Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
CARA GOSOK GIGI YANG BAIK DAN BENAR

DI SUSUN OLEH :
KELOMPOK 1
1. ERIKA
2. IDA KETUT TRIADITYA
3. KARDINAH DWI SEPTYANINGRUM
4. NI MADE INDI APRIANTI BUDI
5. PURNATIKA
6. WIRDA SALSABILA
7. YOSTIKA SATRIA MULIADI

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI DIII & DIV KEPERAWATAN MATARAM
TAHUN AKADEMIK 2017/2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Tema : Cara Menggosok Gigi yang Baik dan Benar


Sasaran : Anak - anak
Hari / Tanggal : Sabtu, 16 Desember 2017
Tempat : SDN 07 Matarm
Waktu : 30 menit

A. Analisa Situasi
Gosok gigi adalah rutinitas yang penting dalam menjaga dan memelihara
kesehatan gigi karenea itu dianjurkan menggosok gigi setiap hari. kegiatan
menggosok gigi bertujuan untuk membersihkan mulut kita dari sisa makanan
agar fermentasi sisa makanan tidak berlangsung terlalu lama, sehingga dapat
menyebabkan plak. Dengan begitu, kita dapat terhindar dari kerusakan gigi.
Kebiasaan menggosok gigi yang baik dan benar harus dibiasakan sejak
usia dini. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa Poltekkes Mataram
Program Studi Keperawatan akan memberikan penyuluhan tentang Cara
Menggosok Gigi yang Baik dan Benar kepada siswa SD 07 Mataram

B. Tujuan Penyuluhan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti acara penyuluhan diharapkan anak – anak mengerti
tentang menggosok gigi dan bagaimana cara melakukannya dengan baik
dan benar.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit diharapkan mampu :
a. Menjelaskan pengertian gosok gigi
b. Menjelaskan tujuan dan manfaat menggosok gigi
c. Menjelaskan persiapan alat menggosok gigi
c. Menjelaskan akibat bila tidak menggosok gigi
d. Mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar

C. Pokok Bahasan
a. Pengertian menggosok gigi
b. Tujuan dan manfaat menggosok gigi
c. Persiapan alat menggosok gigi
c. Akibat bila tidak menggosok gigi
d. Cara menggosok gigi yang baik dan benar

D. Metode
 Ceramah
 Tanya Jawab
 Demonstrasi

E. Alat Bantu
1. Sikat gigi dan pasta gigi
2. Air Mengalir
3. Lembar balik
4. Leaflet
F. Kegiatan Penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audien


1 Pembukaan 5  Mengucapkan salam  Menjawab salam
Menit  Memperkenalkan diri  Memperhatikan
 Menjelaskan maksud dan tujuan  Memperhatikan

2 Isi 20 menit  Menjelaskan tentang :  Memperhatikan dan


a. Pengertian menggosok gigi mendengarkan
b. Tujuan dan Manfaat menggosok
gigi
c. Persiapan alat menggosok gigi
d. Akibat tidak menggosok gigi
 Memberikan kesempatan untuk  Bertanya
bertanya  Memperhatikan dan
 Menjawab pertanyaan peserta
mendengarkan
 Melaksanakan demonstrasi cara
 Ikut mempraktekkan
menggosok gigi yang baik dan benar
cara menggosok gigi
yang baik dan benar

3 Penutup 5  Memberikan review tentang materi  Memperhatikan


Menit yang telah disampaikan
 Menyimpulkan  Menyimak
 Menyampaikan harapan kepada
peserta  Memperhatikan
 Salam penutup  Menjawab salam

G. Evaluasi
Pada evaluasi dilakukan tanya jawab yang dilakukan disela - sela akhir
penyuluhan. Pertanyaan meliputi :
1. Apakah pengertian dari menggosok gigi ?
2. Jelaskan tujuan dan manfaat menggosok gigi !
3. Sebutkan persiapan alat menggosok gigi !
4. Apakah akibat bila tidak menggosok gigi ?
5. Coba ulangi cara menggosok gigi yang baik dan benar !

H. Lampiran
- Materi
- Leaflet
- daftar hadir

I. Referensi
http://www.scribd.com/doc/43975109/Satuan-Acara-Penyuluhan-Gosok-Gigi
http://obat-sakitgigi.blogspot.com/2010/07/cara-menggosok-gigi-yang-
benar.html
http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/08/cara-menyikat-gigi-yang-baik-dan-
benar.html
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian
Gosok gigi adalah rutinitas yang penting dalam menjaga dan memelihara
kesehatan gigi karenea itu dianjurkan menggosok gigi setiap hari.

