul yang sama. Isomer kerangka paling banyak terjadi pada alkana.
Contoh isomer kerangka adalah n-pentana, isopentana,dan neopentana. Isomer posisi merupakan
molekul yang mempunyai posisi gugus fungsi yang berbeda. Melekat pada rantai induk yang
sama. Isomer gugus fungsi merupakan isomer struktur yang mempunyai rumus molekul yang
sama, namun atom-atomnya terhubung dengan cara lain sehingga membentuk gugus fungsi yang
berbeda.
BAB II

ISOMER

2.1 Pengertian Isomer

Senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama, tetapi berbeda dalam strukturnya
(atom-atom terikat dalam jenis yang berbeda) disebut struktur isomer satu dari yang lainnya.
Etanol dan dimetil eter misalnya, mempunyai struktur isomer. Senyawa-senyawa ini mempunyai
rumus molekul yang sama (C2H6O), tetapi mereka mempunyai struktur yang berbeda. Oleh
karena itu strukturnya berbeda, senyawanya mempunyai sifat-sifat fisik, kimia, dan fisiologis
yang berbeda. Etanol, merupakan cairan pada temperatur kamar, terdapat dalam minuman yang
mengandung alcohol. Dimetil eter, berbentuk gas pada temperature kamar, tidak mempunyai
sifat toksik seperti etanol. (Fessenden dan Fessenden. 2010).

Isomer struktur, atom diatur dalam urutan yang sama sekali berbeda. Hal ini lebih mudah
untuk melihat dengan contoh-contoh spesifik.

Berikut contoh struktur isomer :

Rumus Molekul Struktur Isomer


CH3

C4H10 CH3CH2CH2CH3 dan CH3CHCH3


Butana isobutana

C3H7Cl CH3CH2CH2Cl dan CH3CHCH3

CH3

1-Kloropropana 2-Kloropropana

C2H6O CH3CH2OH CH3OCH3


Etanol Dimetil Eter

(Solomons,2003)
Rumus molekul CH4, C2H6, dan C3H8 menggambarkan hanya satu senyawa. Apabila
peraturan dari valensi diikuti maka hanya ada satu rangkaian atom yang memperlihatkan angka
yang tepat dari ikatan kovalen.

H H H H H H

H C H H C C H H C C C H

H H H H H H

CH4 C2H6 C3H8

Makin banyak jumlah atom dalam molekul, kemungkinan adanya sejumlah isomer makin
besar. Rumus molekul C4H10 menggambarkan dua strukur isomer dan rumus C5H12
menggambarkan tiga struktur isomer. Rumus C10H22 menggambarkan 75 struktur isomer yang
berbeda!

Dua Struktur isomer dari C4H10 :

CH3

CH3CHCH3
CH3CH2CH2CH3

Metilpropana Butana

Molekul rantai bercabang molekul rantai lurus

Struktur yang mengandung atom selain C dan H mempunyai lebih banyak isomer. Rumus
C3H8 merupakan satu senyawa, CH3CH2CH3, tetapi rumus C3H8O memberikan tiga struktur
isomer. (Fessenden dan Fessenden. 2010).
2.2 Jenis-jenis Isomer

Isomer struktur terbagi menjadi tiga, yaitu isomer rangka, isomer posisi, dan isomer
gugus fungsi.

2.2.1 Isomer Rangka

Isomer rangka adalah gejala terdapatnya beberapa senyawa yang mempunyai molekul
sama, tetapi memunyai rangka C yang berbeda. Senyawa-senyawa yang berisomeri rangka
mempunyai sifat fisik yang berbeda.

Berikut contoh isomer rangka :

CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 n-pentana

H
CH3 C CH2 CH3 isopentana atau 2-metilbutana

CH3

2.2.2 Isomer Posisi

Isomeri posisi adalah gejala terdapatnya beberapa senyawa yang mempunyai rumus
molekul sama, tetapi mempunyai posisi gugus fungsi yang berbeda. Senyawa-senyawa yang
berisomeri posisi mempunyai sifat fisik yang berbeda.

H H H H

H C C C C H dengan H C C C C H

H H H H H H H H

Pada isomer posisi, kerangka utama karbon tetap tidak berubah. Namun atom-atom yang penting
bertukar posisi pada kerangka tersebut.
2.2.3 Isomer Gugus Fungsi

Isomer fungsional adalah senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi gugus
fungsinya berbeda.

Contoh isomer fungsional misalnya :

1. Golongan alkohol berisomer fungsional dengan eter.

2. Golongan aldehid berisomer fungsional dengan keton.

Contoh :

1. Senyawa C3H8O dapat berupa senyawa :

H2
CH3 CH2 C OH (alkohol)

1-propanol

CH3 O CH2 CH3 (eter)

etil metil eter

(Carey,2008)
BAB III

PENUTUP

Isomer adalah senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya
berbeda. Isomer struktur dibagi menjadi tiga yakni isomer rantai (dibedakan menurut kerangka
atomnya), isomer posisi (dibedakan menurut letak dari gugus fungsi pada rantai induk), dan
isomer gugus fungsi (memiliki gugus fungsional yang berbeda).
DAFTAR PUSTAKA

Carey, F.A. 2008. Organic Chemistry. Seventh Edition. New York: McGrawHill.

Fessenden, R. J. dan Joan, S. Fessenden.2010. Dasar-Dasar Kimia Organik. (penerjemah :


Sukmariah Maun). Tanggerang : BINARUPA AKSARA Publisher
Graham, W. T. Solomons. 2003. Organic Chemistry. Seventh Edition. New York : Jhon Wiley &
Sons. Inc