Anda di halaman 1dari 13

=,

ANGGARAN DASAR
DAN
ANGGARAN RUMAH TANGGA

KOMITE
SMA NEGERI 6 PALEMBANG
PERIODE TAHUN 2017 s.d 2020
ANGGARAN DASAR
KOMITE SEKOLAH : SMA NEGERI 6 PALEMBANG

BAB I
NAMA, TEMPAT, KEDUDUKAN DAN PENDIRIAN

Pasal 1, NAMA, TEMPAT DAN KEDUDUKAN

1. Organisasi ini bernama : KOMITE SMA NEGERI 6 PALEMBANG


2. Alamat : Jl. Sersan Sani Basuki Rahmat Tlp. (0711) 811824
Palembang 30127
3. Kecamatan : Kemuning
4. Kota : Palembang

Pasal 2. PENDIRIAN

Komite Sekolah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 diatas didirikan sejak 1 Agustus 2002
sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

BAB II
DASAR AZAS VISI & MISI

Pasal 3
DASAR

Komite Sekolah didirikan berdasarkan :


1. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
2. Undang – undang No 20 Tahun 2003 dan PP No 17 Tahun 2010
3. Kepmen Nomor : 75 tahun 2016

Pasal 4
AZAS

Komite Sekolah berazaskan Pancasila

Pasal 5
VISI

Bekerja sama, melayani, dan meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, serta
terwujudnya sekolah yang unggul dalam iman, ilmu, budaya yang islami dan berwawasan
lingkungan.

Pasal 6
MISI

1. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang


bermutu bagi seluruh warga masyarakat,
2. Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa menjadi insan yang
beriman,
3. Membantu dan memfasilitasi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,
4. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan.

Pasal 7
TUJUAN DAN SIFAT

1. Tujuan
Tujuan Komite Sekolah adalah :
a. Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan
kebijakan operasional dan program pendidikan.
b. Meningkatkan peran serta dan tanggung jawab masyarakat.
c. Menciptakan kondisi transparan, akuntabel dan demokratis.

2. Sifat
Komite Sekolah bersifat mandiri yang tidak mempunyai hubungan hirarkis dengan lembaga
pemerintah.

Pasal 8
FUNGSI

Komite Sekolah berfungsi :


a. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen dengan masyarakat terhadap
penyelenggaraan pendidikan masyarakat yang bermutu.
b. Melakukan kerjasama dengan masyarakat (perorangan / organisasi / dunia usaha /
industri dan pemerintah).
c. Menampung dan menganalisis aspirasi, ide dan berbagai kebutuhan pendidikan yang
diajukan oleh masyarakat.
d. Memberikan masukan, pertimbangan serta rekomendasi kepada satuan pendidikan.

BAB III
KEANGGOTAN DAN KEPENGURUSAN

Pasal 9
KEANGGOTAAN

Keanggotaan Komite Sekolah berjumlah paling banyak 15 orang terdiri dari :


a. Orang tua/wali peserta didik paling banyak 50% (lima puluh persen);
b. Tokoh masyarakat paling banyak 30% (tiga puluh persen); Tokoh masyarakat (Tokoh
Agama, Tokoh Budayawan dll)dan
c. Pakar pendidikan yang relevan paling banyak 20% (dua puluh persen).
Pasal 10
KEPENGURUSAN

1. Kepengurusan Komite Sekolah,


a. Pengurus Komite sekurang-kurangnya terdiri dari 5 orang dengan susunan sebagai
berikut:
1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Bidang – bidang yang menunjang peningkatan mutu meliputi:
a. Peningkatan mutu pengelolaan dan pembiayaan.
b. Peningkatan mutu pembelajaran dan pembinaan prestasi siswa.
c. Pengadaan dan pemberdayaan sarana dan prasarana.
d. Peningkatan mutu kerja sama dan hubungan masyarakat.
e. Peningkatan Sistem Informasi Sekolah.
b. Masa bakti Kepengurusan Komite Sekolah selama 3 tahun dan dapat dipilih kembali satu
kali periode berikutnya.
c. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota secara demokratis dan terbuka dalam musyawarah
Komite Sekolah.
d. Ketua bukan berasal dari kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
2. Surat Keputusan Tentang Komite Sekolah.
Setiap surat keputusan Komite Sekolah disampaikan kepada Kepala sekolah dengan
tembusan disampaikan kepada instansi terkait dengan sistem pembinaan lembaga.

Pasal 11
PEMBINA DAN PENASEHAT

1. Apabila dibutuhkan Pengurus Komite Bersama kepala sekolah dapat membentuk


Pembina dan Penasehat dalam jangka waktu tertentu.
2. Pembina dan Penasehat adalah unsur pengurus periode sebelumnya yang memiliki
pengalaman yang sewaktu waktu dapat dimintakan masukan dalam pengembangan
sekolah.

