Anda di halaman 1dari 3

PAROTITIS

No. :
Dokumen SOP/UKP/VII/PU/012
SOP No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 1 Agustus 2016
halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. Budiyono, MPH
GARUNG NIP.
196405071998031004

1. Pengertian Parotitis adalah peradangan pada kelenjar parotis. Parotitis dapat


disebabkan oleh infeksi virus, infeksi bakteri, atau kelainan
autoimun, dengan derajat kelainan yang bervariasi dari ringan hingga
berat. Salah satu infeksi virus pada kelenjar parotis, yaitu parotitis
mumps (gondongan).
2. Tujuan Agar petugas dapat menegakkan diagnosis parotitis dan melakukan
penanganan parotitis atau perujukan untuk penanganan lanjutan
parotitis
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas nomor : 001/UKP/VII/SK/2016 tentang
Pelayanan Klinis
4. Referensi Kemenkes nomor HK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan
Praktik klinis bagi Dokter di Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat
pertama.
5. Prosedur 1. Dokter memanggil pasien sesuai urutan.
2. Dokter mencocokan identitas pasien dan bila tidak cocok akan
dikembalikan petugas (perawat)
3. Dokter memeriksa pasien berdasarkan anamnesa yang ditulis
petugas
4. Dokter melakukan pemeriksaan fisik
a Suhu meningkat
b Pada area perauriculer tampak bengkak, merah, dan nyeri
tekan
5. Dokter menjelaskan tentang kondisi penyakitnya.
6. Dokter mengedukasi pasien tentang parotitis
• Pasien perlu cukup beristirahat
• Hidrasi yang cukup
• Asupan nutrisi yang bergizi
• Atau perlunya rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan
bila diperlukan.
a Rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan bila diperlukan, bila
dirujuk lanjut ke SOP rujukan
Kriteria rujukan
a. parotitis dengan komplikasi
b. parotitis dengan kelainan sistemik, seperti dengan
HIV dan TBC
b Bila tidak, lanjut ke nomer 7
7. dokter menuliskan resep obat
a Antibiotic
b Simpomatik seperti analgetik, antipiretik
8. Dokter memberikan resep obat kepada pasien
9. Dokter menandatangani rekam medic pasien
10. Dokter memberikan advice kepada petugas
11. Petugas menulis diagnose ke buku register.
PAROTITIS
No. :
PUSKESMAS Dokumen SOP/UKP/VII/PU/012
dr. Budiyono, MPH
GARUNG SOP No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 1 September 2016
halaman : 2/2

6. Unit terkait 1. Pelayanan umum Puskesmas Garung


2. Pelayanan Pustu dan PKD

7. Rekaman historis perubahan


Tgl mulai
No Yang diubah Isi perubahan
diberlakukan
PAROTITIS
No. :
Dokumen DT/UKP/VII/PU/012
DAFTAR
No. Revisi :0
TILIK
Tgl. Terbit : 1 Agustus 2016
halaman : 1/1

Unit : ....................................
Nama Petugas : ....................................
Tanggal Pelaksanaan : ....................................
Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1. Apakah Dokter memanggil pasien sesuai urutan?
2. Apakah Dokter mencocokan identitas pasien dan bila
tidak cocok akan dikembalikan petugas
(perawat)?
3. Apakah Dokter memeriksa pasien berdasarkan
anamnesa yang ditulis petugas?
4. Apakah Dokter melakukan pemeriksaan fisik?
a Suhu meningkat
b Pada area perauriculer tampak bengkak,
merah, dan nyeri tekan
5. Apakah Dokter menjelaskan tentang kondisi
penyakitnya?
6. Apakah Dokter mengedukasi pasien tentang parotitis?
• Pasien perlu cukup beristirahat
• Hidrasi yang cukup
• Asupan nutrisi yang bergizi
Atau perlunya rujukan ke fasilitas kesehatan
lanjutan bila diperlukan.
a Rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan
bila diperlukan, bila dirujuk lanjut ke SOP
rujukan
Kriteria rujukan
 parotitis dengan komplikasi
 parotitis dengan kelainan
sistemik, seperti dengan HIV dan
TBC
b Bila tidak, lanjut ke nomer 7
7. Apakah dokter menuliskan resep obat?
a Antibiotic
b Simpomatik seperti analgetik, antipiretik
8. Apakah Dokter memberikan resep obat kepada pasien?
9. Apakah Dokter menandatangani rekam medic pasien?
10. Apakah Dokter memberikan advice kepada petugas?
11. Apakah Petugas menulis diagnose ke buku register?
CR : …………………………%.
Garung,……………………..
Observer Tindakan

(……….........……………..)