Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MAKALAH

DASAR TEKNOLOGI PENGOLAHAN


MATERI
DASAR TEORI SENTRIFUGASI

Dosen pengampu : NURUD DINIYAH, S.TP.,M.P.

Disusun Oleh :
DANU DWIKAS PRASETYO (161710301054)
Kelas : TIP B

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2017
A. Sentrifugasi
Sentrifugasi merupakan suatu metode yang digunakan dalam
pencapaian sedimentasi dimana partikel-partikel yang ada di dalam suatu
bahan yang dipisahkan dari fluida oleh gaya sentrifugasi yang dikenakan pada
partikel. Sentrifugasi dapat dilakukan pada fase padat cair yang tersuspensi
serta campuran beberapa fase cair. Pemisahan dua fase cair dapat dilakukan
apabila kedua cairan mempunyai perbedaan rapat massa. Semakin besar
perbedaan rapat massa dari kedua cairan maka semakin mudah dipisahkan
dengan cara sentrifugasi. Semakin mudah dipisahkan yang dimaksud adalah
semakin kecil energi dan waktu yang diperlukan untuk proses pemisahannya.
Dalam metode sentrifugasi pemisahan suatu bahan dilakukan dengan
menggunakan gaya putaran atau gaya sentrifugal. Partikel dipisahkan dari
liquid dengan adanya gaya sentrifugal pada berbagai variasi ukuran dan
densitas campuran larutan. Dalam pengunaan metode sentrifugasi ini,
terdapat sebuah alat yang penting. Alat yang diperlukan dalam metode ini
adalah sentrifuse.

Gambar 1. Alat Sentrifuse

B. Metode dan Prinsip Kerja Sentrifugasi

Metode sentrifugasi dimaksudkan agar segala bentuk proses pemisahan


zat dapat dipercepat. Dalam metode sentrifugasi, prinsip yang digunakan yaitu
dimana objek diputar secara horizontal pada jarak radial dari titik, dimana titik
tersebut dikenakan gaya. Gaya yang berperan dalam proses teknik sentrifugasi
ini yaitu gaya sentrifugal. Pada saat objek diputar, partikel-partikel yang ada
akan berpisah dan berpencar sesuai dengan berat jenis masing-masing partikel.
Dengan adanya teknik ini, proses pengendapan suatu bahan akan lebih cepat
dan optimum dibandingkan dengan menggunakan teknik biasa. Prinsip
sentrifugasi ini dapat bekerja secara optimum jika para pengguna dapat
memasukkan nilai RPM dan nilai konsentrasi yang tepat ke dalam alat
sentrifugasi. Gaya sentrifugal digunakan untuk mendapatkan perbedaan
tekanan sehingga slurry (cairan) dalam filter akan mengalir ke penyaring. Pada
operasi sentrifugasi dengan cara pengendapan, kecepatan pengendapan
dipengaruhi oleh : kecepatan sudut (ω) disamping faktor-faktor lain seperti pada
perhitungan kecepatan sedimentasi. Laju alir volumetrik umpan dipengaruhi
oleh kecepatan sudut (ω), diameter partikel (Dp), density partikel dan cairan,
viskositas dan diameter tabung centrifuge.

C. Fungsi Alat Sentrifuge


1. Memisahkan partikel atau sel darah dari while blood untuk
memperoleh plasma atau serum.
2. Memisahkan endapan protein dalam pemeriksaan kimia.
3. Untuk mendapatkan elemen seluler berkonsentrasi tinggi dan
komponen lainnya dari cairan biologi untuk pemeriksaan
mikroskopik atau pemeriksaan kimia.
4. Memisahkan komponen lipid dan komponen lainnya dari
plasma/serum, dan memisahkan lipoprotein dari yang lainnya.

D. Jenis Jenis Sentrifugasi


1. Ultrasentrifugasi
Sentrifugasi jenis ini memiliki kecepatan tinggi dan umumnya
memakai rotor jenis fixed dan dilengkapi pendingin karena gesekan
pada kecepatan tinggi dapat meningkatkan suhu di dalam sentrifus
sampai 5 derajat C. Kecepatan ultrasentrifus ini dapat mencapai
20.000 g atau 15.000 rpm. Salah saru contoh penggunaan ultrasentrifus
di laboratorium adalah untuk memisahkan lipoprotein atau kilomikron.
2. Sentrifugasi dengan rotor jenis swing out
Sentrifugasi jenis ini memiliki selonsong tabung yang melekat
secara bebas pada rotor sehingga apabila diputar, selonsong bersama
tabung sentrifus di dalamnya akan berada padaa posisi mendatar atau
horizontal. Sedimen yang terbentuk padat dan datar, namun kecepatan
putaran lebih rendah dibandingkan dengan jenis angel karena gesekan
udara lebih besar.
3. Sentrifugasi dengan rotor jenis fixed
Sentrifugasi jenis ini memiliki selonsong tabung yang melekat
secara tetap dengan sudut kemiringan 45 derajat sehingga saat diputar
posisi selonsong dan tabung didalamnya tetap pada kemiringan tersebut.
Sedimen yang terbentuk tidak sepadat sedimen jenis swing out dan
permukaan yang miring mengakibatkan mudah terurai kembali saat alat
berhenti atau ketika tabung dikeluarkan. Kecepatan putaran lebih cepat
karena gesekan udara lebih sedikit dibandingkan swing out.