3. Pembina dan Penasehat tidak termasuk di dalam kepengurusan komite sekolah.

4. Anggota Pembina dan Penasehat Komite Sekolah sebanyak-banyaknya berjumlah 5


(lima) orang.

5. Anggota Pembina dan Penasehat Komite diangkat dan diberhentikan oleh Kepala
Sekolah.

BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA DAN PENGURUS

Pasal 11
HAK ANGGOTA DAN PENGURUS

1. Setiap anggota mempunyai :


a. Hak suara
b. Hak bicara
c. Hak jawab
d. Hak memperoleh perlindungan hukum
2. Tata cara penggunaan hak diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

Pasal 12
KEWAJIBAN ANGGOTA DAN PENGURUS

1. Setiap anggota dan pengurus berkewajiban :


a. Menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan organisasi
b. Mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
c. Melaksanakan Program Komite Sekolah

2. Tata cara pelaksanaan dan penunaian kewajiban diatur dalam ART.

BAB V
KEUANGAN

Pasal 13

1. Sumber keuangan Komite Sekolah diperoleh dari :


a. Sumbangan dari orang tua/wali peserta didik
b. Sumbangan lain yang sah dan tidak mengikat
c. Usaha lain yang sah dan halal

2. Tata cara pengolahan keuangan dan kekayaan diatur dalam ART.

BAB VI
MEKANISME KERJA DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 14
MEKANISME KERJA

Pembentukan Komite Sekolah menganut prinsip-prinsip :


1. Transparan, akuntabel dan demokratis.
2. Merupakan mitra dari satuan pendidikan.

Pasal 15
TATA HUBUNGAN

Tata hubungan antara Komite Sekolah dengan Dewan Pendidikan, SMA Negeri 6 Palembang
dan instansi lain yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pendidikan, bersifat koordinatif.

Pasal 16
RAPAT-RAPAT

1. Rapat Pleno diadakan minimal 1 tahun 1 kali.


2. Rapat Pengurus Komite dengan wali peserta didik kelas X di awal tahun.
3. Rapat Pengurus Komite diadakan minimal 1 bulan 1 kali.
4. Rapat Pengurus Komite dengan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah minimal 3 bulan
Sekali.
5. Rapat Pengurus Komite dengan Pembina dan Penasehat.
6. Rapat Pengurus Komite dapat dilakukan jika dianggap perlu.

BAB VII
PERUBAHAN AD / ART DAN PEMBUBARAN ORGANISASI

Pasal 17
PERUBAHAN AD / ART

1. Perubahan AD / ART adalah wewenang tertinggi dari anggota pleno diakhir masa
kepengurusan komite sekolah.
2. Anggota dimaksud harus dihadiri 50% + 1 dari anggota
3. Perubahan harus disetujui sekurang-kurangnya 50% + 1 dari anggota yang hadir.

PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 18

Pembubaran organisasi komite sekolah dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Pasal 19

Apabila Komite Sekolah secara resmi dinyatakan bubar, maka seluruh aset organisasi komite
sekolah dalam bentuk apapun diserahkan kepada pihak Sekolah

BAB VIII
PENUTUP

1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah
Tangga
2. Anggaran dasar ini tidak terpisahkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional no. 75
tahun 2016.
3. Anggaran Dasar ini berlaku sejak ditetapkan .
Ditetapkan : Palembang
Pada Tanggal : 13 Oktober 2017

Pengurus Komite SMA Negeri 6 Palembang

Dr. H. Muhammad Idris Riduwansah, S.H., M.H.


Ketua Sekretaris

1. Wakil ketua : AKP. Yulia Farida, S.H. 1. ……….

2. Wakil Sekretaris : H. Sobirin, S.Sos.,M.M. 2. ..............

3. Bendahara : Dr. M. Izman Herdiansyah 3. ……......

4. Juru bayar : Yasdiana 4. ………..

5. Anggota : 1. Dr. Zuber Angkasa 5. …………


2. Meriyati, S.H. 6. …….….

6. Bidang-bidang yang menunjang peningkatan mutu meliputi :


1. Peningkatan mutu pengelolaan dan pembiayaan H. Sobirin, S.Sos.,M.M.
2. Peningkatan mutu pembelajaran dan pembinaan
prestasi siswa AKP. Yulia Farida, S.H.
3. Pengadaan dan pemberdayaan sarana dan prasarana Dr. Zuber Angkasa
4. Peningkatan mutu kerjasama dan hubungan masyarakat Meriyati, S.H.
5. Peningkatan sistem informasi sekolah Dr. M. Izman Herdiansyah
ANGGARAN RUMAH TANGGA
KOMITE SEKOLAH : SMA NEGERI 6 PALEMBANG