B. Tujuan dan Manfaat Menggosok Gigi


Menurut PDGI ( Persatuan Dokter Gigi Indonesia ), kegiatan menggosok
gigi bertujuan untuk membersihkan mulut kita dari sisa makanan agar
fermentasi sisa makanan tidak berlangsung terlalu lama, sehingga dapat
menyebabkan plak. Dengan begitu, kita dapat terhindar dari kerusakan gigi.
Menggosok gigi juga harus dilakukan dengan benar agar permukaan gigi
bersih dari plak. Namun, karena plak akan terus terbentuk dari waktu ke
waktu, maka menggosok gigi secara rutin adalah tindakan yang tepat dalam
upaya memelihara gigi dari segala kerusakan.
Dengan menggosok gigi secara baik dan benar, kita akan
mendapatkan manfaat menggosok gigi, di antaranya sebagai berikut;
1. Gigi yang putih dan bersih
Dengan memiliki gigi putih bersih pastinya akan ada banyak
keuntungan yang kita dapat. Kesehatan dan kebersihan gigi bisa menjadi
nilai plus dalam setiap penampilan kita. Dengan gigi yang putih dan
bersih, kita akan semakin percaya diri saat berkomunikasi dengan orang
lain. Lain halnya jika gigi kita kuning karena jarang menggosok gigi. Rasa
percaya diri kita pasti akan berkurang.
2. Mengatasi bau napas tak sedap
Memiliki napas dengan bau tak sedap pasti membuat kita tersiksa.
Banyak orang akan memilih menghindar saat kita sedang bicara.
Sebetulnya, ada banyak hal yang bisa menyebabkan bau mulut. Salah satu
penyebabnya adalah dari makanan yang kita makan. Sisa-sisa makanan
yang tertinggal di sela-sela gigi akan menyebabkan bau busuk dan
membuat napas kita jadi bau. Oleh karena itu, menyikat gigi dengan benar
ditambah berkumur dapat mengatasi bau pada mulut. Karena sikat dan
pasta gigi akan membatu kita menghilangkan sisa-sisa makanan tersebut.
3. Mencegah gigi berlubang
Penyebab gigi berlubang dikarenakan adanya pertemuan antara bakteri
dan gula. Bakteri tersebut akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi
asam. Hal ini akan membuat lingkungan sekitar gigi menjadi asam. Nah,
asam inilah yang akan membuat lubang kecil pada email gigi. Jika tidak
dicegah, maka lubang pada gigi akan semakin membesar. Untuk mencegah
terjadinya gigi berlubang, sebaiknya menggosok gigi 2 kali sehari sekitar
20 atau 30 menit sesudah makan supaya pH dalam rongga mulut kembali
normal. Jika terdapat kondisi yang tidak memungkinkan kita untuk
menggosok gigi, kita bisa menggantinya dengan cara berkumur dengan air
bersih.
4. Mencegah sakit gigi
Sakit gigi tidak hanya dialami oleh anak-anak, namun orang dewasa,
remaja, bahkan orang tua pun bisa mengalami sakit gigi. Sakit gigi bisa
disebabkan oleh berbagai hal dengan penyakit yang bervariasi. Sayangnya,
masih banyak orang yang kurang menyadari bahaya dari penyakit gigi
yang ternyata bisa menyebabkan penyakit-penyakit berat hingga kematian.
Dalam sebuah media massa di Amerika, diberitakan seorang anak berusia
12 tahun meninggal karena penyakit pada giginya (salah satu giginya
bernanah). Hal ini disebabkan karena si anak tidak pernah mendapat
perawatan pada giginya karena berasal dari keluarga miskin.
Beberapa penyakit gigi dapat menimbulkan komplikasi, di mana
kuman-kuman dari gigi menjalar ke otak, efek yang dirasakan umumnya
membuat rasa sakit di kepala. Beberapa juga menimbulkan penyakit pada
pembuluh darah yang jika terjadi penggumpalan darah di daerah otak
maka akan mengakibatkan stroke dan serangan jantung. Dengan
menggosok gigi secara rutin, setidaknya kita dapat membatu diri sendiri
agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya.
C. Akibat tidak menggosok gigi
1. Gigi menjadi kuning kecoklatan
2. Bau mulut bertambah
3. Sakit gigi

D. Persiapan Alat
1. Sikat gigi
2. Pasta gigi
3. Gelas / gayung yang berisi Air putih
4. Lap / handuk kering

E. Cara Menggosok Gigi yang Baik dan Benar


1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat
di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi.
2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bagian luar permukaan
setiap gigi atas dan bawah dengan posisi bulu sikat 45 derajat berlawanan
dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih menyelip dapat
dibersihkan.
3. Gunakan gerakan yang sama untuk menyikat bagian dalam permukaan
gigi.
4. Gosok semua bagian permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah.
Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan gigi dengan
tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat
membersihkan celah-celah gigi. Rubah posisi sikat gigi sesering mungkin.
5. Untuk membersihkan gigi depan bagian dalam, gosok gigi dengan posisi
tegak dan gerakkan perlahan ke atas dan bawah melewati garis gusi.
6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar napas lebih segar.
7. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat
membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan
struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri
dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi
telah terkikis.
8. Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang
kering sehingga dapat mongering setelah dipakai.
9. Jangan pernah meminjamkan sikat gigi Anda kepada orang lain karena
sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu
ke yang lain meski sikat sudah dibersihkan.
10. Gunakan sikat gigi elektrik untuk si kecil agar lebih mudah digunakan.
Sikat gigi jenis ini sebenarnya dapat membersihkan lebih baik daripada
sikat gigi manual, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dulu soal
penggunaannya dengan dokter gigi Anda.

Jika kurang paham cara menggosok gigi yang baik, minta bantuan dan
saran dari dokter gigi Anda. Tak lupa, minta juga saran tentang cara lainnya
untuk mencegah kerusakan gigi seperti perawatan gigi dengan fluoride. Perlu
diingat cara menyikat gigi yang salah bisa menyebabkan gigi menjadi sensitif.
Untuk memperoleh hasil kebersihan gigi dan mulut yang optimal, perlu
diperhatikan juga cara menyikat gigi yang benar.