E. Macam Macam Sentrifugasi


1. Sentrifugasi Diferensial
Sentrifugasi diferensial merupakan suatu pemisahan yang didasarkan
pada ukuran partikel sampel. Partikel pada sampel bahan akan memiliki
tingkat atau ukuran suspensi yang berbeda beda dan akan mengalami
suspensi akibat gaya sentrifugal. Cara membedakan beberapa pertikel
tersebut dengan cara melihat ukuran dan partikel kepadatan pada saat
mengendap.
2. Sentrifugasi Gradien Densitas
Sentrifugasi gradien densitas merupakan suatu metode yang digunakan
untuk memurnikan suatu organel subselular dan makromolekul. Metode
ini akan menghasilkan lapisan lapisan media gradien yang ditempatkan.
Sentrifugasi gradien densitas terbagi menjadi dua yaitu :
a. Sentrifugasi Isopiknik
Sentrifugasi isopiknik merupakan metode sentrifugasi yang
menggunakan pemisahan kesetimbangan partikel atas dasar
kepadatannya. Kepadatan partikel partikel pada bahan sampel harus
lebih besar dibanding densitas partikel yang akan dipisahkan.
Setelah disentrifugasi partikel akan mengendap sampai mencapai
titik padatnya dan posisinya harus sama dengan gradien medianya.
b. Sentrifugasi Zona Tingkat
Sentrifugasi zona tingkat merupakan metode yang menggunakan
kontaminasi silang antara partikel yang berbeda tingkat
pengendapannya dengan pelapisan partikelnya. Dengan
menggunakan cara zona tingkat partikel akan lebih cepat
mengendap dan partikel akan bergerak turun melalui kerapatan
tengah zona yang mengendap, kemudian semua partikel akan
membentuk suatu pelet.

F. Cara Kerja Alat Sentrifugasi


1. Sambungkan stop kontak ke stavolt bersumber 220 Volt
2. Buka penutup Sentrifuge
3. Cek kebersihan bagian dalam alat
4. Masukkan sampel kedalam tabung dengan volume yang sama antar tiap-
tiap tabung
5. Masukkan tabung yang telah diisi dengan sampel kedalam sentrifuge
sebanyak 2/4/6/12 buah
6. Tutup kembali sentrifuge
7. Tekan tombol kecepatan yang diinginkan(rpm)
8. Tekan tombol waktu yang diinginkan(menit)

G. Aplikasi
1. Pada Pembuatan Yoghurt
Concentrated yoghurt dapat dilakukan dengan metode sentrifugasi,
yang bertujuan untuk memisahkan whey dan yield sehingga kadar
airnya akan turun dan diharapkan akan mendapatkan total solid
sebanyak 23-25% karena lama pemutaran sentrifugasi akan
berpengaruh terhadap total solid. Metode yang digunakan yaitu metode
eksperimental dengan RAncangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian
menggunakan 4 perlakuan yaitu C1: Concentrated yoghurt dengan lama
pemutaran !0 menit, C2: dengan lama pemutaran 20 menit, C3: dengan
lama pemutaran 30 menit, dan C4: dengan lama pemutaran 40 menit
dan setiap perlakuan di ulang sebanyak 6 kali.
2. Pada Stasiun Putaran Pengolahan Limbah Cair
Mesin yang digunakan adalah batch sentrifugal untuk memisahkan gula
dari stroopnya untuk gula dan SHS. Sedangkan continuous sentrifugal
berfungsi untuk memisahkan kristal gula dari stroopnya untuk putaran.
3. Pada Penanganan Susu Segar
Pompa sentrifugal berfungsi mengalirkan susu dari salur tangki
ketempat lain berdasarkan gaya sentrifugal. Adanya gaya sentrifugal ini
akan mempercepat aliran susu keluar dari satu tangki dan mendorong
aliran susu naik melalui pipa menuju tangki atau tempat pengelolahan
berikutnya
4. Pada Pembuatan Garam
Alat yang digunakan Super Decenter Sentrifugal (SDC) yang bekerja
continue. Prosesnya adalah pemisahan Kristal asam glutamate dari
cairan induk.Kristal asam glutamate mempunyai berat jenis lebih besar
daripada cairan induk. Sehingga cairan induk akan berada dibagian
tengah karena gaya sentrifugal. Cairan induk akan dimanfaatkan
sebagai pupuk cair amina
5. Pada Pembuatan Gula
Pada stasiun puteran digunakan alat yaitu Continue Centrifugal atau
High Grade Centrifuge dan Discontinue Centrifugal. Continue
Centrifugal atau High Grade Centrifuge berfungsi untuk memisahkan
Kristal gula dan dengan stroopnya secara sempurna. Sedangkan
Discontinue Centrifugal berfungsi untuk memisahkan Kristal gula dan
dengan stroopnya secara lebih sempurna
DAFTAR PUSTAKA

Adijuwana Hendra.1989.Teknik pemisahan Dalam Analisis Biologis.Bogor: IPB


Press

Azalia, Umi. 2012. Sentrifugasi adalah Pemisahan dengan Menggunakan Gaya


Putaran atau Gaya Sentrifugal. Jakarta: Erlangga

Bernasconi G. 1995. Teknologi Kimia I. Jakarta: Pradya Paramita.

Fibrianto, Dian Nur. 2008. Panduan Kimia Praktis. Jakarta: Pustaka Widyatama.

Hapsari, Nur. Welasih, Tjatoer. Pembuatan Virgin Coconut Oil (Vco) Dengan
Metode Sentrifugasi.

Hendra Adijuwana. 1989. Teknik pemisahan Dalam Analisis Biologis. Bogor: IPB
Press.

Thiang, Shan. 2010. Proses Pemisahan Sentrifugal. Yogyakarta: Kanisius