BAB I
KEPENGURUSAN

Pasal 1

Pengurus Komite Sekolah terdiri dari :


1. Orang tua/wali peserta didik,
2. Tokoh masyarakat (Tokoh Agama, Tokoh Budayawan, dll),
3. Pakar pendidikan yang relevan.
Pasal 2
JUMLAH PENGURUS

Jumlah pengurus Komite SMA Negeri 6 Palembang sebagaimana dimaksud pada pasal 1 ini
berjumlah 7 (Tujuh) orang dan jumlahnya harus ganjil.

Pasal 3
HAK-HAK PENGURUS

Pengurus mempunyai hak :


1. Dipilih dan memilih untuk menjadi pengurus
2. Hak suara
3. Hak bicara
4. Hak jawab
5. Hak dilindungi dalam melaksanakan tugas

Pasal 4
KEWAJIBAN PENGURUS

Pengurus mempunyai kewajiban untuk :


1. Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
2. Mematuhi peraturan dan disiplin organisasi.
3. Melaksanakan program, tugas misi organisasi
4. Menjunjung tinggi hak, harkat dan martabat pendidikan.

Pasal 5

1. Pengurus harus mentaati tata tertib organisasi, yaitu :


a. Tidak melanggar AD / ART
b. Aktif menjalankan tugas
2. Apabila pengurus melanggar tata tertib Komite Sekolah, maka akan diberikan sanksi berupa:
a. Peringatan lisan tertulis
b. Pembebasan dari kepengurusan / diberhentikan
BAB II
ORGANISASI KOMITE SEKOLAH

Pasal 6
STATUS DAN SUSUNAN ORGANISASI

1. Organisasi Komite SMA Negeri 6 Palembang berstatus di SMA Negeri 6 Palembang.


2. Perangkat Pengurus Komite Sekolah terdiri dari :
a. Pengurus Komite Sekolah.
b. Rapat anggota.
c. Pembina / Penasehat.

Pasal 7
PENGESAHAN

1. Organisasi satuan pendidikan atau Komite Sekolah dianggap sah setelah di SK kan oleh
Kepala SMA Negeri 6 Palembang.
2. Anggota merupakan pemegang kedaulatan untuk menjalankan program kerja.
3. Lembaga tertinggi adalah rapat pleno.

BAB III
SYARAT KENGGOTAAN PENGURUS

Pasal 8

1. Semua anggota pengurus wajib memenuhi syarat umum sebagai berikut :


a. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
b. Bersih, jujur dan demokratis.
c. Berwawasan luas terutama dalam bidang pendidikan.
d. Bertanggung jawab.
2. Pengurus tidak merangkap jabatan pengurus pada satuan pendidikan lain.
3. Masa jabatan maksimal dua kali berturut-turut.

BAB IV
PENGURUS KOMITE SEKOLAH

Pasal 9
SUSUNAN PENGURUS

Anggota Pengurus Komite Sekolah berjumlah 7 (Tujuh) orang, yang terdiri dari :
Pengurus Harian :
1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Anggota
Pasal 10
PEMILIHAN PENGURUS KOMITE SEKOLAH

1. Pemilihan pengurus Komite SMA Negeri 6 Palembang diselenggarakan oleh tim formatur
yang berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang dari pengurus lama, 2 (dua)
orang dari orang tua siswa dan 1 orang perwakilan guru.

2. Langkah-langkah yang dilakukan oleh tim formatur antara lain :


a. Mengadakan rapat formatur untuk menentukan kepengurusan.
b. Melakukan sosialisasi kepada seluruh peserta rapat komite sekolah.
c. Mengumumkan nama-nama anggota terpilih.
d. Menyampaikan nama pengurus dan anggota kepada Kepala Sekolah.
e. Penetapan surat keputusan pengurus komite dilakukan oleh Kepala Sekolah .

Pasal 11
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS

1. Menentukan kebijakan organisasi dan melaksanakan segala ketentuan yang sesuai dengan
AD / ART.
2. Bertanggung jawab kepada anggota atas kepengurusan untuk masa bakti selama 3 (tiga)
tahun.
3. Melaksanakan program kerja yang telah diputuskan oleh anggota rapat.
4. Membuat laporan kepada orang tua peserta didik setiap akhir tahun pelajaran.

