Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENGAJARAN

I. Mata Kuliah Keperawatan Medikal Bedah


Pokok Bahasan : Konjungtivitis ( Mata Merah )
Hari / Tanggal : Rabu, 19 Desember 201 7
Sasaran : Seluruh pasien di Poliklinik Mata
Waktu : 09. 00 Wita (15- 20 menit)
Tempat : Poliklinik Mata RSUP. Prof. R. D. Kandou
Pemberi Materi : Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Kelompok VI
Peserta : Seluruh pasien di Poliklinik Mata

II. Tujuan Instruksional Umum

Setelah mendapat informasi melalui penyuluhan, pengetahuan pasien


mengenai Penyakit Konjungtivitis bertambah, dan dapat bermanfaat untuk
perawatan mata di rumah.

III. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah mendapat penyuluhan mengenai konjungtivitis, seluruh pasien dapat


menjelaskan tentang :

a. Pengertian Konjungtivitis
b. Faktor yang menyebabkan penyakit konjungtivitis
c. Gejala-gejala terjadinya konjungtivvitis
d. Penatalaksanaan penyakit konjungtivitis
IV. Materi Pokok
a. Pengertian Konjungtivitis (Mata Merah)
Konjungtivitis adalah suatu peradangan pada konjungtiva (selaput lendir yang
melapisi permukaan dalam kelopak mata (bagian putih mata).

b. Faktor Penyebab
1. Infeksi oleh virus atau bakteri.
2. Rekasi alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu binatang
3. Iritasi oleh angin, debu, asap dan polusi udara lainnya: sinar ultraviolet dari
las listrik atau sinar matahari yang dipantulkan oleh salju.
4. Pemakaian lensa kontak terutama pada jangka waktu yang panjang juga
dapat menyebabkan konjungtivitis.

c. Tanda dan Gejala


Konjungtiva yang mengalami iritasi akan tampak merah dan mengeluarkan
kotoran. Konjungtivitis karena bakteri mengeluarkan kotoran yang kental dan
berwarna putih. Konjungtivitis karena virus atau alergi mengeluarkan kotoran
yang jernih.
Kelopak mata bisa membengkak dan sangat gatal, terutama pada konjungtivitis
karena alergi.
Gejala lainnya adalah: mata berair, terasa nyeri, gatal, pandangan kabur, peka
terhadap cahaya, terbentuk keropeng pada kelopak mata ketika bangun pada
pagi hari.

d. Pencegahan
1. Konjungtivitis mudah menular, karena itu sebelum dan sesudah dibersihkan
atau mengoleskan obat, penderita harus mencuci tangannya bersih-bersih.
2. Usahakan untuk tidak menyentuh mata yang sehat sesudah menangani mata
yang sakit.
3. Jangan menggunakan handuk dan lap bersama-sama dengan penghuni rumah
lainnya.
4. Gunakan lensa kontak sesuai dengan petunjuk dari dokter dan pabrik
pembuatnya.

e. Pengobatan
Pengobatan konjungtivitis tergantung pada penyebabnya. Secara umum
pengobatan yang sering dilakukan antara lain:
1. Kelopak mata dibersihkan dengan air hangat
2. Jika penyebabnya bakteri, diberikan tetes mata atau salep yang mengandung
antibiotik.
3. Untuk konjungtivitis karena alergi, antihistamin per oral (melalui mulut) bisa
mengurangi gatal-gatal dan iritasi. Atau bisa juga diberikan tetes mata yang
mengandung corticosteroid.

f. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh penderita


1. Konjungtivitis mudah menular, karena itu sebelum dan sesudah
membersihkan atau mengoleskan obat, penderita harus mencuci tangannya
bersih-bersih agar tidak menularkan kepada orang lain
2. Usahakan untuk tidak menyentuh mata yang sehat sesudah menangani mata
yang sakit
3. Jangan mengunakan handuk atau lap bersama-sama dengan penghuni rumah
lain
4. Gunakan lensa kontak atau kacamata sesuai dengan petunjuk dokter

V. Kegiatan Belajar Mengajar


NO TAHAP WAKTU KEGIATAN

1. Pembukaan 5 Menit a. Memberi Salam


b. Perkenalan
c. Kontrak waktu
d. Menjelaskan tujuan penyuluhan
2. Isi 10 Menit a. Menjelaskan tentang pengertian konjungtivitis
b. Menyebutkan faktor penyebab konjungtivitis
c. Menyebutkan gejala konjungtivitis
d. Menjelaskan pencegahan konjungtivitis
e. Menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan
oleh penderita konjungtivitis
3. Penutup 5 Menit a. Member kesempatan kepada peserta untuk
bertanya
b. Menyimpulkan materi
c. Member salam penutup

VI. MEDIA

 Leaflet

VII. METODE
 Ceramah
 Diskusi
 Tanya Jawab