BAB V
RAPAT-RAPAT

Pasal 12

1. Rapat Pleno diadakan minimal 1 tahun 1 kali.


2. Rapat Pengurus Komite dengan wali peserta didik kelas 10 di awal tahun.
3. Rapat Pengurus Komite diadakan minimal 1 bulan 1 kali.
4. Rapat Pengurus Komite dengan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah minimal 3 bulan
sekali.
5. Rapat Pengurus Komite dengan Pembina dan Penasehat.
6. Rapat Pengurus Komite dapat dilakukan jika dianggap perlu.

Pasal 13
HAK BICARA DAN SUARA

1. Semua anggota memiliki hak untuk bicara.


2. Hak suara adalah hak semua anggota.

Pasal 14
ACARA RAPAT

Acara pokok dalam rapat antara lain membahas dan menetapkan :


1. Laporan dan pertanggung jawaban yang dilaksanakan pada akhir tahun pelajaran.
2. Menetapkan dan mengadakan perubahan program kerja termasuk RAPBS.
3. Pemilihan pengurus pada masa akhir periode 3 tahun.
Pasal 15
PENGAWAS & PEMERIKSA

1. Pengawas internal dibentuk oleh Komite Sekolah dan Kepala Sekolah sebanyak 3 (tiga)
orang, 2 (dua) orang berasal dari dewan guru dan 1 (satu) orang dari Komite Sekolah
2. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali oleh pengawas internal
berdasarkan surat tugas yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan ketua komite.
3. Hasil pengawasan dan pemeriksaan disampaikan kepada komite sekolah dalam rapat
pleno komite sekolah.

BAB VI
PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH

Pasal 16

Rapat pembentukan Komite Sekolah diadakan dan dipimpin oleh Pengurus setiap 3 (tiga) tahun
sekali.

Pasal 17
Yang menjadi peserta rapat adalah :
1. Orang tua peserta didik
2. Tokoh masyarakat
3. Tokoh pendidikan
BAB VII
RAPAT PENGURUS

Pasal 18
1. Rapat pengurus sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 bulan
2. Rapat pleno diadakan 1 kali dalam 1 tahun

BAB VIII
PEMBINA / PENASEHAT

Pasal 19

1. Pembina dan Penasehat dibentuk oleh Komite Sekolah dan Kepala Sekolah sebanyak 5
(lima) orang, yang berasal dari pengurus komite periode sebelumnya.

Pasal 20

1. Pembina/penasehat memberikan bimbingan dan petunjuk pada saat diminta.

BAB IX
KEUANGAN

Pasal 21

1. Komite Sekolah menggunakan dana bantuan orang tua peserta didik dari :
a. Sumbangan awal tahun peserta didik kelas X (Sepuluh) untuk:
- Pembangunan
- Pengadaan sarana / prasarana
- Rehab
- Kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan honorer
- Peningkatan mutu pendidikan
- Pembiayaan operasional komite sekolah
b. Dana iuran rutin bulanan untuk:
- Kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan PNS/honorer
- Kegiatan belajar mengajar
- Kegiatan Kesiswaan
- Kegiatan US/UN
- Kegiatan unggulan intensif Imtaq terpadu
- Kegiatan Komite
- Kegiatan humas
2. Sumbangan dari badan / lembaga yang tidak mengikat
3. Sumbangan dari masyarakat yang halal

BAB X
PENUTUP

Pasal 22

1. Hal-hal yang belum diatur dalam ART ini akan diatur dan ditetapkan oleh Peraturan
tersendiri.
2. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan.
Ditetapkan : Palembang
Pada Tanggal : 13 Oktober 2017

Pengurus Komite SMA Negeri 6 Palembang

Dr. H. Muhammad Idris Riduwansah, S.H., M.H.


Ketua Sekretaris

1. Wakil ketua : AKP. Yulia Farida, S.H. 1. ……….

2. Wakil Sekretaris : H. Sobirin, S.Sos.,M.M. 2. ..............

3. Bendahara : Dr. M. Izman Herdiansyah 3. ……......

4. Juru bayar : Yasdiana 4. ………..

5. Anggota : 1. Dr. Zuber Angkasa 5. …………

2. Meriyati, S.H. 6. …….….

6. Bidang-bidang yang menunjang peningkatan mutu meliputi :


1) Peningkatan mutu pengelolaan dan pembiayaan H. Sobirin, S.Sos.,M.M.
2) Peningkatan mutu pembelajaran dan pembinaan AKP. Yulia Farida, S.H
prestasi siswa
3) Pengadaan dan pemberdayaan sarana dan prasarana Dr. Zuber Angkasa
4) Peningkatan mutu kerjasama dan hubungan masyarakat Meriyati, S.H.
5) Peningkatan sistem informasi sekolah Dr. M. Izman Herdiansyah